Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN LEMBAGA DAKWAH sukri sukri
Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 3 No 1 (2019): Ath-Thariq
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Metro-Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.857 KB) | DOI: 10.32332/ath_thariq.v3i1.1386

Abstract

Proverty is a real reality that exists in every society, even this is a global prblem that afflicts all countries in the world, especially in Indonesia. In Indonesia alone poverty is a fairly complex problem and has a close relationship with various elements or elements. In a country and of course this requires a serious response by all parties, because it is not i Indonesia that based on Pancasila and UUD 45 is the realization of a just state prosperous just and evenly, so thus poverty is certainly the responsibility of all elements. Poverty reduction can bedone through three factors, namely individual obligations, obligations of others, and government obligations in carrying out obligations for policy polcies. Dakwah institutions demand responsbility to complete, or if empowering the community there must be an adequate result.
REFLEKSI TERHADAP PEMBANGUNAN DAN ANCAMAN GLOBALISASI sukri sukri
Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 2 No 1 (2018): Ath-Thariq
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Metro-Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.838 KB) | DOI: 10.32332/ath_thariq.v2i1.1085

Abstract

Development as a paradigm and the theory of social change today is in crisis and fails to apply in various Third World countries. The failure of development in the third world actually occurs in the countries that are considered the most successful and most widely used as examples for other development countries. Namely capitalist countries model of NIC (newly industrialist countries) such as South Korea and Taiwan. Development failures also occur in countries that are modeled as new NIC countries such as Thailand, Malaysia, and Indonesia. Until now the explanation of various crises has not been completed. There is an explanation that blames the regime's corruption factor as an argument for explaining the rapid fall of capitalism in Asia. Nevertheless, a discourse before the fall of Asian capitalism occurred has begun in the wake of an attempt to repair or reform the system of capitalism. As a process of reform, the approach, ideology, and structure of discourse are not much different from the systems, structures and ideologies that are the foundation of development theory. Discourse that is known globalization.
Analisis Strategi Pemasaran Dengan Media Sosial Produk Kuliner Usaha Kecil dan Menengah di Pekanbaru Sukri Sukri; Diki Arisandi
Jurnal Buana Informatika Vol. 8 No. 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v8i4.1447

Abstract

Abstract.Pekanbaru is a big city with many culinary businesses. To increase the sales income, enterprises utilize social media as their marketing strategy. This research was about a social media analysis for marketing culinary products in small and medium enterprises by using Structural Equation Modelling. Variables in this research are social media selection, information update, response to buyer, quality and price as variable x to culinary business marketing as variable y. The primary data were collected  from questionnaires filled by culinary entrepreneurs in Pekanbaru. The results show that the RMSEA = 0.08, AGFI = 0.705, CMIN / DF = 1.834, TLI = 0.813 and CFI = 0.843. From the results of these measurements, it can be concluded that there are six components of measurement values that are acceptable, so the final result in this study is all the variables X has a positive influence on the variable Y.Keywords: Social Media, Culinary Product, Small and Medium Businesses, Structural Equation Modelling Abstrak. Analisis Strategi Pemasaran Dengan Media Sosial Produk Kuliner Usaha Kecil dan Menengah di Pekanbaru. Pekanbaru merupakan kota besar yang banyak bisnis kulinernya. Untuk meningkatkan penjualan, pengusaha kuliner memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasarannya. Penelitian ini tentang analisis media sosial untuk pemasaran produk kuliner pada usaha kecil dan menengah dengan menggunakan metode pemodelan persamaan struktural. Variabel yang digunakan adalah pemilihan media sosial, update informasi, respon terhadap pembeli, kualitas dan harga sebagai variabel x terhadap pemasaran bisnis kuliner sebagai variabel y. Pengambilan data dari kuesioner yang diisi oleh pengusaha kuliner di Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RMSEA=0,08, AGFI=0,705, CMIN / DF=1,834, TLI=0,813 dan CFI=0,843. Dari hasil pengukuran tersebut dapat disimpulkan bahwa ada enam komponen nilai pengukuran dapat dinyatakan dapat diterima, sehingga hasil akhir dalam penelitian ini adalah semua variabel X memiliki pengaruh positif terhadap variabel Y.Kata kunci: Media Sosial, Produk Kuliner, Usaha Kecil dan Menengah, Structural Equation Modelling
Analisa Pembeli Kuliner Terhadap Pembaharuan Informasi Melalui Media Sosial Di Kota Pekanbaru Sukri Sukri; Diki Arisandi
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 1 No 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.573 KB) | DOI: 10.29207/resti.v1i2.42

