Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MAKSI

FINANCIAL DISTRESS PADA PERSPEKTIF OPERATING CAPACITY, PROFITABILITAS DAN LEVERAGE (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013-2015) YOGI GINANJAR
MAKSI Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : MAKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan yang terus menunjukkan kinerja yang menurun dikhawatirkan mengalami kondisi financial distress yang berujung pada kebangkrutan. Financial distress merupakan kondisi dimana keuangan perusahaan dalam keadaan tidak sehat atau krisis. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui dan memperoleh bukti empiris tentang Financial Distress pada Perspektif Operating Capacity, Profitabilitas, Leverage pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015.Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan verifikatif dengan metode survey. Sampel penelitiannya yaitu 20 perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi dengan metode purposive sampling. Alat analisis menggunakan koefisien korelasi dan koefisien determinasi. Pengujian hipotesis menggunakan uji t untuk uji parsial, dan uji F untuk uji simultan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa operating capacity mempunyai pengaruh terhadap financial distress. Sedangkan profitabilitas dan leverage tidak berpengaruh terhadap financial distress. Kontribusi Operating Capacity, Profitabilitas dan Leverage terhadap financial distress yaitu sebesar 29,1%. Kata Kunci: Financial Distress, Operating Capacity, Profitabilitas, Leverage
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI AUDIT REPORT LAG (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015) YOGI GINANJAR
MAKSI Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : MAKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Audit report lag adalah lamanya hari yang dibutuhkan auditor dalam melakukan proses audit yang dihitung dari tanggal akhir pelaporan keuangan perusahaan sampai tanggal diterbitkannya laporan audit. Keterlambatan laporan audit dipengaruhi kinerja auditor. Keterlambatan laporan audit akan berdampak pada perusahaan itu sendiri karena investor akan melihat sejauh mana perusahaan menaati peraturan terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris tentang faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan pelaporan audit pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015. Metode penelitian yang digunakan adalah metode explanatory dengan teknik survei. Sampel dari penelitian ini adalah 120 data perusahaan dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa audit report lag untuk setiap perusahaan sampel berkisar dari interval minimum 40 hari hingga interval maksimum 120 hari dan rata-rata 79 hari. Tiga hipotesis yang berkaitan dengan audit report lag yaitu company size, profitability dan firm age. Hasil regresi linier berganda dalam penelitian ini tidak mendukung hipotesis alternatif yang diajukan sebelumnya.