Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kearifan Lokal dalam Film Melody Kota Rusa Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Tiara Assyifa; Khaerunnisa Khaerunnisa
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2026: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film sebagai representasi lokal yang merefleksikan antara manusia, lingkungan, dan sistem nilai yang melingkupinya. Salah satu aspek yang dapat dikaji melalui film adalah ekologi budaya, yakni hubungan timbal balik antara kebudayaan dan lingkungan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekologi budaya yang direpresentasikan dalam film Melody Kota Rusa karya Irham Acho Bahtiar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang difokuskan pada analisis yang muncul dalam adegan, dialog, dan visual film. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi dan dokumentasi terhadap film, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekologi budaya dalam film Melody Kota Rusa dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu hubungan antara lingkungan dan budaya melalui pemanfaatan teknologi serta alat-alat tradisional, hubungan pola perilaku masyarakat dalam mengeksploitasi kawasan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dalam kebudayaan, serta hubungan tingkat pengaruh sistem pemanfaatan lingkungan terhadap nilai-nilai sosial budaya. Ketiga kategori tersebut selanjutnya diklasifikasikan menjadi tujuh data ekologi budaya. Setiap bentuk hubungan yang ditampilkan merepresentasikan realitas kehidupan masyarakat Papua yang memiliki keterkaitan erat dengan lingkungan alam dan budaya setempat. Dengan demikian, hasil analisis mampu menjawab tujuan penelitian serta memperlihatkan bahwa film Melody Kota Rusa merepresentasikan ekologi budaya sebagai bagian integral dari kehidupan sosial masyarakat Papua.
Penerapan Media Web Literasi Terhadap Keterampilan Menulis Cerpen Budaya di Kelas XI SMA Triguna Utama Mutiara Halimatu’s Sadiyah; Khaerunnisa Khaerunnisa
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2026: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran menjadi alat utama dalam penyampaian informasi antara guru dan peserta didik. Pada pembelajaran menulis cerpen di SMA Triguna Utama, kompetensi peserta didik mengalami penurunan. Penggunaan media pembelajaran tanpa ada terobosan menimbulkan kejenuhan pada peserta didik. Oleh karena itu, peneliti tergerak untuk mengaplikasikan media web literasi sebagai media pembelajaran dalam kegiatan menulis cerpen. Dengan penambahan pengenalan budaya betawi yang akan diimplikasikan pada penugasan teks cerpen peserta didik, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan media pembelajaran web literasi terhadap keterampilan menulis cerpen pada peserta didik kelas XI di SMA Triguna Utama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment dan rancangan penelitian post-test only control group design. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, media web literasi memiliki pengaruh terhadap peningkatan keterampilan menulis cerpen pada peserta didik kelas XI di SMA Triguna Utama. Melalui hasil taraf signifikansi yang berada pada nilai 0.04 menandakan bahwa nilai lebih rendah atau < 0.05. Berdasarkan hasil tersebut, maka penerapan media web literasi dinyatakan berpengaruh.
Pengaruh Media Belajar Situs Web Carrd.Co Terhadap Keterampilan Menulis Berpadu Budaya Betawi Mutiara Halimatu&#039;s Sadiyah; Khaerunnisa
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this study, the problem found was the low short story writing skills of students in grade XI of SMA Triguna Utama. The low ability to write short stories can be caused by internal and external factors. In internal factors, the lack of imagination possessed by students can hinder story writing. Then for external factors, learning media as a tool to project learning materials can affect the stability of student learning. Therefore, this study applies the carrd.co website media as a tool to improve students' short story writing skills. Not only helping with the material, this media also introduces the history of Betawi culture to students. The research method used is quantitative research with a quasi-experimental research design. Based on the results of the research that has been tested, the application of the carrd.co website media in the experimental class and the control class has quite significant differences. Thus, the carrd.co website media is effective for use as a learning medium.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE BERBANTUAN GOOGLE SITES TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERITA FANTASI Andini Andini; Khaerunnisa Khaerunnisa
Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v11i1.38504

