Articles
Improving Students Vocabulary Mastery through Guess My Move Game Gender-Based
Amalia, Arsyi Rizqia
Acuity: Journal of English Language Pedagogy, Literature and Culture Vol. 5 No. 2 (2020): Acuity: Journal of English Langauge Pedagogy, Literature & Culture
Publisher : LPPM Universitas Advent Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35974/acuity.v5i2.2329
In learning a language, vocabulary is the most important thing that should be mastered by learners. The English ability of primary school students is very closely related to the vocabulary mastery that they have. This research aims to find the answer to the following questions: 1) How is the application of Guess My Move Game model in learning English in primary grade school students? 2) How the students' English vocabulary mastery improve by using the Guess My Move Game model? and 3) Are there differences in the mastery of English vocabulary in male and female students using Guess My Move Game model? The research method was used in this study is Classroom Action Research with Kemmis and McTaggart design. The total population was 24 students of first primary school grade. The group was divided by gender. Based on the performance of group scores, it indicates that the female group gets the highest score, but the average highest score is achieved by the male groups. The result of this research shows that the Guess My Move Game learning model can improve students’ English vocabulary mastery both in individual and group scores.
Upaya Pengembangan Karakter Tanggung Jawab Siswa Sekolah Dasar Melalui Media Jurnal Tiga Kata Ajaib
Andriyati, Shinta;
Amalia, Arsyi Rizqia;
Sutisnawati, Astri
Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Gentala Pendidikan Dasar
Publisher : Department of Primary School Teacher Education, Faculty of Teacher Training and Education, Jambi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/gentala.v8i1.24803
The research carried out aims to develop students' responsible character in implementing learning through the three magic words journal media. The research was carried out at SDN Babakansitu, Sukabumi district from December to March. The research implemented was using Classroom Action Research (PTK). The subjects involved in this research were 15 grade III students at SDN Babakansitu. Data collection techniques in this research include observation, interviews, field notes and documentation. Through journal media the three magic words, character not quite enough answer students develop and achieve as much as 91.3% in the very good category. That shows that use media journal three magic words proven to improve development character not quite enough answer students in class low.
PENGEMBANGAN SOAL BERBASIS DIMENSI PENGETAHUAN METAKOGNITIF PADA SEMESTER GENAP KELAS V SEKOLAH DASAR
Salsabila, Laulak;
Amalia, Arsyi Rizqia;
Uswatun, Din Azwar
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51494/jpdf.v4i3.1034
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan evaluasi pembelajaran peserta didik di kelas V kurang memunculkan soal yang berbasis pengetahuan metakognitif sehingga ketika evalusi belajar hanya memberi jawaban pada soal yang didapatkan dari ingatan hasil belajar di kelas saja dan tidak menjawab secara luas sesuai kemampuan pengetahuannya. Penelitian pengembangan ini diharapkan dapat menjadi alat bantu peserta didik untuk mengasah kemampuan berpikirnya melalui soal berbasis dimensi pengetahuan metakognitif. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik analisis dat menggunakan observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soal metakognitif berdasarkan penilaian validasi ahli mendapat kriteria sangat baik dengan skor ahli materi 94%, ahli media 79% dan penilaian angket respon peserta didik dengan skor 81% dan respon guru dengan skor 65%. Hal ini menunjukkan bahwa soal berbasis dimensi pengetahuan metakognitif yang dikembangkan layak digunakan sebagai evaluasi atau penilaian hasil belajar peserta didik.
Analisis Nilai Karakter Tanggung Jawab Siswa pada Pembelajaran Tematik di kelas Rendah Sekolah Dasar
Jayuni, Fitri;
Uswatun, Din Azwar;
Amalia, Arsyi Rizqia
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2621
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai bagaimana tanggung jawab siswa terhadap proses pembelajaran tematik serta mendeskripsikan apa saja faktor yang dapat mendukung dan menghambat pembentukan tanggung jawab siswa pada pembelajaran tematik. Metode dalam penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Sedangkan subyek dalam penelitian yaitu guru kelas III dan siswa kelas III. Instrumen penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model milles dan huberman, dalam data ini melalui tiga tahap yaitu tahap reduksi data, Penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi nilai karakter tanggung jawab sangat penting diterapkan dalam proses pembelajaran. Proses pembentukan karakter tanggung jawab siswa dilakukan dengan pemberian pemahaman mengenai nilai karakter tanggung jawab, membimbing atau mengarahkan siswa dan peran orang tua dirumah dalam mendidik anaknya untuk memiliki rasa tanggung jawab.
