Claim Missing Document
Check
Articles

Optimasi Bentuk Haluan Kapal Ferry Untuk Mendapatkan Olah Gerak Yang Terbaik Di Daerah Kepulauan Mentawai Alfonso Nababan; Deddy Chrismianto; Berlian Arswendo Adietya
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 2 (2017): APRIL
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.499 KB)

Abstract

Kapal dengan gerakan yang berlebihan saat beroperasi menyebabkan kondisi tidak nyaman bagi awak kapal (mabuk atau terpental) saat melakukan aktifitas diatas kapal. Hal ini akan membatasi kemampuan dan lama waktu operasi kapal dilaut, khususnya bila terjadi gelombang yang cukup besar. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah tersebut kecepatan kapal tersebut harus dikurangi, terlebih lagi saat kapal berhadapan dengan gelombang dari depan kapal. Hal itu bertujuan agar para kru kapal dapat bekerja dengan baik dan juga mencegah kemungkinan kapal tersebut rusak. Tapi disamping itu efisiensi kapal tersebut berkurang dikarenakan kapal tersebut tidak dapat berlayar sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Sehingga diperlukan suatu analisa dan studi terhadap bentuk haluan ini, salah satunya dengan melakukan analisa teknis variasi bentuk haluan. Bentuk haluan kapal diubah dengan hanya mengubah sudut linggi haluan dengan cara menambah panjang Lwl kapal. Model dimodifikasi dengan maxsurf modeler dan  dianalisa dengan menggunakan maxsurf motion. Penelitian ini di lakukan untuk mendapatkan bentuk model haluan kapal dengan olah gerak yang optimal dengan hasil analisa gerakan rolling, heaving dan pitching dari setiap variasi desain. Berdasarkan dari hasil seluruh perhitungan dan analisis yang dilakukan dengan maxsurf motion didapatkan model 4 merupakan model dengan olah gerak yang optimal dari model lainnya dengan nilai vertical acceleration 0,5979 g, nilai pitch acceleration 0,0016 rad/s/s, nilai heave acceleration 0,027 rad/s/s, dan nilai roll acceleration 0,0412 rad/s/s pada ketinggian 0,7 m dengan kecepatan maksimum 25 knot dengan wave heading 3,14 rad.
Analisa Stabilitas (Intact And Damage Stability) Pada Kapal Ro-Ro Ukuran Kecil Di Perairan Indonesia Berdasar IS CODE 2008 Muhammad Julnanda Serpa; Deddy Chrismianto; Muhammad Iqbal
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 4 (2018): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal penumpang feri roro merupakan moda transportasi yang cukup efisien dan efektif. Ini dibuktikan dari sisi desain kapal feri roro telah sukses dengan kemampuannya mengangkut manusia, kendaraan dan muatan secara bersamaan. Akan tetapi kapal jenis ini masih banyak memiliki kekurangan berupa kondisi kapal feri ro-ro yang saat ini beroperasi di indonesia, dimana kebanyakan geladak kendaraan tidak kedap air karena banyaknya bukaan yang ada di sekeliling kapal sehingga apabila dihitung stabilitasnya baik intact maupun damage akan berpengaruh dalam memenuhi kriteria sesuai ketentuan IMO. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah menggunakan software komputasi numerik yaitu Maxsurf. Kriteria yang digunakan dalam analisa stabilitas intact dan damage menggunakan IS CODE 2008 MSC.267(85) Code on intacts stability Part B For Passengers dan SOLAS 2009 Chapter II-1 Resolution MSC.281 (85) (based on the probabilistic concept). Hasil  analisa untuk kapal Ro-Ro 500 GT (40,15 m), 600 (48,70 m) GT dan 750 GT (48,82 m) telah memenuhi kriteria pada 3 kondisi dengan max GZ melebihi dari 250. perhitungan indek subdivisi R (required subdivision index) dan A (attained subdivison index) yang mana nilai indeks A harus lebih besar atau sama dengan nilai indeks R (A≥R). Nilai indeks R dipengaruhi oleh jumlah penumpang kapal dan panjang ls, sedangkan nilai indeks A dipengaruhi oleh faktor pi dan si. Hasil perhitungan pada ketiga kapal yaitu, kapal Ro-Ro 500 GT dengan indek R = 0,6836 dan indek A= 0,5938. Kapal kapal Ro-Ro 600GT dengan indek R = 0,6843 dan indek A = 0,6087. Kapal Ro-Ro 750 GT dengan indek R = 0,6872 dan indek A = 0,7173.
Studi Perancangan Trash Skimmer Boat Tipe Katamaran untuk Wilayah Perairan Wisata Pantai di Kabupaten Rembang Febrian Wahyu Wijaya; Deddy Chrismianto; Ari Wibawa Budi Santosa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 2 (2022): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah perairan wisata pantai di Kabupaten Rembang mengalami masalah yang sulit diatasi bagi masyarakat Rembang yaitu pengangkutan sampah laut. Sistem pengumpulan yang kurang maksimal karena keterbatasan alat teknologi angkut sampah atau pembersih sampah dan kurangnya fasilitas-fasilitas yang memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat kapal pembersih sampah yang cocok dengan perariran wisata pantai di Kabupaten Rembang. Proses perancangan kapal ini menggunakan perhitungan regresi linier sederhana, membuat desain lines plan kapal, General Arrangement kapal dan 3D modeling menggunakan software, perhitungan stabilitas menggunakan standar dari IMO dan HSC Multihull, perhitungan hambatan menggunakan metode Molland, menganalisis hidrostatik kapal serta menghitung estimasi biaya pembangunan kapal. Hasil dari perhitungan diperoleh dimensi ukuran Trash Skimmer Boat L = 14,4 m, B1= 1,185 m B = 4,17 m, T = 0,7 m, H = 1,33 m, Cb = 0,452 dengan daya angkut muatan sebesar 0,01454 ton/hari. Hasil analisa stabilitas memenuhi dari kriteria IMO dan HSC Multihull dan hambatan total mencapai sebesar 16,3 kN dengan kecepatan 7 knot serta biaya pembangunan Trash Skimmer Boat mencapai Rp 658.507.256.
Studi Analisa Slamming & Deck Wetness Akibat Gerakan Heaving – Pitching Coupling & Gerakan Non-Linier Rolling (Studi Kasus Kapal MT. Pandan) Azhabul Hayatul Fajar; Deddy Chrismianto; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 4 (2017): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.958 KB)

