p-Index From 2021 - 2026
8.051
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Akuntansi dan Pajak Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) At-tijaroh: Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Islam Al-Masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman IMARA : Jurnal Riset Ekonomi Islam Aghniya: Jurnal Ekonomi Islam Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam Oikonomika: Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Journal Of Sharia Banking EKSYA: Jurnal Ekonomi Syariah Islamic Circle Ijtimā`iyya: Journal of Muslim Society Research JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Mudabbir: Journal Research and Education Studies Journal Of Islamic Social Finance Management International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Journal of Artificial Intelligence and Digital Business JIFTECH: Journal Of Islamic Financial Technology Jurnal Mahasiswa Akuntansi Samudra (JIMBE) I-PHILANTHROPY: A Research Journal on Management of Zakat and Waqf TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Imara: Jurnal Riset Ekonomi Islam Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Akuntansi Syariah Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Journal of Innovative and Creativity JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Profetik Jurnal Ekonomi Syariah Al-masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Proceedings of International Conference on Islamic Economic Finance and Social Finance Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Jurihum
Claim Missing Document
Check
Articles

Penyaluran Dana Zakat dan Dana Kebajikan pada PT. BSI KCP Gunung Tua Nasution, Siti Batiah; Nofinawati, Nofinawati; Batubara, Sarmiana
Journal of Islamic Social Finance Management Vol 3, No 1 (2022): JANUARI-JUNI 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.164 KB) | DOI: 10.24952/jisfim.v3i1.5902

Abstract

Penyaluran bantuan dana zakat oleh PT. BSI KCP Gunung Tua untuk masyarakat mustahik Gunung Tua belum terlaksana secara menyeluruh dan belum tepat sasaran. Pihak BSI menyalurkan dana zakat dan dana kebajikan bukan saja kepada masyarakat yang sifatnya perorangan namun juga di berbagai instansi pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu penyaluran dana zakat dan dana kebajikan pada PT. BSI KCP Gunung Tua. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi penyaluran dana zakat dana kebajikan dibagi atas beberapa program yaitu program pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan. Penyaluran dana zakat belum tersalurkan secara menyeluruh dan belum rutin setiap tahunnya sedangkan penyaluran dana kebajikan sudah terlaksana secara rutin setiap tahunnya dan di laksanakan secara baik sesuai dengan prosedur yang dibuat oleh Bank Syariah Indonesia KCP Gunung Tua. Adapun faktor-faktor pendukung dalam menyalurkan dana zakat dan dana kebajikan ada dua yaitu: eksternal (kepedulian sosial perusahaan) dan internal (promosi dan bisnis perusahaan). Kata Kunci   : Dana Kebajikan, Dana Zakat, Penyaluran
PENGEMBANGAN KOMPETENSI DALAM PENDIDIKAN PERBANKAN SYARIAH: ANALISIS KOMPARATIF ANTARA UIN SYAHADA PADANGSIDIMPUAN DAN UiTM MALAYSIA Arif, Muhammad; Batubara, Sarmiana
AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal At-Tawassuth | Vol. IX | No. 2 | 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/ajei.v9i2.22040

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi strategi pengembangan kompetensi pada Program Studi Perbankan Syariah di UIN Syahada Padangsidimpuan dengan pendekatan komparatif terhadap praktik di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Bertujuan mendukung pencapaian akreditasi unggul dan pengakuan global, studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, termasuk wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk mengidentifikasi elemen strategis dalam kurikulum, kemitraan industri, serta penggunaan teknologi finansial (fintech). Temuan menunjukkan bahwa strategi berbasis industri, integrasi teknologi, dan kolaborasi dengan sektor keuangan, seperti yang diterapkan di UiTM, efektif membekali mahasiswa dengan kompetensi sesuai kebutuhan industri perbankan syariah. Berdasarkan analisis ini, penelitian merekomendasikan peningkatan kurikulum praktis, penguatan jaringan industri, dan adaptasi fintech di UIN Syahada sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing global lulusan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur pendidikan perbankan syariah di Indonesia dan menawarkan panduan praktis bagi institusi yang ingin memperkuat pengembangan kompetensi mahasiswa sesuai standar internasional, sekaligus mendukung tujuan akreditasi unggul yang diupayakan oleh UIN Syahada. Kata kunci: Pengembangan Kompetensi, Strategi Kurikulum, Akreditasi Program Studi 
Legal Risk Management in Sharia Bank Contracts Lubis, Rahmat Husein; Batubara, Sarmiana
Ijtimā iyya Journal of Muslim Society Research Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Postgraduate, State Islamic University Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/ijtimaiyya.v10i1.13868

