Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Perilaku Informasi Mahasiswa terhadap Penggunaan AI dalam Tugas Kuliah (Studi kepada Mahasiswa Bidang Ilmu Sosial dan Bidang Ilmu Terapan) Sevilla, Vinta; Sabarina, Gustiana; Alrasit, Sultan Sahal; Ashila, Faiza
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jiipk.v14i1.133954

Abstract

Pemanfaatan teknologi secara maksimal dapat membuka akses ke berbagai sumber informasi, memperluas wawasan, dan mendorong munculnya inovasi di kalangan pelajar dan mahasiswa. Salah satu bentuk dari inovasi teknologi yang berkembang saat ini adalah Artificial Intelligence (AI). AI atau yang sering dikenal dengan kecerdasan buatan bukan sesuatu yang asing lagi di dunia pendidikan, khususnya di Pendidikan Tinggi. Keadaan yang ada saat ini di lingkungan akademik, penggunaan AI masih menimbulkan perdebatan etis dan juga akademik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian ini menggambarkan persepsi mahasiswa dengan konstruksi berdasarkan model deskriptif oleh Wilson. Diketahui bahwa mahasiswa sudah mengetahui pengetahuan dasar dalam melakukan pencarian informasi melalui AI. Hal ini ditunjukkan dengan mahasiswa mencari informasi melihat kedalam efisiensi pencarian informasi. Menggunakan AI, mahasiswa dapat menemukan data, artikel, dan sumber relevan dengan lebih cepat dibandingkan mengandalkan search engine. AI mampu menyaring informasi dalam jumlah yang besar dan menyajikan ringkasan atau poin yang penting sehingga dapat menghemat waktu dalam belajar. Disisi lain, akurasi informasi juga tetap dilakukan pengecekan dengan melakukan verifikasi silang. Hasil yang merujuk pada model deskriptif Wilson, menunjukkan bahwa terdapat pola pencarian informasi mahasiswa yang terbagi dalam pencarian secara digital, yaitu Artificial Intelligence dan sumber tercetak.
PERILAKU PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SUMBER BERITA OLEH GENERASI Z (STUDI PADA MAHASISWA DI JAKARTA SELATAN) Sevilla, Vinta; Saputra, Windhi T; Samodro, Dewanto
Jurnal Ranah Komunikasi Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Ranah Komunikasi (JRK)
Publisher : Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/rk.8.1.59-66.2024

Abstract

The existence of hoaxes is now emerging on a massive scale and is difficult to define, so that media literacy skills are now the main requirement to avoid hoax information. Searching for and getting information is now very easy, and even without realizing it, information appears without the public having to look for it. The waves and flow of information are now very strong and literacy skills are needed. The need for media literacy is important because information in society comes in various contexts, including political information to health information. Generation Z is a part of society who is currently in a productive period, and uses information as their main source in living their lives. This research aims to see how Generation Z, in this case students, uses social media to search for news information. This research uses Wilson's Information Search Model, by looking at how Generation Z searches, finds and evaluates the information they get. The method used is descriptive qualitative with the aim of describing and viewing the conditions and situations of phenomena and realities that occur in Generation Z in utilizing social media as a means of information to obtain news. This research shows the results that Generation Z prefers to search for news using social media because social media has the advantage of speed and is equipped with easy features, and shows the information needed. Testing the credibility of information sourced from social media, Generation Z usually carries out further searches on search engines.
Elaboration Likelihood Model pada Tagline "Kresek" di Instagram Ads @Zanbodysoap.id Yulifia, Sabelina; Laura MBP, Ratu; Sevilla, Vinta
Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6 No 2 (2023): Global Komunika Vol. 6 No. 2 2023
Publisher : FISIP UPNVJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/gk.v6i2.6859

Abstract

Instagram advertising merupakan fitur yang memberikan peluang bagi setiap brand untuk menyebarkan informasi produk kepada pengguna Instagram yang sesuai dengan target pasar yang ditentukan oleh brand tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan merek terhadap peraturan periklanan dan target audiens. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tagline “KRESEK” di Instagram @zenbodysoap.id terhadap brand awareness. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Elaboration Likelihood Model untuk menjelaskan sejauh mana pengaruh tagline “KRESEK” dalam memberikan informasi kepada pengguna Instagram dalam menerima dan mengolah data informasi, serta menjelaskan konsep periklanan Instagram dengan Brand Awareness. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori, dan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara kedua variabel dengan kekuatan sedang sebesar 21,5%, dan sisanya dipengaruhi oleh hal lain di luar penelitian.
Pengaruh Pemanfaatan Akun Instagram @menjadimanusia.id Terhadap Kebutuhan Informasi Kesehatan Mental Followers Devara Helya Tahani; Vinta Sevilla
Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7 No 2 (2024): Global Komunika Vol. 7 No. 2 2024
Publisher : FISIP UPNVJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/gk.v7i2.9493