Analisis Perbandingan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Jarak Jauh dan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Seftiani, Dinny Sela;
Uswatun, Din Azwar;
Amalia, Arsyi Rizqia
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3223
Penelitian yang dilakukan ini memiliki tujuan untuk membandingkan motivasi belajar siswa pada saat pembelajaran jarak jauh dan pembelajaran tatap muka terbatas yang menggunakan metode penelitian mix methods. Metode mix methods merupakan metode penelitian perpaduan antara metode penelitian kualitatif dan kuantitatif yang sudah sering dilakukan oleh banyak penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Leuweung Datar dengan kelas 6 yang berjumlah 46 orang pada semester genap 2021/2022. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket dan observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan uji Independent Sample T-Test dibantu dengan aplikasi SPSS dan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah nilai (t[90] = -0,846; p ,< 0,400). PTMT (M=112,48; SD=10,38) memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi dibanding PJJ (M=110,72; SD=9,56). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tatap muka terbatas dapat lebih memotivasi siswa daripada pembelajaran jarak jauh. Dengan demikian, pembelajaran tatap muka terbatas dapat lebih memotivasi belajar siswa dibandingkan pembelajaran jarak jauh di sekolah dasar.
Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Menggunakan Media Big Book Sukuraga di Sekolah Dasar
Mardiyanti, Lesi;
Maula, Luthfi Hamdani;
Amalia, Arsyi Rizqia;
Heryadi, Dede;
Ramdani, Iqbal
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3227
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses penerapan pembelajaran menggunakan media big book sukuraga dan peningkatan kemampuan membaca pemahaman menggunakan media big book sukuraga di kelas III SDN Cibaregbeg. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan pada siswa kelas III SDN Cibaregbeg Kabupaten Sukabumi yaitu 17 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan dengan total 35 siswa. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan media big book sukuraga dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa, yang dibuktikan dengan soal tes pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia sebelum menerapkan media big book sukuraga persentasenya masih rendah, yaitu 20%. Sementara itu, SDN Cibaregbeg mengalami peningkatan yang cukup signifikan di Kelas III setelah diterapkannya media big book sukugara. Pada siklus I persentase siswa 51%, sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa meningkat lagi sebesar 83% Â siswa yang tuntas sebanyak 29 dari 35 siswa Kelas III SDN Cibaregbeg. Dengan demikian, pada siklus II pemahaman membaca siswa dianggap berhasil ketika mencapai KKM 70.
Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa melalui Kartu Kata Berbasis Wayang Sukuraga
Sari, Hani Mayang;
Uswatun, Din Azwar;
Amalia, Arsyi Rizqia;
Mariam, Siti;
Yohana, Erni
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3557
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa melalui kartu kata berbasis wayang sukuraga di kelas 3 SDN Curug Luhur. Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Partisipan dalam penelitian yaitu siswa kelas 3 SDN Curug Luhur Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi tahun ajaran 2021-2022 dengan sampel 9 orang. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi dan tes. Hasil penelitian keterampilan membaca siswa melalui kartu kata berbasis wayang sukuraga memperoleh ketuntasan tes dengan hasil 67% kategori cukup pada pra siklus, pada siklus I meningkat menjadi 78% kategori baik dan pada siklus II 89% kategori sangat baik. Hasil observasi guru menghasilkan rata-rata 70 kategori cukup pada siklus I dan 82 kategori baik pada siklus II. Hasil observasi aktivitas siswa menghasilkan rata-rata 70 kategori cukup pada siklus I dan 80 kategori baik pada siklus II. Berdasarkan hasil observasi disimpulkan bahwa melalui kartu kata berbasis wayang sukuraga dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas 3 SDN Curug Luhur.