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effect of the CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) learning model assisted by Google Sites on the fantasy story writing skills of seventh-grade students. The background of this study is the low writing ability of students in developing ideas, plots, and text structures. The research method used is a quantitative approach with a posttest-only control group experimental design. The research sample consisted of an experimental class that received the CORE model assisted by Google Sites and a control class that used conventional learning. The instrument was a fantasy story writing test. The results showed that the posttest scores of the experimental class reached an average of 83.88, while the control class scored 65.27. The normality test showed that both groups were normally distributed with significance values of 0.019 and 0.014 (> 0.05), respectively. The homogeneity test also showed that the variances of the two groups were homogeneous (sig. 0.18 > 0.05). Furthermore, the t-test results showed a t-value of 10.653 with a significance level (2-tailed) of 0.000 < 0.05, so Ho was rejected and Ha was accepted. Thus, the CORE model assisted by Google Sites had a significant and effective influence on improving students' fantasy story writing skills.
PERSEPSI GURU PEMULA TERHADAP PENGALAMAN PPG DAN DUKUNGAN PIMPINAN SEKOLAH DALAM MEMBENTUK PROFESIONALISME Khaerunnisa; Zaitun Zaitun; Lativa Qurrotaini; Muhammad Ishaq Gery; Lidiyatul Izzah; Bambang Irawan
Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Vol 14 No 1 (2026): Edutainment: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/e.v14i1.1067

Abstract

Program Profesi Guru (PPG) merupakan upaya strategis untuk memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian calon guru agar siap memasuki dunia kerja. Namun, efektivitas PPG tidak berdiri sendiri; keberhasilannya sangat dipengaruhi dukungan pimpinan sekolah yang berperan dalam keberlanjutan pembinaan ketika guru pemula mulai bertugas. Penelitian ini menganalisis pengaruh pengalaman mengikuti PPG dan dukungan pimpinan sekolah terhadap profesionalisme guru pemula. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan angket berskala Likert yang diberikan kepada 73 guru pemula lulusan PPG dari berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman PPG memperoleh 70,83% respons “Sangat Setuju,” sedangkan dukungan pimpinan sekolah mencapai 50,68%. Profesionalisme guru pemula berada pada kategori sangat tinggi dengan 56,16% respons “Sangat Setuju.” Temuan ini menegaskan bahwa PPG berkontribusi signifikan terhadap kesiapan kompetensi guru pemula, tetapi penguatan kompetensi tersebut sangat dipengaruhi kualitas dukungan kepala sekolah. Dengan demikian, sinergi antara PPG dan kepemimpinan sekolah menjadi kunci pembentukan profesionalisme guru pemula yang konsisten, berintegritas, dan mampu menavigasi tuntutan pembelajaran di sekolah.
PROGRAM PANGGUNG CERIA: PENGENALAN DRAMA SEDERHANA UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER DAN IMAJINASI ANAK USIA DINI Khaerunnisa Khaerunnisa; Mutiarani Mutiarani; Puan Dinaphia Yunan; Rina Nuryani; Tiara Savitri; Anzily Rahma Alia
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.4067

