Articles
Madrasa teacher professionalism: Effects of gender and teaching experience in learning
Syahraini Tambak;
Muhammad Yusuf Ahmad;
Amril Amril;
Desi Sukenti;
Hamzah Hamzah;
St. Marwiyah
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 11, No 3: September 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.11591/ijere.v11i3.22539
Developing professional madrasa teachers are increasingly popular in the classroom, but of these teachers, mixed results (without clear reasons) are reported. This article addresses the impact of gender and teaching experience (duration) on developing professional madrasa teachers, using the two factors as references. Research with a questionnaire was conducted in 75 public and private Aliyah Madrasas, with data collected from 325 teachers. Data analysis is differentiated based on madrasa teachers’ type (public or private), gender, and teaching experience in the competencies assessed. Results showed that developing professional teachers’ proficiency is low and related to gender, that males perceive themselves more highly developed professionally than females, and that even teaching experience does not necessarily ensure development of professional competence and implementation in the classroom. The development of professional madrasa teachers with more than 30 years’ experience is less proficient than that of teachers with experience from 21–30, 10–20, and <10 years. However, the significant relationship between gender and professional development of madrasa teachers who have taught for more than 30 years is revealed: the development of male madrasa teachers who have taught for more than 30 years is less proficient than that of females. Reasons behind this difference must be examined and competencies differentiated to improve development of professional madrasa teachers’ professionalism.
Manajemen Pariwisata Berbasis Teknologi Pada Wisata Pancing Desa Mentulik, Kab. Kampar-Riau
Zulfadli Hamzah;
Anggi Hanafiah;
Ermina Rusilawati;
Astri Ayu Purwati;
Hamzah Hamzah;
Tri Purnama Sari;
Muhammad Luthfi Hamzah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu sektor wisata pancing Desa Mentulik Kec. Kampar Kiri Hilir, Kab. Kampar yang terdampak pandemi covid 19 adalah UKM AA Pancing. Beberapa persoalan yang ditemukan pada UKM AA Pancing terdiri dari aspek permodalan dimana kurangnya jumlah kapal yang memiliki mesin yang layak guna, aspek teknologi pemasaran dimana pemasaran dan penjualan UKM AA Pancing masih dilakukan secara manual dan aspek manajerial dimana tidak pernah dilakukan pencatatan kas masuk dan kas keluar bagi mengetahui sejauh mana kinerja UKM AA Pancing, selain itu juga kurangnya kepedulian UKM AA Pancing dan masyarakat sekitar untuk mengikuti protokol kesehatan dan juga keselamatan. Bagi memberikan solusi atas persoalan yang di hadapi, beberapa solusi yang di tawarkan yakni : 1) Penambahan mesin sampan, baju pelampung dan alat pancing, 2) Pembuatan aplikasi pencatatan keuangan 3) Pemberian pelatihan manajemen kesehatan dan keselamatan. Kegiatan ini dirasa mampu meningkatkan kemampuan mitra dalam pengelolaan bisnis wisatanya. Kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi sosialisasi manajemen usaha dan keselamatan usaha pancing dan pemberian beberapa peralatan usaha seperti mesin, alat pancing dan pelampung. Melalui kegiatan ini dapat membantu keberlangsungan dan pengembangan usaha mitra serta mampu meningkatkan pariwisata pancing desa mentulik. Kata Kunci : Wisata pancing, Manajemen, UKM, Pencatatan Keuangan
Relevansi Konsep Ceria Terhadap Kejujuran Akademik Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam
Siti Zubaidah;
Musaddad Harahap;
Hamzah Hamzah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/jkip.v3i1.266
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasaalahan kejujuran akademik Mahasiswa sekitar 5%-10% dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Cerdas Empati Religius Ikhlas dan Amanah (CERIA) terhadap kejujuran akademik Mahasiswa angkatan 2018/2019 di Prodi PAI Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa angkatan 2018/2019 di Prodi PAI. Populasi penelitian ini Mahasiswa angkatan 2018/2019 di Prodi PAI yang berjumlah 262 orang dan 158 populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan SPSS 22, maka diperoleh nilai probabilitas Sig. lebih kecil dari 0,05 yakni sebesar 0,000 maka hipotesis dalam penelitian ini diterima. Sehingga terdapat pengaruh Cerdas Empati Religius Ikhlas dan Amanah (CERIA) terhadap kejujuran akademik Mahasiswa angkatan 2018/2019 di Prodi PAI Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau. Dengan besar tingkat pengaruhnya adalah 0,356 atau 35,6% yang berada direntang 0,20 – 0,399 yang artinya lemah. Artinya terdapat pengaruh Cerdas Empati Religius Ikhlas dan Amanah (CERIA) terhadap kejujuran akademik Mahasiswa angkatan 2018/2019 di Prodi PAI Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau dengan tingkat hubungan lemah.
