Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KEBUTUHAN FISIOLOGIS, KEAMANAN, SOSIAL, PENGHARGAAN, DAN AKTUALISASI DIRI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN (Studi pada karyawan PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Malang Regional Office) Cintya Yonanda; Heru Susilo; Arik Prasetya
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 30, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.803 KB)

Abstract

This reseacrh aims to examine the effect of Physiological, Safety, Social, Esteem, and Self-Actualization Needs on Employee’s Performance. This research is based on the assumption that there is a significant influence between physiological, safety, social, esteem, and self-actualization on employee’s performance. The research was conducted in PT. Asuransi Jiwasraya (Persero)Malang Regional Office with the method used is quantitative approach. The number of samples are 54 employees by using saturated sampling method and researh done by distributing the questionnaire. Based on the result of the statistical analysis, Physiological, Safety, Social, Esteem, an Self-Actualization Needs have positive significant effect with employee’s performance. This indicated that Physiological, Safety, Social, Esteem, an Self-Actualization Needs will increase employee’s performance. Keyword: Physiological Needs, Safety Needs, Social Needs, Esteem Needs, Self-Actualization Needs, Employee’s Performance ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri terhadap prestasi kerja karyawan. Penelitian dilakukan berdasarkan asumsi bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri terhadap prestasi kerja karyawan. Penelitian dilakukan di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Malang Regional Office dengan metode yang digunakan bersifat pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang diambil sejumlah 54 karyawan dengan menggunakan teknik sampling jenuh dan penelitian dilakukan dengan cara menyebar kuesioner. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri yang telah terpenuhi dapat meningkatkan prestasi kerja karyawan. Kata Kunci: Kebutuhan Fisiologis, Kebutuhan Keamanan, Kebutuhan Sosial, Kebuthan Aktualisasi Diri, Prestasi Kerja Karyawan
STRATEGI DAN IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN DESTINASI PARIWISATA (Studi Kasus pada Wisata Waduk Gondang dan Wisata Religi Sunan Drajat Kabupaten Lamongan) Rizal Wafi; Djamhur Hamid; Arik Prasetya
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 59, No 1 (2018): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism is one sector that could make a positive contribution to the region. The tourism sector in Lamongan district is one of the leading sectors that can promote development and revenue (PAD) Lamongan. Lamongan has some interesting tourist potential as reservoirs Gondang travel and tourism Religion Sunan Drajat. Department of Culture and Tourism Lamongan implement several strategies to enhance the tourism potential Lamongan, such strategies are:  product development strategy;  strategy of market development and promotion; tourism space utilization strategies; human resources development strategy;  the investment strategy;  environmental management strategies. The strategy has been implemented by the Department of Culture and Tourism Lamongan but is still not on target strategic plan. That is because a lack of coordination by both the Department of Culture and Tourism Lamongan, Unit Acting on each tourist, investors, and communities around the sites. In addition to the above problems, which become barriers to development progress attractions in Lamongan is minimal funding. Keywords: strategy, implementation, development, and tourism destinations ABSTRAK Pariwisatalmerupakan salahasatu sektor yang mampudmemberikan kontribusispositif bagi suatu daerah. Sektor pariwisata di kabupaten Lamongan  merupakan salah satu sektoraandalan yang dapat meningkatkan pembangunan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lamongan. Kabupaten Lamongan  memiliki beberapa potensijwisata yang menarik seperti wisata waduk Gondang dan wisata Religi Sunan Drajat.Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan menerapkan beberapa strategi dalam meningkatkanapotensi wisata yang dimiliki Kabupaten Lamongan, strategi tersebut yaitu: strategi pengembangan produk; strategi pengembangan pasar dan promosi;  strategi pemanfaatan ruang pariwisata;  strategi pengembangan sumber daya manusia; strategi investasi;  strategi pengelolaan lingkungan. Strategi tersebut sudah diterapkan oleh pihakmDinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan namunamasih belum berjalan sesuai target rencana strategi. Hal tersebut dikarenakan kurangnyackoordinasi baik dari pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan, Unit PelaksanasTugas di masing-masing tempatgwisata, investor, dan masyarakat sekitar tempat wisata. Selain masalah dilatas, yang menjadi hambatan perkembangan pembangunan objeklwisata di Kabupaten Lamonganladalah pendanaanlyang minim. Kata Kunci : Strategi, implementasi, Pengembangan, dan destinasi pariwisata
PENGARUH PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) SERTA LINGKUNGAN KERJA TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA KARYAWAN (Studi Pada Karyawan Pg. Kebon Agung Kabupaten Malang) Putry Mutiarasari; Arik Prasetya; Mochammad Djudi
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 47, No 2 (2017): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.97 KB)

