Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer

Perencanaan Strategis Sistem Informasi Menggunakan Metode Ward dan Peppard pada Perusahaan Material Konstruksi dan Otomotif Virginia, Mila Kavita; Fibriani, Charitas
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i2.1322

Abstract

This research uses the Ward and Peppard method to plan Information Systems/Information Technology (IS/IT) strategies at CV. Prima Sentosa Solo. This study uses a qualitative approach to explain and investigate social activities in business, by collecting data through conversations, observations, and interviews, and analyzing the business environment and IS/IT using the Ward and Peppard method. This strategic planning aims to help CV. Prima Sentosa Solo overcomes existing problems and achieves business goals by using the PESTEL, SWOT, CSF and McFarlan Strategic Grid approaches. The results of the study show that the tools contained in the Ward and Peppard method are very easy to use for planning and aligning the IS/IT strategy with the company's business strategy.Keywords: Strategic Planning; Information Systems; Ward and Peppard AbstrakPenelitian ini menggunakan metode Ward dam Peppard untuk merencanakan strategi Sistem Informasi/Teknologi Informasi (SI/TI) pada CV. Prima Sentosa Solo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan dan menyelidiki aktivitas sosial dalam bisnis, dengan pengumpulan data melalui percakapan, observasi, dan wawancara, serta menganalisis lingkungan bisnis dan SI/TI menggunakan metode Ward and Peppard. Perencanaan strategis ini bertujuan untuk membantu CV. Prima Sentosa Solo mengatasi permasalahan yang ada dan mencapai tujuan bisnis dengan menggunakan pendekatan PESTEL, SWOT, CSF, dan McFarlan Strategic Grid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tools yang terdapat dalam metode Ward dan Peppard sangat mudah digunakan untuk melakukan perencanaan dan penyelarasan strategi SI/TI dengan strategi bisnis perusahaan.Kata kunci: Perencanaan Strategis; Sistem Informasi; Ward dan Peppard
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Dengan Penerapan COBIT 2019 Pada Perusahaan Properti Prima, Genaro Asa; Fibriani, Charitas
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i2.1308

Abstract

Information technology is a vital component for every company or institution. Many companies or institutions consider information technology as a supporting element in the implementation of plans formulated to achieve their business or institutional vision, mission, and objectives. This is because information technology is also regarded as an investment asset utilized by specific companies or institutions to further their development. Based on the study conducted at PT. Jasa Maju Ananta, it can be concluded that the company requires an audit to assess the capabilities and provide recommendations regarding the utilized information technology. In this case, the audit framework employed is COBIT 2019, which focuses on the overall information technology system supporting management issues. The reason behind conducting the information technology audit at PT. Jasa Maju Ananta is that information technology is a crucial element for every company or institution. It is also an investment asset used by specific companies or institutions to continue their growth. PT. Jasa Maju Ananta utilizes BATAVIA as the central hub for all information managed within the application. However, to ensure the stability of the stored data in this application, objective verification is necessary in accordance with the company's standards.Keywords: PT. Jasa Maju Ananta; Information Technology Governance; COBIT 2019 AbstrakTeknologi informasi merupakan bagian yang sangat penting bagi setiap perusahaan atau institusi. Banyak Perusahaan atau institusi menganggap teknologi informasi sebagai bagian yang mendukung pelaksanaan rencana yang disusun untuk mencapai visi, misi, dan tujuan bisnis atau institusi, dikarenakan Teknologi informasi juga merupakan salah satu aset investasi yang digunakan oleh perusahaan atau institusi tertentu untuk melanjutkan perkembangannya bagi perrusahaan atau institusi tertentu. Dengan adanya kajian pada PT. Jasa Maju Ananta ini, dapat disimpulkan jika PT. Jasa Maju Ananta membutuhkan audit untuk menilai kemampuan dan membuat rekomendasi terkait teknologi informasi yang digunakan. Dalam hal ini, framework audit yang digunakan adalah COBIT 2019 yang berfokus pada keseluruhan sistem teknologi informasi yang mendukung problem manajemen. Alasan dilakukannya audit teknologi informasi pada PT. Jasa Maju Ananta ini karna teknologi informasi merupakan bagian yang sangat penting bagi setiap perusahaan atau institusi. Teknologi informasi juga merupakan salah satu aset investasi yang digunakan oleh perusahaan atau institusi tertentu untuk melanjutkan perkembangannya. PT. Jasa Maju Ananta menggunakan BATAVIA sebagai pusat dari semua informasi yang diselenggarakan untuk aplikasi tersebut. Namun, untuk memastikan stabilitas data yang disimpan dalam aplikasi ini, diperlukan verifikasi objektif sesuai standar perusahaan.Kata kunci: PT. Jasa Maju Ananta; Tata Kelola Teknologi Informasi; COBIT 2019 
Perancangan Audit Teknologi Informasi Menggunakan COBIT 2019 Pada Perusahaan Percetakan Yohannes Neman, Pius; Fibriani, Charitas
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i2.1305

