Articles
PENGARUH MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENGURANGAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA PRIMIPARA DI RSIA BUNDA ARIF PURWOKERTO TAHUN 2011
Rohmi Handayani;
Winarni Winarni;
Sadiyanto Akademi Kebidanan YLPP Purwokerto
Jurnal Kebidanan VOLUME 5 NO.1 JUNI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35872/jurkeb.v5i2.114
PENGARUH MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENGURANGAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA PRIMIPARA DI RSIA BUNDA ARIF PURWOKERTO TAHUN 2011 Rohmi Handayani , Winarni & Sadiyanto Akademi kebidanan YLPP purwokerto ABSTRAK Proses melahirkan seorang anak dan rasa sakit saat melahirkan adalah sebuah siklus alami pada seorang wanita. Sakit terjadi karena kontraksi selama proses pembukaan dan penipisan servik. Meningkatnya frekuensi dan durasi kontraksi lebih sakit dirasakan terutama pada primipara. Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode massage effleurage terhadap pengurangan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif pada primipara sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian ini menggunakan bentuk pre eksperimen dengan desain one group pretest-postes. Variabel bebas massage effleurage dan variabel terikat pengurangan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Pengumpulan data mengunakan instrument numerical rating scale (NRS). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 34 orang primipara. Analisa data yang digunakan adalah uji pair t test. diperoleh intensitas nyeri sebelum dilakukan metode massage effleurage rata-ratanya adalah 7,647. Setelah dilakukan metode massage effleurage diperoleh rata-ratanya adalah 6,117. Nilai perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah dilakukan metode massage effleurage adalah 1,53 (t-hitung: 8,260 dan t-tabel: 1,960).Dengan nilai p (0,000) < α (0,050). Ada perbedaan yang signifikan antara intensitas nyeri sebelum dilakukan dan setelah dilakukan metode massage effleurage. Hasil penelitian ini dinyatakan bahwa metode massage effleurage dapat digunakan sebagai intervensi dalam asuhan kebidanan kepada ibu bersalin. Kata Kunci : Metode Massage effleurage, Intensitas nyeri, Persalinan kala I Kepustakaan : 41 (tahun 2001- 2010)
Pendampingan Penerapan Teknik Sanitasi Tepat Guna di Kelurahan Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat
Hernani Yulinawati;
Pramiati Purwaningrum;
Winarni Winarni;
Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (249.371 KB)
|
DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1255
Kelurahan Kota Bambu Selatan (KBS) merupakan kawasan yang sangat padat penduduknya dengan lahan terbatas/sempit untuk pembangunan infrastruktur lingkungan, terutama bidang sanitasi. Tujuan PkM di Kelurahan KBS untuk mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) ke-6 Air Bersih dan Sanitasi Layak dan SDG ke-11 Kota dan Pemukiman Berkelanjutan melalui pendampingan program Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Biopori, dan Kampung Pengelolaan Sampah Terpadu (KPST) yang merupakan bagian dari 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Pendampingan dilakukan dengan pendekatan metode pemicuan untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dalam memilih teknologi sanitasi. Masyarakat diharapkan berpartisipasi langsung dalam proses STBM dari tingkatan diajak berunding dan membuat keputusan bersama. PkM berlangsung tahun 2019-2021, beberapa kegiatan bekerja sama dengan PLN Peduli (CSR). Pada awal PkM dilakukan penyuluhan tentang sanitasi tepat guna secara umum agar masyarakat dapat memahami definisi dan unsur-unsur dalam sanitasi. Kegiatan pertama tahun 2019 adalah pelatihan pemilahan sampah rumah tangga organik dan anorganik yang mendukung Gerakan Nasional Pilah Sampah dari Rumah yang diluncurkan KLHK 15 September 2019. Kegiatan kedua tahun 2020 adalah pelatihan pembuatan lubang biopori yang mendukung Gerakan 10 Juta Lubang Biopori di Jakarta. Kegiatan ketiga tahun 2021 adalah pelatihan pemilihan sanitasi sistem setempat sesuai PerGub DKI Jakarta No. 9 Tahun 2020 tentang Revitalisasi Tangki Septik Rumah Tangga untuk mendukung kelurahan bebas BABS. Ketiga kegiatan tersebut saling mendukung dan terus berlanjut untuk pencapaian SDG 6 dan 11 di tingkat lokal. Meskipun pandemi COVID-19 mengakibatkan penundaan pelaksanaan agar kegiatan berkelanjutan, kegiatan-kegiatan tersebut merupakan bagian penting dalam pemulihan masyarakat karena pandemi COVID-19.
