Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Penjernihan Limbah Minyak Jelantah Menggunakan Kulit Pisang Kepok Vera Yuli Erviana; Iis Suwartini; Ahmad Ahid Mudayana
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2019): Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.059 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v3i1.24572

Abstract

Penjernihan minyak jelantah dilaksanakan di Dusun Secang, Serang dan Pereng, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulonprogo. Tujuan pengabdian untuk memberikan solusi pemanfaatan limbah minyak jelantah dan kulit pisang kepok. Metode yang digunakan dalam kegiatan KKN PPM ini adalah : (1) sosialisasi pencemaran air tanah akibat pembuangan minyak jelantah, (2) sosialisasi pemanfaatan kulit pisang kepok, (3) pelatihan penjernihan minyak jelantah, dan (4) pelatihan pembuatan sabun souvenir menggunakan hasil penjernihan limbah minyak jelantah. Selain itu dilakukan evaluasi yang kemudian diperoleh kesimpulan yakni keberadaan limbah minyak jelantah jika diolah secara tepat dapat dimanfaatkan menjadi barang bernilai ekonomis salah satunya sabun souvenir. Kata kunci: limbah minyak jelantah, kulit pisang AbstractThe activity of waste cooking oil purification was carried out in Secang, Serang, and Pereng Hamlets, Sendangsari Village, Pengasih Sub-District, Kulon Progo District. The purpose of the community service is to provide solutions for waste cooking oil and kepok banana peels. The method used in this Community Service-Community Empowerment Learning (KKN-PPM) activity was by: (1) socialization on groundwater pollution due to the disposal of used cooking oil, (2) socialization on the utilization of kepok banana peels, (3) cooking oil purification training, and (4) training on soap souvenir making using the results of waste cooking oil purification. In addition, an evaluation was carried out which then concludes that the presence of waste cooking oil when processed properly can be used as economic value items, one of them is soap souvenir. Key words: waste cooking oil, banana peels
Pengembangan Media Pembelajaran Teka-Teki Silang “Keberagaman Kebudayaan Indonesia” Muatan Pelajaran IPS bagi Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Vera Yuli Erviana
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 3 (2022): Proceedings of Social Studies Learning Challenges in the 21st Century
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v3i.377

Abstract

This research is motivated by the limited use of learning media that has not been varied, only using textbooks as teaching materials and posters of cultural map images. This study aims to determine the steps of media development and to determine the quality of product development in the form of a crossword puzzle learning media book "Indonesian Cultural Diversity" content of social studies lessons for fourth grade elementary school students. This study uses the Research and Development (R&D) type of research, with the research model using the ADDIE model. The research subjects are media experts, material experts and learning experts. Data collection techniques using observation, interviews and questionnaires. Data analysis used qualitative and quantitative analysis. The results of the assessment from the validation sheet by media experts obtained a score of 77.77 included in the good category, validation by material experts obtained a score of 85.41 included in the very good category, validation by learning experts obtained a score of 82.50 included in the very good category and the results of the assessment Overall from the experts obtained an average score of 81.89 which is included in the very good category. The results of the study indicate that the development of crossword puzzle learning media can be said to be of high quality to use.
Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Tematik-Integratif Bagi Guru SD Muhammadiyah Se-Kecamatan Seyegan Vera Yuli Erviana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.512 KB)

