Claim Missing Document
Check
Articles

Kelayakan Ekonomi Usahatani Jagung Di Desa Jumo Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan Odilo Jevadheo Kusuma; Bayu Nuswantara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.4912

Abstract

Usahatani jagung merupakan kegiatan usaha yang menjanjikan untuk di kembangkan. Hal tersebut dikarenakan dukungan kondisi lahan yang subur, peningkatan permintaan tiap tahunnya dan kelembagaan pertanian yang ikut membantu memajukan pertanian, serta banyak petani yang menanam komoditi jagung di Kabupaten Grobogan. Produk jagung umumnya digunakan untuk pakan ternak yang berkualitas. Kondisi geografis yang strategis membuat jagung menjadi komoditi yang diusahakan oleh petani, sehingga kajian tentang pendapatan usahatani jagung dan kelayakan ekonomi menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui gambaran pendapatan usahatani jagung di Desa Jumo, 2)  menganalisis kelayakan ekonomi usahatani jagung di Desa Jumo. Penelitian ini dilakukan di Desa Jumo Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan. Sampel ditentukan secara acak pada populasi petani jagung di lokasi penelitian sejumlah 43 petani. Data primer diambil menggunakan teknik survei yakni mewawancarai petani dan informan kunci menggunakan kuesioner. Analisis ekonomi yang digunakan, yaitu: analisis pendapatan usahatani jagung, R/C ratio, dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan: 1) pendapatan usahatani jagung sebesar Rp.12.474.932,- per hektar, dan 2) R/C ratio sebesar 2,38 dan Break Even Point (BEP) harga sebesar Rp.1.364 dan Break Even Point (BEP) Volume produksi sebesar 2.800 kg.Kata kunci: usahatani jagung, pendapatan usahatani,  R/C ratio, break even pointABSTRACTCorn farming is a prospective business activity to be implemented. This is due to the support of fertile land conditions, an continuous increasing in demand every year and agricultural institutions that support agricultural progress, as well as many farmers who plant corn commodities such as typical in Grobogan Regency. Corn products are generally used for quality animal feed.  Favorable geographical conditions make corn a commodity that is cultivated by many farmers, so it is important to do a research of farming income and economic feasibility in corn faming. The aims of this research, are: 1) to know the description of corn farming income , and 2) to analyze the economic feasibility of corn farming in Jumo village. This research was conducted in Jumo Village, Kedungjati District, Grobogan Regency. Samples were determined randomly in a population of corn farmers in the study area of 43 farmers. The primary data was taken using survey techniques, by interviewing corn farmers and key informant with a questionnaire. The economic analysis used are: analysis of corn farming income, R/C Ratio, and Break Even Point (BEP). The results of this research, are showed: 1) corn farming income in Jumo Village is IDR 12,474,932  / hectare, and 2) the R/C ratio was 2.38, break even point of production volume was 2,800 kilogram,  and  break even point of corn price was IDR 1,364,- / kilogram.Keywords: corn farming, income farming, R/C ratio, break even point
Analisis Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Kopi Di Kalimera Coffee Bar Salatiga Janeffer Faurence Tarehy; Bayu Nuswantara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i3.5641