Abstract

The presence of technology in everyday life has facilitated human activities in communicating and sharing information. Instagram is a social media that can be used to disseminate information, one of which provides information about mental health. The Instagram account menjadimanusia.id is a psychology account that can be used as an alternative channel to fulfill various mental health information needs. The menjadimanusia.id account seeks to raise awareness about the importance of mental health to the Indonesian people. This study aims to determine the effect of using Instagram account menjadimanusia.id on mental health information needs using the Uses and Gratification model. The approach in this study uses explanatory quantitative with a survey method, with distributing questionnaires via Instagram Direct Message to 150 respondents who have been determined through purposive sampling technique. Data analysis techniques in this study include normality tests, correlation tests, simple linear regression tests, coefficient of determination tests, and hypothesis tests. The results of the study based on statistical tests that have been carried out provide results that the use of Instagram account menjadimanusia.id has a significant and positive effect on the mental health information needs of followers. This is proven through hypothesis testing where the significance value is 0.000 <0.005, which means Ha is accepted and Ho is rejected, and through the results of the correlation test obtained a value (r) of 0.849 which shows that there is a strong relationship between the variable use of media on fulfilling information needs
Fenomena Jasa Titip dan Perubahan Pola Belanja Konsumtif di Media Sosial Tiktok oleh Generasi Muda di Perkotaan : (Studi pada Mahasiswa di Jakarta Selatan) Vinta Sevilla; Zayyin Abdul Quddus; Gustiana Sabarina; I Nyoman Aji Suadhana Rai
Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 9 No 1 (2026): Global Komunika Vol. 9 No. 1 2026
Publisher : FISIP UPNVJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital media and platforms is driving changes in the shopping habits of the younger generation, particularly in the practice of shopping through personal shopping services (jastip) on TikTok. This research is motivated by the increasing tendency of the younger generation to utilize digital media as a primary reference for fulfilling shopping needs. This study aims to explore the phenomenon of the habit of using personal shopping services (jastip) on TikTok by the younger generation, and changes in the pattern of impulsive shopping habits of the younger generation through TikTok. The research location was chosen in South Jakarta because this area has a high level of internet usage, the characteristics of the younger generation who are adaptive to trends, and the intensity of social media use for shopping. This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques through in-depth interviews with young users of personal shopping services. The results of this study indicate that the use of personal shopping services is based on limited access and time, urgency of needs, economic efficiency, media promotional stimuli, and trust in personal shopping providers. Personal shopping services (jastip) are used as a solution to obtain exclusive products, both domestic and international, at various prices. Exposure to personal shopping content on TikTok also encourages a shift in shopping behavior towards a more impulsive direction, which does not only look at rational needs, but also emotional drives and trends. The conclusion of this study shows that the phenomenon of jastip on TikTok involves rational considerations and the influence of social media in shaping the shopping behavior of the younger generation and it is hoped that the younger generation can improve digital literacy by having awareness of good and appropriate shopping consumption.
Cerdas Bermedia Sosial: Pendampingan Literasi Digital Ramah Anak untuk Menghindari Konten dan Informasi Negatif Vinta Sevilla; Dewanto Samodro; Zayyin Abdul Quddus; Gustiana Sabarina; Ferry Fernando
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer (ABDIKOM)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/abdikom.v4i1.12994

Abstract

Program pendampingan mengenai penggunaan media sosial yang cerdas dan ramah anak untuk siswa kelas 6 SD hingga 3 SMA adalah salah satu inisiatif penting di era digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membekali anak dengan pengetahuan dasar tentang penggunaan platform media sosial, seperti Instagram, TikTok, dan YouTube, dan juga membahas mengenai etika berinteraksi di dalamnya. Materi yang diberikan diantaranya yaitu cara berkomunikasi dengan baik dan sopan, menghindari perundungan siber (cyberbullying), dan mengarahkan anak-anak ketika dihadapkan dengan keadaan tersebut. Selain itu, program ini juga fokus pada aspek keamanan daring, mengajarkan anak untuk melindungi informasi pribadi, dan yang berhubungan dengan keamaan informasi untuk anak. Selanjutnya melihat bahwa adanya kebutuhan untuk manajemen agar anak dapat menyeimbangkan aktivitas di dunia maya dan dunia nyata, sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar atau interaksi sosial. Sehingga didalam kegiatan ini diupayakan dapat memberikan peningkatan kesadaran keamanan dalam berselancar di media sosial oleh anak, penguatan keterampilan literasi digital, dan pembentukan etika dan sikap positif di media sosial. Dari hasil pre-test dan post-test terjadi peningkatan pemahaman sebesar 49,05% yang berarti para peserta bisa memahami dan menggunakan social media secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab.