Claim Missing Document
Check
Articles

VALIDITAS BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM BIOLOGI DASAR BERBASIS PEMECAHAN MASALAH UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN IPA DI UNIVERSITAS WIRARAJA Dyah Ayu Fajarianingtyas; Jefri Nur Hidayat
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.67

Abstract

Pendekatan pembelajaran yang dapat membangun literasi sains mahasiswa dapat menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran berbasis masalah sejalan dengan tujuan membangun literasi sains peserta didik (Abidin, Mulyani, & Yunansah, 2018). Tujuan penelitian adalah (1) apakah buku petunjuk praktikum Biologi Dasar berbasis pemecahan masalah yang dikembangkan valid sebagai buku petunjuk praktikum; dan (2) bagaimana tingkat keterbacaan buku petunjuk praktikum Biologi Dasar berbasis pemecahan masalah. Subjek penelitian adalah mahasiswa Biologi Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan model penelitian pengembangan yang dikembangkan oleh (Thiagarajan, Semmel, & Semmel, 1974) yaitu 4D. Penelitian ini menggunakan tahapan (Define) Pendefinisian; (Design) Perancangan dan (Develop) pengembangan. Data validitas buku petunjuk praktikum diperoleh dari hasil penilaian ahli desain dan ahli materi. Data tingkat keterbacaan buku petunjuk praktikum diukur menggunakan tes klos (tes rumpang). Hasil penelitian bahwa (1) buku petunjuk praktikum berbasis pemecahan masalah valid berdasarkan nilai validasi materi sebesar 94% (kategori baik) dan validasi desain sebesar 90% (kategori baik). Artinya ada kesesuaian buku petunjuk praktikum Biologi dasar dengan tujuan praktikum dan kesesuaian kalimat pada buku petunjuk praktikum berdasarkan EBI; (2) hasil uji keterbacaan buku petunjuk praktikum berbasis pemecahan masalah 100%. Artinya ada buku petunjuk praktikum yang dikembangkan dalam kategori mudah dipahami oleh mahasiswa.
VALIDITAS INSTRUMEN PENILAIAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENUJU PEMBELAJARAN IPA ABAD KE 21 Lydiana Putri Novita Sari; Dyah Ayu Fajarianingtyas; Jefri Nur Hidayat
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 10 No. 2 (2020): November 2020
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v10i2.121