Abstract

The use of information technology in the printing company, in the case of PT Bawen Mediatama, has never been measured, thus the effectiveness and capacity of information technology management are unknown. This approach involves analyzing the company's conditions based on eleven design factors of the COBIT 19 framework, which cover the aspects of company strategy and scale. PT Bawen Mediatama has important processes with level 3 and 4 capabilities, including DSS05, DSS02, DSS01, BAI03, BAI02, BAI03, APO12, and APO13. Subsequently, an evaluation will be conducted to assess the competency level of the IT governance processes that have been implemented by PT Bawen Mediatama in order to determine the company's ability to execute these processes. The assessment results indicate that processes APO03, APO05, APO09, and EDM04 have level 2 and level 1 capabilities. However, all evaluated processes have capabilities that are still below the target. Therefore, it is recommended to prioritize improvements based on specific priorities. The information obtained in each stage of this research is based on interviews with IT staff, supervisors, and managers.Keywords: Audit; COBIT 2019, Information Technology Governance; Printing business AbstrakPengunaan teknologi informasi pada perusahaan percetakan, dalam kasus di PT Bawen Mediatama, kinerja belum pernah diukur, sehingga efektivitas dan kapasitas manajemen teknologi informasi tidak diketahui. Pendekatan ini melibatkan analisis kondisi perusahaan berdasarkan sebelas faktor desain framework COBIT 19 yang mencakup segi strategi dan skala perusahaan. PT Bawen Mediatama memiliki proses penting dengan kapabilitas level 3 dan 4 meliputi DSS05, DSS02, DSS01, BAI03, BAI02, BAI03, APO12, dan APO13. Kemudian, akan dilakukan evaluasi tingkat kompetensi proses tata kelola TI yang telah dilakukan oleh PT Bawen Mediatama untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menjalankan proses tersebut. Hasil penilaian menunjukkan bahwa proses APO03, APO05, APO09, dan EDM04 memiliki kapabilitas level 2 dan level 1. Namun, seluruh proses yang dievaluasi target kapabilitasnya masih dibawah target. Karenanya, direkomendasikan dilakukan perbaikan berdasarkan prioritas tertentu. Informasi yang diperoleh dalam setiap tahap penelitian ini didasarkan pada wawancara dengan staf TI, Supervisor, dan Manajer.Kata Kunci: Audit; COBIT 2019, Tata Kelola Teknologi Informasi; Usaha Percetakan
Penentuan Rute Jalur Distribusi Spasial Produk Air Mineral Aguamor (Studi Kasus: PT. Cherylindo Nusa Persada Kota Kupang) Hiskia, Cheryl Louisa Loedwyca; Fibriani, Charitas
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i2.1311

