Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

OPTIMASI JARINGAN 4G LTE (LONG TERM EVOLUTION) PADA KOTA BALIKPAPAN Maria Ulfah; Andi Sri Irtawaty
Jurnal Ecotipe (Electronic, Control, Telecommunication, Information, and Power Engineering) Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Ecotipe, Oktober 2018
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ecotipe.v5i2.645

Abstract

Long Term Evolution (LTE) merupakan teknologi generasi ke empat (4G) yang dikembangkan oleh 3rd Generation Partnership Project (3GPP). LTE mampu memberikan kecepatan downlink sampai dengan 100 Mbps dan uplink 50 Mbps. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk melakukan perancangan jaringan 4G LTE pada wilayah kota Balikpapan dengan target khusus untuk mengetahui kualitas perancangan jaringan 4G LTE di kota Balikpapan melalui parameter best signal level, nilai C/ (N+I), throughput, RSRP dan BLER dari perancangan yang telah dilakukan. Metode penelitian dilakukan melaui survey ke lokasi site-site e Node yag diperlukan untuk memperoleh gambaran langsung kodisi sekitar e Node B dilanjutkan proses plotting 126 site-site e Node B di wilayah kota Balikpapan kemudian yang dilanjutkan dengan proses simulasi perancangan jaringan menggunakan software Atoll. Dari hasil simulasi ini dapat diketahui kualitas perancangan jaringan 4G LTE kota Balikpapan dengan nilai-nilai parameter yang diinginkan seperti best signal level sebesar -69,72 dBm, nilai C / (N+I) sebesar 5,08. Untuk perfomansi throughput sebesar 11.8034 kbps, sedangkan nilai RSRP sebesar -115, 88 dBm serta nilai BLER sebesar 0,03 .
PERANCANGAN JARINGAN INDOOR 4G LTE 1800 MHZ GEDUNG ELELKTRONIKA POLITEKNIK NEGERI BALIKPAPAN MENGGUNAKAN RADIOWAVE PROPAGATION SIMULATOR 5.4 Maria Ulfah; Nelsia Pither Tadung
Jurnal Ecotipe (Electronic, Control, Telecommunication, Information, and Power Engineering) Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Ecotipe, April 2019
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ecotipe.v6i1.950

Abstract

Area Indoor merupakan area yang kurang mendapatkan sinyal sehingga pelemahan sinyal terus menjadi permasalahan yang sering terjadi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya dukungan sistem komunikasi yang dapat mencakup sinyal didalam ruangan agar pelanggan dapat tetap berkomunikasi dengan lancar. Perlunya penerapan sistem komunikasi seluler indoor dilakukan untuk mendukung sistem outdoor sehingga layanan seluler dapat melayani seluruh user.Penelitian ini membahas perancangan jaringan indoor femtocell 4G LTE pada gedung Elektronika Politeknik Negeri Balikpapan pada lantai 1,2 dan 3 dengan model propagasi Cost 231 multiwall indoor. Perancangan ini disimulasikan dengan menggunakan Software Radiowave Propagation Simulator 5.4 (RPS). Dari hasil perhitungan didapatkan jumlah Femtocell Access Point (FAP) pada setiap lantainya sebanyak 3 buah, penempatan FAP di bagian tengah disetiap lantai gedung Elektronika. Dari hasil perancangan didapatkan pada lantai 1 nilai RSRP -32,18 dBm dan SIR sebesar 12,31 dB, untuk lantai 2 RSRP -34,20 dBm dan SIR sebesar 13,52 dB, dan lantai 3 nilai RSRP -33,32 dBm dan SIR sebesar 13,27 dB
Sistem Monitoring dan Penyiraman Tanaman Sawi Daging Berbasis Internet Of Things (IoT) Muhammad Rindy Saputra; Maria Ulfah; Hilmansyah
ELECTRON Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 4 No 2: Jurnal Electron, November 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/electron.v4i2.56

