Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Eksperimental Kinerja Pompa Sentrifugal pada Konfigurasi Tunggal, Seri, dan Paralel Kunarto, Kunarto; Prayoga, Made Ngurah Arya Nanda; Muhida, Riza; Riza, Muhammad; Surya, Indra; Pratowo, Bambang; Muhamad, Zein; Saputro, Harjono; Mulyana, Mulyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Penelitian ini menyajikan evaluasi eksperimental terhadap kinerja pompa sentrifugal tipe GP-125 pada tiga konfigurasi operasi, yaitu tunggal, seri, dan paralel. Pengujian dilakukan dengan variasi kecepatan putaran (712,5 rpm, 1.425 rpm, dan 2.850 rpm) serta pembukaan katup (1/4, 1/2, 3/4, dan penuh). Parameter utama yang dianalisis mencakup head total, debit aliran, dan efisiensi pompa. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa konfigurasi paralel menghasilkan debit tertinggi dengan nilai maksimum 0,000967 m³/s pada kecepatan 2.850 rpm, sedangkan konfigurasi seri memberikan peningkatan signifikan pada head hingga 19,60 m. Efisiensi terbaik diperoleh pada konfigurasi paralel dengan nilai 0,34% pada katup penuh. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan konfigurasi pompa yang tepat sesuai kebutuhan sistem, baik untuk aplikasi yang memerlukan debit besar maupun head tinggi.
Sensor-assisted push walker training for walking ability in infants aged 9-15 months: a pre-post study Islamiyati Islamiyati; Sadiman Sadiman; Yoga Tri Wijayanti; Huminsa Ranto Morison Panjaitan; Riza Muhida; Muhammad Riza; Dandi Efendi
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 36 No. 2 (2026): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v36i2.4646

Abstract

Background: Walking is a crucial milestone in an infant's gross motor development. Conventional baby walkers pose safety risks, whereas walking practice using a push walker equipped with a speed sensor allows for controlled walking exercises. Objective: This study aimed to describe changes in walking ability among infants aged 9–15 months after using a push walker with a speed sensor for 21 days. Methods: A single-group pre- and post-intervention design was employed. A purposive sample of 35 infants aged 9–15 months—who could stand but not yet walk—was selected. The intervention involved walking practice with a speed sensor-equipped push walker for 15–20 minutes, conducted in three daily sessions over 21 days. The device was kept at the respondents' homes, and usage was supervised. Data were collected through observation and measurements by enumerators. Data were analyzed descriptively using frequencies, percentages, means, and minimum/maximum values. Results: Most infants showed a positive initial response to the push walker. Nine infants (25.7%) were able to grasp the device independently upon initial introduction, while 26 infants (74.3%) required guidance. During the 21-day observation period, 13 infants (37.1%) began walking independently; the earliest onset was on day 3, with an average onset on day 12. The average walking distance increased from 1.4 m pre-intervention to 3.8 m post-intervention. Conclusion: Supervised use of a push walker with a speed sensor accelerated the development of walking ability in some infants aged 9–15 months.
Implementasi dan Analisis Sistem Kendali Robot Ikan Berbasis ESP32 Menggunakan Komunikasi Bluetooth dan Aplikasi Mobile Rifki Muhida; Riza Muhida; Muhammad Riza; Ari Legowo
Explore: Jurnal Sistem Informasi dan Telematika (Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika) Vol 17, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jsit.v17i1.4822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menganalisis sistem kendali robot ikan berbasis ESP32 yang memanfaatkan komunikasi Bluetooth dan aplikasi mobile sebagai antarmuka pengguna. Sistem dikembangkan dengan mengintegrasikan mikrokontroler ESP32, motor servo sebagai aktuator, serta modul komunikasi Bluetooth untuk memungkinkan pengendalian secara real-time. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan eksperimental melalui tahap perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Pengujian dilakukan dalam dua kondisi, yaitu tanpa beban (dry testing) dan di lingkungan air untuk mengevaluasi respons sistem, stabilitas gerakan, serta keandalan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu merespons perintah pengguna secara cepat dengan tingkat delay yang rendah, serta menghasilkan gerakan yang stabil dan menyerupai gerakan ikan alami. Selain itu, komunikasi Bluetooth terbukti berjalan dengan baik dan mendukung pengendalian robot secara efektif melalui aplikasi mobile. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan memiliki potensi untuk diterapkan dalam pengembangan robotika berbasis Internet of Things (IoT) dan sistem kendali cerdas
Rancang bangun mesin pemotong adonan kerupuk untuk industri rumah tangga berkapasitas 78 kg/jam menggunakan motor listrik 1/6 HP Riza Muhida; Muhammad Riza; Indra Surya; Bambang Pratowo; Kunarto; Zein Muhamad; Harjono Saputro; Mulyana
KOLECER Scientific Journal of Mechanical Engineering Vol. 2 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/ksjme.v2i1.44251