Abstract

Health and safety Program (K3) is a form of protection against the security and employee welfare. Safety more refers to the condition of the physical protection, while work health also pay attention to the mental and emotional state of a man. The results of research (H1) shows that the vаlue obtаined from the аnаlysis of the pаth shows а vаriаble sаfety аnd heаlth progrаm of work motivаtion vаriаble hаs а betа coefficient of 0,392. The work environment physicаl аnd non-physicаl аlso good, bаsed on the employee thаt the аverаge аbove 10 yeаrs аnd аvoid required pаperwork level very low work cаn be concluded thаt the PG. The zoo Аgung Mаlаng is аble to creаte а working environment thаt is sаfe аnd comfortаble for employees. On reseаrch (H2), (H3),(H4) shows thаt the vаlue obtаined from the аnаlysis of the pаth shows а vаriаble sаfety аnd heаlth progrаm of work motivаtion vаriаble hаs а betа coefficient of 0.310, gаining 0.204 by, 0.165. The results of the study showed thаt the heаlth аnd sаfety progrаm (K3) on PG. The zoo Аgung Mаlаng аlreаdy аccomplished with good so thаt cаn improve the motivаtion of employees in the work аnd improve the performаnce of employees. Keywords : Health and Safety Program, Working Environment, motivation and performance of Employees ABSTRAK Program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan bentuk perlindungan terhadap keamanan danKesejahteraan karyawannya. Keselamatan kerja lebih merujuk kepada keadaan perlindungan fisik,  sedangkan kesehatаn kerjа jugа memperhаtikаn keаdааn mentаl dаn emosionаl seseorаng. Hаsil penelitiаn (H1) menunjukkаn bаhwа nilаi yаng diperoleh dаri аnаlisis jаlur menunjukkаn vаriаbel progrаm keselаmаtаn dаn kesehаtаn kerjа terhаdаp vаriаbel motivаsi memiliki koefisien betа sebesаr 0,392. Lingkungаn kerjа fisik mаupun non fisik jugа bаik, berdаsаrkаn mаsа kerjа kаryаwаn yаng rаtа-rаtа diаtаs 10 tаhun dаn tingkаt mаngkir kerjа yаng sаngаt rendаh dаpаt diаmbil kesimpulаn pulа bаhwа PG. Kebon Аgung Mаlаng mаmpu menciptаkаn lingkungаn kerjа yаng аmаn dаn nyаmаn kepаdа kаryаwаn. Pаdа penelitiаn ( H2), (H3),(H4) menunjukkаn bаhwа nilаi yаng diperoleh dаri аnаlisis jаlur menunjukkаn vаriаbel progrаm keselаmаtаn dаn kesehаtаn kerjа terhаdаp vаriаbel motivаsi memiliki koefisien betа sebesаr 0.310, 0.204, 0.165. Hаsil penelitiаn menunjukkаn bаhwа progrаm keselаmаtаn dаn kesehаtаn kerjа (K3) pаdа PG. Kebon Аgung Mаlаng telаh terlаksаnа dengаn bаik sehinggа dаpаt meningkаtkаn motivаsi kаryаwаn dаlаm bekerjа dаn meningkаtkаn kinerjа kаryаwаn. Kata Kunci : Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi, dan Kinerja Karyawan
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, MOTIVASI DAN KEMAMPUAN TERHADAP KINERJA (Studi Pada Karyawan dan Agen PT Asuransi Jiwasraya Branch Office Malang) Citra Dwi Jatiningrum; Mochammad Al Musadieq; Arik Prasetya
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 39, No 1 (2016): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.094 KB)