Abstract

A crucial aspect of Islamic banking activities is the existence of contracts, which are agreements that bind the parties in financial transactions. However, in practice, there are legal risks arising from unclear contracts, differences in legal interpretation, and non-compliance with regulations. This risk can have an impact on the operational stability of Islamic banks and reduce public trust. The purpose of this study is to examine the forms of legal risks in Islamic bank contracts and their risk management mitigation strategies. The methodology used is a qualitative approach based on a literature analysis related to Islamic banking regulations, fatwas, and practices in Indonesia. The findings of this study confirm that legal risks can arise due to unclear contracts, violations of sharia principles, and non-compliance with regulations such as DSN-MUI fatwas and OJK regulations. These risks are found in murabahah, mudharabah, musyarakah, ijarah, istisna', and others, including defaults, data misuse, and juridical weaknesses. Recommended mitigation strategies include drafting clear contracts, sharia compliance audits, monitoring contract implementation, and education to customers. With effective legal risk management, Islamic banks can improve operational stability and public trust, while ensuring the sustainability of the Islamic banking industry in Indonesia
Analysis Of The Application Of Zakat Nabath (Agricultural Zakat) In Gondang Lumayang Village, Lembah Lubuk Manik Subdistrict Siregar, Winda Sari; Sarmiana Batubara
Jurnal I-Philanthropy Vol 5 No 2 (2025): I-PHILANTHROPY:A Research Journal On Management Of Zakat and Waqf
Publisher : Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/iphi.v5i2.29068

Abstract

The wealth paid for zakat will not simply disappear, but instead will increase, grow, and develop. The wealth paid for zakat can also make the wealth pure and blessed. The implementation of zakat is one of the worship that is related to individuals so that its distribution is truly guided by the principles of humanity. This research is a descriptive qualitative approach, to obtain the understanding of the Gondang Lumayang Community regarding agricultural zakat through interviews. The Gondang Lumayang Community consists of 150 heads of households, most of whom make a living as farmers. There are some who have their own rice fields, but there are also rice fields that are rented. This study aims to determine how the concept is applied by the community in paying agricultural zakat, what are the obstacles in paying agricultural zakat, and what solutions to overcome these obstacles. The results of this study are that farmers in Gondang Lumayang village have paid zakat, but not in accordance with the provisions of zakat. Some of them give alms to the mosque after the harvest due to the lack of understanding in paying agricultural zakat.
Determinan Keputusan Pembelian Secara Online di Desa Palopat Pijorkoling, Kota Padangsidimpuan Nabil Muharram; Sarmiana Batubara; M Fauzan
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : PT Anugerah Literasi Indomedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena munculnya online shop menimbulkan perubahan perilaku belanja pada kalangan masyarakat. jumlah online shop yang semakin banyak memunculkan animo masyarakat untuk lebih memilih belanja secara online. Beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian secara online adalah harga, kualitas produk, teknologi informasi, kepercayaan, dan lain-lain. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori Engel, Schiffman-Kanuk, Hawkins, Phlip Kotler. Variabel dependen pada penelitian ini adalah keputusan pembelian (Y), dan variabel independen dalam penelitian ini adalah harga (X1), kualitas produk (X2), teknologi informasi (X3), kepercayaan (X4). Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji analisis statistik deskriptif, uji normalitas, uji multikonearitas, uji heteroskedasitas, uji hipotesis (R2), uji t dan uji F. Dengan pengolahan data menggunakan SPSS versi 23 Berdasarkan hasil penelitian ini harga berpengaruh signifikan  terhadap keputusan pembelian. Kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Teknologi informasi berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Kepercayaan berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Dan secara simultan variabel harga, kualitas produk, teknologi informasi, dan kepercayaan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel keputusan pembelian. 
KEBIJAKAN FISKAL PADA MASA RASULULLAH SAW DAN RELEVANSINYA DENGAN KEBIJAKAN FISKAL MODERN DI BPKPAD TAPANULI SELATAN Sa’adilah Mursyid Saragih; Ismail Marzuki; Sarmiana Batubara
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i1.8289