Abstract

The Panggung Ceria Program: An Introduction to Simple Drama to Cultivate Character and Imagination in Early Childhood is motivated by the importance of providing creative, fun learning media that are in accordance with the developmental characteristics of early childhood. At this stage of development, children have a high curiosity and imagination, so they need stimulation through visual experiences, stories, and meaningful interactive activities. However, learning in some early childhood education institutions is still dominated by basic academic activities so that the space for developing imagination, empathy, and understanding of character values ​​is not optimal. This community service activity aims to introduce simple drama as an educational medium to foster children's imagination and strengthen character values ​​through the stories and characters presented. The implementation method is carried out through a participatory approach with the stages of needs observation, preparation of materials and drama staging, implementation of simple drama performances, and interactive activities in the form of light discussions and reflections with children. The drama presented raises the theme of honesty, courtesy, caring, and compassion with language and storylines that are easily understood by early childhood. The results of the activity show that children show high enthusiasm while watching the performance, are able to understand the moral messages conveyed, and demonstrate the development of imagination through responses, questions, and retellings that they tell after the activity. This program also provides a fun and meaningful learning experience in supporting the strengthening of early childhood character education.
Developing contextual-based BIPA teaching materials integrating muhammadiyah values to enhance learners’ communicative competence Khaerunnisa Khaerunnisa; Mutiarani Mutiarani; Wika Soviana Devi; Apri Utami Parta Santi; Rina Nuryani; Halimah Halimah; Anzily Rahma Alia; Muraina Kamilu Olanrewaju
BAHASTRA Vol. 46 No. 2 (2026): BAHASTRA (In Progress)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v46i2.2141

Abstract

This study aims to develop and evaluate contextual-based Indonesian language teaching materials for foreign speakers (BIPA) within the Muhammadiyah university setting. Addressing the limitations of existing culture-based materials, the study proposes an institution-based approach that integrates Muhammadiyah values, academic practices, socio-religious perspectives, and authentic campus communication contexts into instructional design. A mixed-method research design was employed within a research and development (R&D) framework guided by the ADDIE model. The study involved 15 BIPA learners, 2 instructors, and 3 experts. The needs analysis revealed that learners required instructional materials integrating linguistic, communicative, academic, socio-cultural, and institutional dimensions, with institutional context emerging as the most important component. The developed materials were validated by experts and were rated highly appropriate due to their alignment with learners’ communicative needs, authentic learning situations, and integration of institutional cultural values. The effectiveness test demonstrated a statistically significant improvement in learners’ communicative competence between the pre-test and post-test, with a large effect size indicating substantial learning gains. The findings suggest that the integration of authentic campus interactions and Muhammadiyah-based contextual content can enhance learners’ ability to communicate effectively in academic and social environments. This study contributes to BIPA pedagogy by extending contextualization beyond local cultural representation toward an institution-based framework that integrates cognitive, cultural, and contextual dimensions. The findings provide a practical model for developing context-sensitive BIPA materials in Islamic higher education institutions and other educational settings with distinctive institutional identities.
PELATIHAN MENULIS KALIMAT SEDERHANA BERTEMA TRANSPORTASI BAGI MAHASISWA ASING LEVEL 1 DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA Khaerunnisa Khaerunnisa; Indira Yuliana; Nadya Agustin
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BIPA merupakan sebuah program yang membelajarkan bahasa Indonesia untuk orang asing. Pada pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing pengajar harus memperhatikan bagaimana metode yang akan diajarkan kepada pemelajar. Pembelajaran BIPA memerlukan metode khusus yang disesuaikan dengan aspek bahasa dan tingkat pemahaman siswa sesuai dengan levelnya. Hal tersebut diperlukan karena sangat berpengaruh terhadap proses serta hasil dalam pembelajaran, sehingga diperlukannya metode yang tepat. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas dari metode langsung tersebut pada pembelajaran BIPA teruntuk keterampilan membaca dan menulis mengenai materi transportasi pada level 1. Pengabdian ini menggunakan metode eksperimen dengan bahan ajar berupa teks bacaan yang menjadi instrumen penilaiannya. Pengumpulan data dilakukan melalui praktik oleh lima pemelajar BIPA Universitas Muhammadiyah Jakarta yang berasal dari Thailand dan Kamboja. Hasil dari pengabdian yang sudah dilakukan adalah penggunaan metode langsung bagi pembelajaran BIPA untuk keterampilan membaca dan menulis dikatakan efektif karena pemelajar mampu memahami serta mampu menulis teks deskripsi singkat mengenai materi transportasi dengan baik.
PERSEPSI PEMELAJAR BIPA TERHADAP EFEKTIVITAS METODE LANGSUNG (DIRECT METHOD) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Khaerunnisa Khaerunnisa; Andini; Zalwa Ayu Sabilah; Atika Puspitasari
Pena Literasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.9.1.118-132