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui Budaya Kelas di Sekolah Dasar
Kurniawati, Resa;
Amalia, Arsyi Rizqia;
Khaleda N, Irna
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3719
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Implementasi program penguatan pendidikan karakter melalui budaya kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi, 2) Faktor-faktor pendukung dan penghambat keberhasilan program penguatan pendidikan karakter melalui budaya kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan : Upaya implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis Kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi dilaksanakan dengan mengacu kedalam visi misi dan tujuan sekolah, tata tertib kelas, Rancangan Perencanaan Pembelajaran, Pengaturan Ruangan Kelas, Pengelolaan Kerja Peserta Didik, Pembiasaan sebelum dan sesudah pembelajaran. Dalam implementasinya memiliki factor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung PPK diantaranya guru memiliki karakter yang patut dijadikan suri tauladan, sarana dan prasarana PPK di kelas yang memadai, kerjasama antara guru dengan guru dan kepala sekolah yang baik. Faktor penghambat PPK diantaranya peran orang tua siswa yang acuh tak acuh dengan program, beberapa guru belum memahami kurikulum 13, beberapa siswa kurang memiliki kedekatan dengan orangtua.
Pengembangan Media Animus dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar
Qolbu, Nada Syiffa;
Sutisnawati, Astri;
Amalia, Arsyi Rizqia
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4999
Digitalisasi menjadi salah satu program yang harus diterapkan di sekolah dasar dan menjadi bagian dalam pembelajaran, program digitalisasi ini akan menggunakan teknologi dalam kegiatan belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah media berbasi digital yaitu video pembelajaran dengan animasi yang interaktif, media ini akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian pengembangan, dengan menerapkan model DDD-E (Decide, Design, Development, Evaluate) yang berfokus pada pengembangan multimedia interaktif. Media pembelajaran berbasis digital yang dibuat peneliti adalah media animus, media animus ini sudah tervalidasi oleh para ahli dengan hasil presentase       85% dan kategori produk ini sangat layak. Terlebih dari hasil asesmen sumatif yang dilakukan kepada peserta didik kelas 4 memperoleh rata-rata nilai yaitu 91 dengan keterangan peserta didik dapat melanjutkan pembelajaran menuju bab selanjutnya. Media animus ini sudah terbukti layak untuk digunakan terlebih pengembangan media ini hanya menggunakan satu aplikasi yaitu canva yang memiliki fitur lengkap sehingga dapat memudahkan guru dalam membuat media, selain itu dari penggunaan media animus peserta didik mendaptkan hasil belajar yang baik.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita dalam Pembelajaran Matematika dengan Metode Problem Solving di Sekolah Dasar
Romadoni, Jaeni Ulfah;
Amalia, Arsyi Rizqia;
Lyesmaya, Dyah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5729
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keahlian peserta didik dalam menangai soal cerita dalam konteks matematika di SD Negeri Selajambe 2 Kec.Cisaat-Sukabumi, dengan menerapkan metode Problem Solving dalam Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Adapun hasil dari tindakan ini mengindikasikan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran pemecahan masalah mampu meningkatkan keahliann siswa. Pada tahap Prasiklus, rata-rata nilai siswa dalam mengatasi soal bentuk cerita adalah 64,7. Setelah menggunakan pendekatan pembelajaran pemecahan masalah pada siklus I, terjadi peningkatan nilai menjadi 67,9. Disamping itu, partisipasi siswa dalam menangani soal cerita juga mengalami kenaikan dari 10,5% pada tahap Prasiklus menjadi 52,6% pada siklus I. Berdasarkan tindakan yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran pemecahan masalah secara signifikan meningkatkan keterampilan siswa dalam mengatasi soal bentuk cerita pada mata pelajaran matematika di SD Negeri Selajambe 2. Adapun tujuan dari tindakan yang dilakukan oleh peneliti ini ialah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam mengatasi soal dalam bentuk cerita pada mata pelajaran matematika dengan menggunakan metode pembelajaran Problem Solving berhasil tercapai.Â