Abstract

Konsumsi kopi yang terus meningkat setiap tahunnya telah menjadi suatu trend yang baru bagi masyarakat Indonesia. Sebagian besar masyarakat telah menganggap bahwa mengonsumsi kopi tidak lagi sekedar sebagai minuman pelengkap saja namun menjadikan kopi sebagai minuman pokok sehari-hari khususnya bagi masyarakat yang telah kencanduan mengonsumsi minuman ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen, menganalisis indeks kepuasan konsumen, dan dan menganalisis atribut-atribut produk kopi yang dianggap penting oleh konsumen. Penelitian dilakukan di Kalimera Coffee Bar Salatiga. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling dengan jumlah sampel ditetapkan sebanyak 40 responden. Penelitian ini menggunakan 8 atribut produk, yaitu rasa, varian rasa, aroma, ukuran/ volume isi, tampilan fisik, kualitas pelayanan, kenyamanan tempat dan harga produk. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, kuesioner yang diisi secara online, studi pustaka, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, Customer Satisfaction Index (CSI), dan Importance and Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan karakteristik konsumen usia 16 sampai dengan 40 tahun, berstatus belum menikah dengan tingkat pendidikan SMA dan Diploma/ Sarjana (S1, S2, S3), didominasi oleh pelajar dan mahasiswa, dan sisanya bekerja sebagai pegawai swasta, PNS/ ABRI, wiraswasta dan freelancer, memiliki pendapatan per bulan mulai dari dibawah 2,5 juta rupiah sampai diatas 5 juta rupiah. Indeks kepuasan konsumen yang di peroleh berada pada klasifikasi sangat puas dengan persentase 87,39 persen. Atribut produk yang perlu dipertahankan adalah rasa, kualitas pelayanan dan kenyamanan tempat.
Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Ikan Lele Di Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Verico Meitri Kaswara; Bayu Nuswantara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i1.6401

Abstract

Usaha budidaya ikan lele merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya air tawar yang memiliki potensi yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan di Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Hal ini dikarenakan ikan lele memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan komoditas perikanan lainnya, yaitu ikan lele memiliki pertumbuhan yang cepat, tidak memerlukan lahan yang luas untuk budidaya, dan relatif mudah pemeliharaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha budidaya ikan lele. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja yaitu di Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Penelitian dilakukan dengan wawancara masing-masing 30 petani responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis kelayakan finansial dengan kriteria, yaitu: Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR),Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), Payback Period (PP) dan Analisis Sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai NPV sebesar Rp. 85.577.058,-, nilai IRR sebesar 54,4% nilai Net B/C sebesar 2,45, nilai Gross B/C sebesar 1,21 dan PP sebesar 7 atau sekitar 7 bulan (kurang dari 5 tahun). Berdasarkan analisis tersebut usaha budidaya ikan lele layak untuk diusahakan secara finansial. Sementara analisis sensitivitas usaha budidaya ikan lele tetap layak dijalankan terhadap penurunan harga jual sebesar 10% dan kenaikan harga pakan sebesar 10%. Usaha budidaya ikan lele sangat sensitif atau tidak layak dijalankan terhadap perubahan penurunan produksi sebesar 20%.
HUBUNGAN MARKETING MIX TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN SAYURAN HIDROPONIK DI CRISPY FARM KECAMATAN BANYUMANIK KABUPATEN SEMARANG Kiki Irawati; Bayu Nuswantara
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 21, No 1 (2019): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.009 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v21i1.4773

Abstract

In modern society a healthy lifestyle is one measure of quality standards. A healthy lifestyle can be started by consuming organic vegetables. Crispy Farm is a place for cultivating organic vegetables with Hydroponic techniques, by means of hydroponic aquaculture which is currently increasingly being applied among homes. Organic vegetables are vegetables that are produced from natural ingredients without using synthetic chemicals. This study aims to analyze the effect of marketing mix which includes: prices, products, promotions and distribution on consumer decisions to buy Hydroponic vegetables at Crispy Farm. This research uses quantitative methods, with data collection techniques using primary data and secondary data. The research area was established in Banyumanik District, namely Jl. Tejosari, Gedawang Village, Banyumanik District, Semarang Regency, Central Java. The research was conducted from October to December 2018. The results showed that the factors that had a significant effect were the price of hydroponic vegetables (X1), Vegetable Hydroponic Products (X2) and Promotions Conducted by Crispy Fram (X3) on Decisions of Hydroponic Vegetable Consumers. While the factors that have no significant effect are the distribution of Hydroponic Vegetables (X4) to the decisions of hydroponic vegetable consumers (Y).
Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Loyalitas Konsumen Di Pasar Tradisional Ampel Kabupaten Boyolali Eka Dwi Fitriani; Bayu Nuswantara
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 15, No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.11 KB) | DOI: 10.20961/sepa.v15i1.25058