Penguatan Branding Tenun Songket Melayu Riau Melalui Strategi Desain Digital
Astri Ayu Purwati;
Mimelientesa Irman;
Sarli Rahman;
Muhammad Luthfi Hamzah;
Hamzah Hamzah
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/arsy.v3i1.284
Usaha mikro saat ini dirasa masih kesulitan dalam melakukan branding atau pencitraan pada produk atau jasa yang mereka hasilkan. Cahaya Kemilau merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam bidang produksi tenun songket melayu Riau sebagai bentuk kerajinan khas daerah. Untuk menciptakan suatu keunggulan kompetitif dalam hal branding, maka kegiatan ini dilaksanakan untuk menumbuhkan kemampuan dan skill tim rumah tenun Cahaya Kemilau dalam hal pembuatan desain tenun berbasis digital. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah tenun Cahaya Kemilau pada Sabtu, 23 Juli 2022 dalam agenda pelatihan desain tenun menggunakan adobe illustrator. Pada kegiatan ini mitra juga diberikan pen tablet untuk membantu membuat desain gambar tenun menggunakan laptop/computer. Melalui kegiatan ini diharapkan mitra dapat meningkatkan lagi desain-desain tenun melayu yang lebih kreatif, unik dan berbeda dari pesaing. Kata Kunci : Tenun Songket Melayu Riau, Desain, Adobe Illustratir, Branding, UMKM
Pemberdayaan nelayan ikan sungai melalui pemberdayaan Zakat Produktif di Desa Mentulik, Kabupaten Kampar, Riau
Hamzah Hamzah;
Rosyidi Hamzah;
Tri Purnama Sari
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/arsy.v3i2.415
Kegiatan PKM ini dilaksanakan di desa mentulik yang sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai nelayan. Dimana pada masa covid 19 pendapatan mereka berkurang di karenakan akses mereka dalam melakukan penjualan ke konsumen terbatas. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini memberikan solusi atas permasalahan tersebut dengan mengadakan sosialiasasi tentang pemberdayaan dana zakat secara produktif dan pendampingan dalam penggunaan social media untuk memasarkan ikan hasil tangkapan mereka. Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 23 Juli 2022 yang bertempat di desa mentulik kabupaten Kampar. Peserta mengikut penyuluhan dan pelatihan ini berjumlah 30 orang didalam pemamaparan nya terjadi tanya jawab sehingga suasana diskusi semakin hidup.
Sosialisasi Hukum Terkait Perseroan Perorangan Dalam Mewujudkan Kemudahan Berusaha Bagi Masyarakat di Kepenghuluan Sintong Bakti Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau
Rosyidi Hamzah;
Admiral Admiral;
Hamzah Hamzah;
M.Azizi Baihaqi;
Esy Kurniasih
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/arsy.v3i2.403
Lahirnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja secara yuridis merubah pendirian sebuah Perseroan Terbatas. Pendirian Perseroan Terbatas setelah lahirnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dapat didirikan oleh satu orang, tidak ditentukan modal minimal dan tanpa melalui Notaris. Kemudahan pendirian Perseroan Terbatas ini dikhususkan untuk pelaku usaha Kecil dan mikro. Pelaku usaha kecil dan mikro dapat menggunakan badan hukum Perseroan Terbatas untuk meningkatkan usahanya. Alasan dilakukannya penyuluhan hukum ini adalah karena sebagian masyarakat di Kepenghuluan Sintong Bakti Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau bekerja sebagai pedagang, pengusaha dan petani sehingga informasi terkait Perseroan Perorangan baik dari segi hukum dan pendiriannya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Tujuan pelaksanaan penyuluhan hukum ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat Kepenghuluan Sintong Bakti mengenai dasar hukum Perseroan Peroangan dan Pendirian Perseroan Perorangan. Pelaksanaan penyuluhan hukum dilaksanakan lansung di Kantor Kepenghuluan Sintong Bakti pada hari Sabtu tanggal 1 Oktober 2022 yang hadiri oleh beberapa masyarakat dari kepenghuluan Sintong Bakti. Hasil dari kegiatan penyuluhan hukum ini masyarakat yang hadir pada saat itu memahami tentang lahirnya Undang-Undang Cipta Kerja yang memudahkan dunia usaha mulai dari seluk beluk pendirian perseroan perorangan hingga berusaha di kawasan hutan.