Abstract

The objective of research is to explain the influence of variables Understanding of Organization Culture, Work Motivation, and Work Ability on Employee’s Performance simultaneously and partially. Research type is explanatory research. The samples studied were 70 respondents with compositions made up of employees and agents of PT Asuransi Jiwasraya Branch Office Malang. Data analysis uses descriptive analysis and multiple linier regression analysis supported by SPSS for Windows ver 17.0. Based of the hypothesis testing result, it was found that variables Understanding of Organization Culture, Work Motivation, and Work Ability showed simultaneously and partially have a significant effect on Employee’s Performance. Based on those result of this research, it is suggested that the company be able to maintain and improve the Understanding of Organization Culture, because this variable have big contribution of Employee’s Performance. Therefore, it is supposed that this research have many positive contribution for PT Asuransi Jiwasraya Branch Office Malang and it can make improvement of Employee’s Performance significantly. Keywords: Organization Culture, Motivation, Ability and Performance ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelasakan pengaruh variabel Pemahaman Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, dan Kemampuan Kerja terhadap Kinerja Karyawan secara simultan dan parsial. Jenis penelitian yang dilakukan adalah explanatory research. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 70 responden dengan komposisi yang terdiri dari karyawan dan agen PT Asuransi Jiwasraya Branch Office Malang. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan program SPSS for Windows ver 17.0. Hasil pengujian hipotesis diketahui bahwa ada pengaruh yang signifikan secara simultan dan parsial dari variabel Pemahaman Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, dan Kemampuan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada perusahaan untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan Pemahaman Budaya Organisasi, karena variabel Pemahaman Budaya Organisasi mempunyai pengaruh yang dominan dalam mempengaruhi Kinerja Karyawan. Peneliti juga berharap agar hasil penelitian ini dapat memberikan berbagai kontribusi positif untuk PT Asuransi Jiwasraya Branch Office Malang agar dapat meningkatkan kinerja secara signifikan. Kata kunci: Budaya Organisasi, Motivasi, Kemampuan, dan Kinerja
RESISTENSI BURUH TERHADAP PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 78 TAHUN 2015 TENTANG PENGUPAHAN (Studi Kasus pada Buruh Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia [SPBI] Malang) Richard Ghufron; Hamidah Nayati Utami; Arik Prasetya
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 63, No 1 (2018): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.28 KB)

