Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN DESAIN MODUL IPA TERPADU TERINTEGRASI PENDIDIKAN ENTREPRENEURSHIP TERHADAP KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA SMP Jihan, Windi Nur; Fajarianingtyas, Dyah Ayu; Herowati, Herowati
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 7, No 1 (2022): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v7i1.54-61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain modul IPA terpadu terintegrasi pendidikan entrepreneurship terhadap keterampilan komunikasi. Jenis penelitian ini adalah Research Development (RD). Model pengembangan yang digunakan adalah model yang dikemukakan oleh Thiagarajan yang terdiri dari tahap define, tahap design, tahap development, dan tahap dessimination. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IX SMPI Ar Raudhah. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi ahli dan lembar observasi keterampilan komunikasi. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan, diperoleh bahwa desain modul IPA terpadu terintegrasi pendidikan entrepreneurship yang dikembangkan memenuhi kriteria sesuai dan tercapai.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HOTS MEMUAT KETERAMPILAN 4C MENUJU PEMBELAJARAN ABAD 21 Lamhatin, Fuji; Fajarianingtyas, Dyah Ayu; Anekawati, Anik
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 7, No 1 (2022): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v7i1.30-38

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui tingkat validitas instrumen, peningkatan keterampilan 4C dan respon siswa dan guru di MTs Nurul Huda Kecamatan Rubaru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Developmentmodel pengembangan Dick And Carry. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hasil uji coba yang diperoleh untuk mengetahui tingkat validitas instrumen HOTS dalam pembelajaran IPA menunjukkan rata-rata skor total CVR dan CVI ≥ 1 (layak), peningkatan keterampilan 4C a) keterampilan komunikasi mengalami peningkatan mencapai 51,79% b)  keterampilan kolaborasi 51,79%  c) keterampilan berpikir kritis 67,86%.  d) keterampilan berpikir kreatif 54,46% dengan kriteria terdapat peningkatan yang cukup signifikan. Respon positif siswa adalah 67,5% dan respon guru dengan rata-rata 87,5% dengan kategori sangat tercapai.
Pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa PBL Berorientasi Kemampuan Pemecahan Masalah Perkuliahan Biologi Dasar Fajarianingtyas, Dyah Ayu; Hidayat, Jefri Nur
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol. 4 No. 2 (2022): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v4i2.11670

Abstract

Pembelajaran berorientasi masalah menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang melatih kemampuan problem solving mahasiswa. Pemberian suatu permasalahan serta proses mencari jawaban dalam pembelajaran dapat membantu mahasiswa untuk dapat lebih mudah mengingat materi yang dipelajari. Tujuan penelitian adalah mengembangkan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis PBL bertemakan biologi dasar yang valid dan efektif. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester satu yang memprogram mata kuliah Biologi dasar. Model penelitian yang digunakan merujuk model penelitian pengembangan yang dikembangkan Borg & Gall (1983). Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKM yang dikembangkan valid dengan nilai persentase 90% (kategori sangat baik).  Pengembangan LKM dikatakan efektif dilihat dari adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah sebesar 0,47 (kategori sedang) berdasarkan  N-gain. LKM ini memiliki karakteristik bahan ajar dirancang situasi bermasalah yang tepat bagi mahasiswa IPA di Universitas Wiraraja.
PELATIHAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN KEGIATAN ECO-ENZYM SEBAGAI STIMULATOR ENTREPRENEURSHIP Fajarianingtyas, Dyah Ayu; Hidayat, Jefri Nur; Romadhan, Siddik
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35831

