Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah dengan Pendekatan Fit for School dalam Perspektif Islam Setiawan, Asep; Miftahul Falah; Lilis Lismayanti; Neni Nuraeni; Mujiarto; Elfan Fanhaz Khomaeny; Maesaroh Lubis
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 2 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.501

Abstract

Peningkatan derajat kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama di lingkungan sekolah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai PHBS melalui pendekatan Fit for School yang mengintegrasikan praktik kebersihan dengan edukasi kesehatan berbasis Islam. Kegiatan ini meliputi ceramah kesehatan, praktik cuci tangan enam langkah, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat. Sebelum edukasi, hanya 40% siswa yang memahami cara mencuci tangan dengan benar, sedangkan setelah edukasi, persentase ini meningkat menjadi 90%. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan, baik dalam sesi edukasi maupun praktik langsung. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis praktik lebih efektif dibandingkan hanya metode ceramah dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap PHBS. Oleh karena itu, implementasi PHBS dengan pendekatan Fit for School dalam perspektif Islam direkomendasikan untuk terus diterapkan di lingkungan sekolah guna membentuk pola hidup sehat yang berkelanjutan.
THE RELATIONSHIP OF COPING MECHANISM AND SELF EFFICACY IN TUBERCULOSIS PATIENTS: A CROSS-SECTIONAL STUDY Miftahul Falah; Tukimin Bin Sannsuwito; Regidor III Dioso; Lilis Lismayanti; Nina Pamela Sari
Journal of health research and technology Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of health research and techonology
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/jhrt.v2i1.178

Abstract

Tuberculosis (TB) is a contagious infectious disease caused by mycobacterium tuberculosis. TB sufferers feel sad because they receive statements about disease transmission which can give rise to negative perceptions and cause stress. Effective coping mechanisms can influence the patient's self-efficacy towards healing. The aim of this research is to analyze the relationship between coping mechanisms and self-efficacy in TB sufferers at the Tamansari Public Health Center, Tasikmalaya City, Indonesia. The population in this study was people with TB disease. Total sample was 41 respondents with a random sampling technique. Quantitative research and cross-sectional method used in this study. The research results showed that the majority of TB sufferers had adaptive coping mechanisms with high self-efficacy. The results of the Chi-Square test obtained a p-value of 0.001 < 0.05, meaning that there was a relationship between coping mechanisms and self-efficacy in TB sufferers. Coping mechanisms can influence sufferers' self-confidence in their abilities, adaptive coping mechanisms can make TB sufferers have high self-confidence to achieve optimal recovery. The results of this research are expected to play a role in providing health education and family support to sufferers to increase sufferers' confidence in recovery.
Effectiveness of Education Through Digital Media to Improve Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) Skills in Guidance Center Students in Malaysia Maesaroh Lubis; Neni Nuraeni; Lilis Lismayanti; Mujiarto Mujiarto; Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny; Asep Setiawan; Miftahul Falah
International Journal of Educational Research Vol. 2 No. 2 (2025): International Journal of Educational Research
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijer.v2i2.339

Abstract

Digital transformation in health education opens up innovative opportunities to improve clean and healthy living behavior skills in the adolescent population. This study aims to analyze the effectiveness of education through digital media in improving clean and healthy living behavior skills in guidance studio students in Malaysia. The research method uses a mixed-method approach with a participatory action research design that integrates cooperative learning as the main strategy. The subjects of the study involved 32 students of Sanggar Bimbingan Kampung Pandan Malaysia consisting of 18 male students and 14 female students with an age range of 12-16 years. The intervention was carried out for 12 weeks using the "PHBS Digital Learning" application platform that integrates interactive multimedia features, quizzes, virtual simulations, and group discussion forums. Data collection was carried out through validated pre-test and post-test instruments with a Cronbach's Alpha reliability of 0.847. The results showed a significant increase in the composite knowledge score of 56.0% with a very large effect size (Cohen's d = 4.22), while practical skills increased by an average of 63.2% across all indicators. The digital platform facilitated 847 discussion posts with high engagement levels, reaching an average usage duration of 47.3 minutes per session. The transformation of student attitudes experienced a substantial increase from an average score of 2.3 to 4.2 on a scale of 1-5, with behavioral sustainability maintained by up to 78.1% of students in the follow-up evaluation. This study proves that digital media has high effectiveness in improving clean and healthy living behavior skills through the integration of cooperative learning and digital technology that creates a comprehensive and sustainable learning ecosystem.
Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah dengan Pendekatan Fit for School dalam Perspektif Islam Setiawan, Asep; Miftahul Falah; Lilis Lismayanti; Neni Nuraeni; Mujiarto; Elfan Fanhaz Khomaeny; Maesaroh Lubis
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 2 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.501

