Articles
Pengaruh Penggunaan Media YouTube terhadap Kemampuan Menceritakan Kembali Isi Iklan pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Karangawen Tahun Pelajaran 2023/2024
Dyah Wiyati Kusumaningtyas;
Ngatmini Ngatmini;
Siti Ulfiyani
Simpati Vol. 2 No. 1 (2024): Januari: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59024/simpati.v2i1.516
This research aims to determine the effect of using YouTube media on the ability to retell advertising content in class VIII students at SMP Negeri 1 Karangawen for the 2023/2024 academic year. The type of research used is true experimental with a Posttest Only Control Design. The population of this study was all students in class VIII of SMP Negeri 1 Karangawen and the selected samples were class VIII B as the control class and class VIII C as the experimental class. The data collection technique uses a test technique in the form of a posttest retelling the contents of the advertisement. Data analysis techniques used include validity testing, reliability testing, normality testing, homogeneity testing and hypothesis testing. The results of the hypothesis test showed that there was a difference between the experimental and control class posttests. The results obtained were tcount 0.391 > ttable 0.254 and significance 0.00 < 0.05. Based on these results, it can be concluded that there is an influence of the use of YouTube media on the ability to retell the content of advertisements in class VIII students at SMP Negeri 1 Karangawen for the 2023/2024 academic year.
Penerapan Model Case Based Learning (CBL) Dalam Pembelajaran Menulis Teks Negosiasi Pada Peserta Didik Kelas X SMK Mataram Semarang Tahun Pelajaran 2023/2024
Pramesthi Ode Majendra;
Siti Ulfiyani;
Arisul Ulumuddin
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59059/perspektif.v2i1.1118
In the latest curriculum, Indonesian language learning is oriented towards text-based learning. Therefore, students are invited to be able to produce various types of texts according to the material taught. The purpose of this study is to describe the application of the case-based learning model in the case-based learning (CBL) learning model in the Indonesian language subject of writing negotiation texts for class X students at SMK Mataram Semarang in the 2023/2024 academic year, the method used is descriptive qualitative method. This research focuses on the differences after the application of the case-based learning (CBL) model by using observation data, interviews with educators and students and documentation. As for data analysis techniques using descriptive by displaying the results of observations, the results of interviews with educators and students, student learning outcomes in the form of writing results and documentation such as learning documentation based on the steps in the application of the case-based learning (CBL) model and several other supporters. The results obtained after the application of this learning model are that students can have scores above the KKM and can also write independently the negotiation text that has been made in accordance with the linguistic rules.The conclusion based on the results of this study is that the application of the case base learning (CBL) model in class X Boga 1 SMK Mataram Semarang in the 2023/2024 academic year can be applied as an effective learning model to make students in writing negotiation text. In addition, this application can also add alternative learning for educators.
NILAI-NILAI KONSELING PADA TRADISI TARI SEBLANG SUKU OSING BANYUWANGI
Siti Ulfiyani;
Hanik Mufaridah
Maddah : Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35316/maddah.v5i2.3474
The traditional Seblang dance ritual is a traditional ceremony held in the form of dance accompanied by gamelan and a choir. Seblang stands for before ilang or “loss of consciousness”. The Seblang ritual is performed to clean the village and repel reinforcements, so that the village remains safe and peaceful with a dancer from among a girl who is 10 years old or has not menstruated and is in a condition where a dancer is possessed by an ancestral spirit. The Seblang dance tradition is held during the Shawwal month or to be precise on the third or fourth day after the Eid al-Fitr holiday for one week. The dancers in the Seblang dance ritual are not random people, dancers must come from their ancestral lineage. The value of counseling is a belief that can provide positive value from a person’s point of view in which it can provide a change in accordance with what they see around them. The discussion referred to in this study is to determine the values of counseling in the Seblang dance tradition of the Osing Banyuwangi tribe. This study aims to describe what processions are carried out when carrying out the Seblang dance ritual and explore counseling values in the Seblang dance tradition in the village of Bysari, the Osing tribe of Banyuwangi. The research method used in this research is ethnographic qualitative. The results of the study can be concluded that counseling values in the Seblang dance tradition of the Osing Banyuwangi tribe provide positive values and provide lessons in dealing with social life, namely having spiritual values, values for oneself, and muamalah (social) values.