EVALUASI KEPATUHAN PENULISAN OBAT DALAM KARTU OBAT PENDERITA RAWAT INAP RUANG KUTILANG TERHADAP FORMULARIUM RUMAH SAKIT DI RSUP Dr. KARIADI SEMARANG PERIODE 2007
sri susilowati;
winarni winarni;
saroja saroja
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 5 NO. 2 DESEMBER 2008
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (162.157 KB)
|
DOI: 10.31942/jiffk.v5i2.817
ABSTRACTDrug formularium is a method used by hospital medical staff to evaluate and choose a drug for patient treatments from various available drug trade name preparations within hospital. Objective of this study was to evaluate prescription compliance on drug cards of Kutilang in-patients ward towards Dr Kariadi Hospital Formularium during 2007. Non experimental, retrospective and non analytical observational study design was done. Sample collected by a proportional stratified random sampling from Kutilang in-patient drug card during 2007. Data were compared to Dr Kariadi Hospital Formularium. When prescription of drugs trade name different with formularium but generic name available, it was considered as non-formularium A and non-formularium B if either trade name or generic name drugs were not present. The results showed there were 56.1% female patients and 43.9% male patient hospitalized in Kutilang ward during 2007, in which 30.4% was belong to Internal medicine patients. Total number of drugs used were 613 items consist of 46.8% generic drugs and 53.2% trade name (patent) drugs. Overall agreement of drug used to the formularium was 77.7%. The rank of drug prescription agreement were as follows, anesthesiologist and psychiatry both were 100% agree to formularium, cardiologist was 14.8% agree to non-formularium A and dermato-venerologist was 40.9% belong to non-formularium B. The higest rank of prescription based on treatment classes were immunosuppressant (92.9%) among formularium, anti diabetics (32.2%) among non-formularium A and ENT drugs (83.3%) among non-formularium B. Key words : formularium, compliance, in-patient, dr Kariadi Hospital
PELATIHAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI RUMAHAN SABLON (WARNA DAN B3) DI KELURAHAN KRENDANG, KECAMATAN TAMBORA, JAKARTA BARAT
Asih Wijayanti;
Winarni Winarni;
Ratnaningsih Ratnaningsih;
Rositayanti Hadisoebroto;
Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki;
Riana Ayu Kusumadewi
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 1, Nomor 1, Januari 2020
Publisher : Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1183.479 KB)
|
DOI: 10.25105/juara.v1i1.6309
The community development conducted is the Training of waste water management (color and hazardous waste) of screen printing home industri in “Krendang Kelurahan”, Tambora District, West Jakarta, which aims to provide training and demonstration to screen printing home industri sothat the liquid waste generated from industrial activities can be handled properly and will not cause environmental problems when discharged into the environment. Waste management is also expected to not butden the business actors about cost and time, so that screen printing businesses are able to do the management themselve. The method used is initial research on the characteristics of screen printing waste, testing in the laboratory in determining the dosage and residence time needed in treating the waste, designing simple processing equipment, training in handling liquid waste printing, and demonstrating the screen printing waste treadment in one of thr screen printing home industri. From the results of laboratory tests and simple installation designs, the optimal conditions for the screen printing waste treadment unit are coagulation and mechanical flocculation units, and preparations unit, witch is carried out in 1 tub with a dose of Alum 45 mg/l.