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research And Development (R&D) yang bertujuan untuk mengetahui validitas dan respon guru terhadap instrumen penilaian yang dikembangkan. Model pengembangan diadaptasi dari model 4D dengan pelaksanaan tahapan Define, Design dan Develop. Instrumen penelitian ini meliputi instrumen validitas materi, bahasa, konstruksi, dan angket respon guru. Subyek penelitian adalah MTsn 2 Sumenep. Bentuk produk yang dikembangkan dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi penilaian validitas produk didapatkan data pada aspek materi mendapatkan kategori baik (71%), aspek konstruk mendapatkan kategori baik (65%), dan aspek bahasa mendapatkan kategori baik (77%). Hasil respon guru terhadap instrumen penilaian yang dikembangkan adalah baik dan dapat digunakan. Hal ini diihat dari hasil aspek tampilan mendapatkan kategori baik (80%), aspek kebahasaan mendapatkan kategori baik (80%), aspek penggunaan dan penyajian mendapatkan kategori baik (80%), dan standart penilaian berdasarkan kurikulum K-13 mendapatkan kategori baik (80%).
PENERAPAN INKUIRI TERBIMBING MELALUI IMPLEMENTASI LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS XI IPA-2 MAN GONDANGLEGI KABUPATEN MALANG Dyah Ayu Fajarianingtyas
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 2 No. 1 (2012): Mei 2012
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v2i1.143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan inkuiri terbimbing melalui implementasi Lesson Study dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas XI IPA-2 MAN Gondanglegi Malang.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) atau PTK.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA-2 Tahun Pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 36 siswa.Materi pembelajaran yang digunakan untuk penelitian ini adalah Sistem Gerak. Dari tindakan yang dilaksanakan peneliti dan pengamat dapat dilaporkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif siswa dengan menggunakan inkuiri terbimbing.Penerapan inkuiri terbimbing melalui implementasi Lesson Study pada kelas XI IPA-2, siswa terlibat langsung dalam mempelajari dan memahami materi, siswa secara aktif bersama-sama siswa yang lain membahas dan memahami materi dalam kelompok. Pada pokok bahasan Sistem Gerak, tahap pertama siswa dibentuk dalam kelompok-kelompok dimana setiap kelompok membahas dan mempelajari serta memahami secara bersama-sama materi dan lembar kerja siswa yang telah ditentukan dan tahap kedua guru menyampaikan penguatan konsep pada materi tersebut. Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata kelas dari siklus 1 dan siklus 2 pembelajaran Biologi siswa kelas XI IPA-2 dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing mengalami peningkatan, yaitu sebesar 19,15%. Hal ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Biologi.
PENINGKATAN KUALITAS LIMBAH DETERJEN DENGAN FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN DIVERSITAS HIDROMAKROFITA INDONESIA Dyah Ayu Fajarianingtyas; Catur Retnaningdyah; Endang Arisoesilaningsih
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2012): November 2012
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v2i2.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan (1) Efektivitas hidromakrofita polikultur dalam media tanah dibandingkan tanpa tanah pada fitoremediasi, (2) Perubahan pH, suhu, konduktivitas dan kadar deterjen pada variasi proses remediasi tersebut. Hidromakrofita yang digunakan yaitu polikultur (Alternanthera sessilis, Commelina nudiflora, C. brevifolius, Eclipta prostrata, Ipomoea aquatica, Ludwigia alternifolia, L. ascendens dan Marsilea crenata). Penelitian menggunakan RAL dengan lima kali ulangan. Kualitas limbah deterjen yang diamati adalah pH, suhu, konduktivitas dan kadar deterjen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidromakrofita polikultur yang tumbuh dalam media tanah, sedikit lebih efektif menurunkan limbah deterjen (96,05%) dari kadar deterjen awal 22,88 mg/L selama 15 hari dalam fitoremediasi dibandingkan dalam media hidroponik (92,72%). Hidromakrofita polikultur hidup di tanah tergenang limbah deterjen mampu menurunkan nilai konduktivitas dari 2,35 mS/cm menjadi 1,16 mS/cm selama 15 hari. Akan tetapi konduktivitas pada media hidroponik berfluktuasi. Pada fitoremediasi selama tujuh hari, pH meningkat dan suhu berfluktuasi tanpa terpengaruh oleh media tanam atau kehadiran hidromakrofita.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DALAM AKTIVITAS PRAKTIKUM IPA TERHADAP HASIL BELAJAR PSIKOMOTOR DI UNIVERSITAS WIRARAJA SUMENEP Dyah Ayu Fajarianingtyas; Jefri Nur Hidayat
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 3 No. 1 (2013): Mei 2013
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v3i1.154

Abstract

Pendidikan IPA di Perguruan Tinggi diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan IPA menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar peserta didik menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Penerapan aktivitas praktikum IPA dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan memahami pengetahuan baru. Penelitian ini bertujuan (1). Mengetahui motivasi belajar mahasiswa IPA dalam aktivitas praktikum IPA yang dilakukan di Universitas Wiraraja Sumenep; (2) mengetahui hasil belajar psikomotor IPA dalam aktivitas praktikum IPA yang dilakukan di Universitas Wiraraja Sumenep; dan (3) mengetahui hubungan motivasi belajar mahasiswa IPA terhadap hasil belajar psikomotor di Universitas Wiraraja Sumenep. Data yang diperoleh dalam penelitian berupa data kuantitatif. Hubungan motivasi belajar mahasiswa IPA terhadap efektifas proses pembelajaran di Universitas Wiraraja Sumenep dianalisis menggunakan teknik korelasi Product Moment. Ada pengaruh positif antara Motivasi Belajar Mahasiswa Dalam Aktivitas Praktikum IPA Terhadap Hasil Belajar Psikomotor dengan interpretasi cukup yang dinyatakan dari nilai korelasi sebesar 0.623
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM BERBASIS MASALAH MEMUAT LITERASI SAINS SISWA SMP KELAS VIII Lutfi Hamim; Dyah Ayu Fajarianingtyas; Jefri Nur Hidayat
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 11 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v11i1.155