PENERAPAN PENDEKATAN CRT DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BERBASIS BUDAYA SEMARANG
Ida Indriyana;
Siti Ulfiyani;
Tutik Naviatun;
Arisul Ulumuddin
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 14 No. 2 (2024): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/pembahsi.v14i2.16220
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kepedulian terhadap pentingnya pembelajaran yang relevan dengan budaya lokal. Bagi siswa, budaya Semarang yang kaya dan beragam dapat menjadi sumber inspirasi untuk belajar menulis puisi. Pembelajaran Responsif Budaya (CRT) adalah pendekatan pembelajaran yang bagus karena melibatkan pengalaman dan budaya siswa.Studi ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana metode CRT digunakan untuk mengajarkan siswa kelas X-10 di SMAN 8 Semarang menulis puisi yang didasarkan pada budaya Semarang. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mempelajari fenomena secara langsung di lapangan sehingga peneliti dapat memahami situasi dan kondisi secara nyata. Observasi, wawancara, dan dokumentasi adalah sumber data penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode CRT dalam pengajaran menulis puisi memiliki efek positif. Peserta didik dapat berpartisipasi secara aktif dalam pencarian dan analisis pengaruh budaya dalam proses menulis puisi. Metode CRT meningkatkan pemahaman peserta didik tentang prinsip budaya lokal dan membantu mereka mengekspresikan pengalaman budaya mereka melalui penulisan puisi.
PEMANFAATAN MEDIA YOUTUBE DALAM PEMBELAJARAN MUSIKALISASI PUISI PESERTA DIDIK
Diyah, Diyah Ayu Fatmawati;
Siti Ulfiyani;
Sagino
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 14 No. 2 (2024): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/pembahsi.v14i2.16238
Studi ini menyelidiki peran YouTube dalam mengajarkan musikalisasi puisi di kelas XI SMA Negeri 10 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan melibatkan 35 siswa sebagai sampel. Dokumentasi menunjukkan metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube digunakan sebagai platform pembelajaran yang memperluas aksesibilitas, memotivasi peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas melalui musikalisasi puisi, dan sebagai media untuk mempublikasikan karya-karya mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan YouTube sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik tentang musikalisasi puisi, memperluas pengetahuan mereka dengan tutorial dan referensi musik yang tersedia, dan mendorong mereka untuk untu Singkatnya, siswa SMA Negeri 10 Semarang memanfaatkan YouTube sebagai alat pembelajaran yang berguna dan juga meningkatkan pengalaman pembelajaran seni mereka.
PENERAPAN MODEL THINK TALK WRITE (TTW) DALAM PEMBELAJARAN TEKS BIOGRAFI
Santoso, Nadila Fara Maudita;
Siti Ulfiyani;
Agus Tinus
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 14 No. 2 (2024): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/pembahsi.v14i2.16323
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana model Think Talk Write (TTW) diterapkan dalam pembelajaran teks biografi di kelas X di SMA Negeri 5 Semarang pada tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik triangulasi, dan hasilnya disampaikan secara informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dapat digunakan untuk mengajar siswa kelas X SMA Negeri 5 Semarang menulis teks biografi pada tahun ajaran 2023/2024. Menurut hasil observasi dan wawancara, peserta didik dapat mengikuti tahapan model pembelajaran dengan baik dan benar. Pembelajaran juga dapat dilakukan dengan baik. Selain itu, guru menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) untuk mengajar dan menjelaskan materi dengan baik. Hasil dokumentasi nilai peserta didik menyusun teks biografi setelah menggunakan teks biografi menunjukkan bahwa terdapat 26 peserta didik mendapatkan predikat baik sekali, dan 10 peserta didik mendapatkan nilai dengan predikat baik. Tidak ada peserta didik yang memperoleh nilai di bawah KKM.
IMPLEMENTASI MEDIA VIDEO YOUTUBE KANAL TEATER LINGKAR DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DRAMA
Jabbar, Dimas Khalish;
Ngatmini;
Neyama Lukitasari;
Siti Ulfiyani
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 14 No. 2 (2024): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/pembahsi.v14i2.16362
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan media video YouTube Kanal Teater Lingkar dalam pembelajaran menulis teks drama di kelas XI SMA Negeri 9 Semarang. Materi menulis teks drama adalah materi Bahasa Indonesia umum yang ada di kelas XI SMA, dan keterampilan menulis dan kreativitas siswa diperlukan untuk menulis naskah yang berkualitas tinggi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena secara langsung di lapangan sehingga mereka dapat memahami situasi dan kondisi yang sebenarnya. Tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi adalah sumber data penelitian ini. Menurut penelitian yang telah dilakukan, ada beberapa hal yang memengaruhi penggunaan media video YouTube Channel Theatre Circus. Beberapa di antaranya adalah kemajuan teknologi dan inovasi dalam pembelajaran. Dari penelitian ini didapati hasil berupa meningkatnya literasi dan kemampuan berpikir kritis dari peserta didik.
