p-Index From 2021 - 2026
12.18
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Celtic Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies UICELL Conference Proceeding Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu AT-TA`DIB VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Acuity : Journal of English Language Pedagogy, Literature and Culture JURNAL PENA EDUKASI COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal PGSD Cendekiawan Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Jurnal Educatio FKIP UNMA Attadib: Journal of Elementary Education MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah utile: Jurnal Kependidikan Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Al-Irsyad Journal of Mathematics Education JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Inspiration : Instructional Practices in Language Education Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH DASAR Pratiwi Silvia Rahman; Arsyi Rizqia Amalia; Din Azwar Uswatun
JANACITTA Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2634.152 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v5i1.1471

Abstract

This study aims to describe the implementation of online-based learning in high grade SDN Gunungpuyuh CBM, and to describe the involvement of parents in online learning at SDN Gunungpuyuh CBM. This study used a descriptive qualitative approach and the research subjects were teachers and grade 5 students, totaling 24 students. The data collection technique used was in the form of interviews with teachers and questionnaires given to students via google form. The data analysis technique starts from data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that parental involvement in online learning in elementary schools is slightly different from face-to-face learning to online learning. When during face-to-face learning, the role of parents is not too involved. When carrying out learning, it is different from online learning, parental involvement is needed to support the spirit of student learning at home. In addition, there are several inhibiting factors that are the reason students are less enthusiastic in carrying out online learning.
Application of Couple Card Media to Increase Student Activeness in Elementary Schools Syafira Amini; Iis Nurasiah; Arsyi Rizqia Amalia
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v4i3.468

Abstract

This research is motivated by the need for more student activeness in learning at elementary schools. The research aims to enhance student activeness in using couple card media among elementary school students. The research employed Classroom Action Research (CAR) with the Kemmis and McTaggart model design. The research implementation plan includes planning, action and observation, and reflection. Data collection techniques involve observation sheets, interviews, field notes, and documentation. Data processing techniques involve calculating average values and percentages. The results obtained in the pre-cycle phase showed that out of 30 students, only 41% (12 students) were active in the learning process. After implementing the first cycle using couple card learning media, student activeness improved but still needed to be maximized, with a percentage of 67% (20 students) being active in the learning process. Following the implementation of the second cycle, student activeness significantly increased and reached the predetermined threshold set by the researcher as an indicator of activeness in learning. The percentage obtained was 89% (27 students) actively engaged during the learning process.
Media Pembelajaran MUTIVI Pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar Mutiara Estu Inayah; Arsyi Rizqia Amalia; Astri Sutisnawati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5077

Abstract

Dengan semakin berkembangnya teknologi dan informasi, guru dituntut untuk mampu melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan teknologi yang tepat. Dengan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, siswa akan lebih tertarik mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran MUTIVI dalam mata pelajaran IPS di sekolah dasar, 2) medeskripsikan kelayakan media pembelajaran MUTIVI pada tema 7 subtema 2 indahnya keragaman budaya negeriku. Prosedur penelitian menggunakan model ADDIE, yaitu: Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Instrumen dalam lembar penelitian ini adalah lembar validasi ahli media, ahli materi dan praktisi serta lembar angket respon pserta didik, kelayakan dari media pembelajaran MUTIVI dapat dilihat dari angket respon siswa.  Media pembelajaran MUTIVI ini dibuat menggunakan unity 3D. Berdasarkan analisis data rata-rata penilaian ahli media sebesar 97% dengan kategori “sangat baik”,penilaian ahli materi sebesar 97% dengan kategori “sangat baik”, penilaian respon peserta didik sebesar 93% dengan kategori “sangat layak”. Sehingga media pembelajaran MUTIVI memenuhi kriteria layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.
Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui media Reading Spinner dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Intan Yunika Lintang Putri; Arsyi Rizqia Amalia; Iis Nurasiah
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v4i2.934

