Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PERBEDAAN PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI BERBANTUKAN PCB SEDERHANA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Andri Desy Astuti; Jeffry Handhika; Sulistyaning Kartikawati
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.812 KB) | DOI: 10.25273/jupiter.v2i2.1793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) adakah perbedaan pengaruh antara penggunaan metode pembelajaran eksperimen dan demontrasi berbantukan PCB sederhana terhadap hasil belajar siswa; 2) adakah perbedaan pengaruh antara kreativitas kategori tinggi dan rendah terhadap hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran eksperimen dan demonstrasi berbantukan PCB sederhana ;3) adakah interaksi antara metode pembelajaran eksperimen, demonstrasi berbantukan PCB sederhana dan kreativitas siswa terhadap hasil belajar siswa.Penelitian ini berbentuk penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dua kelas, diambil menggunakan teknik sample random sampling dengan kelas eksperimen pertama diajar dengan metode pembelajaran eksperimen dan kelas eksperimen kedua diajar dengan metode pembelajaran demonstrasi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan metode dokumentasi untuk data kreativitas dan data hasil belajar Dasar dan Pengukuran Listrik siswa. Teknik analisis data menggunakan uji analisis variansi dua jalan sel tak sama dengan matriks 2x2 dan uji lanjut menggunakan uji Scheffe.Hasil uji hipotesis dengan taraf signifikansi (α) = 5% menunjukkan bahwa: 1) Fobs > Fα (4,004 > 4,02) maka H0A ditolak, sehingga terdapat perbedaan pengaruh antara penggunaan metode pembelajaran eksperimen dan demonstrasi berbantukan PCB Sederhana terhadap hasil belajar siswa; 2) Fobs > Fα (25,29514 > 12,0389) maka H0A ditolak, sehingga terdapat perbedaan pengaruh antara kreativitas kategori tinggi dan rendah terhadap hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran eksperimen dan demonstrasi berbantukan PCB Sederhana; 3) Fobs > Fα (0,2329 > 4,02) maka H0B diterima, sehingga tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran eksperimen, demonstrasi berbantukan PCB Sederhana dan kreativitas siswa terhadap hasil belajar siswa.
Penerapan Media Praktikum Ayunan Sederhana Berbasis Remot Laboratorium untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMK Swasta di Madiun Siti Maimunah; Jeffry Handhika
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.10996

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil penerapan media pembelajaran praktikum ayunan sederhana yang nantinya dapat meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen menggunakan one grup pretest dan posttest dengan data pengamatan, dokumentasi dan tes ketrampilan berfikir kreatif sebagai data teknik pengumpulan data. Hasil dari penelitian diperoleh: (1) Media alat praktikum yang dimiliki SMK Swasta di Madiun masih berbentuk konvensional dan belum terintegrasi teknologi, (2) Hasil ulangan harian siswa yang diperoleh masih rendah dengan nilai rata – rata 44,1 dengan minimum nilai ketuntasan 75. Dilihat dari analisis kebutuhan yang diperoleh maka sangat direkomentasikan untuk mengembangkan media praktikum ayunan sederhana berbasis mikrokontroler
Pengembangan Media Alat Optik Berbasis IOT untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK di Kota Madiun Purwandari Purwandari; Tri Astuti; Jeffry Handhika
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.10995

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil penerapan media pembelajaran alat optik berbasis internet of things (IoT) untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa di SMK Gamaliel Kota Madiun. Metode penelitian yang digunakan yaitu pra-eksperimen dengan rancangan yang digunakan yaitu one group pretest-postest design. Hasil dari penelitian ini diperoleh : (1) belum ada  media praktikum alat optik berbasis IoT di SMK Gamaliel Kota Madiun, (2) media alat praktikum di SMK Gamaliel kota Madiun masih konvensional belum terintegrasi teknologi, (3) hasil keterampilan proses sains siswa masih rendah dengan nilai  rata-rata 43,75 dengan minimum hasil ketuntasan adalah 75,00. Dari data diatas sangat direkomendasikan untuk menerapkan media alat optik berbasis IoT menggunakan Node_MCU untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Hasil N-gain menunjukkan 0,73 termasuk kategori tinggi dan Hasil Uji T Sig. (2-tailed) yaitu  0.000 sehingga terjadi perbedaan antara hasil pretest dan postest. 
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS SETRADA (SENI TARI DAN DRAMA) MATERI GETARAN GELOMBANG DAN BUNYI Intan Fatmawati; Jeffry Handhika; Erawan Kurniadi
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 8, No 1 (2021): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v8i1.12600

