Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penggunaan Media Google Form sebagai Asesmen Diagnostik di SMA Negeri 2 Semarang Widya Candrawati; Leli Nisfi Setiana; Oktarina Puspita Wardani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1471

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat penggunaan media teknologi Pendidikan yang bisa membantu dalam pelaksanaan asesmen diagnostik. Penggunaan media teknologi dalam penelitian ini adalah media google form. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik penghimpunan data yang akan digunakan adalah teknik pengamatan secara langsung dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan mendeskripsikan hasil pengerjaan kesioner peserta didik. Perolehan hasil dari penelitian ini adalah media google form dalam pelaksanaan asesmen diagnostik mempunyai beberapa tahap, yaitu perencanaan, pembuatan, penyebaran, dan pengolahan data. Berbagai kemudahan yang menjadi kelebihan dari google form adalah kesederhanaan dalam pengoperasian, pengedaran, pengerjaan hasil, dan aksesibilitas. Penggunaan google form dinilai sangat praktis dan efektif dalam asesmen diagnostik dan memudahkan penggunanya.
Pemanfaatan Media Canva dalam Pembuatan Pamflet Pertunjukkan Drama untuk Meningkatkan Kreatifitas Belajar Peserta Didik Afifa Ristianingsih; Leli Nisfi Setiana; Oktariana Puspita Wardani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1473

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pemanfaatan aplikasi Canva dalam pembuatan pamflet pertunjukan drama sebagai upaya meningkatkan kreativitas belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan keterampilan abad ke 21 yang berfokus pada keterampilan berpikir kreatif. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian peserta didik kelas XI 8 SMA Negeri 2 Semarang. Data yang diperoleh berupa dokumen hasil karya peserta didik yang menunjukan peningkatan keterampilan belajar, berpikir kreatif, motivasi belajar, partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, serta refleksi dari pampflet yang dibuat. Penelitian ini juga mengintegrasikan pengetahuan struktur dan unsur drama ke dalam bentuk visual yang komunikatif. Penelitian juga menemukan tantangan berupa keterbatasan akses internet dan kesenjangan kemampuan teknologi siswa, pendampingan guru dan penyediaan fasilitas yang memadai terbukti efektif mengatasi hambatan tersebut. Aplikasi Canva mampu menjadi media pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan kreativitas dan kompetensi abad ke-21 peserta didik.
Pemberdayaan Guru SMP dalam Pemanfaatan Powtoon untuk Pengembangan Media Komik Audio Visual Aida Azizah; Evi Chamalah; Turahmat Turahmat; Oktarina Puspita Wardani; Leli Nisfi Setiana; Meilan Arsanti; Andi Maulana; Muchamad Abdul Basir; Cahyo Hasanudin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 10 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v10i1.5334

Abstract

The integration of digital tools in education plays a crucial role in enhancing a more interactive and captivating learning experience. Nonetheless, the application of the Powtoon tool by educators remains insufficiently utilized due to inadequate practical training opportunities. To tackle this challenge, this community-oriented project was implemented, which involved training and coaching on how to effectively use Powtoon to create audiovisual comic materials through a collaborative approach. The outcomes of this initiative indicate that educators gained proficiency in using Powtoon, designing learning storyboards, and generating audiovisual comic materials. Furthermore, 85 percent of the attendees managed to create their own storyboards, while 80 percent effectively produced educational media. This project also motivated teachers to start incorporating digital media into their instruction, thus enhancing the engagement and interactivity of the learning experience.   Pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Namun, pemanfaatan aplikasi Powtoon sebagai media pembelajaran oleh guru masih belum optimal karena terbatasnya pelatihan yang bersifat praktis dan aplikatif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan pemanfaatan Powtoon dalam pengembangan media komik audio visual dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh keterampilan dalam mengoperasikan Powtoon, menyusun storyboard pembelajaran, serta mampu menghasilkan media komik audio visual. Selain itu, sebanyak 85% peserta mampu menyusun storyboard dan 80%  peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran. Kegiatan ini juga mendorong guru untuk mulai memanfaatkan media digital dalam pembelajaran sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif.