Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

IMPLEMENTASI BRANDING SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Azizah, Yekti Azizah; Budiyono, Alief
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 7 No 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v7i1.1590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang implementasi branding sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah dasar. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif yang difokuskan pada penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi branding sekolah dapat dilakukan melalui tahapan kepemimpinan yang kuat, identifikasi dan pengembangan citra sekolah, pengembangan identifikasi visual sekolah, pengembangan pesan dan nilai sekolah, serta sekolah dapat membentuk kultur budaya yang unik. Implementasi branding sekolah juga dapat meningkatkan citra positif sekolah, kualitas pendidikan, daya tarik sekolah, loyalitas siswa, orang tua dan kepercayaan masyarakat, serta meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa. Sehingga branding sekolah dapat menjadi upaya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat posisi sekolah dasar di masyarakat sebagai lembaga yang berkualitas. Kata Kunci: Implementasi, Branding Sekolah, Mutu Pendidikan Sekolah Dasar.
Peran Guru BK Dalam Membangun Psikoedukasi Di Tengah Pandemi Covid-19 Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus: Peran Guru BK Dalam Membangun Psikoedukasi Di Tengah Pandemi Covid-19 Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Faishol, Lutfi; Budiyono, Alief
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 2 No. 2 (2021): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v2i2.379

Abstract

Pola pembelajaran online memberikan perhatian khusus bagi para pendidik seperti guru untuk bisa memberikan layanan yang komprehensif terhadap anak berkebutuhan khusus. Tujuan dalam penelitian ini adalah memberikan informasi kepada guru Bimbingan dan Konseling agar bisa memberikan layanan psikoedukasi di tengah pandemi Covid-19 kepada anak berkebutuhan khusus. Serta memberikan pengetahuan untuk para orang tua dengan melihat studi kasus dalam penelitian ini bahwa anak-anak berkebutuhan khusus ternyata ada yang mampu mengembangkan potensinya, dalam hal ini menjadi dorongan agar setiap orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus agar tetap semangat dan mempunyai pandangan yang optimis terhadap masa depan anak tersebut. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur. Penulis melakukan pengumpulan data produktif. Teori yang mendukung menjadi sumber informasi lengkap bagi penulis.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PERTUNJUKAN SENI COWONGAN DI BANYUMAS Mahrunisa, Fadhila; Mulyani, Eka; Budiyono, Alief
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i1.1666

Abstract

Pertunjukan Cowongan yang diadakan di Banyumas merupakan transformasi dari tradisi Cowongan yang dilakukan oleh para petani pada zaman dulu. Pertunjukan Cowongan merupakan sebuah usaha untuk meminta hujan Ketika mengalami kemarau yang berkepanjangan. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang terkandung dalam pertunjukan yang dilaksanakan di Kabupaten Banyumas tersebut. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penenlitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Dengan hasil penelitian yang diperoleh bahwa pertunjukan Cowongan memiliki nilai-nilai yang terkandung di dalamnya antara lain: 1) Nilai akhlak yang meliputi sifat beriman dan bertaqwa, sabar dan tolong meneolong. 2) Nilai Ibadah yaitu ibadah ghairu mahdah atau ibadah dengan melalui cara mensyiarkan agama, menasihati kebaikan, gotong royong dan menolong antar sesama.
Konstruksi Praksis Konseling Eksistensial Humanistik dengan Model Budaya Kesultanan Ngayogyakarta Budiyono, Alief; Azizah, Nur; Harumbina, Diah Ayu
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5341

Abstract

Budaya memberi kita identitas dan seperangkat atribut yang mendefinisikan identitas kita. Meningkatkan apa yang kita lihat, bagaimana kita hidup, bagaimana kita makan, bagaimana kita berhubungan dengan orang lain dan bagaimana kita memandang lingkungan kita. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui praksis konseling eksistensial humanistic dengan model kesultanan Ngayogyakarta. Metode dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskritif. Pengumpulan data dilakukan dengan hasil observasi dan wawancara dianalisis menurut pandangan Miles dan Huberman tentang analisis data kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta telah menerapkan Layanan konseling eksistensial humantis dengan model budaya Kesultanan Ngayogyakarta. Layanan tersebut berpedoman pada karakteristik pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang melandasi berbagai komponen pendidikan budaya Jawa dalam pelaksanaannya di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta menerapkan konseling eksistensial humanistic dengan model kesultanan Ngayogyakarta dengan sistem among. Kata kunci: konseling eksistensial humanistik, konseling multikultural, budaya kesultanan ngayogyakarta
Upaya Guru BK Melalui Teknik Self-Management untuk Meningkatkan Kematangan Karir Siswa SMK Ma’arif NU 1 Cilongok Fahmi Fahrezi, Fahmi; Wisnuaji, Aditya; Budiyono, Alief; Nurrahman, Yudha Faki
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2437