Abstract

This research based on the issuance of Government Regulation Number 78 of 2015 concerning Wages (Government Regulation on Wages) which got resistance from laborers who joined the union named Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) Malang. Workers are resistance because (Government Regulation on Wages) is contrary to Law Number 13 of 2003 on Manpower. The purpose of this research is to know what factors cause SPBI workers to do resistance toward Government Regulation on Wages, find out what kind of resistance is done by SPBI labor to Wage Regulation, and finally to understand the impact of labor resistance against Government Regulation on Wages. This type of research is qualitative by using the case study method. The location of this research is SPBI Office and Manpower Office of Malang city. Data sources used are primary and secondary data. The results of this research indicate that factors of labor resistance based on the theory of Robbins and Judge are selective information processing as well as habits. The forms of resistance done by SPBI laborers are complaining and demo. The resistance impact of government regulation on wages is news. Keywords: Labor Resistance, Government Regulation, Wages АBSTRАK Penelitian ini berdasarkan lahirnya Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan (PP Pengupahan) yang mendapat resistensi dari buruh yang tergabung dalam serikat buruh bernama Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) Malang. Para buruh melakukan resistensi karena (PP Pengupahan) bertentangan dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan buruh SPBI melakukan resistensi terhadap PP Pengupahan, mengetahui bentuk resistensi apa saja yang dilakukan buruh SPBI terhadap PP Pengupahan, dan yang terakhir mengetahui dampak dari resistensi buruh terhadap PP Pengupahan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Lokasi dari penelitian ini adalah Kantor SPBI dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Malang. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor dari resistensi buruh berdasarkan teori dari Robbins dan Judge adalah pemrosesan informasi yang selektif dan juga kebiasaan. Bentuk-bentuk resistensi yang dilakukan buruh SPBI adalah mengeluh dan demo. dampak dari resistensi terhadap PP Pengupahan adalah pemberitaan. Kаtа Kunci: Resistensi Buruh, Peraturan Pemerintah,  Pengupahan
ANALISIS PERAN TOURIST INFORMATION CENTRE (TIC) TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN WISATAWAN MENGUNJUNGI OBYEK DAN KAWASAN WISATA (Studi Pada TIC Malioboro, Yogyakarta) Inten Setio Gianina; Arik Prasetya; Rizki Yudhi Dewantara
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 38, No 1 (2016): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.927 KB)

Abstract

This research was conducted on the basis of the phenomenon of tourist’s needs with regard to travel information. One way to provide the information needs is to establish Tourist Information Centre (TIC). The method used is descriptive with qualitative approach and supported by quantitative approach. The purpose of this study is to analyze the role of TIC Malioboro, knowing the great influence of the TIC Malioboro’s role with tourist’s decision, and parse supporting and inhibiting factors in TIC Malioboro’s role for influencing tourist’s decision. TIC Malioboro’s role which has a major role as a transmitter of travel information. There is also another role are to assist and facilitate tourist travel, increasing the number of visits, extension of the stakeholders, promotion, and collecting tourist’s data. This role has an influence on decision-rating of 39.8%, while 60.2% are influenced by other factors. The supporting factors in TIC Malioboro’s role are staff’s performance, position, and recommandation. The inhibiting factors are staff’s communication skill, budget, and new regulation. Keyword: Tourist Information Centre (TIC), Role, Supporting and Inhibiting Factors ABSTRAK Penelitian ini dilakukan atas dasar fenomena kebutuhan wisatawan berkaitan dengan informasi wisata. Salah satu cara menyediakan kebutuhan informasi adalah dengan mendirikan Tourist Information Centre (TIC). Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif didukung dengan kuantitatif.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran TIC Malioboro, mengetahui besar pengaruh peran TIC Malioboro terhadap keputusan wisatawan, dan mengurai faktor pendukung dan penghambat peran TIC Malioboro dalam mempengaruhi keputusan wisatawan. TIC Malioboro memiliki peran utama sebagai penyampai informasi wisata. peran lain yaitu membantu dan mempermudah perjalanan wisatawan, meningkatkan jumlah kunjungan, perpanjangan tangan stakeholder, media promosi, dan mengumpulkan data wisatawan. peran tersebut memiliki pengaruh terhadap keputusan wisatawan sebesar 39,8%, sementara 60,2% dipengaruhi oleh faktor lain. faktor pendukung peran TIC adalah dari kinerja staff, posisi, dan rekomendasi. Faktor penghambatnya adalah dari kemampuan komunikasi staff, anggaran, dan peraturan baru. Kata kunci: Tourist Information Centre (TIC), Peran, Faktor Pendukung dan Penghambat
PERANAN||MANAJER||ASING||DALAM||MEMOTIVASI KARYAWAN LOKAL (Studi||Pada Production Preparation Department||PT. |XYZ) Achmad Fatchur Rochman; . M. Al Musadieq; Arik Prasetya
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 32, No 1 (2016): MARET
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.692 KB)