Application of Problem Based Learning Model in Learning to Writing Response Texts in Grade IX of Smp Negeri 6 Semarang
Nugroho, Wahyu Adi;
Siti Ulfiyani;
Theresia Danik Kristanti;
Ngatmini
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/disastri.v6i3.6945
The purpose of this study was to determine the application of the problem based learning model in learning to write response texts for class IX of SMP Negeri 6 Semarang. The method used is qualitative description, using data sources in the form of interviews, observations, and documentation. Qualitative research was chosen because it was able to carry out an intensive approach between resource persons and researchers in the field directly. The results of this study are that the factors of the Problem Based Learning (PBL) model in response texts are contextual learning, implementation of the Merdeka curriculum, implementation of the Cultural Responsibility Teacher (CRT). The steps in learning response texts in the Problem Based Learning (PBL) model are making Student Worksheets (LKPD), implementing work groups, presenting group work results. Meanwhile, the benefits of learning response texts with the Problem Based Learning (PBL) model are that students in class IX of SMP Negeri 6 Semarang are able to think critically and students in class IX of SMP Negeri 6 Semarang are able to apply creativity values in working on response texts based on the Problem Based Learning (PBL) model.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN PENGHAPUSAN JURUSAN DI SMA DALAM PROGRAM BERITA 'JAWA TENGAH HARI INI' TVRI JATENG DAN 'METRO SIANG' METRO TV (PENDEKATAN Robert N. Entman)
Harlis Intan Saputri;
Siti Ulfiyani;
Arisul Ulumuddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.23551
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kedua media membentuk narasi mereka menggunakan model framing Entman, yang mencakup penentuan masalah, identifikasi penyebab, penilaian moral, dan usulan solusi, serta untuk menganalisis perbedaan framing antara Metro TV dan TVRI Jawa Tengah dalam memberitakan kebijakan penghapusan penjurusan untuk jenjang SMA di Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif terhadap berita dari program "Metro Hari Ini" dan "Metro Siang" Metro TV, serta "Jawa Tengah Hari Ini" TVRI Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metro TV lebih kritis terhadap kebijakan ini, dengan menyoroti kurangnya koordinasi pemerintah, kesiapan infrastruktur yang belum optimal, dan dampaknya terhadap seleksi masuk perguruan tinggi. Sementara itu, TVRI Jawa Tengah membingkai kebijakan ini sebagai reformasi pendidikan yang positif dengan menampilkan implementasi di sekolah serta tanggapan siswa dan guru. Perbedaan framing ini menunjukkan bahwa media memiliki peran penting dalam membentuk opini publik terhadap kebijakan pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah meningkatkan komunikasi dengan tenaga pendidik dan orang tua, serta media memberitakan kebijakan secara lebih seimbang agar informasi yang diterima masyarakat lebih objektif.
STRATEGI KOMUNIKASI PADA PROGRAM ACARA TALK SHOW DI TVRI JAWA TENGAH TAHUN 2024
Marcella Dewinta Rochadi;
Siti Ulfiyani;
Arisul Ulumuddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.23731
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan dalam program acara talk show di TVRI Jawa Tengah. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana strategi komunikasi membantu dalam membangun interaksi antara host, bintang tamu, dan audiens serta menyampaikan pesan yang efektif. Dengan mengacu pada teori komunikasi dan strategi komunikasi, penelitian ini menganalisis berbagai elemen seperti pengenalan khalayak, pemilihan topik, penyusunan pesan, penggunaan media, dan teknik pengemasan acara. Studi ini juga membandingkan strategi komunikasi yang diterapkan dalam program acara talk show di TVRI Jawa Tengah dengan pendekatan lain yang diuraikan dalam literatur untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam penyiaran televisi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang efektif dapat meningkatkan keterlibatan audiens dan memperkuat pesan yang disampaikan.