Abstract

Dalam kegiatan industri kecil, penggunaan peralatan mekanis berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas proses produksi. Pada industri rumah tangga kerupuk, proses pemotongan adonan masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu yang lama dan menghasilkan kapasitas produksi yang terbatas. Kerupuk merupakan produk makanan kering berbahan dasar tepung tapioka yang dicampur dengan tepung terigu dan bumbu seperti garam, monosodium glutamat, ketumbar, bawang putih, serta pewarna makanan. Adonan yang telah dicampur air kemudian dikukus selama 10–15 menit, dikeringkan sebagian, dipotong, dan selanjutnya digoreng pada suhu tertentu. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya efisiensi pada tahap pemotongan adonan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun mesin pemotong adonan kerupuk untuk meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi waktu. Mesin yang dirancang menggunakan motor listrik 1/6 HP dengan putaran 2850 rpm dan sistem transmisi pulley dengan perbandingan 1:1 sehingga menghasilkan putaran poros pemotong sebesar 180 rpm. Mekanisme pemotongan bekerja melalui kontak langsung antara mata pisau dan adonan dengan memanfaatkan gaya gesek untuk menghasilkan potongan yang seragam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu mencapai kapasitas pemotongan sebesar 1,3 kg/menit atau setara dengan 78 kg/jam. Mesin ini dirancang untuk dapat beroperasi secara kontinu dengan sistem pemeliharaan yang baik sehingga layak diterapkan pada industri rumah tangga guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi
Pengembangan alat sangrai biji kopi sistem rotary drum berbasis gas burner untuk peningkatan efisiensi produksi Kunarto; Riza Muhida; Muhammad Riza; Indra Surya; Bambang Pratowo; Zein Muhamad; Mulyana; Eko Eryando
KOLECER Scientific Journal of Mechanical Engineering Vol. 2 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/ksjme.v2i1.44257

Abstract

Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, merupakan salah satu sentra produksi kopi yang proses penyangraiannya masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan tidak seragam dalam mutu hasil. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis kinerja alat sangrai biji kopi berbasis gas burner dengan kapasitas 5 kg per siklus untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas proses produksi. Metode perancangan menggunakan pendekatan sistematis Pahl dan Beitz yang meliputi tahap perencanaan konsep, perancangan detail, pembuatan, dan pengujian kinerja. Dimensi drum sangrai yang dirancang memiliki diameter 35,5 cm dan panjang 48 cm dengan volume efektif yang mampu menampung ±5 kg biji kopi berdasarkan rata-rata massa jenis 706,15 gram/liter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dalam waktu penyangraian 90 menit terjadi penurunan massa rata-rata dari 5.000 gram menjadi 4.583,2 gram atau sebesar 9,09% akibat reduksi kadar air selama proses termal. Sistem transmisi menggunakan motor listrik yang dikombinasikan dengan gearbox, pulley, dan rantai untuk menghasilkan putaran drum yang stabil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat yang dirancang mampu meningkatkan konsistensi proses sangrai dan kapasitas produksi dibandingkan metode manual
Aplikasi Drone Penabur Benih Jagung Sebagai Pertanian Berkelanjutan Mulyana; Handoko Riyanto; Erry Yulian Triblas Adesta; Riza Muhida; Harjono Saputro; Muhammad Riza; Tia Tanjung
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 20 No 2 (2025): October
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/5nz0y581

