Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Pencetak Rempeyek Bulat Diameter 90mm Hilda Porawati; Ahmad Imam Rifa'i; Gentur Pressa Reforandika; Fahrur Razi Ramadhan
Jurnal Inovator Vol 5 No 1 (2022): Teknologi proses Manufaktur
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/ji.v5i1.209

Abstract

Produk rempeyek sangat disukai masyarakat sehingga banyak pengolah yang memproduksinya yang dijual diberbagai tempat mulai pasar tradisional maupun pasar modern. Penerapan teknologi tepat guna untuk peningkatan kapasitas produksi sangat dibutuhkan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam penelitian ini rancang bangun alat penggoreng rempeyek telah dibuat dengan menggunakan cetakan bulat yang memiliki 10 cetakan rempeyek dengan sistem pengungkit pegas yang dioperasikan secara manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penggorenggan memiliki diameter 90 mm dan ketebalan cetakan 2 mm dan berjumlah 10 buah keping dalam sekali proses penggorengan. Penggunaan material stainles pada cetakan menyebabkan adonan lengket pada tahap penggorengan rempeyek.
Rancang Bangun Mesin Pengupas Kulit Kentang Widyarini, Widyarini; Sukadi, Sukadi; Porawati, Hilda
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.3 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kentang merupakan salah satu jenis tanaman holtikultura yang dikonsumsi umbinya. Pada industri rumahan proses pengupasan masih manual atau menggunakan tangan sehingga memerlukan tenaga dan waktu yang cukup lama. Tujuan penelitian ini adalah mendesain dan membuat mesin untuk mempercepat proses pengupasan. Dalam0rancang bangun mesin pengupas kulit kentang dihitung berdasarkan kapasitas mesin agar kualitas dari proses produksi tetap terjaga. Bagian mesin tersebut meliputi motor listrik, tabung0pengupas dan rangka.Mesin tersebut0menjadikan motor listrik (AC) sebagai sumber0putaran0yang0diperoleh poros. Kapasitas produksi yang direncanakan untuk sekali proses pengupasan adalah 10 kg. Untuk itu dibutuhkan penggerak mesin pengupas kulit kentang dengan kecepatan 1400 rpm. Berdasarkan hasil rancangan dan uji coba maka daya motor listrik yang dibutuhkan sebesar 450 watt tegangan 220 V dengan variasi pulley 3 inch, 3 inch, sehingga dapat dicapai hasil putaran motor listrik sebesar 1400 rpm dengan0kapasitas pengupasan 100 kg/jam. Dari hasil pengujian dengan  rasio diameter pulley penggerak dengan diameter pulley yang menggerakkan didapat waktu pengupasan yang optimal pada 1400 rpm dibanding 600 rpm dan 800 rpm.Kata0kunci : Kentang, Motor Listrik, Pulley, Tegangan, Kapasitas,
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN SISTEM INFORMASI KELOMPOK USAHA KERIPIK TEMPE DI KEL. PAYO LEBAR KEC. JELUTUNG - KOTA JAMBI Hilda Porawati; Ari Kurniawan; Heriyani; Ahmad Imam Rifa'i; Riandi; Kurniawan; Tuty Ulina Malau; Desi Ramadhani
Bahasa Indonesia Vol 20 No 01 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.201.6

Abstract

Usaha kripik tempe di Kelurahan Payo lebar Kota Jambi belum berkembang dengan baik, aspek aspek yang mempengaruhi perkembangan usaha tersebut adalah : aspek produksi/pengolahan, manajemen usaha serta distribusi pemasaran. Permasalahan aspek produksi berkaitan dengan lama waktu pengirisan tempe, pengirisan tempe masih menggunakan pisau secara manual, sedangkan aspek manajemen Usaha berkaitan dengan pengolahan usaha belum adanya pembagian tugas, selanjutnya permasalah distribusi adalah keripik tempe yang sudah ditrisbusikan ke penjual tidak diketahui jumlah ini akan mempengaruhi dalam produksi selanjutnya. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini berupa bantuan alat dan pelatihan usaha pemasaran untuk mengembangkan usaha keripik tempe yang telah dimiliki oleh kelompok UMKM tersebut. Kegiatan yang telah dilakukan berupa: pembuatan mesin pengiris tempe, pembuatan sistem informasi distribusi keripik tempe serta pelatihan pemasaran menggunakan pemasaran dalam jaringan (daring). Dalam hal ini akan dilatih penjualan menggunakan program aplikasi beserta pemdampingan. Sehingga mitra dapat melaksanakan penjulan produk keripik tempe dengan lebih luas daerah pemasarannya, pelatihan manajemen keuangan dan strategi usaha.
Rancang Bangun Alat Pelubang Tanah Portabel untuk Mendukung Efisiensi Kerja Petani Porawati, Hilda; Mazwan, Mazwan; Sianipar , Hotland Christian; Bijaksono, Bayu Adit
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i1.477

Abstract

Pembuatan lubang tanam merupakan salah satu tahap penting dalam proses budidaya tanaman. Namun, di kalangan petani skala kecil, proses ini umumnya masih dilakukan secara manual, yang membutuhkan waktu dan tenaga besar serta berpotensi menyebabkan kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji alat pelubang tanah portabel yang dapat meningkatkan efisiensi kerja petani. Metode yang digunakan meliputi perancangan komponen mekanik, proses fabrikasi, dan pengujian kinerja di lapangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu mempercepat proses pelubangan tanah dengan rata-rata waktu 9,4 detik per lubang, meningkat 57,5% dibandingkan metode manual. Selain itu, bentuk lubang yang dihasilkan lebih seragam, dan tingkat kelelahan operator menurun. Berdasarkan hasil tersebut, alat pelubang tanah portabel ini dinilai efektif, ergonomis, dan layak digunakan sebagai teknologi tepat guna untuk mendukung mekanisasi pertanian skala kecil.
RANCANG BANGUN DAN PENGUJIAN ALAT ANGKUT TBS UNTUK PETANI SAWIT Porawati, Hilda; Kurniawan, Ari; Ridwan, Muhammad
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16936518

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan di Indonesia yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Namun, efisiensi pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS) dari lahan ke titik kumpul masih menjadi tantangan, khususnya bagi petani skala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, dan menguji kinerja prototipe alat angkut TBS yang mampu meningkatkan efisiensi kerja petani. Metode yang digunakan adalah rancang bangun eksperimental, yang meliputi perancangan berbasis perangkat lunak Fusion 360, pembuatan unit prototipe menggunakan bahan besi hollow, dan pengujian lapangan berdasarkan kapasitas angkut serta stabilitas operasional. Alat yang dirancang memiliki kapasitas angkut hingga 200 kg atau sekitar 10 TBS per siklus. Pengujian dilakukan dalam tiga skenario: tanpa beban, beban menengah (5 TBS) dan beban maksimum (10 TBS). Hasil uji menunjukkan bahwa alat mampu beroperasi stabil dan efisien pada beban menengah, namun mengalami keterbatasan pada beban maksimum akibat distribusi berat yang tidak seimbang dan spesifikasi motor penggerak yang belum memadai. Meskipun demikian, struktur alat tetap menunjukkan ketahanan mekanis yang baik tanpa mengalami deformasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan alat angkut TBS berbasis sistem mekanik sederhana berpotensi meningkatkan produktivitas petani sawit, dengan catatan perlunya peningkatan pada sistem penggerak dan distribusi berat. Hasil ini dapat menjadi solusi teknologi tepat guna dalam mendukung sistem logistik pertanian rakyat yang lebih efisien dan ergonomis.
Rancang Bangun Alat Sintesis Serbuk Biji Pinang Menjadi Tinta Batik Hilda Porawati; Sandi Yudha Barri Zaqy; Andika; Rizki Prastyo
Jurnal INOVATOR Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v6i1.2

