Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

PERANCANGAN INTERIOR HOME OFFICE DI SUMMARECON BANDUNG DAN PERPUSTAKAAN SMKN 9 BANDUNG Paramrtha, Rozan Hanun; Amelia, Kiki Putri; Farida, Ariesa
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Laporan ini membahas perancangan interior home office di SummareconBandung dan perpustakaan di SMKN 9 Bandung. Tujuan perancangan home officeadalah menciptakan ruang yang nyaman sebagai tempat tinggal sekaligus ruangdiskusi fungsional dengan nilai estetis. Sementara itu, perancangan interiorperpustakaan bertujuan untuk memperbaharui fasilitas agar meningkatkanproduktivitas dan kreativitas bagi siswa dan guru. Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui survei lapangan dandata sekunder dari tinjauan pustaka mengenai standar ergonomi. Proses desainmelibatkan berbagai pihak, termasuk staf perusahaan, principal HarAa Studio, dankontraktor terkait. Hasil perancangan menghasilkan home office yang mendukungkebutuhan klien sebagai tempat tinggal dan kantor yang aman, serta perpustakaanyang dapat memenuhi kebutuhan akses informasi bagi siswa dan guru dengannyaman.Kata Kunci: home office, interior, perpustakaan
PERANCANGAN ULANG MUSEUM PUSAT TNI AU DIRGANTARA MANDALA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN IMMERSIVE EXPERIENCE Rahmawaty, Rosa; Akhmadi, Akhmadi; Farida, Ariesa
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perancangan ulang Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala di Yogyakartadengan pendekatan immersive experience bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dankunjungan masyarakat. Museum sebagai lembaga pendidikan menghadapi tantanganpengelolaan dan penyajian koleksi yang menyebabkan fenomena museum fatigue.Penelitian ini mengeksplorasi inovasi desain yang dapat menciptakan suasana interaktif,meningkatkan kenyamanan pengunjung, dan memperkuat daya tarik museum. Denganmempertimbangkan standar museum, aspek teknologi, dan fasilitas pengunjung,diharapkan museum dapat berfungsi optimal sebagai sarana edukasi dan pelestariansejarah serta memperkuat identitas budaya nasional.Kata Kunci: pengalaman imersif; museum; Museum Fatique; TNI AU.
PERANCANGAN INTERIOR CITY HOTEL DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS BUDAYA Laila Sany, Yusrin; Firmansyah, Rangga; Farida, Ariesa
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kota Bandung merupakan kota tujuan destinasi yang banyak diminati olehwisatawan baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara. Terdapat berbagai wisata yangada di Kota Bandung, diantaranya wisata heritage, kuliner, budaya, belanja, dan wisatalainnnya. Adanya peningkatan jumlah wisatawan, diikuti juga dengan meningkatnyakebutuhan hotel untuk wisatawan menginap. Pertimbangan wisatawan untukmeningkatkan tingkat hunian hotel adalah dengan berkembangnya fenomena staycation.Fenomena staycation sedang tren dikalangan milenial. Staycation adalah kegiatanmenginap pada hotel atau guesthouse di kota konsumen tersebut tinggal yangmemanfaatkan fasilitas hotel tanpa melakukan aktifitas diluar area hotel. (James at al.,2017). Dalam mendukung program pemerintah yang sedang berjalan di Indonesia yaitumengangkat Konsep Ekonomi Kreatif bagi para pengusaha pariwisata. Konsep inidikembangkan oleh Presiden Republik Indonesia yang berlaku dari tahun 2018 sampai2025 (perpres No 142 Tahun 2018). Perancangan hotel ini adalah new design yangberlokasi di Jl. Jenderal Sudirman, Bandung. Wisatawan lokal maupun mancanegaracenderung memilih hotel yang berada di sepanjang jalan karena tersedianya fasilitaspublik dan wisata yang mudah dijangkau. Pengadaan hotel ini bertujuan untukmemfasilitasi kebutuhan wisatawan. Perancangan city hotel ini menerapkan tema<nostalgic= yang diharapkan terciptanya pelestarian budaya akulturasi kolonial cinakhususnya saat ini dapat dikatakan arsitektur etnis Tionghoa di Indonesia sudah lama matisuri.Kata kunci: ekonomi kreatif, city hotel, staycation, kolonial cina