Abstract

Peningkatan derajat kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama di lingkungan sekolah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai PHBS melalui pendekatan Fit for School yang mengintegrasikan praktik kebersihan dengan edukasi kesehatan berbasis Islam. Kegiatan ini meliputi ceramah kesehatan, praktik cuci tangan enam langkah, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat. Sebelum edukasi, hanya 40% siswa yang memahami cara mencuci tangan dengan benar, sedangkan setelah edukasi, persentase ini meningkat menjadi 90%. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan, baik dalam sesi edukasi maupun praktik langsung. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis praktik lebih efektif dibandingkan hanya metode ceramah dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap PHBS. Oleh karena itu, implementasi PHBS dengan pendekatan Fit for School dalam perspektif Islam direkomendasikan untuk terus diterapkan di lingkungan sekolah guna membentuk pola hidup sehat yang berkelanjutan.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI, PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH DAN GOLONGAN DARAH DI JALAN BARU LANUD WIRADINATA KOTA TASIKMALAYA Lilis Lismayanti; Imas Masriah; Dea Puspita; julieta, alisya
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v4i1.6008

Abstract

Kesehatan merupakan kondisi kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang sangat penting untuk kehidupan produktif. Dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan layanan pemeriksaan golongan darah kepada masyarakat di CFD Jalan Baru Lanud Wiradinata Kota Tasikmalaya. Pemeriksaan ini dilakukan menggunakan metode slide yang sederhana dan cepat untuk menentukan golongan darah ABO. Kegiatan ini dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah, dilanjutkan dengan pemeriksaan golongan darah menggunakan darah yang diambil dari jari. Hasil pemeriksaan menunjukkan distribusi golongan darah yang bervariasi, dengan golongan darah O paling banyak ditemukan (57,89%), diikuti golongan darah B (21,05%), A (15,79%), dan AB (5,26%). Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan dokumentasi bersama pengunjung dan anggota pengabdian masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengetahui golongan darah sebagai bagian dari pemeliharaan kesehatan dan pencegahan komplikasi medis.
EDUKASI KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN GULA DARAH DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN PASIEN Lilis Lismayanti; Miftahul Falah; Ade Risma; Aditya Manggala Yuda; Peni Sopa; Muhammad atif AL mubarok; Dede Kurniasih; Andi Darojat; Agni Fadilah; Adi Pamungkas; Dadi Suryadi; Dede Nendiana
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/hm24fy98

Abstract

Diabetes melitus adalah suatu penyakit menahun yang ditandai dengan kadargula darah melebihi normal. Kadar gula darah sewaktu sama atau lebih dari 200 mg/dL dan kadar gula darah puasa di atas atau sama dengan 126 mg/dL. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui metode observasi langsung kepada masyarakat dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan masyarakat di Taman Kota Tasikmalaya sehingga mudah untuk memeroleh target sasaran, Perencanaan tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian berdasarkan survey awal, ditetapkan bahwa di tamann sehingga mudah untuk memeroleh target sasaran, Perencanaan tempat pelaksanaan kegiatan pengabdian berdasarkan survey awal, ditetapkan bahwa di Taman Kota Tasikmalaya adalah tempat yang tepat untuk melaksanakan pengabdian. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat telah di laksanakan pada tanggal 29 Desember 2024 di taman kota Tasikmalaya. Hasil kegiatan penyuluhan tentang Diabetes Melitus pada masyarakat di Taman Kota menunjukkan bahwa dengan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan setiap individu tentang bagaimana penanggulangan dan pencegahan Diabetes Melitus. Dengan kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penanggulangan dan pencegahan etelah selesai kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat, maka pengetahuan mereka pun meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan dampak bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di kelurahan barombong antara lain meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Penyakit Diabetes Melitus masyarakat di Taman Kota Tasikmalaya.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BAHAN PANGAN LOKAL UPAYA MENGURANGI TERJADINYA STUNTING PADA BALITA Yuliana Yuliana; Lilis Lismayanti
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7358

