Claim Missing Document
Check
Articles

THE DEVELOPMENT STRATEGY OF BAMBOO CRAFT HOME-SCALE INDUSTRIES USING DIAMOND PORTER MODELING AT MALUMBI VILAGE, KAMBERA DISTRICT, EASTERN OF SUMBA REGENCY: SWOT Analysis Taru, Nikodemus Samuel; Mary Prihtanti, Tinjung; Nuswantara, Bayu
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 22 NO 01 2023 (MARCH)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.111 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.22.01.89-108

Abstract

The existence of Malumbi Vilage as bamboo craft production area predicted has a chance to be developed. The aim of this study was treated the SWOT analysis against the bamboo craft business using SWOT matrix and Diamond Porter Modeling to determine the suitable strategy developing priority of the business. Results of scoring from internal aspect (IFE) showed that the bamboo craft business has strength from the skills of the craftsmans with score 0.36 and the weakness showed from the age of craftsmans, marketing targets and information acquisition with each scores showed 0.12. Total score of overall internal aspect (IFE) showed 2.79 higher than standard 2.5 mean that the bamboo craft business from Malumbi already success maintenancing the strength to handling the weakness side. While the scoring results from external aspects (EFE) of the bamboo craft has the prime opportunity from the continuity availiability of the raw material swith score 0.46 while the main threats were the existence of competitors and the unstable of economical conditions with the score of each showed 0,35. Score of overall external aspect (EFE) showed 2.88 higher than standard 2.5 mean that the bamboo craft business able to advantaging the opportunities to covering the threats. Based on total score of IFE 2.79 and EFE 2.88 then matching the scores using SWOT matrix and Diamond Porter Modeling then concluded that this bomboo craft business stay in middle level of external and internal conditions then in this condition the suitable strategies to applied was “Grow and Develop” strategy.
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN PERTANIAN TANAMAN PANGAN BERDASARKAN NILAI PRODUKSI DI KABUPATEN GROBOGAN Gamaputra, Yohanes; Bayu Nuswantara
Jurnal Agrotech Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i2.133

Abstract

Sektor pertanian merupakan sektor yang dapat meningkatkan pendapat masyarakat dan menjadi penggerak utama dalam bidang agribisnis di Kabupaten Grobogan. Sektor pertanian masih sangat dominan terhadap pembentukan Product Domestic Regional Bruto di Kabupaten Grobogan, dibandingkan dengan sektor lainnya yaitu sebesar 28,64%. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan produk dan menganalisis daya saing produk unggulan di Kabupaten Grobogan menggunakan analisis LQ dan tipologi klassen, data yang diambil yaitu melalui BPS yang kemudian diolah lagi time series untuk data tahun 2015-2019. Data diperoleh dari nilai produksi komoditi pertanian Kabupaten Grobogan dan nilai produksi komoditi pertanian Provinsi Jawa Tengah dari komoditi tanaman pangan. Terdapat 8 (delapan) komoditas tanaman pangan, yaitu: padi sawah, padi ladang, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, dan ubi jalar. dimana tergolong LQ > 1 terdapat komoditas yang memenuhi daerahnya, antara lain: Jagung, kedelai, dan kacang hijau. Jadi, diperoleh nilai jagung sebesar 2,37456, kedelai sebesar 3,83755, dan kacang hijau sebesar 2,91047 dan komoditas lainnya tergolong LQ < 1 dimana komoditas tidak dapat memenuhi daerahnya. Sedangkan, pada analisis tipologi klassen termasuk kategori unggul, antara lain: kacang hijau pada kuadran I lalu jagung dan kedelai pada kuadran III. Sedangkan komoditas lainnya, yaitu padi sawah, kacang tanah, padi ladang, ubi kayu, dan ubi jalar tergolong pada kuadran II dan IV.
Increasing the Knowledge of Women Farmer Through Household Counseling on Food Safety in Sumberejo Village, Magelang Regency Herawati, Maria Marina; Handoko, Yoga Aji; Sutrisno, Alfred Jansen; Maria, Maria; Simamora, Liska; Yuliawati, Yuliawati; Nuswantara, Bayu; Simanjuntak, Bistok Hasiholan
Unram Journal of Community Service Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v5i2.655

