Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

The Verb Of The Languages Of Malaysing Sanggau A Sosiomorfosemantic Study Netti Yuniarti; Sri Kusnita
International Journal of Multi Discipline Science Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Number 2 August 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ij-mds.v1i1.434

Abstract

This study focused on the discussion of Sanggau Malay verbs related to the formation of verbs or morphological processes, the meaning of verbs related to the user community, and with the context behind the emergence of verbs in the language. This research uses descriptive qualitative method with sociomorphosemantic approach. The data in this research is informant speech reflecting the formation of verbs, meanings, and verb functions in Sanggau Malay language. The data source in this research is Sanggau Malay language which is spoken by Sanggau Malay society. Data collection techniques in this study using techniques of observation, recording, and interviews. Based on the results and discussionfaund that the verbs in the Sanggau Malay seen from the morphology process divided into two, namely the establishment of affix verb derived verbs and verbs duplicate. The verb consists of prefixes, suffixes, and confixes which have intentional, active, and passive meanings. The formation of duplicated verbs is a reduplicated type of affixtion. The use of Sanggau Malay verbs in relation to the language user community exists in situations or family contexts, joking contexts, and circumstances contexts.
Pelatihan dan Pendampingan Penulisan Pantun Sebagai Upaya Pelestarian Warisan Budaya Melayu Fitri Wulansari; Netti Yuniarti; Try Hariadi; Elva Sulastriana; Muhammad Lahir; Indriyana Uli; Lizawati Lizawati; Sri Kusnita; Herlina Herlina
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i2.3196

Abstract

Rendahnya minat remaja pada pantun membuat pantun menjadi kurang populer di kalangan remaja saat ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penulisan pantun kepada remaja di wilayah Keraton Kadriah Pontianak. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu workshop yang dilakukan dalam  tiga tahapan. Tahap pertama yaitu persiapan, dilakukan dengan cara menganalisis permasalahan yang ada. Tahap kedua, yaitu pelaksanaan program pelatihan dan pendampingan menulis pantun dan tahap ketiga yaitu evaluasi. Tahap evaluasi ini dilakukan untuk melihat ketercapaian target luaran pengabdian. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan apresiasi karya sastra. Hal ini ditunjukkan dengan antusias siswa dalam menulis pantun budaya Melayu. Hasil akhir dari kegiatan pelatihan dan pendampingan ini menghasilkan buku kumpulan pantun yang merupakan kekayaan budaya.
Gerakan Terbit Sastra di SMP Negeri 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Lizawati Lizawati; Indriyana Uli; Herlina Herlina; Sri Kusnita; Muhammad Lahir; Fitri Wulansari; Try Hariyadi; Netti Yuniarti; Elva Sulastriana
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i3.3271

Abstract

Gerakan terbit sastra bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami karya sastra. Gerakan terbit sastra dilakukan di SMP N 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap pertama yaitu persiapan, dilakukan dengan cara menganalisis permasalahan yang ada. Tahap kedua, yaitu pelaksanaan program dan tahap ketiga yaitu evaluasi. Tahap evaluasi ini dilakukan untuk melihat ketercapaian target luaran pengabdian. Adapun bentuk kegiatan gerakan terbit sastra di SMPN 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya berupa seminar pengetahuan dan pemanfaatan karya sastra dalam kegiatan sehari-hari, pelatihan dan pendampingan pemanfaatan penulisan karya sastra, dan penyediaan akses dalam menerbitkan karya sastra. Hasil gerakan terbit sastra di SMPN 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya berupa peningkatan pengetahuan terhadap karya sastra, peningkatan minat menulis karya sastra, dan terbitnya hasil karya sastra siswa berupa buku ber-ISBN dengan judul “Seberang Sungai (Sebuah Antologi Pantun dari Anak-Anak Sungai Asam)”.
Aspek Kognitf dalam Novel Dunia Anna Karya Jostein Gaarder (Pendekatan Didaktis) Sri Kusnita; Indriyana Uli; Netti Yuniarti
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i2.4298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek kognitif dalam novel Dunia Anna karya Jostein Gaarde menggunakan pendekatan didaktis. Aspek kognitif berkaitan dengan keterlibatan intelek pembaca dalam upaya memahami unsur-unsur kesastraan yang bersifat objektif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan didaktis. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel novel Dunia Anna karya Jostein Gaarder. Diterbitkan oleh penerbit Mizan dengan jumlah halaman 244. Novel Dunia Anna karya Jostein Gaarder Novel ini dibagi menjadi 38 bab. Berdasarkan kajian didaktis novel Dunia Anna sebagai aspek kognitif di atas, dapat disimpulkan hal-hal berikut. a) Persoalan kedidaktisan dalam novel ini disajikan melalui kondisi seorang anak yang sangat peduli dengan lingkungannya. Dia sangat mengkhawatirkan kondisi bumi karena adanya perubahan iklim dan pemanasan global yang debabkan oleh ulah manusia itu sendiri.  Persoalan-persoalan kedidaktisan tersebut disajikan secara logis dan sistematis. b) Isi/ungkapan kedidaktisan sebagai aspek kognitif dalam novel Dunia Anna meliputi: (1) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Pengetahuan (Knowledge). (2) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Pemahaman (Comprehension). (3) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Penerapan (Application) (4) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Analisis (Analysis). (5) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Sintesis (Synthesis). (6) Kajian Didaktis: Apek Kognitif Berkaitan dengan Evaluasi (Evaluation).
Pengembangan Cerita Rakyat Melayu dalam Bentuk E-Book sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Digital Uli, Indriyana; Kusnita, Sri; Yuniarti, Netti
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 2 (2023): VOLUME 8 NUMBER 2 SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i2.4046