Abstract

Usaha kuliner dengan skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah dengan mudah dijumpai di Kota Pekanbaru. Salah satu strategi bisnis memasarkan kuliner adalah dengan menggunakan media sosial Facebook, twitter, instagram, WeChat, Blackberry Messenger, dan Whatsapp. Pemasaran secara online dianggap lebih efisien dan efektif bisa dilakukan dimana saja. Penelitian dibahas tentang Analisa pembeli kuliner terhadap pembaharuan informasi melalui media sosial. SEM adalah teknik analisis yang digunakan untuk menentukan hubungan antar variabel. Variabel yang digunakan dalam penelitian adalah pembaharuan informasi, respon calon pembeli, kualitas dan harga, pemasaran bisnis kuliner, pemilihan media sosial. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan target owner pengusaha kuliner di Kota Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon calon pembeli, pembaharuan informasi, kualitas dan harga berpengaruh positif sedangkan pemasaran bisnis tidak berpengaruh positif.
Pengembangan Koreografi Tari Podang Perisai dari Tradisi menjadi Modern di Kuantan Singingi Riau Irdawati Irdawati; Sukri Sukri
PANGGUNG Vol 28, No 2 (2018): Dinamika Keilmuan Seni Budaya dalam Inovasi Bentuk dan Fungsi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1369.211 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v28i2.519

Abstract

AbstractThis paper explores the development of Podang Perisai dance from a traditional form to a modern one, both textually and contextually. In textual analysis, Podang Perisai dance is related to dance composition including motion, dancers, musical accompaniment, costume, makeup and floor patterns, created by traditional artists who have not had any knowledge about a choreography in its modern meanings. This makes Podang Perisai dance is very simple following requirements at that time. Podang Perisai dance has seven different motions of mulai, sosor, paliang, rantak sabolah, rantak duo bolah, kuak ilalang and lantiang pauah. In its contextual analysis, Podang Perisai dance analyzed related to values of its struggle s in the past to maintain the performance to make it keeps alive following changes in the new era with the advance of technology which can bring tradition to be neglected.  The method used in the development of Podang Perisai dance is R&D (Research & Development) method. Furthermore, it also discusses the functions of dance and symbolic meanings contained in those seven different motions.Keywords: development, Podang Perisai dance, modern, tradition. AbstrakTulisan ini merupakan hasil penelitian tentang pengembangantari Podang Perisai dari tradisi menjadi modern, baik secara tekstualmaupunkontekstual. Secara tekstual, tari Podang Perisai berkaitan dengan komposisi tari meliputi gerak, penari, musik pengiring, busana, rias dan pola lantai, yang diciptakan oleh seniman tradisi yang belum mempunyai ilmu tentang koreografi sehingga tari Podang Perisai sangat sederhana sesuai dengan kebutuhan pada waktu itu. tari Podang Perisaimempunyai tujuh ragam gerak yaitu gerak mulai, sosor, paliang, rantak sabolah, rantak duo bolah, kuak ilalang dan lantiang pauah. Dari segi kontekstual, tari Podang Perisai dianalisis mengenai nilai-nilai perjuangan masa lalu yang harus dipertahankan agar tidak hilang begitu saja dengan hadirnya teknologi yang semakin canggih yang membuat nilai-nilai tradisi semakin terabaikan. Metode yang digunakan dalam pengembangan tari Podang Perisaiadalah R&D (Ressearch & Development). Tulisan ini juga membahas tentang fungsi tari dan makna simbolis yang terkandung dalam tujuh ragam gerak.Kata kunci: pengembangan, tari Podang Perisai, modern, tradisi. 
PEMBUATAN RUMAH SINGGAH SEBAGAI BENTUK PENINGKATAN MINAT BELAJAR GENERASI Z DI KELURAHAN MUARA FAJAR BARAT Fitra Ramdhani; Rizki Ramadhan Husaini; Sukri Sukri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 2 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v4i2.1699