Abstract

Beef mustard greens are an annual plant that can only be harvested once. Beef mustard greens require air with humidity above 60% RH and soil humidity between 512-307 ADC in order to grow optimally. In the gardens where this system is implemented, the method of watering the mustard greens is still done manually by garden workers. The design of this system was created to monitor and carry out automatic watering of mustard greens plants both directly and remotely. The test results of the tool system update the data taken by the soil moisture and DHT11 sensors in real time. Apart from that, the system automatically waters the mustard greens plants if the air humidity value is below 60% RH and the soil humidity is above the value of 512 ADC. In the end, this system was created with the hope of making the work of workers in implementation plantations easier by increasing the number of smart-argiculture systems.
Sistem Monitoring Kualitas Air Dan Pakan Otomatis Budidaya Ikan Lele Berbasis Internet Of Things Tri Nurhidayah; Maria Ulfah; Nurwahidah Jamal
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Fokus Elektroda Vol 9 No 2 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan saat ini ada beberapa petani yang mebudidayakan ikan lele. Adanya pembudidayaan ikan ini adalah salah satu usaha petani yang menjamin akan hasilnya, walaupun terkadang ada beberapa kendala pada proses pertumbuhan ikannya. Untuk kendala yang terjadi yaitu pengecekan air kolam saat ini masih dilakukan secara manual dengan menggunakan kertas Lakmus pH dan pemberian pakan dilakukan secara sederhana yaitu menyebar pakan ikan dengan tangan langsung ke arah kolam ikan dalam waktu 2 kali sehari. Sehingga hal ini akan menyebabkan lamanya pemberian pakan pada ikan bila seorang petani tersebut mempunyai lahan kolam yang banyak. Apalagi jika seorang petani ikan tersebut lupa atau terlambat dalam memberi pakan ikan, maka juga akan menyebabkan tidak teraturnya jadwal pemberian pakan ikan. Tujuan pada perancangan sistem monitoring kualitas air dan pakan otomatis budidaya ikan lele berbasis IOT menggunakan sensor ultrasonik, sensor pH, sensor suhu, dan sensor turbidity merupakan sebuah perancangan alat di kolam ikan lele yang digunakan untuk mempermudah para peternak ikan dalam mengontrol pemberian pakan serta memantau kualitas air kolam setiap saat dan dari jarak jauh. Metode alat tugas akhir ini menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32 sebagai pengelola dan pengendali utama semua komponen. Pakan otomatis ini menggunakan sensor ultrasonik untuk memantau volume pakan pada tempat pakan dan menggunakan RTC sebagai pengaturan waktu untuk jadwal pemberian pakan. Sensor pH, sensor suhu, dan sensor turbidity digunakan untuk memantau keadaan air kolam dari jarak jauh yang dihubungkan ke aplikasi Blynk. Dan dari hasil pengujian keseluruhan yang telah dilakukan mendapat nilai error dari sensor ultrasonik 0,635%, sensor suhu 0,455%, dan sensor pH 0,068%. Dengan nilai akurasi yang didapat sensor ultrasonik 99,36%, sensor suhu 99,54%, dan sensor pH 99,93%.
Feasibility Analysis of FTTH Network Design with Link Budget and Rise Time Budget Methods Maria Ulfah; Andi Sri Irtawaty
Poltanesa Vol 26 No 1 (2025): June 2025
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v26i1.3411

Abstract

This research is about the design of FFTH network with GPON technology in Nirmala Residence housing in Balikpapan. The activities of housing residents who in the future will do a lot of digital services such as triple play (voice, data, video), a reliable internet network is needed. It is necessary to develop a Fiber to The Home (FTTH) network as an ICT facility that has high reliability because it uses fiber optic cable transmission media. In FTTH design it is necessary determining the location of ODC and ODP and feasibility analysis through link power budget calculation, rise time budget. This design uses 1 ODC and 6 ODPs spread across the cluster area. The calculation of the total loss value meets the eligibility standard of <28 dB in both the uplink and downlink directions of 21.957 dB and 22.1556 dB. The results of the link power budget calculation for uplink and downlink are -16,957 dBm dBm and  -17.1556 dBm. The rise time values for upstream and downstream are 0133672 ns and 0.29 ns. The results of this calculation meet the required values so that the network design can be implemented.
Pengembangan kuantitas lampu jalan dengan teknologi tenaga surya di perumahan melati kelurahan Sepinggan kota Balikpapan Andi Sri Irtawaty; Maria Ulfah; Armin Armin; Hadiyanto Hadiyanto; Hilmansyah Hilmansyah; Angga Wahyu Aditya; Dwi Lesmideyarti; Mikail Eko Prasetyo Widagda; Zulkarnain Zulkarnain
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22036