PEMANFAATAN AIR BEKAS PAKAI SEBAGAI UPAYA HEMAT AIR DI RPTRA KRENDANG, KECAMATAN TAMBORA, JAKARTA BARAT
Winarni Winarni;
Riana Ayu Kusumadewi;
Ratnaningsih Ratnaningsih;
Rositayanti Hadisoebroto;
Asih Wijayanti
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 1, Nomor 2, Juli 2020
Publisher : Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1696.648 KB)
|
DOI: 10.25105/juara.v1i2.7395
Tujuan Program Pengabdian kepada Masyarakat Multi 2-1 adalah perbaikan kondisi lingkungan di wilayah Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Mitra dari kegiatan ini adalah pengelola non profit RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Krendang. Permasalahan yang dihadapi RPTRA Krendang dengan banyaknya pengunjung adalah tingginya konsumsi air yang berkorelasi dengan tingginya tagihan/rekening PDAM. Saat ini RPTRA menggunakan air dari saluran drainase sekunder untuk menyiram kebun/tanaman sebagai upaya dalam mengurangi pemakaian air PDAM, namun masuknya pencemaran air limbah domestik maupun non domestik ke saluran drainase menyebabkan penggunaan air dari saluran drainase berpotensi untuk menyebarkan logam berat dan bakteri pathogen ke dalam tanah. Metode pelaksanaan pengabdian ini yaitu (i) survey melalui wawancara untuk mengetahui kebutuhan pengelola RPTRA, (ii) pendampingan pada pengelola RPTRA agar dapat merencanakan dan membangun konstruksi sederhana guna memanfaatkan air bekas pakai (reuse) untuk menyiram tanaman, dan (iii) memberikan materi edukasi hemat air yang ditujukan pada warga/pengunjung RPTRA. Adanya pemanfaatan air bekas pakai sebagai air penyiram tanaman melalui implementasi konstruksi sarana dalam pemanfaatan air bekas pakai, yaitu tangki penampung dan pengalihan saluran air, pemasangan pembatas aliran yang dapat mengurangi konsumsi air di kran hingga 40%, serta pemasangan poster di RPTRA Krendang yang dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar berperilaku hemat air, terbukti hal-hal tersebut dapat memperbaiki kondisi lingkungan di RPTRA Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat
POTENSI PEMANFAATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI DI KELURAHAN KOTA BAMBU SELATAN, PALMERAH, JAKARTA BARAT
Pramiati Purwaningrum;
Winarni Winarni;
Hernani Yulinawati;
Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 2, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1520.228 KB)
|
DOI: 10.25105/juara.v2i1.8727
Biopore Infiltration Hole (LRB) is an alternative and simple technology for rainwater infiltration that can be useful as a processor for organic waste from households and can be applied in narrow urban residential areas such as in Kota Bambu Selatan (KBS) Sub-district. LRB technology in general is to reduce water inundation, increase groundwater reserves, and reduce the volume of organic waste. Therefore, the Community Service Program of the Environmental Engineering Study Program has the aim of providing counseling and training to PPSU officers (Public Facilities and Infrastructure Handling Workers) of KBS Sub-district in implementing LRB in accordance with technical requirements without impacting groundwater pollution. The method used was to provide LRB educational materials aimed at the community, especially PPSU officers through direct explanations, educational posters and brochures. The current condition is that KBS Sub-district already has LRB at several points in 2017, however it got some technical problems such as pipe size is too small, namely 7.5 cm (minimum pipe diameter requirement is 10 cm); there is dredging activity, there is no top cover so that small animals often enter, and in some locations there is often stagnant water.