Abstract

This study examines socioeconomic factors on consumer loyalty in choosing to shop at the traditional Ampel market in Boyolali Regency. In order for traditional markets to survive and develop in the competitive business world in competing for consumers, it must be able to understand it’s consumers. Many factors can influence consumer loyalty in choosing to shop in traditional markets. In this study the factors that are thought to influence are product prices, product quality, merchant service, product location and market days. The type of research used is a survey with 50 sampling using incidental sampling. The type of data used is primary data and secondary data. Data collection techniques using questionnaires and data analysis techniques used multiple linear regression. Instrument test results show all valid and reliable. Multiple linear regression test shows Y = -9,199 + 0.510 X1 + 0.460 X2 - 0.192 X3 + 0.708 X4 + 0.551 X5. It is shows that product price variables, product quality, market location and market day have a positive effect on consumer loyalty.
Strategi menghadapi risiko produksi padi sawah di Kabupaten Sumba Timur Junaedin Wadu; Yuliawati Yuliawati; Bayu Nuswantara
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.851 KB) | DOI: 10.24914/jeb.v22i2.2342

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada Kecamatan Lewa Kabupaten Sumba Timur. Pemilihan lokasi dilakukan dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Lewa merupakan sentra produksi padi di Kabupaten Sumba Timur dan produksinya mengalami fluktuasi yang mengindikasikan adanya risiko. Sampel dalam penelitian ini adalah petani padi sawah, penyuluh pertanian, dan pemerintah setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan risiko produksi dengan responden 98 petani padi sawah, dan 2) menyusun strategi untuk menghadapi risiko produksi menggunakan analisis SWOT dengan sumber informan sebanyak 12 orang.Teknik pengambilan sampel digunakan secara acak sederhana (simple random sampling). Penelitian ini memakai model Cobb-Douglas dalam bentuk logaritma natural untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi risiko produksi dianalisis dengan model multiplicative heterocedasticity. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi adalah luas lahan, pupuk Urea, Phonska, pestisida, tenaga kerja, dan dummy musim tanam. Sedangkan faktor yang mempengaruhi risiko produksi adalah luas lahan, benih, dan herbisida. Sementara itu, hasil analisis menunjukkan strategi yang ditetapkan dengan TAS (Total Actractiveness Score) tertinggi adalah mengikuti pelatihan-pelatihan dan pembinaan melalui peningkatan kerjasama dengan pemerintah dan pihak lainnya.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS LAYANAN DENGAN LOYALITAS PENGUNJUNG DI AGROWISATA D’EMERICK KOTA SALATIGA Linggar Satria; Bayu Nuswantara; Hendrik Johanes N
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 3, No 1 (2020): MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v3i1.914

Abstract

Agrowisata merupakan suatu jenis pariwisata yang khusus menjadikan hasil pertanian, peternakan, perkebunan sebagai daya tarik bagi wisatawan. Untuk menilai sejauh mana kualitas pelayanan yang diberikan oleh perusahaan jasa, termasuk dalam hal ini Agrowisata D’Emerick, dapat dilakukan dengan menilai dimensi-dimensi yang berkaitan dengan wajud fisik (tangibles), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Tujuan dalam penelitian ini adalahuntuk menganalisis hubungan antara dimensi kualitas pelayanan dengan loyalitas pengunjung di Agrowisata D’Emerick Kota Salatiga. Hasil Penelitian menunjukan bahwa besarnya nilai korelasi antara variabel empati (X1) dengan loyalitas pelanggan (Y) adalah sebesar 0,516, nilai korelasi antara jaminan (X2) dengan loyalitas pelanggan (Y) adalah sebesar 0,525, nilai korelasi antara daya tanggap (X3) dengan loyalitas pelanggan (Y) adalah sebesar 0,516, nilai korelasi antara kehandalan (X4) dengan loyalitas pelanggan adalah sebesar 0,304, sementara nilai korelasi antara wujud fisik (X5) dengan loyalitas pelanggan adalah sebesar 0,383. Artinya kedua variabel mempunyai hubungan yang nyata dan dapat diterima.
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN, LOKASI DAN LINGKUNGAN DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN SUSU SEGAR Robertus Eri Triawan; Hendrik Johannes Nadapdap; Bayu Nuswantara
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 44, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v44i2.1934

