Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tanggan (KDRT) Di Kota Binjai Aulia, Sindi; Ismaidar, Ismaidar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18771

Abstract

This study aims to analyze legal protection for victims of domestic violence (KDRT) in Binjai City based on Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence. This study is based on the increasing cases of domestic violence in Indonesia, which indicates that there are still obstacles in the implementation of Law Number 23 of 2004. The focus of the study includes law enforcement related to domestic violence and the obstacles faced in it. This study uses a descriptive method with a normative legal approach, which refers to the analysis of regulations, legal theory, and other supporting documents. Secondary data were obtained from literature such as books, journals, and previous research results. This study is expected to provide theoretical contributions in the development of legal science related to the protection of victims of domestic violence and practical benefits for the community, law enforcement officers, and related institutions to increase the effectiveness of law enforcement. These findings also emphasize the importance of a holistic approach in handling cases of domestic violence, involving community education, victim empowerment, and system strengthening. Keywords: criminal act, domestic violence, Law Number 23 of 2004 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Binjai berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kasus KDRT di Indonesia, yang mengindikasikan masih adanya kendala dalam implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004. Fokus penelitian meliputi penegakan hukum terkait KDRT dan hambatan yang dihadapi di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan hukum normatif, yang mengacu pada peraturan analisis peraturan-undangan, teori hukum, dan dokumen pendukung lainnya. Data sekunder diperoleh dari literatur seperti buku, jurnal, dan hasil penelitian sebelumnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu hukum terkait perlindungan korban KDRT dan manfaat praktis bagi masyarakat, aparat penegak hukum, serta lembaga terkait untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum. Temuan ini juga menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam penanganan kasus KDRT, melibatkan edukasi masyarakat, pemberdayaan korban, dan penguatan sistem. Kata Kunci : Hukum Pidana, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Undang-Undang Nomor. 23 Tahun 2004
PENGUATAN PEMAHAMAN RESTORATIVE JUSTICE SEBAGAI ALTERNATIF PENYELESAIAN KONFLIK HUKUM DI KABUPATEN ROKAN HULU Amelya, Siska; Karmilia, Rise; Zulkifli; Nofrizal; Aulia, Sindi
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik hukum yang terjadi di tengah masyarakat sering kali diselesaikan melalui pendekatan represif dan formalistik yang berujung pada proses peradilan pidana, sehingga belum sepenuhnya mencerminkan makna keadilan substantif dan pemulihan hubungan sosial. Kondisi tersebut juga masih dijumpai di Kabupaten Rokan Hulu, di mana pemahaman masyarakat terhadap konsep penyelesaian konflik hukum secara restoratif masih relatif terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai restorative justice sebagai alternatif penyelesaian konflik hukum yang berorientasi pada pemulihan, musyawarah, dan keseimbangan kepentingan para pihak. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum, diskusi interaktif, dan pendampingan partisipatif kepada masyarakat dan aparat desa, dengan menekankan nilai keadilan, tanggung jawab, dan perdamaian sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai prinsip, tujuan, dan mekanisme restorative justice, serta tumbuhnya kesadaran bahwa penyelesaian konflik hukum tidak selalu harus berakhir pada pemidanaan. Masyarakat juga mulai memahami peran aktif korban, pelaku, dan komunitas dalam proses penyelesaian konflik secara adil dan bermartabat. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan pemahaman restorative justice mampu mendorong perubahan paradigma masyarakat menuju penyelesaian konflik hukum yang lebih humanis, efektif, dan berkelanjutan, serta berpotensi memperkuat harmoni sosial di tingkat lokal.
PELATIHAN REPARASI PERALATAN ELEKTRONIK RUMAH TANGGA (LAMPU LED) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN REMAJA MUSHOLA NUROHMAH DESA TELUKAMBULU KECAMATAN BATUJAYA KABUPATEN KARAWANG Ramdani, Ridwan; Muttaqien, Imamal; Aulia, Sindi; Syahid, Muh Sulthan
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.63048

