Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL IPS PADA MATERI GEJALA ALAM DI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC BAGI MAHASISWA PGSD Vera Yuli Erviana
Profesi Pendidikan Dasar Vol. 5, No. 1, Juli 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ppd.v1i1.5432

Abstract

Abstract: This research aims to develop and produce Social Studies module.  The module leaning material is natural phenomena in Indonesia with scientific approach. The module develops for college-students of Elementary School Teacher Education, Ahmad Dahlan University. This research was a Research and Development. The development of the module is based on Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation (ADDIE). Data collection techniques are interviews, product assessment by experts, and college-students response sheets.  The instruments of this research are 1) interview guideline to get preliminary information on the analysis of needs in the Elementary School Teacher Education Program; 2) product assessment sheet which is in the form of assessment sheet by expert judgment and expert input in the FGD, and 3)college-students response sheet to understand the module's practicality. The results of the research show the module’s feasibility by the material and learning experts with an average score of 120, with "very good" criteria. The study of feasibility by media experts obtains an average score of 83, with "very good" criteria. Based on the assessment of 10 college-students obtained n = 87.86%, with the module criteria of "very practical". It can be concluded that the module developed is very feasible, in accordance to the assessment of the experts and college-students response.
BAHAN AJAR BERBASIS SOSIOKULTURAL DAN KARAKTERISTIK DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) Vera Yuli Erviana
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.341

Abstract

Masalah penting yang sering dihadapi oleh guru dalam kegiatan pembelajaran adalahmemilih atau menentukan bahan ajar atau materi pembelajaran yang tepat dalam rangka membantusiswa mencapai kompetensi. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa dalam kurikulum atausilabus, materi bahan ajar hanya dituliskan secara garis besar dalam bentuk materi pokok. Tugasguru adalah menjabarkan materi pokok tersebut sehingga menjadi bahan ajar yang lengkap.Sehingga diperlukan kecakapan dalam pembuatan bahan ajar khususnya dalam menghadapi eraMasyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), karena tenaga kependidikan sangat dibutuhkan dan harusberperan aktif dalam mensukseskan program ini. Pembuatan bahan ajar berbasis sosiokulturalmerupakan salah satu langkah awal para guru dalam menyampaikan materi kepada siswa sekolahdasar.
PELATIHAN PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN DAN STRATEGI PEMASARAN DI DESA KEMIRI Vera Yuli Erviana
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i1.585

Abstract

Limbah minyak jelantah di Desa Kemiri cukup banyak. Hal tersebut dikarenakan banyaknya warga yang berprofesi sebagai penjual kuliner (sejenis gorengan yang dibuat dari tepung pati) ditambah lagi minyak jelantah yang dihasilkan dari rumahan. Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan pengabdian pada masyarakat ini mengolah limbah minyak jelantah untuk menjadi sabun cuci tangan dengan berbagai modivikasi. Metode yang digunakan yaitu sistem pengolahan limbah berbasis zero waste industry. Konsep zero waste industry terdiri dari reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali) dan recycle (mendaur ulang). Kegiatan tersebut terdiri dari: 1) penyuluhan limbah minyak jelantah bagi lingkungan, 2) pelatihan penjernihan minyak jelantah, 3) pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun mandi, dan 4) pelatihan strategi pemasaran. Luaran yang dihasilkan berupa teknik pengelolaan limbah minyak jelantah berbasis Zero Waste Industry, produk sabun cuci tangan, dan strategi pemasaran.
PENDAMPINGAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENYUSUNAN PROGRAM INTERVENSI TERHADAP SISWA BERKESULITAN BELAJAR Ika Maryani; Vera Yuli Erviana; Laila Fatmawati
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.599

Abstract

Program ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan guru dalam diagnostik kesulitan belajar (DKB) dan meningkatkan kemampuan guru dalam diagnostik kesulitan belajar (DKB). Program ini terdiri dari 2 tahapan yaitu pelatihan dan pendampingan. Adapun metodenya adalah metode ceramah, diskusi, praktik, dan self and group reflection. Program ini berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan intervensi kesulitan belajar. Proses intervensi diawali dari Identifikasi jenis gaya belajar, identifikasi jenis/faktor kesulitan belajar siswa, perencanaan (penyusunan program, penyusunan instrumen), pelaksanaan (intervensi langsung, melalui media, melalui metode, tutor sebaya, pelibatan orang tua, remidial, dan pengayaan), serta evaluasi dan tindak lanjut.
The Pengembangan Ensiklopedia Terintegrasi STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) Sebagai Pengayaan Bagi Peserta Didik Di Sekolah Dasar: Pengembangan Ensiklopedia Terintegrasi STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) Sebagai Pengayaan Bagi Peserta Didik Di Sekolah Dasar Vera Yuli Erviana
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2019): The Journal of Innovation in Elementary Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.013 KB) | DOI: 10.22236/jipd.v5i1.96