Abstract

Analisis olah gerak kapal di perairan dikenal sebagai seakeeping yang merupakan bidang studi meliputi perilaku dan unjuk kerja kapal diatas gelombang yang menunjukkan kemampuan kapal untuk mempertahankan fungsi dalam menjalankan misinya di laut. Jadi analisa seakeeping sangat diperlukan untuk melihat kemampuan kapal untuk bertahan dalam kondisi berbahaya pada saat menghadapi cuaca buruk. Penelitian mengenai karakteristik kapal sebenarnya telah banyak dilakukan namun menentukan karakteristik gerak dinamis yang digabungkan seperti heaving – pitching, atau karakteristik gerak Non-Linier rolling serta karakteristik slamming dan deck wetness-nya. Maka dari itu, kajian yang penulis paparkan pada tugas akhir ini adalah studi karakteristik stabilitas dinamis gerakan Heaving – Pitching Coupling dimana berdasarkan hasil perhitungan dan analisa yang dilakukan didapatkan grafik RAO untuk tiap sudut datang gelombang. Dari hasil yang didapatkan, nilai amplitudo, velocity, dan akselerasi pada respon gerak heave dan pitch serta roll rata – rata jatuh pada arah sudut datang gelombang 900 (beam sea). Kemudian hasil dari analisa slamming dan deck wetness menunjukkan telah sesuai menurut criteria Rules General Operability Limiting Criteria for Ship (NORDFORSK, 1987).
Analisis Hambatan dan Gaya Angkat dari Modifikasi Stephull dengan Variasi Sudut pada Kapal Pilot Boat 15 Meter ALU Menggunakan Metode CFD Citra Eka Febrian; Deddy Chrismianto; Good Rindo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1442.986 KB)