Abstract

This study aims to look at the role of foreign managers in motivating local employees. Analyze the constraints faced by foreign managers and exposing the efforts of foreign managers, to keep motivating local employees even though there are differences in background. The results of this research showed, that interpersonal role, the role of informational and decisional roles has been executed properly by the foreign managers. Research found that the foreign managers contribute to fulfill of a social needs, a respect needs and self-actualization needs. Constraints faced by foreign managers in the fulfillment of social needs, respect needs and self-actualization need is a communication. Communication barrier can be overcome by managers. A Foreign manager does not impose his culture and his language. PT. XYZ have values that one of them is to respect the local culture in country that PT. XYZ founded. There is many efforts of foreign managers to understand the local culture and local language. Including language classes, following the Indonesian news on TV till watching a sinetron. Keywords: foreign manager, motivation, local employees. ABSTRAK Peneltian ini bertujuan untuk melihat peranan manajer asing dalam memotivasi karyawan lokal. Menganalisis kendala yang dihadapi manajer asing dan mengungkap upaya-upaya manajer asing untuk tetap memotivasi karyawan lokal meskipun ada perbedaan latar belakang. karyawan lokal yang berposisi dibawah manajer asing itu sendiri. Hasil peneltian ini menunjukan bahwa manajer asing pada PT. XYZ telah menajalankan peran interpersonal, peran informasional, dan peran decisional. Hasil penelitian menemukan bahwa manajer asing berperan pada pemenuhan kebutuhan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Kendala yang dihadapi manajer asing dalam pemenuhan kebutuhan sosial, penghargaan dan aktualisasi diri adalah komunikasi. Hambatan komunikasi dapat diatasi para manajer. Manajer asing tidak memaksakan budaya dan bahasanya. PT. XYZ memiliki nilai yang salah satunya adalah menghormati budaya lokal dimana PT. XYZ berdiri. Banyak upaya yang dilakukan manajer asing untuk memahami budaya dan bahasa lokal. Diataranya mengikuti kelas bahasa, mengikuti berita Bahasa Indonesia di TV hingga menonton sinetron. Kata kunci: manajer asing, motivasi, karyawan lokal.
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PELATIHAN DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI TENAGA KERJA INDONESIA YANG BEKERJA KE LUAR NEGERI (Studi Pada Kantor Cabang PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera) Ari Hendro Priyono; Mochammad Al Musadieq; Arik Prasetya
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 33, No 1 (2016): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.232 KB)