Abstract

A training on LED lamp repair was conducted as part of a Community Service Program (PKM). This activity aimed to improve the knowledge and skills of mosque youth in repairing damaged LED lamps. The PKM was carried out at Mushola Nurohmah, Telukambulu Village, Batujaya, Karawang, involving 19 participants consisting of mosque youth, local residents, neighborhood leaders (RT), and LED lamp repair technicians. The implementation of this training in the PKM used an asset-based method, where each participant was given a damaged LED lamp to repair, and the repaired lamp was then given to each participant. The training began with the delivery of materials, followed by guided repair practice and a repair test based on the indicator that the repaired lamp was functioning properly (turned on). To measure the success of achieving the training objectives in this PKM activity, a pre-test and post-test were conducted. The results showed an average increase of 75.78% in participants’ knowledge and skills in this PKM activity.Telah dilakukan pelatihan reparasi lampu LED pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja mushola dalam memperbaiki lampu LED yang rusak. PKM dilaksanakan di Mushola Nurohmah Desa Telukambulu Batujaya Karawang dengan melibatkanĀ  19 orang peserta yang terdiri dari remaja mushola, warga sekitar, RT, dan pekerja teknisi reparasi lampu LED. Pelaksanaan pelatihan dalam PKM ini menggunakan metode berbasis Aset, setiap peserta diberikan lampu LED yang rusak untuk diperbaiki, hasilnya diberikan kepada peserta masing-masing. Pelaksanaan pelatihan dimulai dengan penyampaian materi, pembimbingan reparasi dan ujian reparasi berdasarkan indikator lampu yang direparasi telah menyala. Untuk mengukur keberhasilan tercapainya tujuan pelatihan pada kegiatan PKM ini, dilakukan pre test dan post test. Hasilnya menunjukkan bahwa adanya 75,78% rata-rata peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan pada kegiatan PKM.
PERSEPSI PENGGUNA TERHADAP PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BISNIS PADA UMKM DI KOTA SAMARINDA Sindi Aulia; Wira Bharata
BORJUIS: JURNAL OF ECONOMY Vol. 3 No. 3 (2026): BORJUIS (JOURNAL OF ECONOMY)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20288223

Abstract

The development of digital technology, particularly Artificial Intelligence (AI), has driven transformation in the micro, small, and medium enterprise (MSME) sector, particularly in supporting more effective, data-driven business decision-making. This study aims to analyze user perceptions of the use of AI in business decision-making among MSMEs in Samarinda City. The method used was a qualitative approach, with data collection through in-depth interviews with three MSME informants selected using purposive sampling. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that MSMEs' perceptions of AI tend to be positive, although levels of understanding vary. AI is considered beneficial in increasing efficiency, marketing effectiveness, and decision- making accuracy. However, several barriers exist, such as limited digital literacy, cost, and lack of technical understanding, requiring support to optimize its utilization.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Eco-Enzim Berbasis Bioproses dan Literasi Numerasi untuk Life Skill di Panti Asuhan Kisaran Nurul Kholiza Priani; Khofifa Romaito Siregar; Sindi Aulia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15195

Abstract

Sampah organik seperti sisa makanan, sering kali belum dikelolah secara optimal, sehingga perlunya inovasi pengolahan limbah secara sederhana, ekonomis dan ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini betujuan melatih pengolahan sampah organik menjadi sabun cuci piring eco-enzim yang berguna untuk life skill anak panti asuhan. Kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), sebagai metode yang memberikan solusi lifeskill. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukan bahwa peserta mampu memahami bioproses dan literasi numerasi dalam pembuatan sabun cuci piring eco-enzim. Selain itu, peseta memiliki kerampilan dalam pengelohan sampah organik menjadi produk yang ramah lingkungan seperti sabun cuci piring eco-enzim. Pelatihan ini membuat anak-anak panti asuhan termotivasi untuk melakukan pembuatan sabun secara mandiri. Kegiatan ini juga mengebangkan keterampilan hidup (life skill) serta menumbuhkan kesadaran dalam mengelolah sampah menjadi produk yang ramah lingkungan.