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar menggunakan media reading spinner. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bekerjasama dengan wali kelas 1 dengan jumlah siswa 20 yang terdiri dari 11 orang siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model spiral Kemmis dan Mc Taggart terdiri dari beberapa tahapan di antaranya perencanaan (plan), pelaksanaan (act) dan observasi (observe) serta refleksi (reflect). Penelitian ini berlangsung 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 tindakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Indikator ketercapaian dalam penelitian ini dikatakan berhasil jika nilai tes kemampuan siswa sudah mencapai KKM 80% maka penelitian harus di hentikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media reading spinner dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai hasil tes kemampuan membaca permulaan. Berdasarkan hasil prasiklus rata-rata nilai tes kemampuan membaca permulaan siswa 57 dengan kategori kurang. Pada siklus I nilai rata-rata siswa naik menjadi 67,95 dengan kategori cukup. Pada siklus II nilai tertinggi yang diperoleh peserta didik yaitu 96 dan nilai terendah yaitu 65 sehingga mendapatkan rata-rata nilai 83,1 dengan kategori sangat baik. Maka dari itu, penelitian ini dihentikan karena sudah mencapai persentase keberhasilan 80% ( 16 orang siswa tuntas). Hal ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media reading spinner dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan.
Meningkatkan Membaca Pemahaman Melalui Media Kartu Paragraf Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Lilis Lisnawati; Arsyi Rizqia Amalia; Dyah Lyesmaya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses peningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik serta mendeskripsikan proses pembelajaran melalui media kartu paragraf di Sekolah Dasar pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SD Negeri 1 Pameungpeuk. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di kelas IV SD Negeri 1 Pameungpeuk, kemampuan membaca pemahaman khususnya pada materi menemukan ide pokok paragraf, sebagian besar peserta didik  masih belum memperhatikan saat belajar, peserta didik masih belum mengerti. Serta dengan penambahan adanya media pembelajaran. Dan setelah dilakukannya penelitian pembelajaran peserta didik dengan upaya peningkatan membaca pemahaman melalui media kartu pargraf. Hal ini terbuikti adanya hasil peningkatan belajar peserta didik dengan rata-rata nilai sudah mencapai KKM. Peserta didik juga lebih aktif dalam pelaksanaan pembelajaran ketika menggunakan media di banding sebelum menggunakan media.. Hal ini dilihat rauta-rata nilai yang di capai peserta didik untuk setiap siklusnya, pada siklus 1 nilai rata-ratanya 67,6 termasuk pada kriteria cukup, pada siklus II nilai rata-rata 71,2 menunjukan pada kriteria baik, di siklus II ini menunjukan peningkatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media kartu paragraf dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa di sekolah dasar.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN OPERASI HITUNG PERKALIAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PAPAN PINTAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Wiena Andina Prafitasari; Arsyi Rizqia Amalia; Dyah Lyesmaya
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i2.470

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi temuan dari hasil observasi yang menunjukan bahwa siswa kelas 3 SD Negeri Cibodas masih kurang memahami dalam perkalian tiga bilangan, dimana dari 48 orang siswa, hanya ada 6 orang siswa saja yang mendapatkan nilai perkalian di atas KKM. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis mencoba menyelesaikan permasalahan yang ada yaitu dengan menggunakan media papan pintar. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukan dengan menggunakan media papan pintar dapat meningkatkan kemampuan memahami perkalian tiga bilangan, dimana pada tahap pra siklus nilai rata-rata siswa hanya 62,33 dan hanya ada 6 orang siswa yang lulus KKM, pada siklus I nilai rata-rata siswa naik menjadi 72,79 dan siswa yang lulus KKM ada 21 siswa, kemudian pada siklus II naik dimana nilai rata-rata siswa menjadi 80,17 dan siswa yang lulus KKM menjadi 40 siswa.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN HURUF Gunawan Agustian; Arsyi Rizqia Amalia; Dyah Lyesmaya; Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Binagogik Vol. 11 No. 1 (2024): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v11i1.627

Abstract

The aims of this study were: (1) to explain how early reading learning was carried out by using letter boards, and (2) to describe how students' initial reading skills were improved by using letter boards. Classroom action research (CAR) is the research approach used. The research process requires four steps to be completed in each cycle: (1) planning; (2) action; (3) observation; and (4) reflection. Class 1C SDS Darul 'Amal Jampangkulon participated in two cycles of this research. The pre-cycle student learning outcomes were still low, only 25% or 5 students were fluent at beginning reading. In cycle I, students' ability in beginning reading skills increased by 50%, with 10 scoring fluent and 10 scoring non-fluent. and 15% is still not current.
Penerapan reward and consequence dalam meningkatkan kedisiplinan siswa pada kegiatan pembelajaran IPAS di SD Nenen Wilasari; Arsyi Rizqia Amalia; Dyah Lyesmaya
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i2.22562