Abstract

Penelitian ini mengembangkan petunjuk praktikum yang berbasiskan masalah terhadap literasi sains siswa SMP kelas VIII. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan atau R&D dengan menggunakan model pengembangan 4-D (four D) yang terdiri dari define, desaign, develop, dan disseminate oleh Thiagarajan. Data diambil dari hasil observasi dalam mengetahui kevalidan dan respon guru terhadap petunjuk praktikum berbasis masalah memuat kegiatan yang mendukung literasi sains siswa SMP kelas VIII. Data validitas diperoleh dari hasil validasi materi dan media. Data respon diperoleh dari penyebaran angket respon guru. Hasil validasi bahwa petunjuk praktikum berbasis masalah terhadap literasi sains siswa valid (layak) dengan rata-rata presentase skor sebesar 96,4% (sangat layak), yang terdiri dari validasi materi dan validasi media. Maka dari itu petunjuk praktikum yang dikembangkan layak untuk digunakan. Hasil angket respon guru terhadap petunjuk praktikum berbasis masalah dari responden memperoleh rata-rata presentase skor sebesar 97,9% (sangat baik) dan mendapat respon positif dari para responden. Jadi petunjuk praktikum berbasis masalah terhadap literasi sains siswa layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MEDIA IPA ADOBE FLASH PADA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SISWA KELAS VIII Mahmud Qusyairi; Dyah Ayu Fajarianingtyas; Herowati Herowati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 11 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v11i2.184

Abstract

Tujuan penelitian untuk menilai kelayakan media pembelajaran IPA menggunakan adobe flash memuat pembelajaran kontekstual dan respon guru dan siswa. Rancangan penelitian ini R&D tipe ADDIE yaitu analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Data penelitian diambil dari kelayakan produk dan respon serta hasil belajar. Data kelayakan dari hasil kelayakan produk. Data respon diperoleh dari hasil angket. Hasil belajar dari pre dan post siswa. Hasil peneltian menunjukkan bahwa kelayakan media pembelajaran kontekstual menggunakan adobe flash memperoleh 86,59% (sangat layak). Respon guru dan siswa memperoleh persentase skor 99,60% (sangat baik). Hasil belajar siswa mengarah pada nilai positif.
PENGEMBANGAN MODUL IPA STEM MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK KELAS VIII SMPN 2 KALIANGET Fitri Diana Sari; Dyah Ayu Fajarianingtyas; Anik Anekawati
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 12 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v12i1.185

Abstract

Pengembangan modul IPA STEM materi cahaya dan alat optik kelas VIII SMPN 2 kalianget. Penelitian ini memiliki tujuan menentukan validitas bahan ajar mandiri yaitu modul IPA STEM, (2) mendapatkan respon guru dan respon siswa. Subyek menggunakan siswa kelas VIII SMPN 2 Kalianget. Penelitian ini mengacu pada penelitian dan pengembangan 4-D (four D). Data validitas menggunakan analisis Content Validity Index (CVI). Data responden dari unsur guru maupun peserta didik menggunakan analisis angket. Hasil penelitian didapatkan validitas modul IPA STEM materi cahaya serta alat optik kelas VIII dinyatakan valid ditunjukkan dari skor CVI 1,00 (validitas yang sesuai) ditinjau pada aspek materi, bahasa dan media. Hasil respon guru dan siswa berada pada kategori positif. Respon guru yaitu 100%, sedangkan respon siswa yaitu 98,48 % dengan kategori “tercapai”. Hal ini menunjukkan bahwa modul IPA STEM mudah dipahami dan efektif pada kegiatan proses pembelajaran. Kata kunci: Modul, IPA, STEM, Validitas, Respon ABSTRACT Development of the STEM science module for light materials and optical instruments for class VIII SMPN 2 Kalianget. This study has the aim of determining the validity of independent teaching materials, namely the STEM Science module, (2) obtaining teacher responses and student responses. The subjects used class VIII SMPN 2 Kalianget students. This research refers to research and development of 4-D (four D). The validity data used Content Validity Index (CVI) analysis. Respondent data from the elements of teachers and students using questionnaire analysis. The results showed that the validity of the STEM science module on light material and optical instruments for class VIII was declared valid, as indicated by a CVI score of 1.00 (appropriate validity) in terms of material, language and media aspects. The results of teacher and student responses are in the positive category. The teacher's response is 100%, while the student's response is 98.48% with the "achieved" category. This shows that the STEM Science module is easy to understand and effective in learning process activities. Keywords: Module, IPA, STEM, Validity, Response
“Buku IPA Berjendela” A Support for Creative Thinking Skill Sri Yuniyati; Dyah Ayu Fajarianingtyas; Lutfiana Fazat Azizah
Indonesian Journal of Biology Education Vol 2, No 1 (2019): INDONESIAN JOURNAL OF BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.059 KB) | DOI: 10.31002/ijobe.v2i1.1293

