Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penyuluhan Pencegahan Bahaya Kebakaran Penggunaan Kompor Gas LPG Rumah Tangga I Made Mara; I Gede Bawa Susana; Ida Bagus Alit; I G.A.K. Chatur Adhi W.A.; Made Wirawan
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 5 No. 1 (2023): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v5i1.146

Abstract

Rendahnya pemahaman tentang faktor penyebab terjadinya kebocoran gas LPG, kebakaran akibat gas yang bocor serta kualitas dan kondisi peralatan yang baik untuk menghindari bahaya kebakaran sangat diperlukan masyarakat. Solusi yang ditawarkan yaitu penyuluhan mencegah bahaya kebakaran kompor gas LPG rumah tangga. Kegiatan dilakukan di Banjar Gria Hita, Lingkungan Griya Pagutan Indah, Pagutan Barat, Mataram. Hasil kegiatan penyuluhan ini memberikan pemahaman kepada warga tentang komponen pada kompor gas yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran. Hasilnya warga menjadi mengetahui dan memahami bahwa tata letak tabung gas yang tidak benar dapat memicu bahaya kebakaran. Selain itu, regulator gas harus selalu dalam kondisi baik sehingga aliran gas menjadi efisien dan mencegah terjadinya kebocoran gas.
Pelatihan Perawatan Kompor LPG Rumah Tangga untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran I Gede Bawa Susana; I Made Mara; Ida Bagus Alit; I G.A.K Chatur Adhi W.A.; Made Wirawan
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v5i2.159

Abstract

Peningkatan pemahaman akan keselamatan bekerja khususnya dalam rumah tangga dalam pemakain kompor gas sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam upaya mencegah bahaya kebakaran. Kompor gas sebagai peralatan utama dan sangat dibutuhkan perlu perawatan rutin agar lebih efisien dan nyaman dalam beraktivitas. Salah satu kegiatan dilakukan di Banjar Gria Hita, Lingkungan Gria Pagutan Indah, Pagutan Barat, Mataram. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan perawatan kompor gas rumah tangga untuk mencegah terjadinya bahaya kebakaran. Kegiatan pelatihan menghasilkan pemahaman warga akan pentingnya dan cara perawatan kompor gas yang mudah dan murah. Masyarakat menjadi paham dan tahu fungsi burner, selang gas, dan kebersihan badan kompor. Kompor gas yang selalu terjaga kebersihannya dapat meningkatkan efisiensi pemakaian gas, selain mencegah bahaya kebakaran.
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH CAIRAN JAGUNG  TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS BIOGAS  DARI KOTORAN SAPI  I Wayan Joniarta; Febrian Purnama; I Made Mara; I Kade Wiratama
Energy, Materials and Product Design Vol. 5 No. 1 (2026): Energy, Materials and Product Design
Publisher : Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/empd.v5n1.331-337

Abstract

Biogas is one of the alternative energies that can be utilized to meet fuel energy needs. It originates from the fermentation process of biomass, such as cow dung. This research focuses on producing biogas from cow dung with the addition of corn waste water to determine the influence of adding corn waste water on the quality and quantity of the generated biogas. Treatments were applied by varying the composition of cow dung with corn waste water (A, B, C) and cow dung with water (D) as a control. The successive compositions created were composition A (1:1j), composition B (1:2j), composition C (1:3j), and composition D (1:1a), each repeated three times, and the study was conducted for 30 days. The research results indicate that with the addition of corn waste water, the highest quantity of biogas was obtained in composition A, amounting to 1168.08 cm3, while the lowest quantity was obtained in composition B, totaling 791.21 cm3. Regarding the quality testing of biogas with the addition of corn waste water, the highest quality was observed in composition A at 49.76%, whereas the lowest quality was found in composition B at 23%. However, in composition D, which consists of cow dung biogas with water demonstrated superior quality and quantity, with a quality value of 52.82% and a quantity of 1384.05 cm3. The data obtained suggest that corn waste water may not be as effective as a supplementary material for the mixture of cow dung biogas.