Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Oprit Jembatan Akibat Beban Kendaraan Terhadap Stabilitas Abutment Menggunakan Midas Soilworks Buwono, Haryo Koco; Khoeri, Heri; Badaruddin; Sofiana, Dini; Setiawan, Andika
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): .
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24234

Abstract

Konstruksi suatu struktur sering kali dilakukan pada kondisi tanah yang bercirikan tanah dengan kekerasan rendah atau tanah berpori. Struktur yang dibangun di atas tanah ini menunjukkan ketidakstabilan karena kekuatannya yang tidak memadai. Berdasarkan konsep tersebut, dilakukan penelitian untuk mengetahui kestabilan lereng tanggul dengan memasukkan tambahan sabut kelapa. Analisis stabilitas lereng dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Midas Soil Works, yaitu perangkat lunak geoteknik yang menggunakan analisis rekayasa elemen hingga. Studi ini mengilustrasikan stabilitas lereng dengan menggunakan metrik keamanan lereng yang diperoleh dari analisis perangkat lunak yang dilakukan oleh Midas Soil Works Software. Analisis beban kendaraan dan beban lajur pada saat pemuatan. Oleh karena itu, metode yang dipilih, Bishop, dan Morgenstern-Price, dapat digunakan untuk melakukan analisis stabilitas menggunakan Midas Soilworks. Variasi parameter tanah, termasuk kohesi, sudut gesekan internal, berat jenis, kondisi air tanah, dan geometri lereng, digunakan untuk analisis sensitivitas. Sesuai dengan SNI 8460:2017, menyatakan faktor keamanan lereng yang diperlukan untuk analisis stabilitas lereng tanah. Faktor-faktor ini ditentukan dengan menimbang biaya dan dampak kegagalan lereng terhadap tingkat ketidakpastian kondisi analisis. Nilai faktor keamanan lereng minimum yang masih memenuhi persyaratan ditetapkan sebesar 1,25 berdasarkan hasil analisis stabilitas lereng yang dilakukan pada timbunan oprite.
Kelayakan Struktur Bangunan Akibat Perubahan Beban Dengan Metode Linear Moving Load Heri Khoeri; Haryo Koco Buwono; Dwi Yulina Abdi Jayanti; Setiawan, Andika
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): .
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24699

Abstract

Terkait dengan adanya rencana penempatan tambahan alat sebesar 1.2 ton yang dapat dipindah-pindahkan di dalam ruang Operasi Rumah Sakit, maka perlu dilakukan pengecekan kekuatan struktur eksisting yang akan dikenai beban tambahan tersebut, untuk memastikan keamanan bangunan dan keselamatan dan kenyamanan penggunanya. Dari hasil pengamatan visual, struktur beton berulang terlihat baik, begitupula dari interpretasi hasil pengujian UPV, mutu beton elemen struktur yang diuji dapat dinyatakan dalam katagori baik dan sangat baik, dengan range average cepat rambat gelombang ultrasonic elemen antara 3596 sampai dengan 4567 m/detik. Dari hasil scan dengan georadar teridentifikasi tebal beton pelat lantai + 20 cm dengan tulangan dua arah dua lapis D10-150 ditambah tulangan atas M6. Sementara tulangan utama balok menggunakan D22 dan Sengkang f12 dan D13, dengan jumlah dan jarak memenuhi persyaratan minimal pemasangan tulangan. Dengan menggunakan input data hasil observasi, pengujian dan pemindaian beton lapangan selanjutnya dilakukan pemodelan dan analisis struktur menggunakan software SAP2000. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur masih memenuhi persyaratan kekuatan dan persyaratan lendutan sesuai dengan SNI SNI 2847-2019 Persyaratan beton struktural untuk bangunan Gedung dan SNI 1727-2020 Beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain
Perilaku Oprit Jembatan Akibat Beban Kendaraan Terhadap Stabilitas Abutment Menggunakan Midas Soilworks Buwono, Haryo Koco; Khoeri, Heri; Badaruddin; Sofiana, Dini; Setiawan, Andika
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24234