Abstract

This research aims to develop reading materials in the form of e-books that can help in improving the digital literacy movement in universities. The e-book used for this research is a collection of Malay folklore in Mempawah Regency. This research is a type of development research known as Research and Development or R and D. This research uses a development model in the form of the Alensi and Trollip models. The population in this study was students of the Indonesian Language and Literature Education study program IKIP PGRI Pontianak. The sample in this study was 2nd semester students of the IKIP PGRI Pontianak Indonesian Education study program. Data analysis techniques in this study are in the form of validity and student response in an effort to increase digital literacy. This research produced Malay folklore in Mempawah regency in the form of an e-book as an effort to improve digital literacy in students of the Indonesian language and literature education study program. The development of Malay folklore in Mempawah Regency in the form of e-books as an effort to improve digital literacy in students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program IKIP PGRI Pontianak achieved very valid and very effective criteria as an effort to increase student digital literacy.
PELATIHAN PENULISAN SASTRA LISAN PESISIR DI SANGGAR PATIH GUMANTAR KABUPATEN MEMPAWAH Kusnita, Sri; Uli, Indriyana; Yuniarti, Netti; Lizawati, Lizawati; Sulastriana, Elva
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v8i1.6481

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Sanggar Patih Gumantar Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan minta menuliskan kembali sastra lisan pesisir khususnya cerita rakyat yang ada di masyarakat Kabupaten Mempawah. Hal tesebut dilakukan  sebagai upaya untuk pelestarian cerita rakyat Kabupaten Mempawah. Metode pelaksanaan pada kegiatan dilaksanakan melalui 3 tahapan.Tahapan pertama, adalah tahap persiapan yaitu, menganalisis permasalahan yang ada. Tahapan kedua adalah pelaksanaan program dan ketiga adalah tahapan evaluasi dilakukan untuk melihat ketercapaian target pengabdian. Jumlah peserta kegiatan berjumlah 30 peserta merupakan anggota sanggar. Pelaksana kegiatan berjumlah 5 orang. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan berupa 92% peserta memiliki minat untuk menulis karya sastra, 76% peserta merasa mudah dalam mengembangkan ide cerita, 90% peserta menyatakan mengetahui cerita rakyat di Kabupaten Mempawah dan 94% peserta menilai bahwa pelatihan yang dilakukan sudah efektif.
PESAN EKOLOGIS DALAM NOVEL NGAYAU (MISTERI MANUSIA KEPALA MERAH CHEU FUNG THEU) KARYA MASRI SAREB PUTRA DAN M.S GUMELAR PENDEKATAN EKOKRITIK Sulastriana, Elva; Yuniarti, Netti; Kusnita, Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v14i1.9115

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pesan ekologis dalam novel Ngayau (Misteri Manusia Kepala Merah Cheu Fung Theu) Karya Masri Sareb Putra dan M.S. Gamelar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi (content analisis) ekokritik. Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah kutipan teks yang terdapat dalam novel Ngayau karya Cheu Fung Theu yang diterbitkan di Tanggerang, Banten pada tahun 2014 oleh Entertainment Essence Center yang terdiri dari 368 halaman. Hasil penelitian yaitu berupa penggambaran lanskap alam yang kontras antara keindahan dan kerusakan, interaksi kompleks antara manusia dan lingkungan, serta peringatan mendalam tentang degradasi lingkungan dan hilangnya kearifan lokal. Novel ini berfungsi sebagai alat kritik sosial terhadap eksploitasi alam yang merajalela di Kalimantan Barat. Dengan demikian, Ngayau dapat dianggap sebagai ekokritis yang mengajak pembaca untuk merenungkan kembali hubungan mereka dengan alam dan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
PENGEMBANGAN APLIKASI SINTANG DICTIONARY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN APRESIASI BAHASA DAN BUDAYA Rahmat, Dede; Kusnita, Sri; Herlina, Herlina
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v16i2.5197