Abstract

This research aims to analyze fiscal policy during the time of the Prophet Muhammad SAW and its relevance to modern fiscal policies implemented by the Regional Financial, Revenue, and Asset Management Agency (BPKPAD) of Tapanuli Selatan Regency. This study adopts a qualitative method with a case study approach, involving semi-structured interviews and analysis of local government official documents. The study's findings indicate that fiscal policy during the time of the Prophet Muhammad SAW was based on the principles of justice, public benefit, and equitable resource distribution, with a distribution system that prioritized meeting needs. Fiscal instruments such as zakat, ushr, kharaj, jizyah, fay’, and ghanimah were centrally managed by Baitul Mal and distributed directly to eligible recipients, thus succeeding in reducing poverty and economic inequality. In contrast, the management of modern fiscal policy by BPKPAD Tapanuli Selatan places more emphasis on administrative and legal aspects, as well as medium to long-term development planning through the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD). This policy is highly dependent on transfer funds from the central government and expenditure allocations that do not fully cover the priority needs of the poor. This study concludes that the principles of fiscal policy during the time of the Prophet Muhammad SAW are highly relevant for integration into modern fiscal policies, especially in strengthening the focus on social justice and designing responsive budgets to community needs to enhance the effectiveness of fiscal policy at the regional level.
Kebijakan Fiskal pada Masa Rasulullah SAW dan Relevansinya terhadap Kebijakan Fiskal Modern: Studi Kasus BAZNAS Tapanuli Selatan Diah Mala Sari; Erni Wahyuni Gultom; Sarmiana Batubara
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 5 (2026): Februari
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i5.881

Abstract

Kebijakan fiskal merupakan instrumen penting dalam mewujudkan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan sosial. Dalam perspektif ekonomi Islam, kebijakan fiskal tidak hanya berorientasi pada aspek material, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, keadilan, dan pemerataan. Artikel ini bertujuan untuk merekonstruksi kebijakan fiskal pada masa Rasulullah SAW serta menganalisis relevansinya dengan kebijakan fiskal modern, khususnya dalam praktik pengelolaan zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi literatur dan observasi lapangan, dilengkapi dengan wawancara langsung di BAZNAS Tapanuli Selatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan fiskal Rasulullah SAW bersifat komprehensif dan terpusat pada Baitul Mal dengan instrumen utama berupa zakat, infak, sedekah, wakaf, kharaj, jizyah, usyur, ghanimah, dan khums. Sistem tersebut menekankan distribusi kekayaan yang adil, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, transparansi pengelolaan, serta pengawasan moral dan institusional. Sementara itu, kebijakan fiskal modern melalui BAZNAS menunjukkan pergeseran mekanisme dari berbasis kebutuhan langsung menuju sistem legal-formal yang terstruktur, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi produktif. Meskipun efektivitas distribusi pada masa Rasulullah SAW dinilai lebih optimal karena tingkat kepatuhan dan sentralisasi yang tinggi, praktik BAZNAS saat ini memiliki potensi besar dalam pengentasan kemiskinan apabila didukung oleh optimalisasi pengumpulan zakat dan sinergi dengan kebijakan fiskal negara. Dengan demikian, prinsip-prinsip kebijakan fiskal Rasulullah SAW tetap relevan dan dapat menjadi landasan normatif bagi pengembangan kebijakan fiskal Islam kontemporer yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Analisis Kebijakan Fiskal Masa Rasulullah Saw Dan Relevansinya Dengan Kebijakan Fiskal Modern Fatma Azra Rahmawani; Mhd. Khalis Pasaribu; Sarmiana Batubara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6702