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya aktifitas pembelajaran di kelas yang terlihat belum tertib dan kondusif dan berimplikasi terhadap rendahnya tingkat disiplin siswa, yang mengakibatkan pada hasil belajar IPAS siswa juga rendah, kemudian kurangnya partisipasi siswa terhadap proses belajar sehingga kelas menjadi pasif, keadaan tersebut menyebabkan pembelajaran di kelas kurang efektif dan efisien. Penelitian tindakan kelas, salah satu metode yang digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data pun dilakukan pada sata proses pembelajaran di kelas. Siswa kelas 4 SDN 2 Bojongkalong yang berjumlah 25 siswa yang menjadi subjek pada penelitian ini. penelitian terdiri dari dua siklus masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan metode reward and consequence dapat meningkatkan kedisiplinan siswa serta hasil belajar IPAS siswa kelas 4 SD Negeri 2 Bojongkalong. Hasil penelitian ini yaitu adanya peningkatan terhadap persentase ketuntasan belajar siswa setelah adanya perbaikan. Pada kegiatan pra siklus terdapat 8 siswa yang tuntas dan 17 siswa tidak tuntas. Kemudian pada siklus 1 terdapat 16 siswa tuntas dan 9 siswa tidak tuntas. Sedangkan kriteria ketuntasan siklus 2 berjumlah 23 siswa. Dalam penelitian ini, ketuntasan pembelajaran mencapai 92% adalah hasil yang diinginkan. Pada prasiklus persentase ketuntasan belajar hanya 32%, target yang ditetapkan sebesar 80%. Pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 64%. Pada siklus II menjadi 92%. Selain itu pada aspek kedisiplinan data menunjukan rata-rata nilai pada pra siklus adalah 55 dan masuk pada kategori kurang baik, sedangkan pada siklus 1 mendapat nilai rata-rata 61, karena dirasa kurang maka diadakan Kembali pada siklus 2, dan data menunjukan peningkatan yang signifikan yakni mendapat rata-rata 87, dan masuk pada kategori sangat baik dengan jumlah nilai pada masing-masing tahapan penelitian sebagai berikut, pada prasiklus 1373, dan pada siklus 1 menjadi 1513 kemudian siklus 2 menjadi 2189, Dengan demikian, penerapan penggunaan penggunaan metode reward and consequence guna meningkatkatkan karakter kedisiplinan pada pembelajaran IPAS siswa di SDN 2 Bojongkalong terbukti berhasil
WAYANG SUKURAGA : MEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN BERBASIS BUDAYA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Gina Nur Amalia; Iis Nurasiah; Arsyi Rizqia Amalia
Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Elementary School Teacher Education (PGSD), STKIP PGRI Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/autentik.v8i2.510

Abstract

Permasalahan yang ditemukan adalah siswa kurang menunjukkan minat yang tinggi terhadap budaya, siswa juga kurang memiliki kesadaran terhadap budaya sendiri maupun budaya orang lain, dan banyak siswa yang tidak mampu bekerja sama dengan siswa dari berbagai latar belakang budaya untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, nilai profil pelajar Pancasila yang perlu ditingkatkan dalam penelitian ini adalah keberagaman global. Penelitian tindakan kelas atau PTK adalah penelitian yang dilakukan oleh guru sendiri atau bekerjasama dengan orang lain dengan memberikan tindakan tertentu di kelasnya dalam upaya menambah atau memperbaiki kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian PTK model Kemmis dan Targgart yang memiliki empat komponen yaitu perencanaan, tindakan dan observasi, refleksi dan perencanaan ulang. Respon siswa dan guru terhadap penggunaan media interaktif wayang sukuraga yang digunakan pada saat pembelajaran memberikan pengaruh yang sangat baik terhadap guru dan siswa. Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkuat nilai profil pancasila siswa dimensi keberagaman melalui pembelajaran IPS dengan menggunakan media pembelajaran interaktif wayang sukuraga dinyatakan berhasil karena telah melewati ketercapaian 75%.
Efektivitas Workshop Online Pengajaran Bahasa Inggris untuk Anak di Masa Pandemi Covid-19 Amalia, Arsyi Rizqia; Irene Evi Krismawati
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2021): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v7i2.1389

