Hartanto, Hartanto
Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

FROM MIDEC TO NEW MIDEC: CAPACITY BUILDING AND THE FUTURE OF INDONESIA-JAPAN AUTOMOTIVE COOPERATION Hartanto, Hartanto; Amira, Naila Safa
Moestopo Journal of International Relations (MJIR) Vol 5, No 2 (2025): Moestopo Journal of International Relations (MJIR)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/mjir.v5i2.6054

Abstract

ABSTRACTThis study analyzes the cooperation between Indonesia and Japan through the New Manufacturing Industry Development Center (New MIDEC) program in strengthening the capacity of Indonesia’s automotive industry during the 2019–2024 period. As a continuation of the previous MIDEC under the Indonesia–Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA), the program aims to enhance the competitiveness of the national automotive sector through human resource development, technology transfer, and industrial strengthening. Employing a descriptive qualitative method, data were collected through document analysis and in-depth interviews with officials from the Ministry of Industry. The findings reveal that New MIDEC has made a significant contribution to human resource capacity building, particularly through modular training and the empowerment of small and medium-sized enterprises (SMEs). Nevertheless, its implementation continues to face challenges, including technological gaps and limited adoption of advanced technologies by domestic industries. Accordingly, this study recommends strengthening cross-sectoral collaboration and optimizing technology transfer to ensure that New MIDEC delivers greater benefits for the development and global competitiveness of Indonesia’s automotive industry.Keywords: New MIDEC, IJEPA, Capacity Building, Automotive IndustryABSTRAKPenelitian ini menganalisis kerja sama Indonesia–Jepang melalui program New Manufacturing Industry Development Center (New MIDEC) dalam upaya penguatan kapasitas industri otomotif Indonesia pada periode 2019–2024. Program ini merupakan kelanjutan dari MIDEC sebelumnya yang menjadi bagian dari Indonesia–Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA), dengan tujuan meningkatkan daya saing industri otomotif nasional melalui pengembangan sumber daya manusia, transfer teknologi, dan penguatan sektor terkait. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumen dan wawancara mendalam dengan Kementerian Perindustrian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa New MIDEC berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama melalui pelatihan modular dan penguatan industri kecil dan menengah (IKM). Meski demikian, implementasinya masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain kesenjangan teknologi dan rendahnya tingkat adopsi teknologi oleh industri domestik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi lintas sektor serta optimalisasi alih teknologi agar New MIDEC dapat memberikan manfaat lebih besar bagi pengembangan daya saing industri otomotif Indonesia di tingkat global.Kata kunci: New MIDEC, IJEPA, Capacity Building, Industri Otomotif
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Dan Belanja Daerah Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Kasus Di Kalimantan Timur Masa Pandemi Covid-19) Santi, Yeni; Prasetyo , Agus; Nur Widhi , Ernayanti; Hartanto; Rahmatiyah
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v4i2.5722

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana kinerja keuangan pemerintah daerah di kebupaten dan kota Provinsi Kalimantan Timur selama epedemi COVID-19 di pengaruhi oleh perimaan asli daerah (PAD), dana neraca fiscal (Dana Perimbangan) dan Belanja Daerah. Penelitian ini menekankan bagaimana belanja daerah berfungsi sebagai alar pengelolaan anggaran yang mempengaruhi stabilitas keuangan di saat krisis, kemendirian fiscal tercermin dalam PAD dan dana neraca fiscal merupakan semuber utama pendapatan daerah. Analisis regresi linier berganda adalah metode kuantitatif digunakan dalam penetilitian ini. Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan catatan keuangan dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Keuangan dan Direktoral Jenderal Neraca Fiskal data sekunder digunakan. Delapan kota dan kebupaten dari 2020-2024 membentuk sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Dana Saldo Fiskal berdampak negative terhadap kinerja keuangan, PAD dan belanja daerah memiliki dampak positif. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ketergantingan pada Dana Neraca Fiskal menghambat indepedensi fiscal, area dengan PAD yang tinggi dan pengeluaran yang dikelola dengan baik biasanya memiliki kinerja keuangan yang lebih baik. Untuk meningkatkan kinerja kaungan yang berkelanjutan, terutama dalam mengatasi dampak ekonomi pandemi, temuan studi ini sangat menekankan pada optimalisasi PAD dan menilai penggunaan Dana Neraca Fiskal.
Kebijakan Keamanan Siber dan Kedaulatan Data: Suatu Kunci Dalam Mewujudkan Digitalisasi Pemilu di Indonesia Suprayitno, Dede; Indrawan, Jerry; Hartanto, Hartanto; Yuliandri, Putrawan
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v10i1.11782