PERANCANGAN INTERIOR GEDUNG SENI PERTUNJUKAN BETAWI DI JAKARTA Muhammad, Rayi Shoufi Mu’min; Sarihati, Titihan; Farida, Ariesa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pementasan seni pertunjukan Betawi di Jakarta pada saat ini hanya terbatas padaevent-event kesenian budaya dan panggilan diacara hajatan saja. Di Jakarta sendiri hanyaterdapat amphiteater terbuka di Kampung Budaya Betawi Setu Babakan yang rutinmementaskan seni pertunjukan Betawi dan belum terdapat gedung pertunjukan yang dibuatsecara khusus untuk mementaskan seni pertunjukan Betawi. Padahal faktanya minatmasyarakat terhadap kesenian Betawi kian bertambah tiap tahunnya. Seni pertunjukan Betawijuga memiliki ciri khas tersendiri, yaitu interaksi para penampil ke penonton yang cukup tinggisehingga dibutuhkannya panggung yang didesain secara khusus untuk mementaskan senipertunjukan Betawi. Maka dari itu perwujudan gagasan perancangan baru Gedung SeniPertunjukan Betawi dapat menjadi solusi untuk memfasilitasi pementasan seni pertunjukanBetawi serta dapat mengangkat derajat seni pertunjukan Betawi khususnya di Jakarta ke tingkatyang lebih baik lagi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Datadikumpulkan dengan teknik kuesioner, wawancara, observasi, dan studi literatur. Respondendalam penelitian ini sebanyak 182 orang warga Jakarta dan sekitarnya. Hasil menunjukan minatmasyarakat yang cukup besar terhadap seni pertunjukan Betawi dan dibutuhkannya tempatuntuk mewadahi pementasan seni pertunjukan Betawi yang nantinya juga akan menjadi tempatpembelajaran serta pelestarian kesenian budaya Betawi khususnya di JakartaKata Kunci : Seni, Pertunjukan, Betawi, Jakarta
PERANCANGAN INTERIOR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KELAS B DI KOTA PATI DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI RUANG Pertiwi, Meylinda Putri; Rusyda, Hana Faza Surya; Farida, Ariesa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2020, jumlah penduduk Kabupaten Pati terus meningkat, dibandingkan hasil sensus sebelumnya. Dengan kurun waktu 10 tahun dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2020, jumlah penduduk Kabupaten Pati bertambah sekitar 133,20 ribu jiwa. Meskipun pertumbuhan populasi dan kematian terus meningkat hal tersebut merupakan masalah serius. Karena di Pati sendiri belum ada rumah sakit khusus untuk ibu dan anak, hanya ada 8 rumah sakit diantaranya 1 RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah), 1 Rumah Sakit Paru-paru dan sisanya sebagai rumah sakit Umum Swasta. Karena meningkatnya angka kelahiran dan kematian tersebut, diperlukan fasilitas khusus untuk menunjang keselamatan dan kesehatan ibu dan anak. Tingginya permintaan rumah sakit bersalin dan anak juga mempengaruhi fasilitas dan pelayanan dari segi interior desain, seperti suasana ruang yang kurang nyaman dapat mempengaruhi psikologis ibu dan anak. Oleh karena itu perancangan ini kemudian dilakukan. Perancangan ini akan menerapkan pendekatan psikologi ruang yang diharapkan dapat memberikan rasa yang tenang, nyaman dan menyenangkan saat berada di Rumah Sakit, dengan penerapannya pada aspek elemen interior seperti pada warna, bentuk ruang ataupun pada furniturenya.Kata kunci: Rumah Sakit Ibu dan Anak, Psikologi Ruang, Nyaman, Suasana, Desain Interior
