Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS XI MELALUI PBL DISERTAI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Dwi Rani Prihandini; Aulya Nanda Prafitasari; Bambang Supriyadi
Gunung Djati Conference Series Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

. Aktivitas belajar siswa XI MIPA masih tergolong rendah dikarenakan minimnya strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru. Sehingga diperlukan suatu strategi yang tepat untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa. Penelitian ini dilakukan sebagai tindakan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model problem based learning disertai pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, evaluasi serta refleksi. Data penelitian dikumpulkan dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan membandingkan hasil observasi pada setiap siklus. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terjadi peningkatan rata-rata aktivitas belajar siswa dari pra siklus sebesar 61,88% meningkat menjadi 71,00% ada siklus 1 dan meningkat lagi sebesar 79,75% pada siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning disertai pembelajaran berdiferensiasi memberikan konstribusi positif terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa di kelas.
PENGARUH KOMUNIKASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN BANDUNG BARAT PROVINSI JAWA BARAT M. Harun Alrasyid; Layla Kurniawati; Bambang Supriyadi
VISIONER : Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia Vol 14 No 3 (2022): Visioner: Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia
Publisher : Alqaprint Jatinangor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jv.v14i3.641

Abstract

Pemerintah Indonesia menggunakan asas dekonsentrasi wilayah administrasi dan asas desentralisasi untuk daerah otonomi. Sistem penyelenggaraan kewenangan otonomi dari pemerintah pusat sampai daerah kabupaten dan kota didasarkan pelimpahan kekuasaan wewenang untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. Untuk mengantisipasi pengelolaan dan dinamika kegiatan masyarakat seirama dengan tuntutan era globalisasi, maka kondisi ketentraman dan ketertiban umum daerah yang kondusif merupakan kebutuhan mendasar bagi seluruh masyarakat. Seorang Kepala Daerah dibantu oleh Satuan Polisi Pamong Praja dalam mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum serta penegakan peraturan daerah. Penyelenggara pemerintahan dalam negeri yang dibekali oleh sistem pendidikan tinggi kepamongprajaan, mewujudkan kemampuan dalam menjalankan organisasi pemerintah dengan memegang teguh kode etik profesional kepamongprajaan. Metode penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif, metode servei dan verifikasi. Populasi pada penelitian ini adalah pedagang kaki lima yang berjualan di Kabupaten Bandung Barat yang terdapat pada Pasar Padalarang dan Pasar Lembang (Dinas Pengelolaan Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bandung Barat, 2019) sebanyak 483 pedang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan untuk variabel komunikasi diperoleh nilai skor rata-rata sebesar 261, apabila dilihat kriteria penafsiran kondisi variabel penelitian tampak variabel komunikasi pada range 215,80 – 282,19 termasuk kriteria cukup baik. Variabel kompetensi memiliki nilai rata-rata sebesar 261,8 termasuk pada range 215,80 - 282,19 berada pada kriteria cukup baik. Variabel kinerja memiliki nilai rata-rata sebesar 282,3 termasuk pada range 282,20 - 348,59 berada pada kriteria baik. Komunikasi dan kompetensi secara parsial dan simultan memiliki pengaruh terhadap kinerja Satpol PP dalam upaya penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Barat.