Abstract

Kapal berkecepatan tinggi merupakan jenis kapal yang paling banyak digunakan di berbagai kebutuhan seperti untuk keperluan balap, aplikasi militer, bahkan untuk rekreasi di bidang pariwisata. Peningkatan permintaan untuk kendaraan laut berkecepatan tinggi telah menyebabkan perkembangan beberapa desain bentuk lambung yang canggih untuk meningkatkan performa kecepatan dan efisiensi penggunaan. Oleh karena itu modifikasi bentuk lambung kapal cepat telah meningkat beberapa tahun terakhir. Stephull merupakan modifikasi bentuk lambung berupa step melintang yang ditempatkan pada bawah lambung bagian midship kapal. Aplikasi penggunaan stephull dapat menurunkan sudut trim sehingga stabilitas kapal lebih stabil, meningkatkan kinerja hidrodinamik, dan memperkecil luas permukaan basah sehingga bisa mengurangi hambatan yang dihasilkan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan optimasi hambatan terhadap variasi bentuk stephull dalam sudut. Dalam melaksanakan penelitian ini penulis menggunakan program komputer berbasis Computational Fluid Dynamic (CFD) untuk penyelesaian masalah dari tujuan penelitian. Computational fluid dynamic (CFD) merupakan ilmu sains dalam penentuan penyelesaian numerik dinamika fluida.Penelitian dilakukan dengan cara menganalisa dan menghitung hambatan total kapal menggunakan model. Berdasarkan hasil analisa menggunakan software Tdyn 12.2.3.0 didapatkan nilai gaya angkat dan hambatan untuk berbagai variasi bentuk stephull. Nilai hambatan total dapat diperkecil  hingga 16,96%, nilai ini terjadi pada bentuk stephull sudut 1800 pada variasi kecepatan 26 knot.
Analisa Bentuk Variasi Propulison Module Pada Sistem Propulsi Azipod (Azimuthing Podded Drive) Berbasis Computational Fluid Dynamic (CFD) Rahmat Nurhadi; Deddy Chrismianto; Good Rindo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.347 KB)

Abstract

Sistem propulsi adalah salah satu bagian terpenting dari kapal, khususnya yang berhubungan erat dengan kecepatan. Salah satu target optimalisasi yaitu bagaimana mendapatkan kecepatan kapal yang optimum dengan penggunaan daya mesin sekecil mungkin. Kehadiran sistem propulsi Azipod memberikan inovasi baru pada alat penggerak. Yang paling signifikan adalah kemampuannya dalam memerbaiki aliran pada bagian propulsion module. Bentuk propulsion module yang baik akan mengoptimalkan kinerja dari azipod. Maka penentuan parameter geometris perlu didukung oleh penyidikan yang rinci pada kinerja hidrodinamik dari propulsor agar memiliki nilai thrust yang besar dengan besaran nilai power sekecil mungkin. Dalam penelitian ini akan mencari bentuk yang maksimal pada sistem propulsi azipod yang dikeluarkan oleh ABB Azipod® seri VI2300 dengan parameter perubah berupa sudut kemiringan 5o,10o,15o,20o pada bagian Hub serta bagian Tapper dan juga mengunakan perbandingan DPod/Dprop 0,474, 0,536, 0,615 sehingga didapatkan bentuk propulsion module yang optimum dengan bantuan program Computational Fluid Dynamics (CFD).
Analisis Pengaruh Penggantian Alat Tangkap Alternatif Jaring Lingkar Terhadap Stabilitas serta Olah Gerak Kapal Tradisional Trawls Juwana Ainul Fadlilah; Deddy Chrismianto; Wilma Amiruddin
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 4 (2017): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.477 KB)

Abstract

Pelarangan penggunaan alat tangkap jaring trawls di wilayah perairan tangkap Indonesia mengharuskan nelayan untuk melakukan penggantian alat tangkap terhadap kapal mereka. Penggantian alat tangkap ikan pada kapal mempengaruhi performance dari kapal itu sendiri. Penelitian ini dilakukan  untuk mengetahui sejauh mana penggantian itu dapat diterapkan pada kapal ikan tradisional Trawls Juwana. Penelitian difokuskan pada alat tangkap jaring insang sebagai alat tangkap pengganti.  Analisa dilakukan dengan menggunakan software yang terintegrasi, yaitu maxsurf . Berdasarkan hasil analisa stabilitas dan olah gerak yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penggantian alat tangkap dipengaruhi oleh faktor pembebanan peralatan tangkap yang digunakan (layout peralatan tangkap). Kapal dengan penggantian alat tangkap jaring lingkar memiliki stabilitas yang masih dibawah dari nilai stabiitas yang dimiliki kapal tradisional trawl Juwana. Untuk hasil analisa olah gerak, kapal sudah memenuhi kriteria penerimaan karakteristik kapal ikan (Tello 2009) untuk kapal dengan kecepatan penuh dan gelombang setinggi 2m kapal memiliki nilai rolling tertinggi yaitu 3,31°, serta probabillitas slamming dengan nilai  terbesar 2,10% untuk kecepatan kapal 6 knot dan sudut heading head sea 180deg.
ANALISA UNDERWATER THRUSTER PADA REMOTELY OPERATED VEHIICLE (ROV) DENGAN METODE CFD Zaenal Abidin; Deddy Chrismianto; Andi Trimulyono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 3, No 2 (2015): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.408 KB)