Abstract

Technological advances require Indonesia to transform. In elections, technological advances seem to demand promising changes. Indonesia has also implemented digitalization of elections in stages, starting with the Voter Data Information System (SIDALIH) and the Vote Counting System (SITUNG). This study is peeled through a qualitative approach with a descriptive method. This technique is used to parse research topics and create descriptions in a systematic, factual and accurate manner based on literary sources. The results of the study state that Indonesia has started digitizing elections and has made developments from time to time. The digitization of elections is also an urgent need to improve the quality of democracy in the country and economic efficiency. To support this, it is necessary to strengthen the digitization of elections. Among them are strong cyber security policy regulations to support data sovereignty, strengthening information technology infrastructure that is evenly distributed and the readiness of human resources which is realized by increasing digital literacy.
PEMANFAATAN KOREAN WAVE DALAM MEMBUKA PELUANG EKSPANSI PASAR BAGI E-COMMERCE LOKAL INDONESIA Sesa, Zalwa Apriliana; Hartanto, Hartanto
Dinamika Global : Jurnal Ilmu Hubungan Internasional Vol 9 No 1 (2024): Dinamika Global : Jurnal Ilmu Hubungan Internasional
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jdg.v9i1.1697

Abstract

Selama pertengahan tahun 2000-an hingga awal tahun 2010, pertumbuhan Korean Wave di Asia terutama didorong oleh para aktor dan idola. Indonesia muncul sebagai negara Asia Tenggara terkemuka yang secara aktif merangkul fenomena budaya ini, yang secara efektif memengaruhi budaya populer Indonesia. Untuk memanfaatkan tren ini, perusahaan e-commerce Indonesia seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Blibli secara strategis berkolaborasi dengan artis-artis Korea Selatan sebagai Brand Ambassador mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana platform e-commerce Indonesia memanfaatkan popularitas Korean Wave untuk menciptakan peluang dalam memperluas kehadiran mereka di pasar. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan konsep diplomasi publik, e-commerce, dan perluasan pasar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa memanfaatkan Korean Wave telah menyebabkan lonjakan kunjungan, Gross Merchandise Value (GMV), dan Initial Public Offering (IPO) untuk Tokopedia, Bukalapak, dan Blibli. Oleh karena itu, hasil positif ini menciptakan peluang baru bagi platform e-commerce lokal Indonesia untuk tumbuh dan memperluas pasar mereka.
EDUKASI TENTANG PEMBENTUKAN PERSONAL BRANDING MELALUI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL BAGI GEN Z Hayati, Kumala; Wardani, Ayu; Suprayitno, Dede; Hartanto, Hartanto
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2426-2434

Abstract

Perkembangan internet dan media sosial telah membawa generasi Z atau biasa disebut gen Z ke babak baru dalam berkomunikasi. Kedekatan gen Z dengan media sosial mempermudah mereka berkomunikasi dengan sesamanya karena mereka memang tumbuh di era teknologi. Kondisi tersebut disayangkan karena media sosial dapat memberikan manfaat lebih besar seperti membentuk personal branding.Membentuk personal branding sendiri berguna bagi siswa/i untuk mengembangkan diri sesuai bidang yang ingin digeluti terutama ketika sudah lulus. Lebih jauh, hal tersebut dapat menjadi portofolio yang membantu mereka dalam bidangnya. Sehingga, edukasi ini diperlukan siswa/i agar meningkatkan pengetahuan tentang personal branding. Lokasi pelakasanaan kegiatan berada di SMAN 34 Jakarta. Metode penyelenggaraan kegiatan adalah ceramah yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil dan pembahasan adalah terjadinya komunikasi digital sebagai bentuk baru dalam berkomunikasi pada Gen Z. Hal ini turut memberi corak dalam membentuk personal branding melalui pemanfaatan media sosial. Terdapat tiga poin yang dapat diterapkan ketika membentuk personal branding: (1) menentukan niche; (2) sikap konsisten; (3) optimalisasi fitur yang ada di media sosial seperti feeds dan hashtag. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah adanya keberlanjutan dari pengetahuan yang sudah disampaikan dengan melakukan praktik membentuk personal branding dalam media sosial.