Abstract

During the Covid-19 pandemic, there a lot of online events that are held to share education for everyone included for teacher, students, parents or education practitioners. One of the events is online workshop for teaching English, and this study will be focused in online workshops of teaching English for young learners. Research methodology in this study was descriptive comparative. In this study, author will compare two online workshops, with initial name: Workshop A and Workshop B. The data collection in this study gain from: planning, implementation, and evaluation activities. From planning activities, workshop A and B have similarities in determining themes, target audience/participant, workshop procedure and socialization of the event. Workshop A and B have differences in the selection of sub-themes and the number of event committees, speakers, and registrant (workshop B have more number of committees and speakers). In the implementation, the number of participants in workshop A was less than in workshop B, but the mentoring activities in workshop A were more focused and active. In the evaluation activity, the results of the projects in workshop A were better than workshop B. Based on the overall evaluation, both workshop A and workshop B obtained participants according to the target, while the shortcomings that were very visible in these two workshops were the large number of participants who did not complete the task according to the target achievement. Based on these findings, future workshop organizers can make a better plan workshop designs to avoid finding workshop problems that have been described in this paper.
Co-Authors Adinda Sri Puspita sari Aidah, Aidah Ainurruhama, Salma Azkiya Andriyati, Shinta Annisa Suci Rahayu Antari Dea Mariam Arifin Maksum Astri Sutisnawati Azkiya Ainurruhama, Salma Aznurwanti, Anum Cucu Agustini Dede Heryadi Dede Risma Ginanjar Dedi Tsabit Dila Annisa Maharani Din Azwar Uswatun Dinny Sela Seftiani Edwita² Effendi, Meilla Novita Eka Sakti Ismulya Ela Hayati Elsya Sulvia Heryadi Elsya Sulvia Heryadi Erin Irmayanti Ayuningtias Erni Yohana Fitri Jayuni Gina Nur Amalia Gisha Restu Rillah Gunawan Agustian Habibah, Hainun Hainun Habibah Halimah Halimah Halimah Hamdani Malula, Luthfi Hana Nurlatifah Hani Mayang Sari Heryadi, Dede Hesti Nurfajri Ummulkhair Iis Nurasiah Ikrima Nur Hafizhah Indri Triyani Putri Intan Nuraini Intan Yunika Lintang Putri Iqbal Ramdani Ira Komala Ira komala Irene Evi Krismawati Irna Khaleda Irna Khaleda N Irna Khaleda Nurmeta Jayuni, Fitri Khaleda N, Irna Kurniawati, Resa Lesi Mardiyanti Lilis Lisnawati Lismayanti Luthfi Hamdani Maula Lyesmaya, Dyah Mardiyanti, Lesi Mastoah Mastoah Mastoah Maulida, Sonya Iklima Meisya Kamaulidya Munggaran, Rifqi Al-Anbiya Mutiara Destriana Mutiara Estu Inayah N. Liany Ariesta Pratiwi Nada Syiffa Qolbu Nandang Nani Nuraini Nasrulloh Wahid Wailissa Nenen Wilasari Neng Melawati Nida Winarti Nina Nurhasanah, Nina Novianti Novianti Nur Amalia , Gina Nur Rahmah Tri Romadona Nurafrianti, Siti Sahla Nuraisah, Iis Nurazizah , Aulia Nurbaitillah, Elva Nurmeta, Irna Khaleda Pratiwi Silvia Rahman Purnomo, Dedi Putri Anggita Sari Qolbu, Nada Syiffa Qonita, Ghisanahara Balqis Rahayu, Resti Sri Rahma Maesaroh Rahmat, Lea Diana Ramdani, Iqbal Resa Kurniawati Resti Febrianti Resti Sri Rahayu Restu Anastasia Ria Asyifah Riyani Ridwanuloh, Ridwanuloh Rifa Oktaviani jaidi Rillah, Gisha Restu Rima Budianingsih Risna Septiana Romadoni, Jaeni Ulfah Salim Wahid, Abdul Salsabila, Laulak Salsabila, Vanisa Santi Santi Sari, Hani Mayang Seftiani, Dinny Sela Silfa Fatmawati Silpia Apriliani Silva Lisnawaty Hidayat Siti Fani Muliawanti Siti Mariam SITI MARIAM Siti Masitoh Sofyan, Syifa Suci Afrialy Rusmawan Syafira Amini Syifa Sofyan syiffa khairunnisa zahra Taslim Taslim Thariq A, Muhammad Waryd Sydik Wida Faradila Wiena Andina Prafitasari Winda Nurbudiyanti Yatimah³, Durotul Yohana, Erni Yola Sofi Pandeas Yuniawati, Nia Zahirotun Nisa