Abstract

ABSTRACT Conditions in Muara Fajar Barat sub-district, especially RW 03, still have a number of problems, especially in children of Generation Z. This Generation Z is a child born in an age that is all in technology. This is what causes children in generation Z to use digital gadgets that are not accompanied by knowing the proper use of gadgets and filtration of gadget use and supervision from parents. So that children addicted to gadgets are not for positive things but rather negative things. This gadget addiction has influenced the academic and educational and social emotions of children in Generation Z. This can be seen by the lack of interest in children's learning, the failure of children in school, and many children who drop out of school. Following this up, the dedication team had a proposal by creating a Shelter House program. This shelter program aims as a place for children in generation Z to increase interest in learning and doing assignments and discussions with friends and can develop talents of creativity and innovation. The result of this service is the realization of a shelter that is very useful for the community, especially children in Generation Z in Muara Fajar Barat sub-district. This can be seen by the crowds of shelters from the group of children who use the shelter as a haven, gather, study groups and read. Key words: Generation Z, Shelter house, Interest in Learning ABSTRAK Kondisi di kelurahan Muara Fajar Barat khususnya RW 03 masih terdapat beberapa permasalahan terutama pada anak-anak generasi Z. Generasi Z ini adalah anak yang lahir di zaman yang serba dengan teknologi. Hal ini yang menyebabkan anak-anak pada generasi Z menggunakan digital yaitu gadget tanpa diringi dengan pengetahuaan penggunaan gadget yang tepat dan filtrasi penggunaan gadget dan pengawasan dari orang tua. Sehingga anak-anak kecanduan dengan gadget bukan untuk hal yang positif tetapi lebih ke hal yang negative. Kecanduan gadget inilah yang mempengaruhi akademik dan pendidikan serta sosial emosi anak-anak pada generasi Z. Hal ini dapat dilihat dengan kurangnya minat belajar anak, ketidakberhasilannya anak-anak di sekolah, dan banyak anak-anak yang putus sekolah. Menindak lanjuti hal ini, maka tim pengabdian mempunyai usulan dengan membuat program Rumah Singgah. Program rumah singgah ini bertujuan sebagai wadah bagi anak-anak pada generasi Z ini untuk meningkatkan minat belajar dan mengerjakan tugas serta diskusi dengan teman-temannya serta dapat mengembangkan bakat kreativitas dan inovasi. Hasil dari pengabdian ini terwujudnya rumah singgah yang sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnnya anak-anak pada generasi Z di Kelurahan tersebut. Hal ini dapat dilihat dengan ramainya pengunjung rumah singgah dari golongan anak-anak yang menggunakan rumah singgah sebagai tempat singgah, berkumpul, belajar kelompok dan membaca. Kata kunci: Generasi Z, Rumah Singgah, Minat Belajar
KARAKTERISTIK API HASIL PEMBAKARAN DIFUSI SPRAY BIODIESEL WASTE COOKING OIL AKIBAT PENGARUH TEKANAN BAHAN BAKAR Sukri Sukri; Mega Nur Sasongko; Teguh Dwi Widodo
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2020 "Peranan Strategis Teknologi Dalam Kehidupan di Era New Normal"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah murah yang melimpah yang dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan biodiesel dengan melewati pengolahan terlebih dahulu. Umumnya, minyak jelantah melewati proses esterifikasi dan transesterifikasi untuk menghasilkan asam lemak bebas agar dapat dikatakan sebagai bahan bakar biodiesel. Pada mesin diesel, bahan bakar disemburkan melalui nosel sehingga cairan mengalami atomisasi dan berubah menjadi partikel-partikel kecil (droplet) sebelum mengalami detonasi dan berlanjut pada pelepasan kompresi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tekanan bahan bakar terhadap karakteristik api pembakaran difusi spray biodiesel waste cooking oil dengan hasil yang diharapkan yaitu visualisasi nyala api dan tinggi api. Pada peniltian ini menggunakan minyak jelantah (B100) dan bahan bakar solar (B0) dengan variasi tekanan yakni 3.5 bar, 4 bar, 4.5 bar dan 5 bar. Hasil penelitian didapatkan bahan bakar solar (B0) dengan variasi tekanan 5 bar memiliki nilai tinggi api 129,367 cm yang lebih tinggi jika dibandingankan dengan tekanan bahan bakar yang lainnya maupun minyak jelantah (B100). Hal ini disebabkan oleh nilai viskositas pada bahan bakar biodiesel minyak jelantah (B100) lebih besar, sehingga hal tersebut dapat menghambat deformasi dari bahan bakar yang disemburkan.
Pengaruh Motivasi Kerja, Gaya Kepemimpinan dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT ELKAU Sukri Sukri; Mukti Rahardjo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 3 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v4i3.7914