Abstract

Konstruksi suatu struktur sering kali dilakukan pada kondisi tanah yang bercirikan tanah dengan kekerasan rendah atau tanah berpori. Struktur yang dibangun di atas tanah ini menunjukkan ketidakstabilan karena kekuatannya yang tidak memadai. Berdasarkan konsep tersebut, dilakukan penelitian untuk mengetahui kestabilan lereng tanggul dengan memasukkan tambahan sabut kelapa. Analisis stabilitas lereng dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Midas Soil Works, yaitu perangkat lunak geoteknik yang menggunakan analisis rekayasa elemen hingga. Studi ini mengilustrasikan stabilitas lereng dengan menggunakan metrik keamanan lereng yang diperoleh dari analisis perangkat lunak yang dilakukan oleh Midas Soil Works Software. Analisis beban kendaraan dan beban lajur pada saat pemuatan. Oleh karena itu, metode yang dipilih, Bishop, dan Morgenstern-Price, dapat digunakan untuk melakukan analisis stabilitas menggunakan Midas Soilworks. Variasi parameter tanah, termasuk kohesi, sudut gesekan internal, berat jenis, kondisi air tanah, dan geometri lereng, digunakan untuk analisis sensitivitas. Sesuai dengan SNI 8460:2017, menyatakan faktor keamanan lereng yang diperlukan untuk analisis stabilitas lereng tanah. Faktor-faktor ini ditentukan dengan menimbang biaya dan dampak kegagalan lereng terhadap tingkat ketidakpastian kondisi analisis. Nilai faktor keamanan lereng minimum yang masih memenuhi persyaratan ditetapkan sebesar 1,25 berdasarkan hasil analisis stabilitas lereng yang dilakukan pada timbunan oprite.
Kelayakan Struktur Bangunan Akibat Perubahan Beban Dengan Metode Linear Moving Load Heri Khoeri; Haryo Koco Buwono; Dwi Yulina Abdi Jayanti; Setiawan, Andika
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24699

Abstract

Terkait dengan adanya rencana penempatan tambahan alat sebesar 1.2 ton yang dapat dipindah-pindahkan di dalam ruang Operasi Rumah Sakit, maka perlu dilakukan pengecekan kekuatan struktur eksisting yang akan dikenai beban tambahan tersebut, untuk memastikan keamanan bangunan dan keselamatan dan kenyamanan penggunanya. Dari hasil pengamatan visual, struktur beton berulang terlihat baik, begitupula dari interpretasi hasil pengujian UPV, mutu beton elemen struktur yang diuji dapat dinyatakan dalam katagori baik dan sangat baik, dengan range average cepat rambat gelombang ultrasonic elemen antara 3596 sampai dengan 4567 m/detik. Dari hasil scan dengan georadar teridentifikasi tebal beton pelat lantai + 20 cm dengan tulangan dua arah dua lapis D10-150 ditambah tulangan atas M6. Sementara tulangan utama balok menggunakan D22 dan Sengkang f12 dan D13, dengan jumlah dan jarak memenuhi persyaratan minimal pemasangan tulangan. Dengan menggunakan input data hasil observasi, pengujian dan pemindaian beton lapangan selanjutnya dilakukan pemodelan dan analisis struktur menggunakan software SAP2000. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur masih memenuhi persyaratan kekuatan dan persyaratan lendutan sesuai dengan SNI SNI 2847-2019 Persyaratan beton struktural untuk bangunan Gedung dan SNI 1727-2020 Beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain
Koding QB64 dan Python Sebagai Bahasa Komunikasi Teknik Sipil Dalam Memahamkan Alur Pikir Buwono, Haryo Koco; Setiawan, Andika; Puspitaningrum, Deby; Prasetyo, Harwidyo Eko
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.146-156