Abstract

Abstrak Beberapa wilayah perumahan di Kelurahan Sepinggan masih kekurangan lampu penerangan jalan bahkan ada yang belum memiliki akses penerangan tersebut.  Lampu penerangan jalan sangat dibutuhkan untuk menambah kenyamanan dan mengurangi resiko terjadinya kecelakaam bagi pengguna jalan di malam hari. Terutama bagi pengendara motor. Selain itu tanpa fasilitas tersebut, akan timbul rasa was-was terhadap tindakan criminal, utamanya bagi pejalan kaki Berdasarkan survey dan data-data dari Kelurahan, maka tim PkM Politeknik Negeri Balikpapan telah merancang 2 unit lampu penerangan jalan serta ditempatkan pada lokasi jalan menuju perumahan Melati yang terletak di area masjid Tuanku Tunggang Parangan. Pada kegiatan PkM sebelumnya di tahun 2023, Politeknik Negeri Balikpapan, telah menyumbangkan 1 unit lampu penerangan jalan di RT 67 tepatnya di sekitar Perumahan Bumi Makmur, dan merupakan lampu jalan utama dan satu-satunya menggunakan teknologi panel surya dengan kapasitas 20 wp. Warga sangat antusias dengan hadirnya teknologi tersebut dan hasil kuisioner yaitu warga berharap tim PkM Politeknik Negeri Balikpapan dapat menambah beberapa unit lampu untuk akses menuju masjid di wilayah Perumahan tersebut. Telah berhasil terpasang 2 unit lampu penerangan jalan dengan kemampuan tiap unit berupa 1 panel surya 20 wp, 1 aki VRLA 7 Ah, 1 lampu DC 5 watt dan 1 photocell sebagai saklar otomatis yang akan menyalakan lampu hanya pada malam hari. Hasil pengujian kinerja lampu tersebut sebesar 100% dapat menyala sepanjang malam selama 12 jam, jika aki tercharge penuh selama 5 jam saat matahari terik. Jika cuaca mendung, aki hanya mampu menyalakan  lampu selama 7.5 jam (kinerja 58%). Namun jika hujan sepanjang hari, sisa charge aki hanya mampu menyalakan lampu selama 4,6 jam                            (kinerja 25%). Kata kunci: perumahan melati; panel surya; aki VRLA; photocell; lampu DC Abstract Several residential areas in Sepinggan Village still lack street lighting and some even do not have access to such lighting. Street lighting is needed to increase comfort and reduce the risk of accidents for road users at night. Especially for motorbike riders. Apart from that, without these facilities, there will be a feeling of anxiety about criminal acts, especially for pedestrians. Based on surveys and data from the Subdistrict, the Balikpapan State Polytechnic PkM team has designed 2 units of street lighting and placed them on the road to the Melati housing complex. which is located in the Tuanku Tunggang Parangan mosque area. In the previous PkM activity in 2023, Balikpapan State Polytechnic donated 1 unit of street lighting in RT 67, precisely around the Bumi Makmur Housing Complex, and is the main and only street lamp using solar panel technology with a capacity of 20 wp. Residents are very enthusiastic about the presence of this technology and the results of the questionnaire show that residents hope that the Balikpapan State Polytechnic PkM team can add several light units for access to the mosque in the housing area. 2 units of street lighting have been successfully installed with the capability of each unit being 1 20 watt solar panel, 1 7 Ah VRLA battery, 1 5 watt DC lamp and 1 photocell as an automatic switch which will turn on the lights only at night. The test results show that the lamp's performance is 100%, it can light up all night for 12 hours, if the battery is fully charged for 5 hours when the sun is hot. If the weather is cloudy, the battery can only light the lights for 7.5 hours (58% performance). However, if it rains all day, the remaining battery charge will only be able to turn on the lights for 4.6 hours (25% performance). Keywords: jasmine housing; solar panels; VRLA batteries; photocells; DC lights