Abstract

Food safety is the condition and effort needed to prevent food from three possible contaminations, namely: biological, chemical and other contamination that can disturb, harm and endanger human health. Sumberejo Village is a Partner of Faculty of Agriculture and Business, Universitas Kristen Satya Wacana. Sumberejo Village has potential resources in the form of vegetables. It is supported by climate and temperature conditions that are suitable for vegetable production. One of the superior commodities produced in Sumberejo Village is beetroot fruit. Processing agricultural products into processed food products is an effort to increase economic value when prices fall or during harvest time. Processing beet tubers into processed products such as cookies, beetroot tea bags, cakes are one way to reduce losses due to falling prices and increase the selling value of beet tubers. Knowledge and safe food processing practices are very necessary in food processing activities. Through food safety education activities, it is hoped that the women farming community in Sumberejo village will be able to process beet tubers in accordance with the concept of food safety. The aim of this Community Service activity is to provide knowledge and understanding of female farmers in Sumberejo Village regarding food safety and efforts to prevent contamination during food processing and producing food that is safe for consumption by the community. Based on the results of implementing safety education activities in Sumberejo Village, it can be concluded that there has been an increase in knowledge about food safety. It can be seen in the results of the questionnaire that knowledge about food safety is important because it concerns health
ADOPSI INOVASI TEKNOLOGI KEDELAI VARIETAS GROBOGAN DI DESA BANTAL KECAMATAN BANCAK KABUPATEN SEMARANG Putra, Acditilis Andono; Nuswantara, Bayu; Nadapdap, Hendrik Johannes
Paradigma Agribisnis Vol 3 No 1 (2020): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/.v3i1.3546

Abstract

Kedelai merupakan komoditas utama setelah padi dan jagung bagi mayoritas petani di Desa Bantal Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, sehingga dibutuhkan sistem adopsi inovasi kedelai varietas grobogan. Penelitian ini bertujuan (1) memperoleh gambaran tentang adopsi inovasi teknologi kedelai varietas grobogan. (2) menganalisis pengaruh faktor sosial ekonomi yang meliputi  usia, tingkat pendidikan, pengalaman petani, luas lahan,  jumlah tanggungan keluarga, akses informasi, akses modal dan karakteristik teknologi, terhadap adopsi inovasi teknologi kedelai varietas grobogan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan 60 sampel terdiri dari petani kedelai varietas grobogan 30 orang dan petani kedelai varietas non grobogan 30 orang menggunakan Simple Random Sampling Metode analisis data menggunakan regresi logistik. Hasil analisis regresi logistik menunjukan bahwa usia dan karakteristik teknologi berpengaruh terhadap adopsi inovasi teknologi kedelai varietas grobogan, sedangkan tingkat pendidikan, luas lahan, akses modal, dan akses informasi merupakan variabel yang tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap adopsi inovasi teknologi kedelai varietas. Kata Kunci : regresi logistik, adopsi teknologi, kedelai varietas grobogan
ANALISIS FUNGSI BIAYA PRODUKSI USAHATANI KEDELAI DI DESA KEBONAGUNG KABUPATEN GROBOGAN Nuswantara, Bayu; Hartono, Georgius; Prihtanti, Tinjung Mary
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketergantungan terhadap impor yang semakin tinggi menyebabkan diperlukan upaya peningkatan produksi kedelai nasional, termasuk di provinsi Jawa Tengah yang menjadi salah satu provinsi sentra produksi kedelai Indonesia, salah satu sentra produksi kedelai adalah Kabupaten Grobogan. Biaya tinggi diduga menjadi salah satu penyebab rendahnya produksi usahatani kedelai. Upaya peningkatan produksi kedelai saat ini mengalami tantangan adanya potensi meningkatnya biaya produksi, sehingga posisi daya saing kedelai menjadi lebih rendah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis fungsi biaya produksi dari input yang digunakan dalam usahatani kedelai dengan pendekatan fungsi produksi. Penelitian dilakukan di Desa Kebonagung Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. Data yang dicari dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diambil menggunakan teknik survei yakni mewawancarai petani dengan panduan kuesioner, sedangkan data sekunder diambil pada instansi terkait. Sampel ditentukan secara acak di lokasi penelitian sejumlah 50 petani. Teknik analisis data menggunakan analisis fungsi produksi Cobb Douglas kemudian dirumuskan fungsi biaya produksinya. Dari hasil penelitian usahatani kedelai dapat disimpulkan: (1) Hasil analisis fungsi produksi, menunjukkan ada lima variabel yang berpengaruh nyata terhadap tingkat produksi yakni: luas lahan, pupuk ponska, benih kedelai dan racun prevaton, sedangkan pupuk urea dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata, (2) Hasil estimasi fungsi biaya dengan pendekatan fungsi produksi, menunjukkan tingkat produksi, sewa lahan, harga pupuk ponska, harga benih, dan harga prevathon berpengaruh nyata terhadap biaya produksi usaha tani kedelai, sedangkan untuk upah tenaga kerja dan harga pupuk urea berpengaruh nyata terhadap biaya produksi usaha tani kedelai.