Abstract

This study aims to develop an integrated thematic learning encyclopedia media STEM that can help increase understanding of the material and improve critical and creative thinking skills in students. This type of research is Research and Development (RnD) using ADDIE research design. The experimental subjects used in this study were grade 3 students of Muhammadiyah Ambarbinangun Elementary School, totaling 49 children. Data collection techniques are interviews, questionnaires, and tests. Data collection instruments are encyclopedia assessment sheets, test results, and interviews. Data analysis techniques are qualitative and quantitative data. The results showed that the average of expert validation test assessments were 86.35 with "very good" categories, the average of teacher ratings was 96.66 with "very good" categories, and the average rating of students was 91 , 59 with the category "very good". From these results, the encyclopedia media is declared "feasible" to be used in learning. In addition, the study showed that the effective encyclopedia was used in learning based on calculations using the Paired Sample T-Test. The results obtained were Tcount 12.064 and Ttable 2.056 with a significance of 0.000 <0.05, meaning that there were significant differences between the results of theassessments pretest and posttest.
Pelatihan Intervensi Gangguan Kesulitan Belajar dan Gangguan Psikologis Ringan Bagi Guru di Gugus II Girikerto Laila Fatmawati; Siti Urbayatun; Vera Yuli Erviana; Ika Maryani
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 4 NOMOR 1 MARET 2020 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.817 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v0i0.5717

Abstract

Banyak faktor yang menyebabkan siswa mengalami gangguan kesulitan belajar. Salah satunya yaitu gangguan psikologis ringan. Selama ini masalah gangguan kesulitan belajar siswa di Gugus II Girikerto ini belum ditangani dengan maksimal. Hal ini dikarenakan pengetahuan guru di Gugus II Girikerto dalam mengidentifikasi gangguan kesulitan belajar siswa dan merencanakan bentuk intervensi masih relatif minim.  Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru dalam mengidentifikasi gangguan kesulitan belajar, gangguan psikologis ringan, serta merencanakan program intervensinya.  Metode yang dilaksanakan dengan pelatihan yang bersifat problem based learning dengan mengangkat masalah kontekstual. Hasil pelatihan antara lain: pertama, hasil rerata angket self evaluation sebesar 67,55. Sebanyak 21 (66%) guru memiliki kemampuan mengatasi kesulitan belajar siswa di atas rerata, dan sisanya 11 (34%) guru memiliki kemampuan mengatasi kesulitan belajar siswa di bawah rerata. Kedua, guru mampu mengidentifikasi ganggun psikologis ringan melalui panduan skrining gejala gangguan psikologis. Ketiga, guru mampu merancang bentuk intervensi gangguan kesulitan belajar melalui metode token economy. Secara umum dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru di Gugus II Girikerto mengenai intervensi gangguan kesulitan belajar yang disebabkan oleh gangguan psikologis ringan pada siswa SD. 
Pengolahan Limbah Minyak Jelantah dan Kulit Pisang Menjadi Sabun Vera Yuli Erviana; Iis Suwartini; Ahid Mudayana
Jurnal SOLMA Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.091 KB) | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2003

Abstract

Limbah minyak jelantah dan kulit pisang di Desa Sendangsari cukup banyak. Hal tersebut dikarenakan banyaknya warga yang berprofesi sebagai penjual kuliner geblek ( sejenis gorengan yang dibuat dari tepung pati) ditambah lagi minyak jelantah yang dihasilkan dari rumahan. Melimpahnya sumber daya alam pisang dapat dimanfaatkan tidak hanya buahnya tetapi kulit pisang juga dapat digunakan sebagai penjernih minyak jelantah. Berdasarkan permasalahan tersebut maka limbah minyak jelantah dan limbah kulit pisang diolah untukmenjadi sabun cuci tangan dengan berbagai modivikasi sehingga dapat dijadikan cendramata dan souvenir pernikahan. Metode yang digunakan yaitu sistem pengolahan limbah berbasis zero waste industry. Konsep zero waste industry terdiri dari reduce (mengurangi), reause (menggunakan kembali) dan recycle (mendaur ulang). Kegiatan tersebut terdiri dari: 1) penyuluhan limbah minyak jelantah bagi lingkungan, 2) membentuk UMKM mandiri dan memprakarsai tabungan minyak jelantah, 3) pembuatan buku pengolahan limbah minyak jelantah dan strategi pemasaran 4) pelatihan penjernihan minyak jelantah, 5) pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun mandi, 6) pelatiahan SDM dalam kewirausahaan, 8) dan pendampingan perijinan. Luaran yang dihasilkan berupa teknik pengelolaan limbah minyak jelantah berbasis Zero Waste Industry, produk sabun cuci tangan, dan peningkatan kesadaran akan lingkungan serta terciptanya lapangan pekerjaan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK Vera Yuli Erviana; Ahmad Ahid Mudayana; Iis Suwartini
Jurnal SOLMA Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.328 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i2.3697

