Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI PEMBACAAN OBJEK UNTUK IDENTIFIKASI BUKU BERBASIS PENGOLAHAN CITRA Muhammad Obi Nugraha; Suci Aulia; Atik Novianti
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 7 No 2 (2020): JETT Desember 2020
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jett.v7i2.3601

Abstract

Referring to Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), the library can be defined as a place for the care and use of books and similar collections that are there. Some collections in the library can be borrowed and brought home within a certain duration. Along with the times, many libraries have used technology to identify books, especially in the process of borrowing books. Some of the technologies that are often used include barcodes and QR codes. Each technology has advantages and disadvantages, we try to take advantage of the image processing process for book identification. The concept proposed is making an application to identify object images based on shapes, colors, and numbers as the identity of a book. The information to be displayed is stored in the database. The image of the object on the front of the book is taken using the camera, after which the system will automatically identify the results of the camera's capture and display the book information according to what is in the database. Application development using Matlab software. Based on the test results, the ideal distance between the object image and the camera is 5 cm with a minimum light intensity of 40 lx and an image resolution of 302x170 px. The average time taken from the camera to take an image until the application displays book information is 0.56 seconds.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT VISIBLE LIGHT COMMUNICATION SEBAGAI TRANSCEIVER VIDEO Didin Yulian; Denny Darlis; Suci Aulia
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 2 No 2: JETT Desember (2015)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.422 KB) | DOI: 10.25124/jett.v2i2.106

Abstract

Saat ini lampu penerangan ruangan banyak menggunakan LED (Light Emiting Diode) sebagai komponen utamanya, dan diperkirakan untuk 10 tahun ke depan penggunaan lampu sebagai alat penerangan sudah seluruhnya menggunakan lampu jenis ini. Sementara itu lampu hanya digunakan sebagai alat penerangan ruangan saja. Secara teoritis cahaya dari lampu jenis LED bisa digunakan sebagai media transmisi kecepatan tinggi. Visible Light Communication adalah sistem komunikasi yang menggunakan cahaya tampak sebagai media transmisi menggunakan komponen LED.Dalam penelitian ini, dikembangkan sebuah perangkat VLC untuk mengirimkan sinyal video analog. Sinyal video dikirimkan melalui LED di blok transmitter. Kemudian diterima oleh blok penerima, dengan photodiode sebagai penerima informasi. Dalam proses pengirimannya, sinyal video dibagi menjadi dua bagian, yaitu sinyal suara dan video. Hasil penelitian ini, dapat diperlihatkan bahwa sinyal video dapat dikirimkan melalui perangkat VLC dengan jarak 75 cm.
IMPLEMENTASI SISTEM IDENTIFIKASI PAKAIAN MENGGUNAKAN RFID DAN NOTIFIKASI SMS PADA LAYANAN BINATU Grislend Gloria Natalies; Denny Darlis; Suci Aulia
Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan (e-Journal) Vol 1 No 1: JETT Desember (2014)
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.878 KB) | DOI: 10.25124/jett.v1i1.73

Abstract

Bagi orang-orang yang sibuk setiap harinya, menggunakan jasa binatu memberikan keuntungan bagi kehidupan mereka. Namun, salah satu kerugian menggunakan jasa ini adalah terjadinya kehilangan atau tertukarnya pakaian kita dengan pakaian  orang  lain. Salah satu penyebabnya adalah karena  penyedia layanan binatu tidak  menggunakan  sistem  atau  alat  yang  dapat  mengidentifikasi kepemilikan pakaian tersebut secara otomatis.Untuk mengatasi kelemahan tersebut diperlukan sistem identifikasi pakaian dengan  menggunakan  RFID  dan notifikasi melalui SMS. Pada sistem identifikasi ini,  pakaian pelanggan yang telah dipasangi tag RFID akan diidentifikasi menggunakan pembaca RFID yang sama-sama bekerja pada frekuensi 13.56MHz. Selanjutnya ID yang terdapat di tag tersebut diproses oleh mikrokontroler untuk dikirimkan ke PC dan disimpan pada database pelanggan dengan tampilan berbasis web. Setelah proses pencucian dan pengeringan selesai, pakaian diidentifikasi ulang agar tidak tertukar dengan pakaian dari pelanggan lainnya serta dibandingkan jumlahnya agar sesuai dengan identifikasi awal. Setelah dipastikan jumlahnya sesuai sistem akan mengirimkan notifikasi SMS ke pelanggan untuk menginformasikan bahwa pakaiannya telah siap diambil.Sistem ini dapat mengidentifikasi pakaian dengan prosentase keberhasilan pembacaan ID 100%. Waktu yang dibutuhkan sistem dalam mengirimkan notifikasi SMS ke pelanggan secara rata-rata adalah 30 detik. 
Adiksi Media Sosial dan Gadget bagi Pengguna Internet di Indonesia Rudy Gunawan; Suci Aulia; Handoko Supeno; Andik Wijanarko; Jean Pierre Uwiringiyimana; Dimitri Mahayana
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 14, No 1 (2021): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - April
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/techno.2021.14.1.544