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model define, design, development (3-D) yang bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis SETRADA (Seni Tari dan Drama)  berorientasi HOTS (Higher Order Thingking Skills). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar angket validasi yang digunakan untuk mengukur kelayakan modul dan tes instrument yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan 3 indikator menganalisis, mengevaluasi,dan menciptakan. Teknik pengujian kelayakan modul menggunakan Content Validity Ratio (CVR), Content Validity Index (CVI) dan pengukuran kemampuan berpikir tingkat tinggi menggunakan uji N-gain. Berdasarkan uji yang dilakukan diperoleh hasil penilaian dari validator CVR sebesar 18,00, CVI sebesar 0,9 kategori sangat sesuai  dan  layak digunakan sebagai bahan ajar. Pada pengukuran kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa diperoleh skor sebesar 0,5 kategori sedang .
Pengaruh Electronic Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa dalam Pembelajaran Fisika Ria Sukesti; Jeffry Handhika; Erawan Kurniadi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v11i1.4212

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh electronic learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam pembelajaran fisika. Penelitian dilakukan di kelas X TSM A SMK Negeri 1 Puhpelem. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan design penelitian one group pre-test post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa electronic learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam pembelajaran fisika, ditunjukkkan dengan hasil analisis data pada uji paired sample t test dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah implementasi electronic learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam pembelajaran fisika.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK MELALUI EKSPERIMEN DI KELAS DAN PENUGASAN GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA Nunung Nurlaila; Jeffry Handhika
Papua Journal of Physics Education Vol 1, No 1 (2020): PAPUA JOURNAL OF PHYSICS EDUCATION (PJPE)
Publisher : Papua Journal of Physics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.235 KB) | DOI: 10.31957/pjpe.v1i1.1275

Abstract

This study aims to determine the effect of the application of scientific approaches through classroom experiments and assignments to improve learning outcomes and critical thinking skills. Critical thinking is a capability needed in the framework of facing the industrial revolution 4.0 because it is closely related to innovation and 21st century skills. The method used in this study is an experimental model with a single pre-post test design completed with qualitative descriptive analysis using N-Gain. The population of this study was the science students of SMAN 6 Madiun. Material is limited to (2) Elasticity and Hooke's Law and (2) Static Fluid. It was concluded that the application of a scientific approach through Experiments in the classroom and Assignments can improve learning outcomes with sig. smaller than 0.05. NGain scores in the low category for learning outcomes (0.26) and critical thinking (0.24).Keywords: Scientific Approach, Experimental Method, Learning Outcomes, Critical Thinking
Pengembangan modul IPA fisika berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa Tria Yuliana; Jeffry Handhika; Farida Huriawati
Prosiding SNPF (Seminar Nasional Pendidikan Fisika) 2017: Prosiding SNPF III "Etnosains dan Peranannya Dalam Menguatkan Karakter Bangsa"
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.127 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan media pembelajaran fisika berupa modul berbasis inkuiri terbimbing pada pokok bahasan getaran, gelombang, bunyi, cahaya dan alat-alat optik; 2) mengetahui kualitas modul berbasis inkuiri terbimbing pada pokok bahasan optik melalui penilaian validator dan respon siswa; 3) mengetahui presentase peningkatan pemahaman konsep siswa setelah mengunakan media pembelajaran berupa modul berbasis inkuiri terbimbing. Pengembangan ini dibatasi pada tahap awal saja dengan menggunakan model  pengembangan prosedural menurut Sugiyono dan 4-D oleh S. Tiagarajan Dorothy S. Semmel dan Melvyn L. Semmel. Desain uji coba produk pengembangan dalam penelitian ini yaitu validasi ahli, uji kelas kecil, dan uji coba terbatas. Subjek uji coba kelas VIII SMPN 1 Puhpelem. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Langkah-langkah pembuatan modul dalam penelitian ini yaitu analisis ujung depan, analisis siswa, analisis materi, membuat instrumen, menentukan format, perancangan, validasi ahli, uji kelas kecil dan uji coba kelas terbatas; 2) Kualitas modul berbasis inkuiri terbimbing ini memperoleh kategori baik dimana yang telah dinilai oleh ahli modul memperoleh presentase sebesar 80% (layak), media pembelajaran ini juga memperoleh respon baik pada uji kelas kecil dan uji coba terbatas; 3) Hasil pemahaman konsep siswa dilakukan pada uji kelas kecil dan uji coba terbatas memperlihatkan peningkatan sedang.
Penerapan pembelajaran fisika dengan inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar kognitif Anna Dwi Hapsari; Jeffry Handhika; Farida Huriawati
Prosiding SNPF (Seminar Nasional Pendidikan Fisika) 2017: Prosiding SNPF III "Etnosains dan Peranannya Dalam Menguatkan Karakter Bangsa"
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.249 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penerapan pembelajaran fisika dengan inkuiri terbimbing dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental dengan desain One-Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Negeri Madiun sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII G yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah teknik samplingpurposive. Instrumen yang digunakan adalah tes yang sebelumnya telah di uji instrumen meliputi validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya pembeda. Pengujian persyaratan analisis menggunakan uji normalitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji paired samplet test. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan α = 5%, diperoleh thitung = 13,38 dan ttabel = 2,04, karena thitung> ttabel maka H0 ditolak yang berarti ada perbedaan skor rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran fisika dengan inkuiri terbimbing dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa
Pelestarian tari dongkrek sebagai kesenian khas daerah Madiun melalui dongkrek kreasi dan apersepsi dalam pembelajaran fisika Zakiyyatur Rohmah; Endah Kusuma Dewi; Firdiani Firdiani; Jeffry Handhika
Prosiding SNPF (Seminar Nasional Pendidikan Fisika) 2017: Prosiding SNPF III "Etnosains dan Peranannya Dalam Menguatkan Karakter Bangsa"
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.366 KB)