Abstract

Dalam era digital, keterampilan pemrograman menjadi elemen penting dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk Teknik Sipil dan Ilmu Komunikasi. Penelitian ini membandingkan dua bahasa pemrograman, QB64 dan Python, dalam konteks visualisasi gaya geser dan momen lentur pada balok, guna mengidentifikasi efektivitas keduanya dalam menyampaikan informasi teknis secara visual dan komunikatif. QB64, sebagai bahasa berbasis BASIC, menawarkan sintaks sederhana dan mudah dipahami, sehingga cocok untuk pemula dan pembelajaran konsep dasar. Namun, keterbatasan dalam visualisasi grafis dan skalabilitas program membatasi penerapannya dalam konteks profesional. Sebaliknya, Python menyediakan fleksibilitas tinggi, didukung oleh pustaka ilmiah seperti NumPy dan Matplotlib, yang memungkinkan visualisasi data teknik yang presisi dan komunikatif. Dari sudut pandang komunikasi, Python mampu menerjemahkan data numerik menjadi bentuk visual yang lebih mudah dipahami oleh audiens lintas disiplin, meningkatkan efektivitas penyampaian pesan dalam ranah akademik dan praktis. Melalui pendekatan ini, diperoleh pemahaman bahwa pemilihan bahasa pemrograman bukan hanya soal teknis, tetapi juga berkaitan erat dengan strategi komunikasi visual. Python dinilai lebih unggul dalam menyampaikan informasi kompleks dengan cara yang sistematis, modular, dan interaktif. Oleh karena itu, integrasi antara kompetensi teknis dan kemampuan komunikasi digital menjadi kunci dalam pengembangan program edukatif dan profesional di bidang teknik. Penelitian ini merekomendasikan Python sebagai media utama untuk visualisasi teknik yang informatif dan komunikatif.
Pemodelan berbasis Uji Non-Destruktif dan Semi-Destruktif yang Divalidasi Uji Vibrasi pada Asesmen Reliabilitas Pondasi Jibcrane Rizqullah, Naufal Rafif; Khoeri, Heri; Buwono, Haryo Koco; Badaruddin, B
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menjamin keamanan dalam pengoperasian Jibcrane dilakukan pemeriksaan berkala termasuk pada sistem pondasinya. Penelitian ini dilakukan untuk mendapat gambaran reliabilitas sistem pondasi setelah jibcrane beroperasi 10 tahun. Sistem pondasi jibcrane yang diteliti adalah tiang pancang pipa baja yang disatukan pile cap dan diperkuat bracing antar pipa. Pemeriksaan dilakukan dengan uji non-destruktif dan semi-destruktif untuk mendapatkan gambaran aktual dimensi dan mutu elemen struktur. Seluruh data uji dikompilasi sehingga menjadi data yang dapat dijadikan input dalam pemodelan struktur. Penentuan jumlah dan jenis uji mempengaruhi validitas model, dimana semakin banyak dan lengkap, maka model akan lebih merepresentasikan kondisi aktualnya. Validitas model dilakukan dengan uji vibrasi. Hasil analisis menghasilkan frekuensi alami 1,48 Hz, sementara hasil uji vibrasi sebesar 1,5 Hz, dengan nilai frekuensi yang berdekatan menunjukkan data input cukup valid yang menghasilkan respon dinamik mendekati aktualnya. Hasil analisis menunjukkan pondasi jibcrane masih reliabel dengan faktor keamanan 3,1. Kendatipun demikian, untuk memperlambat laju korosi pada baja perlu dilakukan perlindungan dengan melakukan pengecatan berkala permukaan pondasi pipa baja dan bracing pengakunya, melakukan injeksi pada beton yang retak, dan memproteksi beton dari pengaruh reaksi alkali-silika dengan pengecatan anti-korosi berbasis bituminous.