Sihkabuden Sihkabuden
Universitas Negeri Malang

Published : 33 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Implementasi Model Pendampingan Mahasiswa Difabel oleh Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) Universitas Brawijaya Malang Miftachul Jannah; Sihkabuden Sihkabuden
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 3, No 1 (2017): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.348 KB) | DOI: 10.17977/um031v3i12017p45-50

Abstract

Salah satu perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan inklusif adalah UniversitasBrawijaya. Perwujudan lingkungan inklusif dilakukan dengan memberi layanan pendampingan olehPusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) bagi mahasiswa difabel. Pendampingan bagi mahasiswadifabel membantu para penyandang difabel memperoleh akses belajar ke perguruan tinggi. Teknikpengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode penelitian adalahkualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa(1) pelaksanaan pendampigan mahasiswa difabel sudah sesuai dengan jenis hambatan, karakteristikdan kebutuhan belajar mahasiswa difabel; (2) layanan pendampingan masih belum bisa mengatasiketergantungan mahasiswa difabel terhadap pendamping.One of the universities that conducts inclusive education is Brawijaya University. Therealization of an inclusive environment is carried out by providing mentoring services by the Centerfor Disability Studies and Services for students with disabilities. Facilitation activities for studentswith disabilities help people with disabilities get access to study to college. Techniques of collectingdata using interviews, observation and documentation. This research method is qualitative by usingdescriptive approach. Based on the research, it is found that: (1) the implementation of facilitation ofdisabled students is in accordance with the type of barriers, characteristics and needs of students withdisabilities; (2) mentoring services still can’t overcome the dependence of students with disabilities tothe companion.
Multimedia Interaktif Dasar-Dasar Fotografi dalam Program Vokasional bagi Siswa Tunarungu Adiarti Vandalisa Rahmy; Sihkabuden Sihkabuden
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 3, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.616 KB) | DOI: 10.17977/um031v3i22017p072

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi tersedianya peralatan fotografi, tetapi kurang adanya mediapembelajaran yang digunakan siswa tunarungu dalam memahami fotografi. Pengembangan ini bertujuanuntuk menghasilkan produk yang diuji kelayakannya, dan menghasilkan produk yang efektif dalammembantu pencapaian tujuan pembelajaran. Langkah-langkah pengembangan mengadaptasi model Lee& Owens terdiri dari 5 tahap. Subyek uji coba produk adalah 4 siswa tunarungu tingkat SMALB. Hasilpenilaian ahli materi memperoleh presentase 82,5% (sangat layak), ahli mediamemperoleh presentase95% (sangat layak),hasil uji coba kelompok mendapat presentase 100%. Dari hasil analisis data, produkyang dikembangkan dalam kategori sangat layak dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran.Background the research of this is the availability of equipment photography, but the mediumof learning that used students with hearing impaired in the understanding of photography is very less. Thedevelopment is intended to produce a product which has been tested for its adequate and to produce aneffective product to help learning objectives achievement. Step-by-step development of adapted modelof Lee& Owens consists of 5 stages. Subject of trial the product is 4 students hearing impaired levelSMALB. The validation result of material expert obtained 82.5% (very appropriate), the result of mediaexpert obtained 95% (very appropriate), while the result of group trial obtained 100%. From the resultsof the analysis of the data, the products that are developed in the category of very appropriate and can beused in the process of learning.
Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap Kemampuan Memahami Isi Bacaan pada Siswa Tunarungu di SMPLB Risma Laurentia Putri; Mohammad Efendi; Sihkabuden Sihkabuden
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 4, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.949 KB) | DOI: 10.17977/um031v4i12018p072