Abstract

Kebijakan fiskal dalam Islam telah diterapkan secara sistematis sejak masa Rasulullah SAW sebagai instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Pada masa tersebut, kebijakan fiskal dibangun atas prinsip keadilan (al-‘adl), kemaslahatan umum (al-maslahah), dan keseimbangan (al-tawazun), serta diimplementasikan melalui berbagai instrumen seperti zakat, ushr, kharaj, jizyah, fay’, dan ghanimah. Instrumen-instrumen ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan negara, tetapi juga sebagai mekanisme redistribusi kekayaan dan stabilisasi ekonomi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui analisis literatur klasik dan kontemporer yang didukung oleh data lapangan berupa wawancara mendalam dengan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tapanuli Selatan. Fokus kajian diarahkan pada relevansi kebijakan fiskal yang diterapkan pada masa Rasulullah SAW dengan praktik kebijakan fiskal modern, khususnya dalam pengelolaan zakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesinambungan nilai yang kuat antara kebijakan fiskal Islam klasik dan praktik pengelolaan zakat modern di BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan. Hal ini tercermin dalam mekanisme pengumpulan zakat berbasis kesadaran, pendistribusian yang memprioritaskan kebutuhan mustahik, serta sistem pengawasan yang menekankan transparansi dan akuntabilitas. Implementasi zakat produktif dengan alokasi 70% untuk sektor produktif dan 30% untuk sektor konsumtif mencerminkan orientasi pemberdayaan ekonomi yang selaras dengan tujuan syariat Islam (maqashid syariah). Meskipun demikian, perbedaan karakter antara landasan moral-spiritual kebijakan fiskal Islam dan sifat legal-formal sistem fiskal modern menimbulkan tantangan tersendiri, sehingga integrasi nilai-nilai fiskal Islam menjadi penting untuk membangun sistem ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.
Kebijakan Ekonomi Islam Pada Masa Khulafaurrasydin Robiatul Adawiyah; Sarmiana Batubara
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 5 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan ekonomi Islam yang diterapkan pada masa Khulafaur Rasyidin dan relevansinya terhadap sistem ekonomi kontemporer. Fokus utama penelitian adalah menelaah prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam yang diimplementasikan oleh para khalifah, seperti Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib, serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan historis dan analisis isi terhadap literatur klasik dan modern. Data diperoleh dari sumber primer seperti kitab-kitab sejarah Islam dan sumber sekunder berupa artikel ilmiah dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi pada masa Khulafaur Rasyidin sangat menekankan pada keadilan distributif, pengelolaan harta negara secara transparan, serta penguatan lembaga keuangan sosial seperti baitul maal dan zakat. Khalifah Umar bin Khattab, misalnya, dikenal dengan reformasi agraria dan kebijakan pajaknya yang progresif. Kebijakan-kebijakan ini berperan dalam menciptakan stabilitas ekonomi, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan umum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem ekonomi Islam masa Khulafaur Rasyidin dapat menjadi model alternatif dalam mengembangkan kebijakan ekonomi berbasis etika, keadilan sosial, dan keberlanjutan. Relevansi konsep tersebut masih dapat diadopsi dalam konteks ekonomi modern, khususnya di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim.
Keuangan Islam dalam Sistem Modern: Sejarah Perkembangan, Landasan Filosofis, Prinsip Dasar dan Isntrumen Keuangan Syariah Hasbi Assiddiqi Nasution; Taufik Hadi Permana; Ramadi Saputra; Sarmiana Batubara
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/bj6jsz90