Abstract

The fresh milk is an animal food that has high nutrition and provides great benefits for humans. At present the development of fresh milk sales in Salatiga is experiencing rapid development in line with the growing culinary place. The decision to buy fresh milk is an interaction of internal and external factors within the scope of marketing. The purpose of this study was to determine the relationship between product quality, service quality, location and environment with the decision to remove fresh milk at the Salatiga Stasiun Susu cafe. This type of research is quantitative descriptive using the survey method. Data collection is done by observation and interviews using questionnaires. The research location was set deliberately at the Salatiga Stasiun Susu cafe. Sampling uses a non-probability sampling of visitors 16 to 25 years old who consume and buy fresh milk at the Susu Stasiun cafe. The sampling technique was done by accidental sampling with a total of 50 respondents. Data analysis with rank spearman. The results showed that there was a positive and significant relationship between product quality, service quality, location and environment to the decision to purchase fresh milk.
ANALISIS KEPUTUSAN PEMBELIAN SAYUR DENGAN MEDIA ONLINE DI NYAYUR.ID KOTA SALATIGA Desi Pratisia; Bayu Nuswantara
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 46, No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v46i3.5194

Abstract

The change in the choice of places for people to shop vegetables with online media can be influenced by various things such as the interest/interest of consumers both in terms of attractive products, convincing promotions, ease of transactions and purchasing processes, cheaper prices with quality services provided. Can be a reason for making a purchasing decision. The purpose of this study is to analyze consumer characteristics, analyze the process of purchasing vegetable decisions, and the relationship between marketing mix and service quality with vegetable purchasing decisions at Nyayur. id. The research method used is a quantitative research using non-probability sampling technique with purposive sampling as many as 60 respondents using the Nyayur.id application with the provision that they have shopped at least 2 times. The analytical techniques used are descriptive analysis, validity test, reliability test, and exploratory factor analysis using the KMO-MSA test (Kaiser-Meyer-Olkin of Measure Sampling Adequacy and Bartlett's Test, and rotation. The results of the study show that there are 8 factors formed. The new factors are promotion factors, product factors and decision-making processes, price factors, products and responsiveness, responsiveness and assurance factors, reliability and assurance factors, product factors, reliability factors, and responsiveness factors. 
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SINGKONG KEJU DI ARGOTELO SALATIGA Melfa Br Sirait; Bayu Nuswantara
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 46, No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v46i3.5253

Abstract

Cassava is one of the staple foods for most of the Indonesian population which is in great demand by people from various circles. Because in addition to the cheap price and the easy way to get it. The easy process of planting cassava is also one of the reasons why cassava is in great demand by the public. This study aims to determine the characteristics of respondents, make decisions and analyze consumer attitudes towards attributes. This research was conducted in Argotelo in the Salatiga area of Central Java. The type of research used is descriptive quantitative research. The sampling technique used is convenience sampling with a sample size of 40 respondents. Sources of data were obtained from interviews, questionnaires, literature study, and documentation. The data analysis techniques used are Descriptive Analysis, Customer Satisfaction Index (CSI), and Importance Performance Analysis (IPA). The results showed that the characteristics of consumers aged 20 to 28 years were married with income below Rp. 2,500,000 as private employees and have the latest diploma or bachelor's education (S1, S2, S3). The decision-making stage is the introduction of needs, information search, evaluation of alternatives, purchase, and results. The consumer satisfaction index is 86.40%, which means that consumers are very satisfied with the cassava cheese products in Argotelo. There is no priority for performance on attributes that need to be improved, but in quadrant II the taste and quality need to be maintained and in quadrant III it needs to be encouraged or developed, especially brand attributes so that consumer expectations for the brand are higher