Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Action Research Literate (ARL)

Evaluasi Reliabilitas Model Struktur dan Level Kinerja dari Bangunan Baja Eksisting Akibat Beban Gempa Siregar, Hariman; Aswin, Muhammad; Syam, Bustami
Action Research Literate Vol. 8 No. 3 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i3.319

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi perancangan struktur bangunan adalah kekuatan, yaitu berkaitan dengan keamanan dan ketahanan bangunan dalam menahan atau menerima beban-beban yang bekerja pada struktur tersebut. Dalam perancangan struktur khususnya struktur bangunan struktur baja harus dirancang dengan memperhatikan pengaruh gempa terhadap struktur tersebut agar bangunan tersebut dapat digunakan dengan nyaman dan aman. Analisis pushover struktur bangunan merupakan salah satu metode analisis statik nonlinier, dimana pengaruh gempa terencana terhadap struktur bangunan dianggap sebagai beban statik yang menangkap pusat massa setiap lantai, yang nilainya dinaikkan secara bertahap hingga melebihi nilai yang ditentukan. beban yang menyebabkan luluh. sambungan plastik) pertama pada struktur bangunan. Penelitian dilakukan di lahan parkir transformasi Sarinah di Jakarta. Berdasarkan analisis respon spektral dengan bantuan program ETABS v.21, bangunan tersebut telah dapat diandalkan terhadap peraturan terkini. Model struktur bangunan diuji faktor ketidakteraturan horizontal dan vertikal, perbedaan tingkat, efek P-Delta, rasio tegangan elemen balok dan kolom, rasio Kuat Kolom-Balok Lemah (SC-WB) dan tingkat kinerja struktur melalui analisis pushover, semuanya memenuhi persyaratan. Tingkat kinerja yang diperoleh adalah Damage Control (DO) yang berarti bangunan masih mampu menahan gempa yang terjadi dan resiko korban jiwa sangat kecil
Evaluasi Ketentuan Keamanan Model Struktur dan Level Kinerja dari Bangunan Beton Bertulang Eksisting Akibat Beban Gempa Suranto, Jaka; Aswin, Muhammad; Nursyamsi, Nursyamsi
Action Research Literate Vol. 8 No. 3 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i3.320

Abstract

Struktur bangunan tahan gempa harus memiliki kekuatan, kekakuan dan stabilitas yang cukup untuk mencegah keruntuham bangunan. Untuk memenuhi hal tersebut, maka bangunan tahan gempa harus memenuhi mekanisme konsep bangunan tahan gempa. Berdasarkan hal ini, maka perlu dilakukan evaluasi ketentuan keamanan model struktur bangunan beton bertulang terhadap beban gempa berdasarkan peraturan dan ketentuan yang berlaku, serta penentuan level kinerja struktur dari bangunan tersebut, baik pada saat perencanaan maupun pada bangunan eksisting. Pada penelitian ini, ketahanan gempa dikaji terhadap bangunan eksisting. Sebagai sampel ditinjau Gedung SMP Muhammadiyah 5 yang berlokasi di Surabaya. Berdasarkan hasil pengecekan model struktur, diketahui bahwa struktur eksisting telah memenuhi ketentuan keamanan terhadap beban gempa. Dalam pemeriksaan simpangan antar tingkat, pengaruh P-delta, ketidakberturan struktur dan ketentuan Strong Column-Weak Beam (SC-WB), semua nilai memenuhi yang dipersyaratkan. Berdasarkan hasil dari analisis pushover pada arah x menunjukkan bahwa terjadinya sendi plastis dimulai pada step 3 dan berakhir pada step 26. Pada arah y menunjukkan bahwa terjadinya sendi plastis dimulai pada step 2 dan berakhir pada step 20. Berdasarkan hasil superposisi performance point terhadap kinerja struktur berdasarkan ASCE 41-13 NSP didapat bahwa level kinerja struktur termasuk dalam kategori Immediate Occupancy (IO). Selain itu, berdasarkan hasil FEMA-440 didapat rasio simpangan total maksimum pada arah x sebesar 0,0078 dan pada arah y sebesar 0,0080, dimana angka-angka ini menunjukkan nilai level kinerja struktur. Sesuai dengan ketentuan ATC-40, maka struktur eksisting ini berada pada kategori Immediate Occupancy (IO).