Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Studi Tren Data Curah Hujan dan Evaporasi Pengamatan di Kawasan Waduk Sutami sebagai Dasar Adaptasi Perubahan Iklim Ramadhani, Destia Sefi; Sri Wahyuni; Donny Harisuseno; Wiwik Yunarni Widiarti
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.43

Abstract

Waduk Sutami memiliki peran strategis dalam penyediaan air irigasi, PLTA, dan kebutuhan air baku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren historis curah hujan dan evaporasi di kawasan Waduk Sutami selama periode 2002–2023 sebagai dasar awal adaptasi perubahan iklim. Metode yang digunakan meliputi analisis data hidrologi dengan uji kualitas data (konsistensi, persistensi, dan stasioner) serta analisis tren menggunakan pendekatan trendline linier. Hasil uji kualitas data menunjukkan bahwa data valid dan dapat diandalkan. Hasil menunjukkan bahwa curah hujan tahunan cenderung meningkat sebesar 0,8% dalam 22 tahun. Di sisi lain, tinggi evaporasi dan volume evaporasi menunjukkan kecenderungan penurunan sebesar 0,2% per tahun. Penelitian ini belum membahas proyeksi iklim atau dampak perubahan iklim secara langsung, namun hasil analisis tren hidrologi ini menjadi informasi penting sebagai dasar pengembangan strategi adaptasi pengelolaan air yang lebih responsif terhadap variabilitas iklim. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi pengelola waduk dalam mendukung ketahanan air di masa depan.
Analisis Tren Jangka Panjang Curah Hujan dan Evaporasi sebagai Dasar Pengelolaan Sumber Daya Air di Waduk Wonorejo Kurnia Sari, Faradila; Sri Wahyuni; Donny Harisuseno; Wiwik Yunarni Widiarti
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.45

Abstract

Perubahan iklim global telah memengaruhi pola curah hujan dan laju evaporasi, yang berdampak langsung terhadap ketersediaan air pada sistem waduk. Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi wilayah yang bergantung pada waduk sebagai sumber utama air baku dan irigasi, termasuk Waduk Wonorejo di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Oleh karena itu, diperlukan kajian berbasis data historis untuk memahami tren iklim lokal dan dampaknya terhadap sumber daya air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren jangka panjang curah hujan dan evaporasi guna mendukung perencanaan pengelolaan sumber daya air yang adaptif dan berkelanjutan. Analisis dilakukan menggunakan data observasi curah hujan dan evaporasi selama periode 2004 hingga 2023, dengan pendekatan analisis secara temporal bulanan dan tahunan untuk mengidentifikasi pola perubahan iklim lokal yang relevan terhadap dinamika hidrologi regional. Metode analisis menggunakan grafik trendline pada Microsoft Excel untuk mengidentifikasi arah tren (naik atau turun) berdasarkan kemiringan garis linier. Hasil analisis menunjukkan adanya perubahan pola iklim lokal yang berpengaruh terhadap dinamika neraca air waduk. Informasi ini menjadi penting dalam mendukung pengambilan keputusan operasional waduk, seperti pengaturan bukaan pintu air, penjadwalan distribusi air irigasi, serta penyusunan strategi konservasi air yang responsif terhadap perubahan iklim. 
Effects of Land Use Change on Land Erosion and Land Critical Level Using GIS in the Mayang Watershed Rafif, Mohamad Andhika; Widiarti, Wiwik Yunarni; Hidayah, Entin; Saifurridzal, Saifurridzal; Ma'ruf, Mokhammad Farid
Geosfera Indonesia Vol. 9 No. 2 (2024): GEOSFERA INDONESIA
Publisher : Department of Geography Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/geosi.v9i2.39670

Abstract

The increasing population in an area often triggers heightened development, leading to diminished land availability and subsequent land conversion. This transformation, predominantly observed in agricultural and plantation lands, is driven by the need for residential areas. However, continuous land use changes contribute to erosion, a natural process wherein soil is transported, leading to sedimentation and eventual flooding. This study aims to identify critical areas prone to erosion and land degradation. To address this, we used the Universal Soil Loss Equation (USLE) method for erosion prediction, leveraging its simplicity and accuracy. This study focuses on the Mayang watershed in East Java, utilizing a combination of USLE, spectral index modeling, and Geographic Information System (GIS) techniques to estimate soil erosion and land criticality. By integrating methodologies and analyzing data spanning from 2011 to 2021, the study reveals shifts in erosion danger levels and land use patterns. While regions with low erosion remained stable, areas with medium to high erosion declined, yet those with very high erosion exhibited a worrisome increase. Changes in land use, including forest loss and urban expansion, underscore the ecological shifts exacerbating erosion hazards. The study emphasizing the necessity for targeted conservation strategies and comprehensive land management plans to mitigate erosion risks and preserve environmental sustainability.