Abstract

The availability of teaching materials in SMP and MTs Nurul Muchlishin is limited. Thus, some students need to copy the textbook and simple teaching materials with a percentage of 14% and the students' creative thinking skill is low with a percentage of 48%. An effort that can be done in order to overcome this problem is by developing the teaching materials in the form of Buku IPA Berjendela. The objective of this research is to know the advisability and teacher’s also students’ responses through Buku IPA Berjendela. The type of this research is Research and Development (R & D) and it was developed by using 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The result of the study is the advisability of Buku IPA Berjendela on the material content validation is 90.59% (very decent); format validation 94% (very decent); and display validation 94.17% (very decent). Teacher’s response is 100% (very good) and students’ response are 99.56% (very good). Buku IPA Berjendela is suitable to be used to train students' creative thinking skill by using many features in the book.
EDUKASI PROTOKOL KESEHATAN MELALUI GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE MEMUAT PEMBUATAN HANDSANITIZER ORGANIK DARI DAUN KELOR Dyah Ayu Fajarianingtyas; Jefri Nur Hidayat
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.18130

Abstract

In the end, covid 19 caused the world to change very quickly, this had an impact on the world of education, one of which was learning activities involving the use of hands that had to be in sterile conditions so hand sanitizer was needed. Educational activities are still carried out by the PMA Learning Guidance Institute located at Jalan Attorney General Suprapto No. 14 Pajagalan Seumenep. The problems that will be raised in this training regarding educational services are (1) the absence of health protocol education in terms of making organic hand sanitizer from Moringa leaves; (2) the lack of students' skills in the use of natural materials and their functions. This training aims to improve knowledge and skills in Health protocol education by utilizing organic materials. The benefit of this activity is that it can increase students' knowledge and skills in making organic hand sanitizers from Moringa leaves. The method used to solve these problems is through mentoring activities to make hand sanitizers with organic ingredients from Moringa leaves which are packaged in the form of training through the Google Classroom platform. The change in the community's paradigm due to the impact of covid 19 can be overcome by providing education to students that Moringa leaves can be processed into alternative hand sanitizer products that can be applied during the COVID-19 pandemic. The training is carried out using demonstration and experimental methods. The hand sanitizer made in this training program provides a sense of security for the skin because it contains organic ingredients. The participants of the training in making hand sanitizers already know about implementing this experiment using organic materials. Students are very skilled and get benefits after making organic hand sanitizer from Moringa leaves by 83.3%. --- Pada akhirnya dari covid 19 menyebabkan dunia berubah sangat cepat, hal ini memberikan dampak terhadap dunia pendidikan, salah satunya yaitu kegiatan belajar yang melibatkan penggunaan tangan harus dalam kondisi steril sehingga dibutuhkan handsanitizer. Aktivitas Pendidikan tetap dijalankan oleh Lembaga Bimbingan Belajar PMA yang berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto No 14 Pajagalan Seumenep. Masalah yang akan diangkat pada pelatihan ini mengenai layanan pendidikan yaitu (1) belum adanya edukasi protokol kesehatan dalam hal pembuatan handsanitizer bahan organik dari daun kelor; (2) kurangnya keterampilan siswa dalam upaya pemanfaatan bahan alam beserta fungsinya. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan edukasi protokol Kesehatan dengan memanfaatkan bahan organik. Manfaat kegiatan ini yaitu dapat menambah pengetahuan dan keterampilan siswa membuat hand sanitizer bahan organik dari daun kelor. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalah tersebut melalui pendampingan aktivitas  pembuatan hand sanitizer bahan organik dari daun kelor yang dikemas dalam bentuk pelatihan melalui platform google classroom. Perubahan paradigma masyarakat akibat dampak covid 19 dapat diatasi dengan cara pemberian edukasi kepada siswa bahwa daun kelor dapat diolah menjadi alternatif produk hand sanitizer yang dapat diaplikasikan dalam masa Pandemi covid 19. Pelatihan dilakukan menggunakan metode demonstrasi dan eksperimen. Hand sanitizer yang dibuat pada program pelatihan ini memberikan rasa aman bagi kulit karena kandungan bahan organik. Peserta pelatihan pembuatan handsanitizer telah memiliki pengetahuan dalam menerapan eksperimen ini menggunakan bahan organik. Siswa sangat terampil dan mendapatkan manfaat setelah melakukan pembuatan handsanitizer organik dari daun kelor sebesar 83,3%.