Abstract

Teknologi   internet   telah   menjadi   bagian   penting dan membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Pengguna   internet   terus   bertambah signifikan   setiap   tahun nya   khususnya   di Indonesia kurang lebih mencapai   73.7 %   dari total populasi, angka ini merupakan hasil survey yang dilakukan oleh APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) perioda 2019-2020 (Q2).  Namun penggunaan internet   juga memberikan dampak negatif bagi individu   maupun lingkungannya. Salah satu isu penting yang menjadi fokus dalam dua dekade terakhir adalah internet addiction disorder dan gadget addiction disorder.  Kecanduan internet muncul karena penggunaan internet   berlebihan hingga menyebabkan munculnya dampak negatif atau kecenderungan menimbulkan gejala penyalahgunaan. Pada studi ini kami melakukan survey terhadap 2014 orang responden dengan parameter yang bervariasi seperti sebaran usia dari anak-anak hingga manula, jenis pekerjaan, latar belakang pendidikan, sudah berapa lamakah memakai gadget, hingga durasi pengaksesan social media perhari. Semua parameter tersebut akan dianalisa dengan menggunakan chi square untuk menghitung korelasinya terhadap adiksi internet maupun gadget berdasarkan instrument IAT (Internet Addiction Test). Dari hasil pengujian, alat ukur IAT dinilai valid dan handal. Dari hasil pengukuran terhadap 2014 responden di Indonesia untuk kondisi adiksi internet/media sosial terjadi pada kategori anak-anak 0.16% (1 responden), remaja 73% (467 responden), dewasa 23% (147 responden), dan lansia 3.94% (23 responden). Sedangkan adiksi gadget terjadi pada kategori remaja sebanyak 75% teradiksi (382 responden), kategori dewasa sebanyak 23% teradiksi (117 responden), kategori lansia sebanyak 2% teradiksi (11 responden).
Sistem Orientasi Objek Dengan Metode Stereo Vision Berbasis Raspberry Pi Rajali Ginting; Raditiana Patmasari; Suci Aulia
IT Journal Research and Development Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.482 KB) | DOI: 10.25299/itjrd.2019.vol4(1).3562

Abstract

Pengukuran estimasi jarak sebuah objek dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan memanfaatkan sensor pengukur jarak seperti sensor ultrasonik, sensor infra merah dan laser. Tetapi cara tersebut memiliki kekurangan seperti memiliki batasan-batasan karakteristik bahan yang digunakan dan memiliki kesulitan tersendiri jika dikaitkan dengan orientasi dimana objek tersebut berada. Berdasarkan kelebihan tersebut maka pada penelitian ini akan dirancang suatu sistem pengukuran orientasi objek menggunakan metode Stereo vision yang berbasis Raspberry pi. Sistem orientasi objek ini mengacu pada estimasi jarak dan dimensi objek. Metode Stereo vision melakukan pengukuran jarak dan dimensi secara visual dengan menggunakan dua buah kamera webcam. Akusisi citra dilakukan dalam interval waktu yang bersamaan, sehingga akan terdapat dua citra yang memiliki objek yang sama tetapi dari sudut pandang yang berbeda. Kedua citra akan digunakan untuk menghitung nilai disparitas yang akan digunakan sebagai salah satu parameter dalam melakukan pengukuran jarak. Menghitung nilai disparitas citra dilakukan menggunakan beberapa metode image processing yaitu menggunakan deteksi tepi Canny edge, deteksi garis Hough line transform dan deteksi sudut Harris corner. Penelitian ini dapat digunakan sebagai alat pengukuran jarak dan dimensi objek yang bergerak secara real time dengan tingkat akurasi diatas 95% dengan tingkat presisi 100%.
Media Informasi untuk Bank Baterai Berbasis Augmented Reality Raymond Y. Purba; Suci Aulia; Agus Gunarso
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 9 No 3: Agustus 2020
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1519.871 KB) | DOI: 10.22146/.v9i3.381