Abstract

Guru SD Muhammadiyah di Kecamatan Seyegan belum sepenuhnyamenerapkan Kurikulum 2013 yang diterapkan oleh pemerintah.Alasannya, guru masih belum memahami mengenai penyusunanperangkat pembelajaran tematik-integratif. Program pengabdiankepada masyarakat ini bertujuan untuk: a) meningkatkan pengetahuanguru sekolah dasar dalam menyusun perangkat pembelajaran tematikintegratif untuk kegiatan pembelajaran, dan b) meningkatkan mutuproses pembelajaran dan proses yang terkait yang dilakukan oleh gurusekolah dasar. Perangkat pembelajaran yang disusun terdiri daripenyusunan RPP, pembuatan media pembelajaran, penyusunan soalyang berbasis High Order Thinking Skills (HOTS), dan penilaianautentik. Metode yang digunakan berupa ceramah, praktik, diskusi,dan self and group reflection. Manfaat yang diperoleh peserta meliputidapat memanfaatkan ide dan gagasan penyusunan perangkatpembelajaran tematik integratif; dapat mengoptimalkan perangkatpembelajaran tematik integratif untuk kegiatan pembelajaran; dapatmenyusun perangkat pembelajaran tematik integratif yang terdiri dariRPP, media pembelajaran, dan penilaian autentik untuk setiappembelajaran di sekolah; termotivasi selalu menyusun perangkatpembelajaran tematik integratif dalam proses pembelajaran di kelas.Hasil yang diperoleh adalah para peserta mampu menyusun RPPtematik-integratif, membuat media pembelajaran yang menarik,mampu menyusun soal berbasis HOTS dan menyusun penilaianautentik yang meliputi penilaian afektif, kognitif, dan psikomotorikdengan ketentuan sesuai dengan format yang telah diberikan.Berdasarkan nilai pretest-posttest mengalami peningkatan dari ratarata99,78 dengan kategori cukup tinggi setelah diberikan pelatihanperangkat pembelajaran tematik-integratif menjadi rata-rata 113,22dengan kategori tinggi. Selain itu, para guru mampu menerapkanpembelajaran tematik-integratif dalam proses pembelajarannyasehingga tuntutan pemerintah untuk menerapkan Kurikulum 2013dapat dilaksanakan secara lancar.
Urgensi Pendidikan Multikultural sebagai Wadah Strategis untuk Menanamkan Karakter Toleransi di Sekolah Dasar Vera Yuli Erviana; Laila Fatmawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.295 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan urgensi pendidikan multikultural sebagai wadah strategis untuk menanamkan karakter toleransi di sekolah dasar. Jenis penelitian merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas atas maupun bawah dari 6 SD di 3 kabupaten di Yogyakarta. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) karakter toleransi mulai luntur pada anak sekolah dasar yang terlihat pada kurang menghormati ketika teman lainnya sedang beribadah; 2) pemahaman siswa dan guru tentang pendidikan multikultural masih sangat minim yang terlihat dari responden yang tidak memahami penjelasan terkait pendidikan multikultural padahal pendidikan multikultural adalah wadah strategis untuk mengembangkan karakter toleransi. Oleh karena itu, pendidikan multikultural dianggap urgen untuk dikenalkan ke siswa dan guru sehingga diharapkan karakter toleransi akan berkembang pula.
Pelatihan Intervensi Gangguan Psikologi Ringan pada Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Girikerto, Sleman, Yogyakarta Siti Urbayatun; Laili Fatmawati; Vera Yuli Erviana; Ika Maryani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.776 KB)

Abstract

Implementasi pembelajaran masih sering mengalami banyakkendala. Siswa sebagai subjek sekaligus objek pembelajaran masihsering mengalami gangguan psikologis ringan (neurose). Salah satujenis gangguan psikologis ringan ditunjukan dengan adanyagangguan kesulitan belajar (GKB). Selama ini masalah GKB yangdialami siswa di Gugus Girikerto belum dapat tertangani denganbaik. Hal ini disebabkan masih minimnya Pengetahuan danketerampilan guru dalam melakukan perencaaan, pelaksanaan,evaluasi dan Tindak lanjut intervensi gangguan kesulitan belajar.Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuandan keterampilan guru dalam mengintervensi permasalahan siswayang mengalami gangguan psikologis ringan. Program inidilaksanakan di Gugur Girikerto Kabupaten Sleman, DIY pada bulanJuli-Agustus 2019. Sasaran program adalah 30 guru SD dariberbagai kualifikasi pendidikan. Metode yang digunakan dalampelatihan ini adalah problem based learning dengan mengangkatpermasalahan-permasalahan di sekolah asal guru. Datapengetahuan dan keterampilan guru dikumpulkan melalui observasidan tes. Hasil pelaksanaan program pelatihan berhasilmengidentifikasi permasalahn yang dialami guru di dalam kelasterutama yang terkait dengan gangguan psikologi ringan pada siswa.Selain itu, pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengatasigangguan psikologi ringan pada siswa juga meningkat.
Pengembangan E-Modul Berbasis PBL dengan Pendekatan STEM Pada Materi Ciri-Ciri Hewan, Tumbuhan, dan Habitatnya untuk Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Annisa Yola Shafarina; Vera Yuli Erviana
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.898 KB) | DOI: 10.12928/jimp.v2i1.4843