Abstract

Kesenian dongkrek merupakan kesenian khas daerah Madiun namun sudah jarang dikenal oleh generasi muda di daerah madiun. Perhatian pemerintah dan pemangku kepentingan serta keterlibatan masyarakat sangat diperlukan untuk melestarikan kesenian ini. Langkah strategis yang dilakukan adalah (1) memberikan pelatihan terhadap anak usia sekolah dengan menambahkan kegiatan drama (dongkrek kreasi) dan (2) mensosialisasikan nilai-nilai (nilai moral, nilai religius, nilai kepemimpinan, nilai kepahlawanan, dan nilai estetika) yang terkandung dalam tari dongkrek (3) Tari Dongkrek juga dapat diaplikasikan dalam pembelajaran Fisika seperti pemanfaat Bunyi dan Gelombang. Komponen dalam Tari Dongkrek yang dapat dikaitkan adalah bunyi yang dihasilkan dari alat musik. 
Pengembangan tahap awal instrumen tes berbasis kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skill - hots) mata pelajaran fisika Fitrianing Ekawati; Jeffry Handhika; Farida Huriawati
Prosiding SNPF (Seminar Nasional Pendidikan Fisika) 2017: Prosiding SNPF III "Etnosains dan Peranannya Dalam Menguatkan Karakter Bangsa"
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.628 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan instrumen tes berbasis kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas VIII SMP/MTs. (2) Mengetahui kualitas instrumen tes kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika pada siswa SMP/MTs berdasarkan validator dan respon siswa. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII SMPN 2 Geger. Penelitian dilakukan menggunakan model 4-D dengan tahap pendefinisian(define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develope). Pengembangan instrumen tes ini hanya terbatas pada uji tahap awal. Pengumpulan data menggunakan angket dan soal tes. Hasil analisis instrumen menggunakan uji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya beda. Hasil menunjukkan, instrumen tes berbasis kemampuan berpikir tingkat tinggi mendapatkan respon yang baik. Hasil penilaian yang dilakukan validator terhadap produk pengembangan didapatkan yaitu presentase ahli materi sebesar 88,7% dengan interpretasi “sangat layak”. ahli bahasa memberikan penilaian sebesar 87,33% dengan interpretasi “ sangat layak”. Hasil respon siswa pada kelas kecil pada tahap eksplorasi diperoleh presentase sebesar 76,3% dengan interpretasi “baik”, sedangkan respon siswa pada uji coba kelas kecil tahap pengembangan sebesar 75,3% dengan interpretasi “ baik”, dan uji coba kelas terbatas diperoleh presentase sebesar 78 %, 73,4% dengan interpretasi “baik”.