PERANCANGAN INTERIOR RUMAH SAKIT UMUM HERMINA TIPE B DI KABUPATEN BOGOR Zahra, Alya Fauzia; Rusyda, Hana Faza Surya; Farida, Ariesa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu layanan kesehatan yang penting bagi masyarakat namun, saat ini persebaran pelayanan kesehatan di Indonesia masih belum merata salah satunya adalah di Kabupaten Bogor. Menurut Badan pusat statistik tahun 2019 ketersediaan tempat tidur di Kabupaten Bogor saat ini masih kurang dari standar WHO yaitu satu per seribu penduduk sehingga dibutuhkan rumah sakit untuk memenuhi selisih dari kekurangan tersebut. Selain itu rumah sakit yang sudah ada juga belum sepenuhnya memenuhi standar-standar rumah sakit yang ada. Hermina merupakan brand rumah sakit yang pada awalnya adalah rumah sakit ibu dan anak yang saat ini bertransformasi menjadi rumah sakit umum dan memiliki standar-standar sendiri. Therapeutic environment kemudian adalah sebuah pendekatan yang diambil diamana diharapkan dapat memberikan pengalaman ketenangan, rasa hangat dan aman serta dapat membantu memberikan pelayanan yang lebih efisien. Sehingga proyek ini mendesain rumah sakit umum tipe b dengan pendekatan therapeutic environment namun tetap sesuai dengan brand hermina yang diambil.Kata kunci: Rumah Sakit, Tipe B, Therapeutic Environment, Hermina
PERANCANCAN INTERIOR RUMAH SAKIT KELAS B KOTA MALANG DENGAN KONSEP NATURE TOUCH AND HUMAN HEANTH Auliarahman, Alrafif Muhammad; Rusyda, Hana Faza Surya; Farida, Ariesa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada perancangan baru Rumah Sakit Kelas B ini, permasalahan di dapat dari studi banding dan kuisoner yang diberikan kepada pengunjung ruma sakit. Beberapa penelitian menunjukan bahwa penggunaan material alami dapat meningkatkan persepsi pasien tentang kualitas lingkungan dan pemulihan mereka dari penyakit. Karena bahan alami meningkatkan kenyamanan visual (karena material alami menyerap banyak cahaya dari pada memantulkannya) dan memiliki efek positif terhadap kenyamanan penciuman (contohnya seperti minyak kayu esensial), kreatifitas, kesehatan secara keseluruhan dan kekebalan tubuh. Oleh karena itu perancangan baru rumah sakit ini dengan konsep biophilic karena konsep biophilic dapat membantu menciptakan lingkungan yang nyaman bagi pasien dan staf medis. Selama ini beberapa pola pikir manusia yang terkait dengan rumah sakit adalah pasien atau pengunjung sering tidak nyaman saat menerima pengobatan atau perawatan pada rumah sakit.Stress berasal dari kondisi psikologis yang dapat berasal dari lingkungan, dan dapat menimbulkan efek terhadap kekebalan tubuh. Maka dapat disimpulkan bahwa rumah sakit dengan pendekatan biophilic dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan pasien, meningkatkan kesejahteraan staf medis, dan menciptakan suasana yang alami dan nyaman.Melalui penerapan konsep biophilic, seperti natural shape, natural material, color and texture, biomorphic form, dan natural pattern, rumah sakit dapat di ubah menjadi tempat yang lebih nyaman.Kata kunci: Rumah Sakit, biophilic, pemulihan, alam, warna
PERANCANGAN ULANG INTERIOR RUMAH SAKIT BHAYANGKARA POLDA KEP. BANGKA BELITUNG DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOUR Adawiyah, Hana; Farida, Ariesa; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat ( PerMenkes 2016 ). Suatu rumah sakit mampu bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menyelenggarakan suatu aktivitas kegiatan identifikasi. Menurut survey dan wawancara kepada salah satu pihak rumah sakit yang bertugas, rumah sakit belum berjalan sepenuhnya dikarenakan adanya kendala pada perencanaan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan rumah sakit. Maka, untuk meningkatkan hal tersebut dapat memberikan pembinaan dan penyelenggaraan dengan bentuk dukungan nyata sebagai