Abstract

Perancangan dan pembuatan robot bawah air tentunya membutuhkan banyak komponen untuk mendukung demi peningkatan oprasi kerja robot bawah air tersebut untuk melakukan berbagai macam misi yang di lakukan dibawah air. Thruster merupakan salahsatu komponen utama sebagai alat gerak pendorong dalam operasi kerja robot bawah air tersebut.Penelitian ini dibuat tiga macam desain dan analisa Thruster untuk ROV yaitu model jenis Ducted Fan, model jenis B5 75 Series Outlen Kaplan dan Kaplan Ka5 75 series kemudian akan dikomparasikan perencanaan desain sesuai dengan spesifikasi thruster  yang telah dibuat sebagai komponen propulsi pada robot bawah air tersebut. Perbedaan model thruster mengindikasikan perubahan gaya thrust yang berbeda sehingga penulis disini ingin menganalisa effect masing-masing model terhadap thrust yang dihasilkan sehingga dapat diketahui model dengan efisiensi paling optimal dengan bantuan paket program Computer Aided Design (CAD) serta Computational Fluid Dynamics (CFD).Dalam penganalisaan yang dilakukan menggunakan software CFD ANSYS CFX 15.0 menunjukkan dari masing-masing model thruster yang di analisa, terjadi perubahan bentuk aliran fluida, yang berpengaruh pula terhadap nilai thrust yang dihasilkan. Dari ketiga variasi model tersebut, terlihat nilai Thrust terbesar terjadi pada tipe Thruster B5 75 Outline Kaplan Series yaitu sebesar 25.848 N terjadi peningkatan sebesar 3.2713 % dari Kaplan series.
Studi Perancangan Kapal Katamaran Medium Speed Ro-Pax Untuk Lintas Tanjung Pinang (Kepri) -Tanjung Buton (Riau) Guna Mendukung Konektivitas Antar Daerah Praditya Utomo; Deddy Chrismianto; Berlian Arswendo Adietya
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.746 KB)