Abstract

Abstrak: Permasalahan sampah saat ini menjadi permasalahan global. Berdasarkan data didapatkan bahwa 60% sampah yang terbuang di tempat pembuangan akhir berasal dari sampah organik. Pembusukan sampah organik menghasilkan gas metana yang dapat menyebabkan pemanasan global. Salah satu alternatif penanganan sampah organik dengan cara membuat larutan alami hasil fermentasi. Urgensi kegiatan terletak pada persoalan penumpukan sampah organik yang semakin tinggi sehingga diperlukan penanganan pengolahan limbah organik secara tepat yang mampu menstimulasi entrepreneurship peserta didik. Pemanfaatan ecoenzym dalam kehidupan sehari-hari sebagai antiseptik dan pupuk cair sangat berpotensi dijual di pasaran. Tujuan Pkm yaitu yaitu meningkatkan pengetahuan tentang manfaat ecoenzym dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan keterampilan siswa mengolah sampah organik dalam bentuk Ecoenzym. Kegiatan ini berkolaborasi dengan mitra dari SMAN 1 Lenteng yang berdomisili di jalan Raya Payudan Lembung. Siswa kelas XI sebanyak 30 orang berpartisipasi dalam pembuatan ecoenzym. Metode pengabdian diawali tahap persiapan, sosialisasi, dan praktik langsung. Evaluasi kegiatan ditunjukkan dari angket yang diisi oleh siswa setelah kegiatan ini berakhir. Ringkasan hasil ditunjukkan dari nilai n-gain score pada aspek pengetahuan terdapat peningkatan sebesar 0,8 (kategori tinggi) dan aspek keterampilan yang semula 20% menjadi 90% (kategori efektif). Kegiatan PkM ini penting dilakukan sebagai bentuk kepedulian lingkungan dalam mewujudkan program Sustainable Development Goals (SDGs).Abstract: The waste problem is currently a global problem. Based on data, it was found that 60% of waste discarded in final disposal sites came from organic waste. Decomposing organic waste produces methane gas which can cause global warming. One alternative for handling organic waste is by making a natural solution from fermentation. The urgency of the activity lies in the problem of the increasing accumulation of organic waste, so it is necessary to handle organic waste processing appropriately which is able to stimulate student entrepreneurship. The use of ecoenzymes in everyday life as an antiseptic and liquid fertilizer has great potential for sale on the market. The aim of Pkm is to increase knowledge about the benefits of ecoenzymes in everyday life and improve students' skills in processing organic waste in the form of ecoenzymes. This activity was a collaboration with partners from SMAN 1 Lenteng, located on Jalan Raya Payudan Lembung. Thirty eleventh-grade students participated in the ecoenzyme production. The service method begins with preparation, socialization and direct practice. Evaluation of the activity is shown from the questionnaire filled out by students after the activity ends. The summary of results is shown from the n-gain score value in the knowledge aspect, there was an increase of 0.8 (high category) and the skills aspect, which was originally 20%, became 90% (effective category). This PkM activity is important as a form of environmental concern in realizing the Sustainable Development Goals (SDGs) program.
Pemanfaatan Buah Timun dan Tanaman TOGA (Jahe dan Kayu manis) sebagai Sumber Infused Water Romadhan, Siddik; Fajarianingtyas, Dyah Ayu; Puniman, Ach
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21239

Abstract

Background: A healthy lifestyle for all ages needs to be instilled from an early age so that individuals have a caring attitude towards health. The tendency of elementary school students to consume packaged drinks in their daily lives. The purpose of implementing this community service activity is to improve students' knowledge and skills by training them to make cucumber and TOGA (ginger and cinnamon) Infused Water, as a concrete manifestation of sustainable education in support of the SDGs program. Method: This activity is implemented as community education and training on making Infused Water. Results: The results of this activity show that, in terms of student knowledge, there is a 90% increase (very high category), and that of student skills, a 47% increase (effective category). This activity concludes that educational activities involving the preparation of cucumber and TOGA-Infused Water can improve students' knowledge and skills at the elementary school level. Continuing education through Infused Water teaches students a healthy lifestyle. Conclusion: Students of SDN Kalianget Timur X responded positively to the educational activities on making cucumber-and-toga-infused water, which increased their knowledge and skills in maintaining their health by consuming healthy drinks.
Belajar Sains Melalui Pembuatan Herbarium Mangrove Terintegrasi Sosio Scientific Issue Fajarianingtyas, Dyah Ayu
Jurnal ABDIRAJA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v9i1.4712

Abstract

Sumenep sebagai kawasan pesisir memiliki kelimpahan biodiversitas yang tinggi sehingga perlu dilakukan identifikasi tanaman dalam upaya konservasi lingkungan. Oleh karena itu, teknik pembuatan herbarium dapat menjadi solusi membantu identifikasi tumbuhan yang belum diketahui tingkat jenis, marga, ataupun suku melalui ciri-ciri morfologi. Tujuan pembuatan herbarium antara lain mengidentifikasi jenis tumbuhan yang dijumpai, menambah jumlah spesimen herbarium semua jenis tumbuhan yang ditemui, mendeskripsikan klasifikasi tumbuhan, dan menyusun kunci dichotomous. Pembuatan herbarium dapat dilakukan dalam pembelajaran IPA berbasis Socio Scientific Issue (SSI). Permasalahan utama yaitu (1) daya saing SDM yaitu keterampilan siswa masih rendah dalam mengidentifikasi tanaman menggunakan teknik herbarium (2) pengetahuan mitra belajar sains dalam hal problem solving sebagai upaya konservasi lingkungan belum optimal. Solusi permasalahan berupa pendampingan teknik pembuatan herbarium, penugasan, contoh studi kasus yang terintegrasi SSI. Metode yang digunakan berupa pelatihan untuk menghasilkan pengetahuan dan keterampilan. Tingkat keberhasilan pelatihan dibagikan kuisioner sebelum dan setelah pelaksanaan dengan teknik random sampling. Kegiatan dimulai dengan mengidentifikasi tingkat pengetahuan siswa dengan cara melakukan pretest tertulis, selanjutnta diberikan pelatihan kepada siswa. Pelibatan siswa secara aktif di setiap sesi dilakukan dengan cara ceramah dan tanya jawab, melakukan demonstrasi dan siswa melakukan praktek langsung pembuatan herbarium. Manfaat dari kegiatan ini dapat melatih keterampilan, dan meningkatkan pengetahuan seperti rasa ingin tahu serta menumbuhkan sikap siswa pada cinta lingkungan.