Abstract

Ketidakberfungsian organ pendengaran pada tunarungu mengakibatkan terhambatnya perkembangan bahasa dan bicara sehingga pada anak tunarungu mengalami hambatan dalam memperoleh informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan memahami isi bacaan sebelum dan sesudah diberikan treatment berupa metode sosiodrama pada siswa tunarungu kelas VII di SMPLB Bhakti Wanita Lumajang. Hasil penelitian menunjukkan perolehan rata-rata pada tahap pre test sebesar 42,5, sedangkan perolehan rata-rata pada tahap post test meningkat sebesar 79,5 setelah dilakukan intervensi.
Peningkatkan Ketrampilan Motorik Kasar Siswa Down Syndrome melalui Senam Ceria Tulus Sukma Al Wafi; Sihkabuden Sihkabuden
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 4, No 1 (2018): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.292 KB) | DOI: 10.17977/um031v4i12018p043

Abstract

Kurangnya ketrampilan motorik merupakan salah satu hambatan yang dimiliki oleh siswa down syndrome. Untuk meningkatkan ketrampilan motorik dapat dilakukan dengan senam ceria. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan video senam ceria terhadap ketrampilan motorik kasar siswa down syndrome. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Arief S. Sadiman (2010). Terdapat 3 subjek validasi yaitu, (1) validasi ahli media yang menunjukkan presentase 94%, (2) validasi ahli pembelajaran ABK yang memperoleh presentase 92%, dan (3) ahli materi yang memperoleh presensate 87%. Subjek uji coba dilakukan kepada 4 siswa down syndrome dengan diperoleh rata-rata ketuntasan adalah 100%. Artinya adalah video senam ceria sangat layak dan sangat efektif sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan ketrampilan motorik kasar siswa down syndrome. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi baru dalam pengembangan media pembelajaran dan peningkatan ketrampilan motorik kasar.The lack of motor skills is one of the student’s obstacles with Down syndrome. To improve motor skills can be with “Senam Ceria”. To know utilization of “Senam Ceria” video about gross motor skills of students with Down syndrome is the purpose of this research and development using Arief S. Sadiman (2010) development model. There are 3 validation subjects are, (1) media expert showed the precentage of 94%, (2) ABK learning expert was obtaine of 92% and (3) a percentage of 87% was obtained from material expert. Subject trials conducted to 4 students with Down syndrome was obtaine an average achievement of 100%. It means “Senam Ceria” video is very valid and effective as a learning media to improve gross motor skills of students with Down syndrome. It is expected that the results of this study can be a new reference in the development of learning media and improvement of crude motor skills.
Peningkatan Kemampuan Menyimak Cerita Pada Siswa Tunagrahita melalui Permainan Wayang Kartun Octavia Cipta Fitri; Abdul Huda; Sihkabuden Sihkabuden
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.541 KB) | DOI: 10.17977/um031v2i22016p92-95

Abstract

: Siswa tunagrahita memerlukan pembelajaran khusus yang dapat membantu dalam menyimak cerita yaitu dengan permainan wayang kartun. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan wayang kartun terhadap kemampuan menyimak cerita bagi siswa tunagrahita. Kajian ini menggunakan rancangan penelitian Pre experimental design dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Subjek kajian ini adalah 5 siswa tungrahita kelas V. Pengumpulan data dengan memberikan pretest, treatment dan post test. Analisis data menggunakan uji jenjang – bertanda Wilcoxon. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai Thitung (15) > Ttabel (1),maka Ho ditolak. Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh permainan wayang kartun terhadap kemampuan menyimak cerita pada siswa tunagrahita.Student with intellectual disability requires specialized learning that can assist in listening to the story that is with cartoon puppet game. The aim of this study was to the abilty of the effects of cartoon puppet game towards the ability of story listening for students with intellectual disabilities. This study was Pre experimental design form one group pretest-posttest design.The subjects were 5 students with Intellectual Disabilities in the Class V. Collecting data was giving pretest, treatment and post test. Data analysis was wilcoxon’s signed rank test. Hypothesis test results showed that the value of Tcount(15)> Ttable(1),then Ho rejected. Conclusions in study indicate that there are the effects of cartoon puppet game towards the ability of story listening for students with intellectual disabilities.