Abstract

Ro-Pax merupakan singkatan dari Ro-Ro(roll on roll off) dan Pax(passangers) dimana kapal ini adalah kapal yang bisa memuat kendaraan yang berjalan masuk ke dalam kapal dengan penggeraknya sendiri dan bisa keluar dengan sendiri juga serta memiliki fasilitas akomodasi untuk penumpang yang memadai . Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan desain Ro-Pax dengan lambung catamaran dan memiliki kecepatan 20 knot sehingga dapat mempersingkat waktu tempuh. Pada tinjauan stabilitas, hasil menunjukkan nilai GZ terbesar dan periode oleng tercepat terjadi pada saat kapal membawa muatan kendaran dan penumpang maksimum. Pada tinjauan olah gerak, catamaran medium speed Ro-Pax memiliki olah gerak yang baik terbukti tidak terjadi deck wetness pada kondisi ombak yang sesuai dengan daerah pelayaran.
Perancangan Kapal Selam Wisata dengan Kapasitas 25 Penumpang Mohammad Fiqran Dzikhriansyah Setiawan; Deddy Chrismianto; Berlian Arswendo Adietya
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 4 (2020): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indoensia adalah negara kepulauan dengan 2/3 wilayahnya adalah perairan. Karena  memiliki wilayah perairan yang luas tentu menjadikan wisata bawah laut memiliki daya tarik tersendiri dengan adanya terumbu karang yang menjadi habitat bagi berbagai spesies ikan dan biota laut lainnya. Dalam upaya meningkatkan potensi wisata bahari di Indonesia, kapal selam wisata dirasa bisa menjadi daya tarik baru untuk dapat menikmati keindahan bawah laut. Pada penelitian ini membahas perancangan kapal dengan metode perhitungan regresi linear sederhana, dengan analisis hambatan, stabilitas dan polygon equilibrium. Sehingga didapatkan ukuran utama kapal berupa LOA = 12.1 m, H = 3.837 m, B = 3.13 m dengan kapasitas penumpang berjumlah 25 orang. Kapal yang memiliki nilai hambatan sebesar 5772.56 N pada kecepatan 3 knots dan memiliki berat 54.62 ton pada saat kondisi menyelam, serta memiliki nilai GZ max = 0.287 m dan Initial GMt = 0.256 m pada sudut oleng 90º yang memenuhi kriteria IMO untuk nilai maksimum GZ dan initial GMt pada saat melakukan docking maupun pengisian udara di permukaan.
Co-Authors A.F. Zakki Abi Dimas Alfian, Abi Dimas Ahmad Fauzan Zakki Ainul Fadlilah Airlangga Herbowo Ajib Wahab Purwanto Al Muhshi, Hassan Alam Fajar Ramadhany Aldino Ihsan Alfian Tri Eka Kurniawan Alfian, Wahyu Alfonso Nababan Alvianto, Jodhy Irsyad Ananda Ragil Prakarsa Andi Satriawan Lubis, Andi Satriawan Andi Trimulyono Andreas Parulian Sidabalok Andriyanto, Fajar Angelia, Christine Ari Wibawa Budi Santosa Azhabul Hayatul Fajar Bagus Prasetio Bayu Wisnu Sasongko, Bayu Wisnu Berlian Arswendo Adietya Budi Setyawan Chairul Rizaldy Citra Eka Febrian Dama Nisphal Azis Daviensya Giovancha Anabel Malingkas Dede Nugraha Sentosa HS Dewi, Intan Koamala Dian Purnama Putra Dimas Bagus Darmawan Dirga Nur Agnesa Dwi Satria Fajar Eko Sasmito Hadi Eny Fuskhah Eny Puskhah Fachrurrozi Setiawan Fahmi Fernando Yuliansyah Fajar Aldi Prasetio Fatchul Falah Azmi Febrian Wahyu Wijaya Firdhaus, Ahmad Gagah Prayogo Wibowo Gigih Niagara Gilang Bayu Pangestu Good Rindo Harno, Harno Hasan Mustofa Amirudin, Hasan Mustofa Hendra Gunawan Saputra Hendri Firman Hugo Digitec E. Sembiring I Gede Bayu Pradnya Subagia Iim Tedy Fatwa, Iim Tedy Ilham, Rizaldy Imam Pujo Mulyatno Indro Sumantri Insanu Abdilla Cendikia Abar Iqbal Habib Jefri Harumbinang Jokosiworo, Sarjito Kenna Sani Saefuddin Khoirul Ramadhan Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kiryanto Kusuma, Muhammad Rizki Darmawan Adi Lily Muzdalifah M. Nurul Hidayat Maria Fatima Marsaut Maurit Rumapea, Marsaut Maurit Meri Nugraha Michael Enrico Miftah, Muhammad Azizul Moh Nurdin Septiantono R Moh. Hasan Sidiq Mohammad Fiqran Dzikhriansyah Setiawan Mohammad Ganesha Husada Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Julnanda Serpa Muhammad Raditya Daniswara Niko Bayu Prasetyo nur khakiki Nurhali Nurhali Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Parlindungan Manik Praditya Utomo Puskhah, Eny Puskhah, Eny Putra Bangkit Setya Budi, Putra Bangkit Setya Putra Bangkit Setyabudi, Putra Bangkit Putra, Rico Ade Putranda Firman Prayoga Rahmat Nurhadi Rausyan Fikri Regita Berlian Agustian Resha Buddy Prakoso Rizaldo, M. Fikry Rochman Ikhsan Pamuji Roni Prasetyo, Roni Sarjito Jokosisworo Sarjito Jokosiworo Sheila Ayu Kirana Prabani Sukanto Jatmiko Syahab, Husein Tindaon, Aldy Sabat Tubagus Bintang Ramadhan Tuswan Tuswan Untung Budiarto Wahif Indramana Wahyu Adi Nugraha Wahyu Fajar Gemilang Widyadhana, Bagas Dhira Wilma Amiruddin Wulan Pinkan Yusup Sobirin Zaenal Abidin