Abstract

Keuangan Islam merupakan sistem keuangan yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis. Sistem ini hadir sebagai alternatif dalam pengelolaan aktivitas ekonomi dan keuangan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada terciptanya keadilan, keseimbangan, transparansi, dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan, landasan filosofis, prinsip-prinsip dasar, instrumen, serta relevansi keuangan Islam dalam sistem keuangan modern. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui pengumpulan data dari berbagai buku, jurnal ilmiah, dan dokumen yang relevan dengan tema penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai konsep dan implementasi keuangan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuangan Islam memiliki landasan filosofis yang kuat melalui konsep tauhid, khilafah, keadilan, tazkiyah, dan maqashid syariah. Implementasinya diwujudkan melalui berbagai instrumen seperti mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah, sukuk, zakat, dan wakaf yang berfungsi mendukung aktivitas ekonomi sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, keuangan Islam menunjukkan relevansi yang semakin tinggi dalam sistem keuangan modern karena mampu mendukung stabilitas ekonomi, mengurangi praktik spekulatif, memperkuat tanggung jawab sosial, serta sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, keuangan Islam memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam mewujudkan sistem ekonomi yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.  
Co-Authors Abd Halim Dalimunthe Abdul Nasser Hasibuan Adanan Murroh Afrini Nasution Akmal Chairun Anwar Hasugian Hasugian Akmalina Syahiroh Alfadri, Ferri Ali Djamhuri Ari Apryansyah Armyn Hasibuan berlin berlin Dalimunthe, Mita Medina Damri Batubara Delima Sari Lubis Diah Mala Sari Duma, Duma Erni Wahyuni Gultom Fahrina Putri Sapna fatahuddin siregar Fatimah Suhro Fatma Azra Rahmawani Hamna, Fitri Harahap, Darwis Hasbi Assiddiqi Nasution Hasibuan, Devi Imelda Sahfitri Hasibuan, Fitriani hasibuan, salsabilah Idris Saleh Ifran Alfaris Nasution Ihdi Aini ika purnama Ismail Marzuki Isnan Harahap Jamila, Fitri lestari, sry lestari Lubis, Aswadi Lubis, Rahmat Husein M Fauzan M. Fauzan Mara Husin Lubis Maria Kutbiah Marliyah Martondi Martondi Mhd. Khalis Pasaribu Mita Medina Dalimunthe Muhammad Arif Muhammad Wandisyah R Hutagalung Muhammad Yafiz, Muhammad Muhammad Yoga Siregar Muhri Salam Munawarah . Nabil Muharram Nashwa Nabila Kasih Nasution, Adanan Murroh Nasution, Siti Batiah Nauli, Mutiara Nawir Yuslem, Nawir Nia Handayani Nofinawati Nofinawati Nurhidayani Pulungan Nurhidayani Pulungan Nurlaili Rismawati Matondang Nurlaili Rismawati Matondang Prayogi Kusdino Putri Bunga Meiliana Putri Bungsu Siregar Ramadi Saputra Riski Rahmat Fauzi Robiatul Adawiyah Rodame Monitorir Napitupulu Royhan Rangkuti, Mhd Rukiah Rukiah Lubis Ruli Aulia Safika Zebua Sari, Heny Purnama Sa’adilah Mursyid Saragih Setia Hidayah SIREGAR, BUDI GAUTAMA Siregar, Winda Sari Siti Choirunnisa Siregar Siti Mutiah Sitompul, Erlina Srikandi, Devi suci suci Sugianto tanjung, elpinia Taufik Hadi Permana Toib Daulay, Ahmad Wanda Khairani Windari, Windari yennita sari Yuli Agustina Yusril Amin Gultom