fungsi kedokteran dan kesehatan kepada masyarakat dalam pelayanan kesehatan sesuai dengan kekhususannya. Hal ini untuk dapat memudahkan masyarakat dalam menjangkau suatu fasilitas di dalam pelayanan kesehatan yang optimal dalam masa proses penyembuhan serta,mampu memberikan peningkatan nilai secara kelas akreditas yang lebih berkualitas terhadap rumah sakit dalam jangka panjang.Dengan pendekatan behaviour dan tema Behaviour Healthy=merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan suatu suasana yang mampu memberikan pengalaman dan penciptaan kualitas ruangan terhadap pola aktivitas yang dilakukan antara pengguna ruang dan rumah sakit.Kata kunci: Rumah Sakit Bhayangkara,Behaviour,Pasien Umum,Pasien Tahanan
PERANCANGAN ULANG PANTI ASUHAN PUTRI BALA KESELAMATAN DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOR KEKHUSUSAN PADA RUANG KOMUNAL PENGEMBANGAN HARDSKILL DAN SOFTSKILL Saragih, Della Destiny; Farida, Ariesa; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panti asuhan anak adalah salah satu lembaga yang bertanggungjawab memberikan pelayanan kesejahteraan sosial kepada anak terlantar. Namun dalam pelaksanaannya, acap kali terjadi penyimpangan yang mengakibatkan anak menjadi stress. Saat dalam kondisi stres, seseorang mampu bertahan jika lingkungan sekitarnya mendukung, yakni lingkungan yang nyaman dan aman. Yayasan Panti Asuhan Putri Bala Keselamatan, sebagai objek dalam perancangan merupakan panti asuhan dengan kondisi yang berada pada bangunan heritage golongan A, yang pelaksanaannya masih memiliki beberapa kekurangan berupa kondisi ruang yang belum dimanfaatkan secara maksimal, furniture belum difungsikan sesuai aktivitas pengguna, serta belum tersedianya fasilitas untuk mewadahi aktivitas pengembangan softskill dan hardskill bagi anak panti. Berdasarkan analisis permasalah tersebut, dibutuhkan perancangan ulang panti dengan pendekatan behavior dengan mempertimbangkan batasan redesain pada bangunan heritage sehingga mampu memenuhi kebutuhan aktivitas pengguna berdasarkan kebiasaan sehari – harinya. Oleh karena itu, data dikumpulkan dengan metode deskriptif yang diolah dengan mengacu kepada literatur terkait sehingga dihasilkan sebuah perancangan panti asuhan yang dapat mewadahi aktivitas dan kebutuhan pengguna sesuai dengan tujuan panti yang tercantum pada visi dan misi panti, sehingga mampu mewujudkan anak panti yang berkarakter, berintegritas yang mampu mempersiapkan anak panti untuk dapat berkontribusi dalam kehidupan social dengan lingkup yang lebih besar.Kata Kunci : Bala Keselamatan, Behavior, Heritage
REDESAIN LOBBY POLIKLINIK ANAK RSUD SEKARWANGI Pendekatan Psikologi Ruang Fazrina, Anzhallysa Sekar; Farida, Ariesa; Gunawan, Ahmad Nur Sheha
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUD Sekarwangi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, adalah rumah sakit penting dengan status Rumah Sakit Umum kelas B. RSUD ini telah mengalami perkembangan infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Namun, hasil survei 2023 menunjukkan beberapa ruangan, terutama poliklinik, memerlukan perancangan ulang karena masalah ruang tunggu yang belum memadai, terutama selama pandemic. Pendekatan desain psikologi ruang di RSUD Sekarwangi bertujuan menciptakan lingkungan menenangkan dan mendukung kesembuhan pasien. Integrasi elemen wellness dan lingkungan penyembuhan dalam desain diharapkan meningkatkan kesejahteraan pasien dan efisiensi tenaga medis. Tema "Healing Spaces, Thriving Patients: Integrating Wellness and Healing Environment in Clinic Concepts" menekankan pada pengalaman positif pasien dan lingkungan yang mendukung pemulihan.Kata Kunci: Redesign, Rumah Sakit, Psikologi Ruang