PEMASANGAN LUBANG RESAPAN BIOPORI DI RW 20, DESA CIANGSANA, KABUPATEN BOGOR
Winarni Winarni;
Ramadhani Yanidar;
Olivia Seanders
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 3, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1588.459 KB)
|
DOI: 10.25105/juara.v3i1.12937
Cantik eco-friendly village (KRL Cantik) - RW 20, in Ciangsana Village, Bogor Regency, had a target to install 1000 biopore infiltration holes (LRBs) to increase the groundwater recharge. Supporting this program, the PkM team of Environmental Engineering Study Program provided assistance to the KRL Cantik Management with the aim of increasing the insight and understanding of the RW 20 residents regarding water conservation and the installment of LRBs in accordance to technical requirements that will avoid the groundwater contamination. The methods used are (i) providing educational materials to the representatives of RW 20 residents through direct explanationa and leaflets regarding rainwater runoff, groundwater recharge, and the LRBs benefits, (ii) providing training for LRB installation in site i.e the Balai RW 20, and (iii) providing a video of activities to disseminate the installment of 1000 LRBs by KRL Cantik Management to all residents of RW20. The result of this activity is an increase in residents' understanding of the implications of installing LRB in their respective homes to the increasing ground water capacity.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 JATEN KARANGANYAR
Winarni Winarni
Gaster Vol 9 No 1 (2012): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.748 KB)
Latar belakang : Tumbuh kembang pada masa remaja berlangsung pesat baik fisik maupun psikologis. Untuk mengimbangi tumbuh kembang yang pesat ini anak harus mendapat perhatian termasuk nutrisi yang baik. Perubahan fisik karena pertumbuhan yang terjadi akan mempengaruhi status kesehatan dan gizinya. Ketidakseimbangan asupan kebutuhan atau kecukupan akan menimbulkan masalah gizi. Masalah gizi akan berdampak negatif pada penurunan konsentrasi belajar. Kecukupan gizi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan kognitif dan prestasi di sekolah, yang bilamana dapat mencapai tingkat yang lebih baik maka secara fisik anakpun akan menggunakan kapasitas otaknya secara maksimal. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jaten, Karanganyar. Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dan menggunakan analisa Kendall’s Tau ï´ . Hasil: Hasil uji Kendall Tau ï´ didapatkan nilai p = 0,026 (p<0,05) dan koefisien korelasi sebesar – 0,172, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar. Simpulan: Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jaten Karanganyar.Kata Kunci: Status Gizi, Prestasi Belajar
EFEKTIFITAS CERAMAH DAN AUDIO VISUAL DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN DISMENOREA PADA SISWI SMA
Winarni Winarni
Gaster Vol 14 No 2 (2016): AGUSTUS
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (171.007 KB)
dismenore merupakan salah satu gangguan kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja, sehingga perlu mendapat perhatian. Upaya peningkatkan kesehatan reproduksi remaja salah satunya dengan mengadakan penyuluhan. Pemilihan metode penyuluhan sangat berperan dalam keberhasilan penyebar luasan informasi. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada siswi SMA MTA SURAKARTA diketahui bahwa mayoritas pengetahuan Disminorea kurang.  Tujuan, untuk mengetahui efektifitas metode penyuluhan ceramah dan audio visual dalam peningkatan  pengetahuan dismenore pada siswi SMA MTA Surakarta. Metode penelitian, menggunakan quasi eksperiment dengan desain pre test-post test contol group. Jumlah sampel 76, teknik sampling propotional random sampling. Hasil, Karakteristik responden mayoritas berumur 17 tahun (88,2%) dan semua menyatakan sudah pernah mendapatkan informasi, mayoritas sumber informasi diperoleh dari teman yaitu 44 responden (32,35%) dan media yaitu 41 responden (30,14%). Pengetahuan kelompok ceramah mengalami peningkatan sebesar 3,96 dengan mayoritas pengetahuan baik, sedangkan kelompok audio visual mengalami peningkatan sebesar 1,92 atau rata-rata mempunyai pengetahuan baik dan cukup. Analisis statistik dengan menggunakan Uji t diperoleh hasil terdapat perbedaan efektifitas metode penyuluhan ceramah dan audio visual dalam peningkatan pengetahuan. Simpulan, Metode penyuluhan ceramah lebih efektif dibandingkan dengan metode audio visual
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 JATEN KARANGANYAR
Winarni Winarni
Gaster Vol 9 No 1 (2012): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (733.522 KB)
Tumbuh kembang pada masa remaja berlangsung pesat baik fisik maupun psikologis. Untuk mengimbangi tumbuh kembang yang pesat ini anak harus mendapat perhatian termasuk nutrisi yang baik. Perubahan fisik karena pertumbuhan yang terjadi akan mempengaruhi status kesehatan dan gizinya. Ketidakseimbangan asupan kebutuhan atau kecukupan akan menimbulkan masalah gizi. Masalah gizi akan berdampak negatif pada penurunan konsentrasi belajar. Kecukupan gizi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan kognitif dan prestasi di sekolah, yang bilamana dapat mencapai tingkat yang lebih baik maka secara fisik anakpun akan menggunakan kapasitas otaknya secara maksimal. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jaten, Karanganyar. Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dan menggunakan analisa Kendall’s Tau t . Hasil: Hasil uji Kendall Tau t  didapatkan nilai p = 0,026 (p<0,05) dan koefisien korelasi sebesar – 0,172, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar. Simpulan: Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jaten Karanganyar