Abstract

This research is motivated by the use of learning media which is still limited, and only school textbooks that do not prioritize the development of students' problem solving abilities are used. This study aims to understand the steps of developing the modular characteristics of animals, plants and their habitats and to determine their quality. This development research uses the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The objects of this research are material expert teachers, media experts, linguists, learning experts and sixth grade teachers at SD Negeri Kalongan. Data collection techniques in the form of assessment. Quantitative and qualitative data analysis was used to evaluate teaching materials. This research develops modules on the characteristics of animals, plants and their habitats. The results showed that the quality of material experts was in the appropriate category, with an average score of 3.2. The quality assessment carried out by a linguist in the appropriate category had a mean score of 3.0. The quality assessment carried out by media experts using the very appropriate category has an average score of 3.4. The quality assessment carried out by learning experts has a very user-friendly category with an average score of 3.3. The teacher assesses the quality in the very appropriate category, with an average score of 3.8. These results indicate that the quality of the module is included in the very feasible category to be used as teaching materials.
Implementasi Pendidikan Karakter Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi SD Negeri Wirosaban Forma Heny Asdaningsih; Vera Yuli Erviana
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.137 KB) | DOI: 10.12928/jimp.v2i1.4916

Abstract

Sekolah inklusi memiliki layanan pendidikan yang sama dengan sekolah regular pada umumnya yaitu antara anak normal dan ABK ditampung dalam kelas yang sama. Sehingga perlu adanya karakter yang bagi ABK. Tujuan penelitian adalah a) mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter percaya diri dan mandiri pada ABK di sekolah inklusi SD Negeri Wirosaban. b) mengetahui faktor pengambat dan pendukung pelaksanaan pendidikan karakter pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusi SD Negeri Wirosaban. Jenis penelian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru kelas, Guru Pendamping Khusus (GPK), dan waka kurikulum. Objek penelitian yaitu peran sekolah dalam melaksanakan pendidikan karakter bagi  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dilihat dari kurikulum, sarana dan prasarana serta peran guru, strategi yang digunakan guru, faktor pendukung dan penghambat implementasi karakter percaya diri dan mandiri kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi, dan observasi.  Data yang terkumpul dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan sekolah dalam melaksanakan pendidikan karakter pada  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yaitu menggunakan kurikulum regular yang telah di modifikasi sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Sarana dan prasarana dalam menanamkan karakter pada  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusi cukup baik. Latar belakang pendidikan guru pun sesuai dengan bidangnya masing-masing. Adapun strategi pelaksanaan karakter percaya diri dan mandiri yaitu melalui kegiatan pembelajaran, pemberian motivasi, bimbingan langsung, pembiasan, dan keteladanan. Faktor pendukung dalam melaksanakan karakter percaya diri dan mandiri yaitu kurikulum atau RPP yang digunakan guru kelas, tenaga pendidik, sarana dan prasarana, interaksi, serta lingkungan sekolah. Faktor penghambat yaitu Guru Pendamping Khusus (GPK) tidak memiliki kemampuan dalam membuat RPP, karakateristik  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan normal yang bermacam-macam. Sekolah inklusi memiliki layanan pendidikan yang sama dengan sekolah regular pada umumnya yaitu antara anak normal dan ABK ditampung dalam kelas yang sama. Sehingga perlu adanya karakter yang bagi ABK. Tujuan penelitian adalah a) mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter percaya diri dan mandiri pada ABK di sekolah inklusi SD Negeri Wirosaban. b) mengetahui faktor pengambat dan pendukung pelaksanaan pendidikan karakter pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusi SD Negeri Wirosaban. Jenis penelian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru kelas, Guru Pendamping Khusus (GPK), dan waka kurikulum. Objek penelitian yaitu peran sekolah dalam melaksanakan pendidikan karakter bagi  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dilihat dari kurikulum, sarana dan prasarana serta peran guru, strategi yang digunakan guru, faktor pendukung dan penghambat implementasi karakter percaya diri dan mandiri kepada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi, dan observasi.  Data yang terkumpul dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan sekolah dalam melaksanakan pendidikan karakter pada  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yaitu menggunakan kurikulum regular yang telah di modifikasi sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Sarana dan prasarana dalam menanamkan karakter pada  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah inklusi cukup baik. Latar belakang pendidikan guru pun sesuai dengan bidangnya masing-masing. Adapun strategi pelaksanaan karakter percaya diri dan mandiri yaitu melalui kegiatan pembelajaran, pemberian motivasi, bimbingan langsung, pembiasan, dan keteladanan. Faktor pendukung dalam melaksanakan karakter percaya diri dan mandiri yaitu kurikulum atau RPP yang digunakan guru kelas, tenaga pendidik, sarana dan prasarana, interaksi, serta lingkungan sekolah. Faktor penghambat yaitu Guru Pendamping Khusus (GPK) tidak memiliki kemampuan dalam membuat RPP, karakateristik  Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan normal yang bermacam-macam.
Pengembangan Tas Siaga Bencana Berbasis Kearifan Lokal Yogyakarta Sebagai Upaya Membangun Kesiapsiagaan Bencana Bagi Masyarakat Laila Fatmawati; Vera Yuli Erviana; Dholina Inang Pambudi
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 20, No 2 (2022): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v20i2.47118