Abstract

Stunting is a common chronic nutritional problem that significantly impacts physical growth and cognitive development in children. The government's planned strategy to improve toddler nutritional intake is the provision of locally sourced food (PMT). The research method used was a systematic review, with data sources sourced from Google Scholar and the Garuda Portal. The articles selected met the inclusion criteria, with full-text articles filtered over a six-year period from 2020 to 2025. The results showed improvements in anthropometric indicators, maternal nutritional literacy, and a decrease in stunting status after PMT was administered for 30 to 90 days. Thus, PMT based on locally sourced food has been proven effective in reducing stunting in toddlers.
Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dan Kualitas Hidup Pasien Skizofrenia di Layanan Keperawatan Komuniats: Tinjauan Pustaka Rahma Raisa Nurfauzia; Lilis Lismayanti
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7359

Abstract

Schizophrenia is a severe mental illness that impairs cognitive, emotional, and social functioning, reducing quality of life. The aim of this study was to examine how family dynamics and quality of life are related to individuals with schizophrenia receiving community support services. The methodology used was a systematic literature review in accordance with PRISMA guidelines, which included three quantitative cross-sectional studies that observed the relationship between family dynamics and quality of life using standardized criteria (WHOQOL-BREF). The analysis revealed a significant correlation between family environment and patient quality of life (p < 0.05), with moderate to strong correlations. Therefore, family support, especially emotional, informational, and practical support, is crucial for improving the quality of life and well-being of patients with schizophrenia. Therefore, family-oriented interventions in community-based services need to be strengthened
EFEKTIVITAS EDUKASI DAN BIMBINGAN KADER DALAM PENCEGAHAN DAN PENGELOLAAN TUBERKULOSIS Salma Radiatul Aisi; Lilis Lismayanti
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7406

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a global and national health problem, with Indonesia ranking second in the world for the highest number of TB cases. Low public awareness, stigma, and non-compliance with treatment are major obstacles to TB control. Community-based strategies, particularly through education and cadre involvement, are considered important for strengthening TB prevention and treatment efforts. However, their effectiveness has not been systematically summarized. This study aims to analyze the effectiveness of community cadre education and guidance in TB prevention and management through a literature review from Google Scholar and the Garuda Portal. Selection was based on year of publication, topic relevance, full-text availability, and focus on community intervention. Of the 2,490 articles identified, 60 articles were screened based on their titles and abstracts, 37 articles were evaluated in full text, and 5 articles met the inclusion criteria for analysis using a thematic approach. The results show that community education increases knowledge about TB symptoms and prevention, while cadre involvement accelerates early detection, improves OAT adherence, and reduces stigma. The role of cadres also contributes to an increase in TB suspect referrals and treatment success, although challenges such as limited training and access to services still exist. Overall, cadre education and guidance have proven effective in strengthening TB prevention and management. Strengthening cadre training, improving continuing education, and providing social support are necessary to support the success of TB elimination programs.
Efektivitas Edukasi Kesehatan terhadap Peningkatan Kapasitas Kader dalam Penemuan Kasus Tuberkulosis di Komunita Revalina Nurfirliana; Lilis Lismayanti
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7434

Abstract

Tuberkulosis (TB) tetap menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dan dunia. Penyakit ini tidak hanya memberikan dampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memengaruhi aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Kader kesehatan sebagai bagian dari komunitas memiliki peran penting dalam menemukan kasus baru TB, memberikan edukasi, serta membantu memastikan keberlanjutan pengobatan. Literature review ini mengkaji pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader dalam mendeteksi kasus TB. Pencarian artikel dilakukan pada database Google Scholar dan Portal Garuda dengan rentang tahun 2020–2025. Sebanyak 218 artikel ditemukan, namun hanya 4 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil review menunjukkan bahwa edukasi kesehatan melalui ceramah, diskusi, audiovisual, dan pelatihan digital efektif meningkatkan kapasitas kader dalam skrining TB dan mencegah putus obat. Edukasi yang terstruktur dan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat peran kader dalam upaya eliminasi TB di masyarakat.