Abstract

Corn cultivation in Indonesia continues to face challenges related to productivity and operational efficiency. According to data from the Central Bureau of Statistics, in 2023, the harvested area of corn was approximately 2.48 million hectares, with total production of 14.77 million tons, representing a decline of more than 10% compared to the previous year. This decline indicates that conventional planting methods have not fully met the demands for efficiency and sustainability in modern agricultural systems. One emerging technological innovation is the utilization of Unmanned Aerial Vehicles (UAVs) in agricultural practices. UAV technology has previously been applied for pest control and shows strong potential for expansion into fertilization and seed distribution. This study aims to design and evaluate a UAV-based system for efficient and accurate corn seed broadcasting. The research methods include hardware design, integration of an automated control software system, and field testing to assess the technology's reliability and performance. The results show that the UAV system can distribute corn seeds with an accuracy of approximately 92–96%, higher than that of conventional methods. In addition, planting efficiency significantly improved, with one hectare of land being planted within 35–45 minutes compared to 18–25 hours using manual methods. The implementation of UAV technology also reduces labor requirements, improves operational efficiency, and supports the adoption of more modern and sustainable agricultural practices.
Analisis Kuat Tekan Paving Block Berbahan Plastik LDPE Daur Ulang sebagai Substitusi Agregat Halus Bambang Pratowo; Riza Muhida; Muhammad Riza; Indra Surya; Kunarto Kunarto; Zein Muhamad; Harjono Saputro; Mulyana Mulyana; Dewi Fitria
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 15, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penggunaan plastik jenis Low Density Polyethylene (LDPE) dalam kehidupan sehari-hari berkontribusi besar terhadap peningkatan limbah padat di Indonesia. LDPE sulit terurai secara alami sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan limbah plastik LDPE sebagai bahan substitusi pasir dalam pembuatan paving block, serta mengetahui pengaruhnya terhadap kuat tekan. Dua sampel paving block dibuat dengan komposisi berbeda, yaitu: (1) plastik dan oli (85%:15%) dan (2) plastik, pasir, dan oli (50%:35%:15%). Metode pengujian mengacu pada SNI 03-0691-1996 mengenai bata beton. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan paving block sampel 1 adalah 2,07 MPa, sedangkan sampel 2 mencapai 2,37 MPa. Peningkatan kuat tekan pada sampel 2 dipengaruhi oleh densitas pasir yang lebih tinggi (1400 kg/m³) dibandingkan plastik (0,91 g/cm³) dan oli (870 kg/m³). Walaupun nilai kuat tekan belum memenuhi standar mutu D (8,5 MPa), penelitian ini membuktikan bahwa penambahan pasir pada komposisi paving block plastik dapat meningkatkan performa mekanis produk.
Analisis Pengaruh Difusi Karbon melalui Metode Pack Carburizing terhadap Peningkatan Kekerasan Aluminium 1100 Indra Surya; Riza Muhida; Muhammad Riza; Erry Yulian Triblas Adesta; Bambang Pratowo; Kunarto Kunarto; Zein Muhamad; Harjono Saputro; Mulyana Mulyana; Julleo Caecar Onasis Pangihutan
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 15, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Aluminium 1100 memiliki ketahanan korosi dan konduktivitas tinggi, namun kekerasan permukaannya relatif rendah (±22 HB). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh proses pack carburizing menggunakan arang kayu pada suhu 600°C dengan variasi waktu tahan 2 dan 3 jam terhadap kekerasan Aluminium 1100. Spesimen didinginkan menggunakan oli ISO VG 32 dan diuji dengan metode Brinell (500 kgf, Ø10 mm). Hasil menunjukkan bahwa pemanasan tanpa karbon menurunkan kekerasan hingga ±15 HB akibat rekristalisasi dan pertumbuhan butir. Sebaliknya, perlakuan dengan karbon meningkatkan kekerasan menjadi ±23,33 HB (2 jam) dan ±25 HB (3 jam). Waktu tahan 3 jam menghasilkan nilai kekerasan tertinggi. Proses pack carburizing pada suhu 600°C terbukti mampu meningkatkan kekerasan permukaan Aluminium 1100 secara moderat dibandingkan perlakuan panas tanpa karbon
Perancangan dan Analisis Kinerja Pompa Sentrifugal dengan Konfigurasi Paralel dan Seri untuk Kebutuhan Laboratorium Teknik Mesin Kunarto Kunarto; Farhan Alfarizi Azmi; Riza Muhida; Muhammad Riza; Indra Surya; Bambang Pratowo; Zein Muhamad; Harjono Saputro; Mulyana
Rekayasa Mekanika: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rekayasamekanika.v10i1.48321

Abstract

Centrifugal pumps are the main component in pumping systems that are widely applied in industry, agriculture, and practical activities in engineering laboratories. This study aims to design and build a centrifugal pump tester with single, series, and parallel configurations as a learning medium in the Mechanical Engineering Laboratory. This tool uses two National TRANS GP-125 pump units with a discharge specification of 30 L/minute and a power of 125 W. The research method includes the stages of design, fabrication, testing, and technical calculations including total head, major and minor pressure losses, and impeller dimension analysis. The test results show that the parallel configuration increases the discharge capacity, while the series configuration is superior in producing higher heads. The system efficiency reaches 69%, still within the standard range of pump efficiency (63–84%). This study produces interactive learning media that can help students understand the working principles of centrifugal pumps and the effect of system configuration on hydraulic performance.
DESAIN DAN RANCANG BANGUN DRONE PENABUR BENIH PERTANIAN Harjono Saputro; Handoko Riyanto; Erry Yulian Triblas Adesta; Riza Muhida; Mulyana; Muhammad Riza; Tia Tanjung
JURNAL CRANKSHAFT Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Crankshaft Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Badan Penerbit Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v9i1.16785

Abstract

Modern technological progress has inspired numerous innovations that enhance efficiency in human activities, with agriculture remaining one of the most vital sectors for sustaining national economies. Appropriate technologies increase productivity while reducing dependence on traditional practices that demand excessive time and labor. This research presents the design and development of an agricultural drone created for seed spreading. The system employs a 300 Rpm DC motor that drives a propeller to ensure even seed distribution. Performance evaluation compared manual seed spreading and the drone-based method. Results demonstrated that manual spreading required an average of 3.33 hours per kilogram of seeds, whereas the drone accomplished the same task within 1 minute 20 seconds (80 seconds) per kilogram. These findings confirm that drone-assisted seeding offers an efficient and practical approach that supports the advancement of modern agriculture.