Abstract

Pemerintah Kulonprogo berupaya menciptakan desa bebas sampah hal tersebut dibuktikan dengan mendirikan bank sampah sebanyak 100 unit tak terkecuali di Desa Karangsari. Pengelolaan sampah hingga saat ini belum optimal padahal sampah dapat diolah menjadi barang bernilai ekonomis. Keterbatasan pengetahuan dan minimnya keterampilan menjadi kendala dalam pengolahan limbah. Maka dari itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan SDM dalam pengelolaan sampah organik maupun anorganik. Pemberdayaan masyarakat menuju desa berbasis sampah di Desa Karangsari Kecamatan Pengasih Kulonprogo bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, membuka lapangan pekerjaan, terciptanya produk unggulan desa ramah lingkungan dan menunjang potensi pariwisata di Kulonprogo sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan daerah. Metode yang digunakan yaitu dengan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat. Penyuluhan dan pelatihan yang diberikan tentang pengolahan limbah organik dan anorganik berbasis zero waste industry. Konsep zero waste industry terdiri dari reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (mendaur ulang). Luaran yang dihasilkan berupa teknik pengelolaan limbah organik dan anorganik berbasis Zero Waste Industry, produk unggulan desa aneka souvenir ramah lingkungan, terbentuknya UMKM, terciptanya lapangan kerja baru dan meningkatkan kesadaran lingkungan.
Training in Virtual Staging of Cultural Arts Purbayan Village in the Covid-19 Pandemic : Pementasan Virtual Seni Budaya Vera Yuli Erviana; Bambang Robiin; Iis Suwartini; Arif Ardy Wibowo
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i3.7904

Abstract

Background: Situasi saat pandemi covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan seni budaya di Kelurahan Purbayan. Maka dari itu untuk menghidupkan eksistensi seni budaya di Kelurahan Purbayan dilakukan pementasan secara virtual agar kebudayaan tetap bisa dilestarikan. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk melatih pementasan virtual seni budaya dalam recovery dampak covid-19 terhadap keberlangsungan desa seni budaya di Kelurahan Purbayan. Metode: Mitra dari kegiatan ini yaitu masyakat yang berada di Kelurahan Purbayan, Kotagede, Yogyakarta. Jumlah peserta yang mengikuti kegiata ini yaitu 35 orang. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini terdiri dari beberapa tahapan mulai dari sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi terkait pementasan virtual seni budaya. Hasil: Hasil kegiatan ini telah terjadi peningkatan pemahaman mitra sebesar 45,84% untuk para pemeran pementasan seni budaya dan sebesar 40% untuk tim kreatif. Para pelaku seni budaya dan tim kreatif sebagai sasaran kegiatan sangat antusias mengikuti kegitan pelatihan ini. Setelah pelatihan secara intensif maka mitra dapat secara mandiri melakukan pementasan virtual seni budaya. Kesimpulan: Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan pementasan virtual seni budaya Kelurahan Purbayan berhasil dan meningkatkan pemahaman mitra.
Strategi Pemasaran Hasil Olahan Limbah Minyak Jelantah dan Limbah Kulit Pisang Menjadi Sabun Souvenir di Desa Sendangsari Iis Suwartini; Vera Yuli Erviana; Ahid Mudayana
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2018): October
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.626 KB) | DOI: 10.22236/syukur_vol1/is2pp125-131

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sendangsari bertujuan untuk mengurangi limbah minyak jelantah dan kulit pisang menjadi barang bernilai ekonomis. Kegiatan tersebut turut mendukung program pemeriantah desa bebas sampah dan bela beli Kulonprogo. Produk yang dihasilkan berupa sabun souvenir. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi observasi awal, sosialisasi kegiatan, penyuluhan bahaya minyak jelantah bagi tubuh dan lingkungan, pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah dan limbah kulit pisang menjadi sabun souvenir, pelatihan kemasan produk, pelatihan pemasaran produk. Output kegiatan pengabdian masyarakat terciptanya strategi pemsaran yang kompetetif. Meningkatkan keterampilan dan peningkatan pendapatan masyarakat.