Abstract

This study attempts to describe the training program for TKI at kantor cabang PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera (PT.BSMS), analyze the supporting and the barrier of training factor, and describe the competences TKI after following training program. This research is descriptive qualitative research. The data collection techniques are observation, interview and documentation. The data analysis use interactive model from Miles & Huberman. The result of research shows that there are many changes of TKI after join the training program such as increasing the understanding about the task that related to the job, changing in attitude. Increasing the ability of foreign language and increasing the understanding about the conditions of working environment in other country. The supporting factors of training are the availability of tools of training and experienced instructor, high motivation of TKI and the support from partners and family. The barrier factors of training are the different level of understanding and nervousing and unappropriated habbit of TKI. Keyword : Training, Competence, TKI ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelatihan TKI pada kantor cabang PT. Berkat Sukses Makmur Sejahtera, menganalisis faktor pendukung maupun penghambat pelatihan, serta mendeskripsikan kompetensi TKI setelah mengikuti pelatihan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat banyak perubahan yang terjadi pada diri TKI pasca mengikuti pelatihan seperti meningkatnya pemahaman terhadap pekerjaan dan sikap kerja yang baik. Meningkatnya kemampuan dalam berbahasa asing serta meningkatnya pemahaman tentang kondisi lingkungan kerja di negara lain. Ketersediaan alat pelatihan yang canggih, instruktur yang berpengalaman, tingginya motivasi TKI serta dukungan rekan kerja merupakan faktor pendukung pelatihan. Perbedaan tingkat pemahaman, rasa gugup dan beberapa kebiasaan yang masih kurang sesuai merupakan faktor penghambat pelatihan. Kata Kunci : Pelatihan, Kompetensi, TKI
PENGEMBANGAN INDUSTRI PARIWISATA KEPULAUAN SERIBU MELALUI PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) (Studi Pada Suku Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kepulauan Seribu) Pantriko Muhammad; Arik Prasetya
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 61, No 1 (2018): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This type of research is using exploratory research with the formulation of the problem, such as (1) how the active role in Tourism and Culture offices of Kepulauan Seribu in developing tourguide, homestay managers, and the perpetrators of small and medium micro enterprises? (2) how is the obstacles faced by Tourism and Culture offices of Kepulauan Seribu in developing tour guide, homestay managers, and the perpetrators of small and medium micro enterprises? The source of the collected data is gathered for this research is collected from informant, document, documentation and also observation, and using four data analysis namely data collecting, data reduction, data presentation, and conclusion.The result of this research is namely (1) Tourism and Culture offices of Kepulauan Seribu has an active role in giving technical guidance to develop the tour guide, homestay managers, and the perpetrators of small and medium micro enterprises. (2) the obstacles faced by the Tourism and Culture offices of Kepulauan Seribu is the target asked by Tourism and Culture offices of Kepulauan Seribu is not sufficient, the lack of understanding the material conveyed by Tourism and Culture offices of Kepulauan Seribu. Keywords: Tourism and Culture offices of Thousand Island, tour guide, homestay, small and medium micro enterprises. АBSTRАK Jenis penelitian ini menggunakan exploratory research dengan rumusan masalah, yaitu (1) Bagaimana peran aktif dari Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu dalam mengembangan tour guide, pengelola homestay, dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah?. (2) Bagaimana hambatan-hambatan yang dihadapi oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu dalam mengembangkan tour guide, pengelola homestay, dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah? Sumber data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari informan, dokumen, dokumentasi dan juga observasi, serta menggunakan empat analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepualaun Seribu berperan aktif dengan memberikan bimbingan teknis untuk mengembangakan tour guide, pengelola homestay, dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah. (2) Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu yaitu target yang diminta oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan belum sesuai, kurangnya pemahamanmateri yang disampaikan oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu.materi yang disampaikan oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu. Kаtа Kunci: Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu, tour guide, homestay, Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