Abstract

Based on data from the pre-questionnaire related information media needs at PT. Telkom WITEL Bandung, 75% of employees have not known yet about battery bank information in detail and the rest of population only know from manual book and internet. The difficulty to get information from a device causes few actions and decisions that are not in accordance with standard procedures. On the other hand, manual book only give information concretely, making it difficult for employees to understand the information quickly and precisely which causes low reading interest. Implementation of Augmented Reality (AR) as a battery bank information media could be the best option of technology application that could deliver information digitally. In AR, users will get the experience that information appears directly like physical object so it would be more realistic, interactive, and easy to understand. In this study, a design of AR applications uses Luther Sutopo methodology based on Multimedia Development Life Cycle (MDLC) with AR Marker Based Tracking Type. The results of functional test show that the application is running properly and ready to be used as a battery bank information media system at PT. Telkom WITEL Bandung. This application can also be downloaded at Google Play Store.
Penerapan Augmented Reality Berbasis Android untuk Pembelajaran Organ Lambung Manusia Fony Ferliana Widianingrum; Sugondo Hadiyoso; Suci Aulia
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 10 No 4: November 2021
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1490.231 KB) | DOI: 10.22146/jnteti.v10i4.2362

Abstract

The stomach is one of the digestive systems functioning as a medium to process and store food, as well as to get rid of harmful substances and absorb good substances for the body. Although elementary schools usually use the torso as a teaching aid to introduce the stomach organ, it is, in fact, very inflexible for elementary students as they have limited learning hours at school. Therefore, it is necessary to develop a stomach organ learning system that can be studied anytime and anywhere. In this study, an Android-based stomach organ learning application was designed by applying Augmented Reality (AR). To run this application, the user needs to install it first. After opening the application and selecting the desired menu, users can point the smartphone at the appropriate marker until the AR display appears. Based on the test results, the application cannot bring AR objects from the stomach organ in a dark place since the marker is not detected. The best distance for marker detection is 20 cm to 35 cm, with an average delay of 0.3 s in indoor conditions and 0.45 s in outdoor conditions.
Tuberculosis Detection in X-Ray Image Using Deep Learning Approach with VGG-16 Architecture Suci Aulia; Sugondo Hadiyoso
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol 8, No 2 (2022): June
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiteki.v8i2.23994