Abstract

The determination of spatial distribution routes for mineral water products is an important process in the mineral water business to ensure that products can be delivered to consumers efficiently and in a timely manner. In this process, factors such as distance, travel time, population density, and road infrastructure are considered to select the most effective and efficient routes. The determination of distribution route paths can be done using digital mapping technology and spatial analysis, which allows for the evaluation of various distribution routes. Spatial data such as road maps, population data, and consumer locations can be input into a Geographic Information System (GIS) to facilitate analysis and decision-making.There are several methods that can be used in determining distribution route paths, including heuristic methods, mathematical optimization, and genetic algorithms. Heuristic methods are usually used to select the nearest or fastest routes, while mathematical optimization and genetic algorithms are used to select the most efficient routes.In the determination of distribution route paths, there are several methods that can be used, including heuristic methods, mathematical optimization, and genetic algorithms. Heuristic methods are typically used to select the closest or fastest routes, while mathematical optimization and genetic algorithms are used to select the most efficient routes.Keywords: Geographic Information System; Route Mapping; Google Maps API; Mineral Water AbstrakPenentuan rute jalur distribusi spasial produk air mineral adalah suatu proses penting dalam bisnis air mineral untuk memastikan bahwa produk dapat dikirimkan ke konsumen dengan efisien dan tepat waktu. Dalam proses ini, faktor-faktor seperti jarak, waktu tempuh, kepadatan populasi, dan infrastruktur jalan dipertimbangkan untuk memilih rute yang paling efektif dan efisien. Penentuan rute jalur distribusi dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi pemetaan digital dan analisis spasial yang memungkinkan pengevaluasian berbagai jalur distribusi yang berbeda. Data-data spasial seperti peta jalan, data populasi, dan lokasi konsumen dapat dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memudahkan analisis dan pengambilan keputusan. Dalam penentuan rute jalur distribusi, terdapat beberapa metode yang dapat digunakan, antara lain metode heuristik, optimasi matematis, dan algoritma genetika. Metode heuristik biasanya digunakan untuk memilih rute yang paling dekat atau paling cepat, sedangkan metode optimasi matematis dan algoritma genetika digunakan untuk memilih rute yang paling efisien.Kata kunci: Sistem Informasi Geografis; Pemetaan Rute; Google maps API; Air Mineral.
Model Klasifikasi Mental Siswa Menggunakan Algoritma Support Vector Machine Fibriani, Charitas; Kristiyani, Dian Novita
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 21, No 2: Agustus 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v21i2.2813

Abstract

Student mental health plays a vital role in academic performance and social well-being. This study aims to build a classification model using the Support Vector Machine (SVM) algorithm, based on 15 features covering demographic, academic, and behavioral aspects. The dataset, obtained from Kaggle, contains 426 records of junior and senior high school students. Key preprocessing steps include one-hot encoding, feature standardization, train-test splitting (80:20), and handling class imbalance with SMOTE. The model was trained using the Radial Basis Function (RBF) kernel and optimized using Grid Search CV to find the best parameters. Evaluation results show 65% accuracy, with better performance in predicting students without mental health issues (Absence). However, low recall for the Presence class indicates a need for improved strategies to handle data imbalance. This study highlights the potential of machine learning, particularly SVM, as a tool for early mental health detection in students, provided that effective data preprocessing is applied.Keywords: Student mental health; classification; Support Vector Machine; SMOTE; machine learningAbstrakKesehatan mental siswa berpengaruh besar terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan membangun model klasifikasi kondisi mental siswa menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) berbasis 15 fitur demografis, akademik, dan perilaku. Dataset yang digunakan berasal dari Kaggle, terdiri atas 426 data siswa SMP dan SMA. Tahapan penelitian meliputi preprocessing dengan one-hot encoding, standarisasi numerik, pembagian data (80:20), serta penanganan ketidakseimbangan data menggunakan SMOTE. Model dilatih menggunakan kernel Radial Basis Function (RBF) dan dioptimasi dengan Grid Search CV. Hasil evaluasi menunjukkan akurasi sebesar 65%, dengan kinerja lebih baik dalam mengenali siswa tanpa gangguan mental (absence) dibandingkan siswa dengan gangguan mental (presence). Rendahnya recall pada kelas Presence mengindikasikan perlunya strategi lanjutan terhadap ketidakseimbangan data. Penelitian ini menunjukkan bahwa machine learning, khususnya SVM, berpotensi sebagai alat bantu dalam deteksi awal kesehatan mental siswa jika disertai pengolahan data yang tepat.Kata kunci: Kesehatan mental siswa; Klasifikasi; Support Vector Machine; SMOTE; Machine learning