PENGARUH WORK LIFE BALANCE TERHADAP KESUKSESAN KARIER KARYAWAN (Studi pada Perawat Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sidoarjo) Linda Fidyani; Arik Prasetya
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 61, No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine: (1) the impact of work life balance of time balance, involvement balance, and satisfaction balance towards employee career success; (2) the impact of work life balance of time balance towards employee career success; (3) the impact of work life balance of involvement balance towards employee career success; (4) the impact of work life balance of satisfaction balance towards employee career success. The research method was conducted by explanatory research with quantitative approach. The sample used in this research was 76 respondents from Nurses General Hospital District of Sidoarjo. Data collection used in this research is survey method. Data analysis technique involves descriptive analysis, inferential statistical analysis, and multiple linear regression analysis. The result of this research indicates that work life balance of time balance, involvement balance, and satisfaction balance simultaneously have a significant impact on employee career success proven by the F significance value of 0,000 which is less than compared alpha (0,05) and by Adjusted R Square value is 0,553. Key Words : Work Life Balance, Time Balance, Involvement Balance, Satisfaction Balance, Career Success. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) pengaruh work life balance yaitu keseimbangan waktu, keseimbangan keterlibatan, dan keseimbangan kepuasan secara bersama-sama terhadap kesuksesan karier karyawan; (2) pengaruh work life balance yaitu keseimbangan waktu terhadap kesuksesan karier karyawan; (3) pengaruh work life balance yaitu keseimbangan keterlibatan terhadap kesuksesan karier karyawan; (4) pengaruh work life balance yaitu keseimbangan kepuasan terhadap kesuksesan karier karyawan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah  explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang diambil sebanyak 76 responden yang merupakan perawat ruang rawat inap di Rumah Sakit Umum Kabupaten Sidoarjo. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuisioner atau survei. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel dari work life balance yaitu keseimbangan waktu, keseimbangan keterlibatan, dan keseimbangan kepuasan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kesuksesan karier karyawan yang telah dibuktikan dengan nilai signifikansi F yang kurang dari alpha (0,05) yaitu 0,000 atau 0,000 < 0,05 dan nilai Adjusted R Square sebesar 0,553. Kata Kunci :Keseimbangan Kehidupan Kerja, Keseimbangan Waktu, Keseimbangan Keterlibatan, Keseimbangan Kepuasan, Kesuksesan Karier.
Co-Authors . M. Al Musadieq Abdul Aziz Baihaqi Achmad Fatchur Rochman Ade Rahayu Putra Adella Devi Hardiani Agnes Yunita Dea Ahmad Sahas Nur Falah Ali Musadeq Alvin Rozaan Andika Dwi Putra Pamungkas Anni Rahimah Ari Hendro Priyono Arif, Ahmad Bachtiar Astri Warih Anjarwi Atika Laili Adiani Auliya Az Zahra Bambang Swasto Sunuharyo Bernadetha Femi Bryan Hana Putra Caesar Permata Sari Cintya Yonanda Citra Dwi Jatiningrum Cynthia Rahmidita Paramita Putri Dede Kurnia Ilahi Dimas Bagaskara Cendhikia Dinar Rizki Ananda Diva Terry Anona Djamhur Hamid Eka Mulya Prasetya Endang Siti Astuti Esti Yunita S. Simanungkalit Evita Meydiana Fakhrudin Muallif Fariz Alfan Azizi Permadi Hamidah Nayati Utami Hary Prima Indianto Hendra Winarta Simamora Heru Susilo Ida Siswatiningsih Ika Ruhana Indah Dwi Rahayu Inten Setio Gianina Irfan Kharisma Putra Irna Handayaningrum Isa Bharoka Trawardani Kahfiardi Fajri Kartika Putri Kumalasari Kawuryan, Renita Kukuh Dwi Nanda Kusdi Raharjo Leza Oktariana Lia Anggraini Lia YustiArini Linda Fidyani M. Cahyo Widyo Sulistyo M. Djudi Mukzam M. Kholid Mawardi Maulya Septiani Miranti Sedyaningrum Moch. Al Musadieq Moch. Djudi Mukzam Mochamad Djudi Mukzam Mochammad Al Musadieq Mochammad Djudi Mochammad Djudi Mukzam Moh Ainur Rahman Muhammad Ghantar Ajitia N. Muhammad Kholid Mawardi Nabilla Putri Lishandy Naufal Farras Alfattahu Neno Apriyanto Kusuma Novieka Novieka Nur Imamah Nur Septi Aqmarina Nurul Qomarianing Purnama Oktavika Alrina Mardiyanti Pantriko Muhammad Paramitha Nurmalina Yudianto Phutry Lelliezza Poppy Panjaitan Putry Mutiarasari Rahadian Dimas Aninditiya Ratika Fratiwi Reika Happy Sugiastuti Reynaldo Endhika Putra Richard Ghufron Ridha Choirun Nisa Rizal Wafi Rizki Yudhi Dewantara Rizky Prasetya Hadi Rizqi Anuari Sahid Satria Putra Sarah Fatikasari Septiofera Eresus Prabowo Tiffani Chandrilika Kusuma Tri Rahmawati Vendi Arianto Sekar Gondo Wildan Avian Pratama Yolanda P. S. Nasution Yuniadi Mayowan Ziyadul Waladi Itsalis Аmi Аngeliа Рratama Рutri