Abstract

Batik is Indonesia's cultural heritage where each region has its own characteristic style and different batik motifs. Batik dyes can be obtained from synthetic dyes and natural dyes. In this research is the synthesis of betel nut powder with wax and paraffin into batik ink. The synthesis was carried out on a tool that had been made with the main components, namely a reservoir, a heating system, an automatic stirrer system and temperature readings using a bimetal thermometer. The results showed that the solvent and wax will melt at a temperature of 90oC to 110oC. The mixture of areca nut powder with wax and paraffin produces a dark brown color that can be used as a natural dye for batik
Analisa Temperatur dan Waktu Terhadap Hasil Bahan Bakar Minyak Dengan Proses Pirolisis Sampah Kantong Plastik Novarini; Darmuji; Hilda Porawati
Jurnal INOVATOR Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v1i2.102

Abstract

Plastic bag type waste is a type of Low-Density Poly Ethylene (LDPE) plastic waste whose presence in Talang Gulo Final Disposal Site in Jambi City is not touched by scavengers because it cannot be resold. This condition resulted in the destruction of this type of plastic bag waste by burning it. Destruction of plastic waste by means of incineration is risky to the environment because pollutants will emit pollutants from CO2, CO, NOx, and SOx exhaust emissions as well as some other pollutants in addition to the general nature of plastic waste which cannot be decomposed by microorganisms on the ground. Efforts to minimize environmental pollution due to plastic bag type waste will be processed using a pyrolysis method using a reactor with temperatures of 250ºC - 450ºC and 65 psi - 65 psi as well as energy-efficient condensers that have high thermal conductivity to produce fuel oil as energy sources. The maximum volume of fuel oil is obtained by a 6hour pyrolysis time of 2,560 ml at a temperature of 450 ºC. The test results for density parameters, specific gravity, water content, flash point, and heating value indicate that the fuel produced meets Indonesian fuel quality standards.
Rancang Bangun Alat Penyuling Minyak Atsiri Tumbuhan Nilam Metode Distilasi Air dan Uap Hilda Porawati; Ari Kurniawan
Jurnal INOVATOR Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v2i1.115

Abstract

Indonesia is the largest supplier of essential patchouli oil on the world market. Patchouli essential oil cant hold or bind the fragrance of other fragrance ingredients so that the smell is longer lasting. Patchouli plant essential oils have a good chance because demand is always increasing population and the habits of the people tend to use cosmetics and fragrances as one form of people’s lifestyles, then the need for perfume is increasing every year. Make distillatory essential oil patchouli plant with water and steam distillation method to produce essential oils from patchouli.  The method used is the water and steam distillation method according, this method of distillation can produce steam and heat which is stable because of the constan vapor. The results of  the design  of   this  distiller  can  produce  essential oils from  patchouli. The design of patchouli essential oil refining equipment, the method used is steamed, with a scale of 2 kg patchouli and 20 liters of water. The kettle tube is made from aluminum plate the size used is a diameter of 300 mm. the results of the design of the refiner can produce essential oils from patchouli. The essential oil refiner uses gas fuel.
Perancangan Tabung Reaktor pada Kompor Berbahan Bakar Kaleng Bekas Sukadi; Hilda Porawati
Jurnal INOVATOR Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v2i2.118

Abstract

One example of the type of metal waste that can be managed is Aluminum such as used soft drink cans. One of the technological ways that can be developed to process the used soft drink cans is by recycling. The recycling process that can be done is to use a hydrolysis process that is mixing water, NaOH and scrap cans. The hydrolysis process requires the main components in the form of a hydrolysis reactor. In this research a hydrolysis reactor has been designed for the production of hydrogen gas with an operational pressure design of 300 psi, the dimensions of the reactor are 300 mm x 600 mm high. Wall thickness of 1.21 mm. and reactor material from JIS G 3116 plate.
Modifikasi Mesin Penggiling Daging (Meat Grinder) Kapasitas 8 Kg Menggunakan Motor Listrik Hilda Porawati; Ari Kurniawan
Jurnal INOVATOR Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v3i1.130

Abstract

Modification of meat grinder machine 8 kg capacity has been developed to get an applicable machine for fish meat processing in micro and small enterprise like that warung pempek, kemplang and crackers businesses. The machine is designed more simply that driven by AC motor 0.5 HP with speed rotation of 1400 rpm. The results using 3 types of fish shows that average capacity of machine is 12,13 kg/ hour. In addition, the element of convenience in washing the grinder blade is a major aspect to consider in modification.