Implementasi Kejujuran Dalam Pelaksanaan Evaluasi Hasil Belajar Di Program Pendidikan Agama Islam
Hamzah Hamzah;
Gema Sukmana Wirasugema
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/jkip.v4i1.631
Masihnya kejujuran menjadi persoalan dalam dunia pendidikan khususnya dalam pelaksanaan evaluasi sebagaimana yang peneliti temukan dalam gejala-gejala seperti masih adanya tindak kecurangan berupa mencontek dan bekerjasama, maka perlu adanya upaya untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran pada mahasiswa. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi kejujuran dalam pelaksanaan evaluasi hasil belajar di Program Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau. Selain itu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implemetasi Kejujuran dalam pelaksanaan evaluasi hasil belajar di Program Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan wawancara sebagai teknik pengumpulan data untuk memperoleh data. Setelah data diperoleh kemudian diolah dan dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan verifikasi, serta menarik kesimpulan, seperti dapat disimpulkan bahwa implementasi kejujuran dalam pelaksanaan evaluasi hasil belajar adalah dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran kepada mahasiswa dengan memberikan edukasi dan menjelaskan tentang pentingnya bersikap jujur yang dilakukan sejak awal mahasiswa memasuki bangku perkuliahan oleh setiap dosen, juga mengantisipasi tindakan mencontek dan bekerja sama saat pelaksanaan evaluasi dengan peraturan-praturan yang ada pada tata tertib perkuliahan
Pemasaran Digital Batik Bujang Berlandaskan Perspektif Islam
Hamzah Hamzah;
Putri Nuraini;
Anggi Hanafiah;
Wulan Syaulia Safitri;
Astri Ayu Purwati;
Muhammad Luthfi Hamzah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3446
Pemerintah Provinsi Riau dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau tahun 2019-2024 dan Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) Riau Tahun 2018-2038 bidang Industri tekstil dan aneka industri, menyasarkan Batik Riau sebagai salah satu produk unggulan yang menjadi program pemerintah untuk dikembangkan. Untuk itu, pada program ini perlu upaya peningkatan manajemen usaha batik yang disasarkan pada Batik Bujang, Pekanbaru. Adapun beberapa permasalahan yang ditemui pada usaha ini yakni : Kemampuan manajemen pengelolaan SDM terbatas dan Manajemen pemasaran yang masih belum optimal. Untuk itu, dalam kegiatan ini dilakukan pembuatan dan pelatihan perencanaan produksi, pelatihan manajemen SDM berbasis islam, dan perancangan website usaha. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi ini telah berhasil memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada peserta tentang bagaimana menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam pemasaran digital. Peserta mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang etika bisnis dalam Islam, termasuk kejujuran dalam bertransaksi, tidak mengeksploitasi konsumen, dan menjaga hak-hak konsumen.
Islamic Animation: Netnographic Analysis on Digital Processing Transformation in Social Media
Hamzah Hamzah;
Shukri Ahmad;
Muhammad Luthfi Hamzah;
Astri Ayu Purwati;
Tika Mutia
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 3 (2023): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31538/nzh.v6i3.4054
A phenomenon that is currently widely discussed is the massive growth of digital creators who are actively sharing unique and popular da'wah concepts, primarily through Islamic animation. The objective of this study is to explore and analyze Islamic animated content on social media and identify the recurring themes found in these contents. The research team collected data by utilizing advanced search features and relevant keywords to locate content that met the specified criteria. Between June 2022 and June 2023, the research team evaluated a total of 5,000 pieces of content sourced from various virtual communities on Indonesia's prominent social media platforms, namely Instagram and YouTube. The first two rounds of evaluation focused on identifying qualitatively significant themes, while rounds 3 to 4 expanded on the initial findings for each social media platform. Employing the Netnography method for analysis, four distinct themes emerged from all Islamic animated content on social media: "Ustadz in Animation," "Life Advice," "Stories of Prophets and Apostles," and "Indonesian Muslim Children."
Perlindungan Konsumen di Kedah
Rosyidi Hamzah;
Hamzah Hamzah;
Low Kah Choon;
MT Hidayatullah;
Fadhel Arjuna Adinda
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/ceej.v5i1.4203
Humans in their lives need everything from other people. To eat humans buy food, to move from one place to another requires vehicles. To communicate with other people regardless of distance requires communication tools and almost all aspects of human life require products or services. To provide a sense of security and peace for humans in using products or services, rules must be made to protect humans as consumer beings. Humans as consumer beings have basic rights that must be fulfilled such as a sense of security and the existence of a path to sue for losses. To remind consumers of the rights of consumers in Kedah, which so far have been poorly understood by the people of Kedah, we are doing community service.