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi Sintang Dictionary (SINDI) sebagai kamus digital dan media pembelajaran kosakata bahasa dialek Melayu Sintang pada mata kuliah Apresiasi Bahasa dan Budaya di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan mahasiswa, karakteristik pengguna, serta sarana dan prasarana pembelajaran. Tahap perancangan mencakup penyusunan desain antarmuka dan instrumen penelitian. Tahap pengembangan menghasilkan prototipe aplikasi yang divalidasi oleh tiga validator ahli (ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media). Tahap implementasi dilakukan pada 19 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui uji coba penggunaan aplikasi. Evaluasi dilakukan menggunakan angket validasi ahli dan kuesioner respon mahasiswa untuk menilai kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan produk. Hasil validasi menunjukkan tingkat kevalidan aspek bahasa 98% dan 96%, materi 92,5%, serta media 95% dan 90%, seluruhnya berkategori sangat valid. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan minat belajar mahasiswa sebesar 94,21% dan pemahaman terhadap kosakata bahasa Melayu Sintang sebesar 97,05%, dengan rata-rata keefektifan keseluruhan sebesar 96,37% yang termasuk kategori sangat efektif. Dengan demikian, Sintang Dictionary (SINDI) dinyatakan layak digunakan sebagai kamus digital yang adaptif, interaktif, dan relevan dalam meningkatkan minat serta pemahaman mahasiswa terhadap pembelajaran bahasa daerah secara kontekstual.Kata Kunci: Pengembangan, ADDIE, Sintang Dictionary (SINDI), Kamus DigitalABSTRACTThis study aims to develop the Sintang Dictionary (SINDI) application as a digital dictionary and learning medium for Malay Sintang dialect vocabulary in the Appreciation of Language and Culture course at STKIP Persada Khatulistiwa Sintang. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The analysis stage identified students’ needs, user characteristics, and available learning facilities. The design stage involved preparing the interface layout and research instruments. The development stage produced a prototype validated by three expert validators (a linguist, a material expert, and a media expert). The implementation stage was conducted with 19 students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program through a trial of the application. The evaluation stage utilized expert validation questionnaires and student response questionnaires to assess the product’s validity, practicality, and effectiveness. The validation results showed that the linguistic aspect scored 98% and 96%, the material aspect 92.5%, and the media aspect 95% and 90%, all categorized as highly valid. The effectiveness test indicated an increase in students’ learning interest by 94.21% and understanding of Malay Sintang vocabulary by 97.05%, with an overall effectiveness average of 96.37%, classified as highly effective. Therefore, the Sintang Dictionary (SINDI) is declared feasible to be used as a digital dictionary that is adaptive, interactive, and relevant in enhancing students’ interest and understanding of regional language learning in a contextual manner.Keywords: Development, ADDIE, Sintang Dictionary (SINDI), Digital Dictionary
HUBUNGAN PENGUASAAN UNSUR-UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK KARYA SASTRA FIKSI DENGAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SUNGAI KAKAP Uci Laras Tiwi; Adisti Primi Wulan; Sri Kusnita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40213

Abstract

This study aims to determine the relationship between students’ mastery of intrinsic and extrinsic elements of fictional literary works and their short story writing ability among eighth-grade students at SMP Negeri 3 Sungai Kakap. The research employed a quantitative method with a correlational approach. The population of this study consisted of all eighth-grade students, totaling 30 students. Data were collected using a multiple-choice objective test consisting of 25 items to measure students’ mastery of intrinsic and extrinsic elements of fictional literary works, and one essay test item to assess students’ ability to write short stories. The results of data analysis indicate that: (1) the total score for mastery of intrinsic and extrinsic elements of fictional literary works reached 23.76, with an average score per student of 79.20 from 30 respondents. This result shows that students’ mastery of intrinsic and extrinsic elements of fictional literary works falls into the good category; (2) the total score of students’ short story writing ability from the essay test reached 21.56, with an average score per student of 71.86, which is also classified as good; and (3) correlation analysis using the mean formula and Pearson product-moment correlation reveals that there is a relationship between mastery of intrinsic and extrinsic elements of fictional literary works and students’ short story writing ability. The research data show that the calculated r-value is greater than the r-table value (0.4052 > 0.361), indicating that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (H0) is rejected. Therefore, it can be concluded that there is a significant relationship between students’ mastery of intrinsic and extrinsic elements of fictional literary works and their short story writing ability at SMP Negeri 3 Sungai Kakap.
Asal Usul Batu Gagawak Sastra Lisan dari Dusun Pojan, Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak Loselvia Loselvia; Sri Kusnita; Netti Yuniarti; Elva Sulastriana
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.11094

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur intrinsik dalam cerita rakyat Asal-Usul Batu Gagawak di Dusun Pojan, Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak. Kajian terhadap struktur intrinsik penting dilakukan untuk memahami unsur pembangun cerita sekaligus mendokumentasikan sastra lisan sebagai warisan budaya masyarakat Dayak Kanayatn. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan pendekatan struktural. Data penelitian berupa cerita rakyat yang berjudul Asal-Usul Batu Gagawak. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan merupakan masyarakat yang berasal dari dusun Pojan Kecamatan  Sompak. Hasil penelitian menunjukkan tema cerita berkaitan dengan akibat perbuatan yang tidak menghargai orang lain serta kepercayaan terhadap hukuman atas pelanggaran nilai adat dan moral. Tokoh terdiri atas nenek, cucu, tukang masak, landak, dan anjing. Cerita menggunakan alur maju, latar di kawasan Batu Gagawak antara Sidik dan Pojan, sudut pandang orang ketiga serba tahu, serta amanat tentang pentingnya menghormati sesama dan menjunjung nilai adat.