Abstract

Tuberculosis (TB) is a chronic disease still the main problem in Indonesia. However, this disease can be cured with drugs at a particular time after the patient is detected as having TB. TB diagnosis or screening can be made through x-ray imaging of the chest cavity by a radiology specialist. The Mantoux test can then be used to confirm the diagnosis.  X-ray images often have varying contrasts that lead to true negatives or false negatives. Whereas generally, a chest x-ray is the initial examination of TB. Error detection will have a fatal impact on treatment therapy. Therefore, this study proposed a system for TB detection based on x-ray images using deep learning. The system developed uses a Convolutional Neural Network (CNN) with the VGG-16 architecture. In the performance test stage, 700 normal and 140 TB chest x-ray images were used. The simulation results show that the proposed system can classify normal and TB lungs with an accuracy of 99.76%. The highest accuracy is achieved using batch size=50. This system is expected to assist radiology in detecting tuberculosis on X-Ray images of the lungs. The contribution of this study is to build a machine learning model for TB detection and optimization of model parameters to get the best accuracy.
Rancangan Sistem Parkir Cerdas Berbasis Android Muhammad Arly Gunawan; Asep Mulyana; Suci Aulia
eProceedings of Applied Science Vol 5, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Karena bertambahnya tingkat kepemilikan mobil maka semakin banyak kebutuhan tempat parkir dan semakin kompleks pula pengaturan tata letak tempat parkir. Hal ini menyebabkan timbulnya permasalahan pada tempat parkir. Permasalahan yang muncul antara lain kesulitan untuk mengetahui informasi ketersediaan posisi tempat parkir. Pada proyek akhir ini telah dibuat rancangan sistem parkir cerdas untuk memberikan informasi mengenai ketersediaan posisi tempat parkir menggunakan sensor inframerah sebagai pendeteksi kendaraan pada tempat parkir, NodeMCU sebagai mikrokontroller untuk mengirim data sensor inframerah ke database dan aplikasi Android sebagai perangkat untuk menampilkan data sensor inframerah dari database. Pengguna aplikasi dapat menggunakannya untuk melihat ketersediaan posisi tempat parkir.. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan telah didapatkan bahwa masing masing fungsi pada aplikasi dan pengujian sensor inframerah pada tempat parkir berjalan sesuai dengan harapan dengan persentase kesesuaian 100%, pada pengujian waktu delay pengiriman data ke firebase memiliki jarak rata – rata waktu delay antara 2 – 4,5 detik dan pada pegujian waktu delay pengambilan data dari firebase memiliki jarak rata – rata waktu delay antara 1 – 2,5 detik. Kata kunci : Sistem Parkir Cerdas, Firebase, Aplikasi Android. Abstract Because of the increasing level of car ownership, the more parking needs and the more complex the arrangement of parking spaces. This causes problems in the parking lot. Problems that arise include difficulties in knowing the availability of parking position information. In this final project a smart parking system design has been made to provide information on the availability of parking positions using infrared sensors as vehicle detectors in the parking lot, NodeMCU as a microcontroller to and send infrared sensor data to databases and Android applications as devices to display infrared sensor data from the database. Application users can use it to see the availability of parking positions. Based on the results of tests conducted it has been found that each function in the application and testing of infrared sensors on the parking lot runs as expected, in testing the delay time sending data to firebase has an average distance delay of between 2 - 4.5 seconds. And in the time delay the data retrieval time from Firebase has the average distance delay time between 1 - 2.5 seconds. Keywords: Smart Parking System, Firebase, Android Application.
Deteksi Kesalahan Bentuk Tepi Objek Berbasis Pengolahan Citra Abraham Caesar Yanuar Putra; Suci Aulia; Atik Novianti
eProceedings of Applied Science Vol 5, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada pabrik produksi kue bukan hanya rasa yang nikmat yang dibutukan, tetapi bentuk kue yang sempurna juga, akan tetapi terkadang mendapatkan bentuk kue yang tidak sempurna sehingga mengurangi kualitas produksi dari kue tersebut. Permasalahan yang terjadi pada pabrik produksi kue yaitu menditeksi produk secara manual, membutuhkan banyak pekerja terkadang tidak sesuai dengan harapan dan membuat kualitas produksi jadi menurun sehingga proses produksi kue menjadi terhambat. Dengan adanya teknologi morphological image tersebut maka akan berencana menggabungkan dengan suatu kamera Webcam merupakan sebuah device yang dapat digunakan sebagai sensor dalam mendeteksi sebuah benda bergerak melalui proses pengolahan citra. Sehingga bisa menditeksi kesalahan bentuk kue yang dapat meningkatkan produksi dan mengurangi kesalahan pada penyeleksian manual, pada sistem yang saya rancang menggunakan format gambar .JPG dan .BMP. Sistem yang akan dibuat dapat mengurangi kesalahan pada penyeleksi manual mendapatkan bentuk yang sempurna sehingga dapat meningkatkan kualitas dari produksi kue tersebut. Kata Kunci: Matlab, ImageProcessing,Segmentation,Citra Digital Abstract The cake production plant is not only a delicious taste that is needed, but also the perfect shape of the cake, but sometimes it gets an imperfect cake form which reduces the quality of the cake production. The problems that occur in the cake production plant are manually detecting the product, requiring many workers sometimes not in line with expectations and making the quality of production declining so that the cake production process becomes hampered. With the morphological image technology, it will plan to combine with a Webcam camera, a device that can be used as a sensor to detect a moving object through image processing. So that it can detect cookieshaped errors that can increase production and reduce errors in manual selection, on systems that I designed using the .JPG and .BMP image formats. The system to be created can reduce errors in manual screening and get the perfect shape so as to improve the quality of the cake production. Keywords : Matlab, ImageProcessing,Segmentation,Citra Digital