Abstract

This study aims to analyze and prove work, work experience and leadership styles on employee work simultaneously or partially. This study used a survey using a questionnaire to 96 respondents, PT ELKAU staff. Sample selection is based on random sampling everywhere Every participant has the same opportunity to take samples. The results of this study prove that work motivation, work experience and leadership styles simultaneously influence employee performance. Partially, work experience increases performance with a significant level of 0,000, work motivation while positive performance on performance is significant level of 0.017 and leadership style increases positive performance on work performance with a significant level of 0,000. Further research is expected to add other factors that can improve job performance.
STUDENTS AND TEACHER USE OF FACEBOOK: A LITERATURE REVIEW Sukri Sukri; Elihami Elihami
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal of this post is to go over some of the most recent research findings that have been released. The goal of this article is to analyze recent published research papers on students' and teachers' use of Facebook. The goal of the review is to offer a detailed account of the participants' Facebook usage profile or the amount to which users are involved in Facebook activities, rather than only discussing Facebook in relation to teaching or learning purposes or its educational value per se. The focus of this review will be on empirical facts rather than opinion or theoretical explanations on students' and teachers' use of Facebook. This review is divided into three sections that cover the major research topics: students' Facebook usage profile or extent of use, the effects of Facebook use and effects of Facebook use on student social presence and discussion, and effects of Facebook on students' academic performance), and students' attitudes toward Facebook. Overall, the findings imply that Facebook has had little educational utility, that students primarily use Facebook to keep in touch with known individuals, and that students are more likely to divulge personal information.
PERANAN KOPERASI TANI UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA TINDALLUN KECAMATAN ANGGERAJA KABUPATEN ENREKANG Andi saharuddin; Suparman Suparman; yunus busa; Sukri Sukri; Yunita Yunita
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Peranan Koperasi Tani untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tindallun Kecamatan Anggerja Kabupaten Enrekang.Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi pada Koperasi Tani Desa Tindallun Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pengurus dan karyawan Koperasi Tani Desa Tindallun yang berjumlah 110 orang. Untuk memperoleh data-data yang diperlukan dalam penelitian ini digunakan teknik pengumpulan wawancara, Observasi serta kuesioner. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah Pengumpulan Data, Reduksi Data, Penyajian Data serta Penarikan Kesimpulan. Hasil dari penelitian adalah diperoleh hasil penelitian tentang (1) Upaya yang dilakukan Koperasi Tani untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah menjalankan usaha dalam bidang ekonomi, menjalankan usaha dalam bidang pemasaran, menjalankan usaha dalam bidang jasa, yaitu unit jasa kelistrikan serta usaha dalam bidang sosial. (2) Kendala-kendala yang dihadapi Koperasi Tani adalah kurangnya modal, letak kantor kurang strategis, kredit macet serta masih rendahnya partisipasi anggota. (3) upaya yang dilakukan Koperasi Tani Desa Tindallun dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu: pemupukan modal, pembuatan brosur-brosur mengenai letak dan lokasi, serta usaha-usaha yang dijalankan oleh Koperasi Tani Desa Tindallun, Penghapusan pinjaman jangka panjang dengan bunga yang rendah, serta memberikan penyuluhan-penyuluhan mengenai perkoperasian, khusunya mengenai pentingnya peranan anggota di dalam sebuah koperasi.