Diaguna, Ridwan
Departemen Agronomi Dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB University

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI

PEMUPUKAN BAHAN ORGANIK UNTUK PERTUMBUHAN DAN HASIL UMBI TALAS SUTRA Ridwan Diaguna; Edi Santosa; Candra Budiman; Ahmad Zamzami; Okti Syah Isyani Permatasari; Aldi Kamal Wijaya
Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jat.7.1.35-42

Abstract

Indonesia has a great taro diversity and had been utilized for long time. Taro has more competitiveness including high nutrition, wide adaptation, and ease for cultivation, further, it’s very potential to be the future food and create new economical value. The objective of the research was to obtain the organic manure fertilizer effect on sutra taro variety growth and yield. The research was conducted for eight months from January till August 2021 at Leuwikopo Farm, Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University. A Completely Randomized Block Design (CRBD) with five replications and four-level organic manure treatments (0.25 kg, 0.5 kg, 0.75 kg, and 1.00 kg per plant) was applied. Taro growth, corm characters, and yields were affected by organic manure fertilizer dose. The dose of 0.75-1.00 kg/plant (equivalent to 15-20 ton/ha) showed the highest growth, corm characters and yields more than the lower doses. Taro “Sutra variety” cultivation by fully using organic manure fertilizers is very potential to be encouraged. 
Pemilahan Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) serta Hubungan Ukuran Benih dengan Mutu Benih Hielga Bariq Rosyadita; Ahmad Zamzami; Ridwan Diaguna
Jurnal AGROSAINS dan TEKNOLOGI Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jat.8.1.1-10

Abstract

Kedelai merupakan komoditas penting di Indonesia yang produksi nasionalnya masih tergolong rendah sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Produksi nasional dapat ditingkatkan dengan penggunaan benih bermutu. Mutu benih berkaitan dengan ukuran benih. Penelitian ini menguji pengaruh ukuran benih terhadap mutu benih kedelai. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal berupa ukuran benih. Taraf ukuran benih yang diuji adalah ukuran besar, sedang, kecil, dan campuran, diulang sebanyak tiga ulangan. Penelitian secara terpisah dilakukan terhadap varietas Grobogan dan Demas 1. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ukuran benih berpengaruh secara beragam terhadap beberapa peubah mutu benih. Ukuran benih Grobogan hanya berpengaruh terhadap bobot kering kecambah normal dengan ukuran benih besar merupakan yang terbaik. Sementara itu, ukuran kecil dan campuran pada Demas 1 menghasilkan indeks vigor, bobot kering kecambah normal, dan daya hantar listrik yang terbaik daripada ukuran lainnya. Benih Demas 1 ukuran kecil menunjukkan kemunduran vigor yang relatif lebih rendah setelah pengusangan cepat dibanding ukuran lain. Laju imbibisi dipengaruhi oleh luas penampang yang dibuktikan dengan varietas Grobogan yang memiliki ukuran lebih besar memiliki laju imbibisi yang juga lebih besar dibandingkan benih kedelai Demas 1. Pemilahan benih kedelai sebaiknya memperhatikan ukuran optimal pada masing-masing varietas karena akan berpengaruh terhadap mutu benihnya.
Sortasi Ukuran Benih Jagung Manis Varietas Arinta IPB dan Verona IPB untuk Meningkatkan Mutu Fisiologis Alfarabi, Emir Aqsha; Diaguna, Ridwan; Suhartanto, Mohamad Rahmad
Jurnal Agrosains dan Teknologi Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian - UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jat.9.2.%p

Abstract

Ukuran benih berkaitan dengan mutu fisiologis yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk optimalisasi ukuran benih jagung manis varietas Arinta IPB dan Verona IPB untuk meningkatkan mutu fisiologis. Penelitian dilaksanakan dari November 2023 hingga April 2024 di Seed Center KP Leuwikopo IPB dan Laboratorium Penyimpanan dan Pengujian Mutu Benih, IPB. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal dengan empat ulangan. Ukuran benih dibagi menjadi empat taraf: besar, sedang, kecil, dan campur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih berukuran besar menghasilkan mutu fisiologis tertinggi dibanding ukuran lain. Viabilitas awal benih kedua varietas lebih dari 80,0%. Varietas Verona IPB memiliki bobot 1000 butir lebih tinggi dibanding Arinta IPB. Benih berukuran besar memiliki bobot 1000 butir lebih tinggi dibanding benih campuran, sementara benih sedang dan kecil memiliki bobot lebih rendah. Proporsi tertinggi benih kedua varietas adalah ukuran sedang, yaitu Arinta IPB 70,3% dan Verona IPB 57,1%. Viabilitas dan vigor benih jagung manis kedua varietas dapat ditingkatkan dengan mengeliminasi benih kecil. Pemilahan benih untuk meningkatkan viabilitas dan vigor benih jagung manis varietas Verona IPB perlu diperhatikan karena proporsi benih kecil cukup tinggi, yaitu 27,0%.