Abstract

This study aims to analyze the role of Guidance and Counseling teachers in enhancing career maturity among 12th-grade students at SMK Ma'arif NU 1 Cilongok through the implementation of Self-Management techniques. This research employs a descriptive qualitative approach with subjects consisting of vocational school students and Guidance and Counseling (BK) teachers. Data was collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed using an interactive analysis model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that Self-Management techniques, which include self-monitoring, self-reward, and stimulus control, are effective in enhancing students' awareness and abilities in career planning. The guidance program designed by the BK teachers helps students understand their potential, set realistic career goals, and take concrete steps toward their future. These findings highlight the importance of self-management training for students and the need for BK teachers' support in guiding them to achieve optimal career maturity. The implementation of these techniques is recommended to be integrated into the school curriculum with collaborative support from parents and industry stakeholders.
Integration of Information Technology Media in Islamic Religious Education Learning as an Effort to Strengthen Students’ Religiosity in Vocational High Schools Fadhilah, Aisyah; Budiyono, Alief
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 8 No 2 (2025): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v8i2.32235

Abstract

This study aims to analyze the integration of information technology media in Islamic Religious Education learning as an effort to strengthen students’ religiosity. The research employs a qualitative approach with a field research method to obtain an in-depth understanding of technology-based Islamic Religious Education learning practices within a real school context. Data were collected through observations of the learning process, in-depth interviews with Islamic Religious Education teachers and students, and the examination of supporting documents such as lesson plans and students’ digital project outputs. The collected data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the integration of information technology media in Islamic Religious Education learning at vocational high schools is implemented systematically, starting from the planning, implementation, interaction, to evaluation stages of learning. Teachers utilize various digital media, including multimedia presentations, religious videos, online learning platforms, interactive quizzes, and digital projects based on Islamic values. The integration of information technology media has a positive impact on strengthening students’ religiosity, as reflected in improved religious understanding (cognitive), religious attitudes and awareness (affective), as well as religious practices and the expression of Islamic values through digital works (praxis). In addition, technology-based Islamic Religious Education learning promotes the development of Islamic digital literacy, creativity, and active student participation in the learning process.
Manajemen Pelayanan dan Infrastruktur Haji Pendekatan Gender untuk Efisiensi dan Kenyamanan Jamaah Haji Perempuan di Indonesia Aedi, Ulul Aedi; Budiyono, Alief
Journal of Islamic Management Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jim.v6i1.2342

Abstract

This article aims to describe and analyze the management of Hajj services in Indonesia using a gender approach. This research also aims to identify the existence and adequacy of gender-based Hajj infrastructure in Indonesia. The urgency of this goal is based on: 1. The commitment of the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia to provide gender-based Hajj services. 2. Female Hajj pilgrims constitute the majority of pilgrims in the SISKOHAT data. 3. The issue of Fiqh for women remains an unresolved issue. The method used is descriptive qualitative with a case study approach. Data collection techniques were conducted through observations at the Central Java Ministry of Religious Affairs office and the Donohudan Hajj Dormitory. Data collection was also conducted through interviews with Haidar, the manager of the Donohudan Hajj Dormitory, and H. Fitiyanto, Head of the Hajj and Umrah Organization Division of the Central Java Ministry of Religious Affairs Regional Office. Interviews were also conducted with female Hajj pilgrims who were going on Hajj in 2025 and did not have a companion or mahram, Mrs. Rohmatun from Semarang Regency. The perspectives used are Total Quality Management (TQM) and Gender Analysis Pathway (GAP). The results show that the service and infrastructure management provided by Indonesian Hajj organizers exhibits a gender-neutral status rather than a gender-responsive one. This can be seen from the number of mentors that still does not meet needs, infrastructure that is not yet gender responsive, and regulations that are still general in nature. However, Hajj organizers have demonstrated a commitment to providing gender-responsive services and infrastructure. This commitment has been demonstrated by year-on-year improvements. This article can add to the theory of gender-based services in the organization of the Hajj pilgrimage. It also contributes to organizers' efforts to improve the quality of services and infrastructure.