Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Visual

Perancangan Klip Multimedia sebagai Media Introduksi untuk Memperkenalkan Studio Animasi FSRD Untar Darmo, Budi; Chandra, Edy; Kartawinata, Jennifer Aurelia; Jonathan, Jeremiah
VISUAL Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/vis.v20i1.31630

Abstract

Klip multimedia telah menjadi sarana efektif dalam berbagai konteks komunikasi modern. Dalam rangka penerimaan mahasiswa baru, perkenalan studio animasi DKV Untar diperlukan agar audiens mendapatkan pengertian lebih baik mengenai letak, tujuan, serta pembelajaran studio animasi. Perancangan ini mengembangkan klip animasi dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi dan memperkenalkan studio animasi FSRD Untar kepada mahasiswa baru dan masyarakat. Metode yang digunakan untuk merancang adalah metode perancangan pipeline animation, dimana terdapat 3 tahap implementasi, yaitu tahap pra produksi, tahap produksi, dan tahap pasca produksi, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan pada perancangan ini meliputi: observasi, studi literatur, kuesioner, serta wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil dari perancangan ini berupa klip multimedia berbentuk animasi 2D dengan durasi kurang lebih 2 menit yang menggunakan maskot "Sarang" sebagai guide virtual untuk meningkatkan pemahaman, daya tarik, dan interaksi dengan audiens melalui media yang informatif dan menarik.
Analisis Identitas Visual Produk Jasa Desain Website Keola Studio terhadap Kompetitornya Chandra, Edy
VISUAL Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/vis.v20i1.32675

Abstract

Abstrak— Di era digital yang terus berkembang, kecepatan dan kenyamanan dalam mendapatkan produk atau layanan menjadi prioritas utama bagi konsumen. Pertumbuhan pesat perusahaan penyedia jasa pengembangan website mencerminkan meningkatnya kebutuhan akan digitalisasi dalam bisnis. Tidak hanya layanan, identitas visual menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing perusahaan, di mana logo sebagai elemen utama identitas visual harus mampu mencerminkan karakter dan reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis identitas visual, khususnya logo Keola Studio, dan membandingkannya dengan empat kompetitornya di industri teknologi: Dibilabs, Flow Ninja, Finsweet, dan Amply. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengadopsi strategi diferensiasi merek Kartajaya yang berfokus pada identitas visual. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan observasi, serta analisis komparatif terhadap lima logo dari berbagai aspek visual seperti bentuk, warna, tipografi, elemen, dan relevansi dengan identitas merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logo Keola Studio memiliki kelemahan dalam penggunaan elemen grafis yang terlalu umum dan generik dibandingkan kompetitornya. Di sisi lain, logo kompetitor lebih efektif dalam mencerminkan identitas perusahaan melalui penggunaan elemen visual yang unik dan lebih bermakna bagi konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan daya saing, Keola Studio perlu merancang ulang logonya agar lebih khas dan relevan dengan bidang teknologi, serta mengembangkan elemen visual yang lebih bermakna.
Eksplorasi Visual Personal Branding sebagai Alat Diferensiasi dalam Pemasaran Properti: Pendekatan Desain Komunikasi Visual Chandra, Edy; Elysia, Celine
VISUAL Vol 20 No 2 (2025)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/vis.v20i2.34049

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan personal branding secara visual sebagai strategi diferensiasi dalam pemasaran properti di tengah persaingan yang ketat. Melalui pendekatan desain komunikasi visual, penelitian ini menganalisis bagaimana agen properti menggunakan elemen visual seperti logo personal branding, desain konten media sosial, dan tampilan profesional untuk membangun kepercayaan dan menarik perhatian calon klien. Studi kasus berfokus pada agen properti di Ray White Tomang, Jakarta Barat, dengan sasaran audiens berusia 25–40 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan personal branding visual yang konsisten, profesional, dan menarik mampu menciptakan persepsi positif, meningkatkan kepercayaan, serta memperkuat identitas merek agen properti secara efektif. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya integrasi elemen visual yang relevan dengan karakteristik audiens target sebagai kunci sukses diferensiasi dalam industri properti.
Analisa Perkembangan Cosplay Pada Generasi Z Di Indonesia Sebagai Potensi Kurikulum Peminatan DKV : Studi Materi Pembelajaran Cosplay Chandra, Edy; Darmo, Budi; Leony, Cherane; wilona, vira
VISUAL Vol 19 No 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/vis.v19i2.29176

Abstract

Cosplay merupakan sebuah proses bermain dan berkreasi imajinasi dengan sebuah kostum. Cosplay sendiri telah menjadi sebuah bagian dari budaya popular yang berkembang hingga ke pelosok Indonesia. Perkembangan cosplay di Indonesia telah mempengaruhi aspek komunitas, industri kreatif, pariwisata, kreativitas & ekpresi diri, serta media sosial & influencer. Peluang terhadap aspek kreativitas & ekpresi diri telah membuka peluang perkembangan terhadap generasi Z potensi terhadap proses kurikulum materi cosplay. Melalui metode penelitian kualitatif akan ditemukan sebuah fakta dari hasil wawancara kepada beberapa informan, yaitu pembahasan mengenai jenjang dan tahapan cosplay dalam jejaring sosial masyarakat. Jejaring berupa jenjang sebuah proses cosplayer Selain itu gambaran umum secara garis besar kurikulum pembelajaran cosplay secara global. Yang dapat memanfaatkan minat dan kecenderungan siswa terhadap budaya populer untukmeningkatkan keterlibatan dan pembelajaran mereka di kelas