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi pemelajar BIPA tentang seberapa efektif penerapan Metode Langsung (Direct Method) dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode langsung menekankan komunikasi verbal dan penggunaan bahasa Indonesia secara langsung tanpa perantara bahasa asal pemelajar. Penelitian ini melibatkan pemelajar BIPA di tingkat pemula dari berbagai latar belakang budaya dan bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengetahui seberapa efektif Metode Langsung (Direct Method) dalam meningkatkan keterampilan berbicara, mendengar, membaca, menulis, dan pemahaman kosakata bahasa Indonesia. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara terstruktur. Menurut hasil penelitian, sebagian besar pemelajar menanggapi metode langsung dengan baik. Mereka percaya bahwa metode ini membantu meningkatkan kepercayaan diri berbicara, memperluas kosakata, dan lebih memahami konteks budaya Indonesia. Namun faktor-faktor seperti latar belakang bahasa ibu, motivasi belajar, dan durasi paparan bahasa Indonesia juga memengaruhi persepsi terhadap efektivitas metode ini. Penelitian ini menemukan bahwa Metode Langsung (Direct Method) membangun keterampilan komunikasi aktif dengan baik, tetapi perlu dikombinasikan dengan metode lain untuk mengatasi keterbatasan, terutama dalam penguasaan kosakata dan tata bahasa. Hasil penelitian ini menunjukan secara menyeluruh bahwa Metode Langsung (Direct Method) dapat meningkatkan hasil dalam pemahaman dan berbicara bahasa Indonesia. Hasil tersebut bahkan lebih efisien ketika digabungkan dengan metode pengajaran lain yang sesuai dengan kebutuhan pemelajar. Dengan penggabungan yang sesuai dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan memotivasi pemelajar dalam memahami bahasa Indonesia secara menyeluruh. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk membangun strategi pembelajaran BIPA yang kreatif dan aplikatif untuk memenuhi kebutuhan pemelajar BIPA.
PENERAPAN METODE PENGAJARAN INTERAKTIF PADA PEMELAJAR ASING KAMBOJA DAN THAILAND DI DIREKTORAT KUI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA Diana K Rusiana; Khaerunnisa Khaerunnisa
IdeBahasa Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Idebahasa Vol 7 No 2 Desember 2025
Publisher : Asosiasi dosen IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/idebahasa.v7i2.256

Abstract

Pembelajaran bagi pemelajar asing memerlukan pendekatan yang tepat agar proses pemerolehan bahasa dan pemahaman budaya dapat berlangsung secara optimal. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif adalah metode pengajaran interaktif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan metode pengajaran interaktif pada pengajaran BIPA bagi pemelajar asing Kamboja dan Thailand di Direktorat KUI Universitas Muhammadiyah Jakarta. Sumber data dari hasil pembelajaran orang asing di KUI. Teori yang digunakan menggunakan teori pembelajarn interaktif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, dokumentasi berupa materi ajar dan catatan pembelajaran. Subjek penelitian adalah pemelajar asing asal Kamboja dan Thailand yang mengikuti program pembelajaran di Direktorat KUI Universitas Muhammadiyah Jakarta. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pengajaran interaktif mampu meningkatkan partisipasi aktif pemelajar, memperbaiki keterampilan berbahasa, dan menciptakan suasana pembelajaran yang lebih komunikatif dan menyenangkan. Metode ini juga membantu pemelajar dalam memahami konteks sosial dan budaya Indonesia. Kesimpulannya bahwa Penerapan metode pengajaran interaktif pada pemelajar asing asal Kamboja dan Thailand di Direktorat KUI Universitas Muhammadiyah Jakarta terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi, keterampilan berbahasa, dan pemahaman budaya pemelajar.