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya potensi ancaman bencana dan kerentanan tinggi di  wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan bencana, masih perlu dikembangkan tas siaga bencana berbasis kearifan lokal Yogyakarta sebagai upaya membangun kesiapsiagaan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) untuk mengembangkan tas siaga bencana (Tasina) berbasis kearifan local Yogyakarta, 2) untuk menganalisis kualitas pengembangan tas siaga bencana (Tasina) berbasis kearifan lokal Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dan  pengembangan (RD) menggunakan model pengembangan ADDIE. Tahun pertama hanya meliputi 3 tahap yaitu analysis, design, dan development. Prototype tas siaga bencana (TASINA) telah dikembangkan dengan kualitas sangat baik. Perlu ada perbaikan di beberapa bagian TASINA dan penambahan kelengkapan isi TASINA yang membantu dalam bertahan hidup selama belum adanya bantuan datang.
The Effect of Learning Styles on Learning Outcomes of 4th Grade Elementary School Students Erry Yusuf; Vera Yuli Erviana
International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Vol. 1 No. 02 (2022): International Journal of Learning Reformation in Elementary Education
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.787 KB) | DOI: 10.56741/ijlree.v1i02.72

Abstract

The main problem in this study is whether student learning styles influence the learning outcomes of fourth-grade students at SD Negeri Nogotirto. This type of research is quantitative or experimental research with a quasi-experimental design. The population in this study were fourth-grade students, and the sample of this study used a saturated sample using the total number of fourth-grade students at SD Negeri Nogotirto. Twenty-five students of class IVA and 25 students of class IVB. The instruments used in this study were a learning style questionnaire, pretest and posttest sheets of student learning outcomes. The results showed that the data analysis used descriptive and inferential analysis. The results showed that the inferential statistical analysis used the Independent sample t-test formula with the help of IBM SPSS Statistics 21 Software. The 2-tailed significance value was 0.043 <0.05, so based on the decision-making provisions, it can be concluded that H1 is accepted and H0 is rejected. It means that there is an influence of learning style on the learning outcomes of fourth-grade students of SD Negeri Nogotirto.
Outreach Program, Virtual Reality, dan Berpikir Hipotetikal Deduktif: Laporan Kemajuan Pengembangan Aplikasi Bambang Robi’in; Vera Yuli Erviana; Dwi Sulisworo
Bincang Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 01 (2022): Bincang Sains dan Teknologi
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.252 KB) | DOI: 10.56741/bst.v1i01.46

Abstract

Integrasi teknologi dan pendidikan serta pembelajaran difasilitasi dalam kelompok riset peneliti dengan pengembangan Desa Wisata Pendidikan (Eduwisata) sebagai outreach berbasis teknologi era digital. Pengintegrasian ini telah dirintis peneliti bersama tim dengan mengembangkan berbagai teknologi (IoT, AR, VR) yang diintegrasikan dalam pembelajaran baik di kelas maupun luar kelas (outreach program). Hanya saja dalam mencapai target pengembangan outreach berbasis teknologi masih terkendala pada aspek kajian VR. VR ini terkait dengan isu global ecosystem. Dalam pembelajaran, VR ini dapat menghadirkan hewan sesuai habitat aslinya secara virtual dengan menggunakan Oculus. Integrasi aplikasi ini dengan strategi pembelajaran tertentu seperti hipotetikal deduktif dapat mendorong peningkatan keterampilan berpikir kritis.