Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pertambangan

PENGARUH NILAI KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP GROSS CALORIFIC VALUE BATUBARA PT BUKIT ASAM B. D. Afrah; E. R. D. Imanda; A. A. A. Utami; M. Afrah
Jurnal Pertambangan Vol 7 No 4 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v7i4.1751

Abstract

PT Bukit Asam Tbk adalah perusahaan bisnis batubara yang cukup besar di Indonesia. Batubara tergolong sumber energi karena memiliki nilai kalor untuk terjadinya pembakaran. Oleh karena itu nilai kalor merupakan karakteristik yang sangat penting bagi kualitas batubara. Nilai kalor batubara yang diperoleh dari front atau lokasi penambangan dan stockpiles dapat mengalami perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh analisis proksimat terhadap gross calorific value (GCV) dan pengaruh lokasi penambangan terhadap parameter analisis proksimat dan GCV. Analisis proksimat merupakan uji untuk menentukan kandungan dalam batubara, yakni kadar air (moisture air dry), kadar abu (ash content), zat terbang (volatile matter), dan karbon tetap (fixed carbon). Persentase kadar air tertinggi dan terendah ialah sebesar 13,71% dan 4,69% dengan nilai kalor masing-masing sebesar 6.231 cal/g dan 6.692 cal/g. Persentase kadar abu tertinggi dan terendah ialah sebesar 12,74% dan 1,06% dengan nilai kalor masing-masing sebesar 5.633 cal/g dan 6.148 cal/g. Persentase kadar zat terbang tertinggi dan terendah ialah sebesar 44,2% dan 15% dengan nilai kalor masing-masing sebesar 8.328 cal/g dan 6.148 cal/g. Kadar air, kadar abu, dan kadar zat terbang yang semakin tinggi dalam batubara menyebabkan semakin rendahnya nilai kalor batubara. Persentase nilai karbon tetap tertinggi dan terendah ialah sebesar 81,74% dan 40,02% dengan nilai kalor masing-masing sebesar 8.328 cal/g dan 5.633 cal/g. Nilai karbon tetap yang semakin tinggi dalam batubara menyebabkan nilai kalor batubara yang semakin tinggi. Kualitas batubara yang berasal dari front lebih baik daripada stockpiles yang disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya faktor cuaca, pengotor, dan lama penyimpanan pada stockpiles.
PEMANFAATAN BIOCHAR LIMBAH KAYU KARET DAN BROWN COAL SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Afrah, B. D.; Oktarinasari, E.; Putri, R. W.; Riady, M. I.; Saputri, J. F. D.; Putri, T. M. R.
Jurnal Pertambangan Vol 8 No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i3.2288

Abstract

Lebih dari 41% rumah tangga dan 2,8 miliar orang di seluruh dunia bergantung pada bahan bakar padat termasuk batubara. Cadangan batubara yang tersedia di Indonesia sebesar 31,7 miliar ton dan hanya cukup untuk 65 tahun ke depan. Hal ini membuat pemerintah mendorong pengembangan penelitian pemanfaatan limbah biomassa sebagai energi alternatif. Upaya yang dilakukan ialah mengkonversi limbah biomassa berupa kayu karet menjadi bahan bakar padat alternatif melalui proses pirolisis. Biochar dihasilkan dari biomassa melalui pirolisis sehingga menghasilkan kualitas pembakaran yang sangat baik. Biochar hasil pirolisis dikombinasikan dengan brown coal dan perekat molase untuk menciptakan biobriket batubara sebagai bahan bakar padat alternatif. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi komposisi brown coal dan biochar yang optimal dalam menghasilkan biobriket batubara dengan kualitas terbaik. Proses pirolisis limbah kayu karet dilakukan pada temperatur 350-400°C selama 2 jam. Penelitian ini menggunakan variasi komposisi biochar (75%, 80%, 85%, 90%, dan 95%) dan brown coal (5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%) serta perekat molase 15 mL. Pengujian kualitas pembakaran biobriket batubara melalui analisis proksimat dan nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk biobriket batubara yang paling optimal adalah sampel dengan komposisi 85% biochar dan 15% brown coal.
Co-Authors A. A. A. Utami Agung D. Aryansyah Agung Dwi Aryansyah Agung Gunawan Ahmad Julianto Al-Faiz, Ahmad Haris Aldi Ramadhani Aldi Ramadhani Alfatih, Muhammad Ma'ruf Alfayyadh, Muhammad Luthfi Althaf Taufiqurrahman Alvina Suryadinata Alvina Suryadinata Anugrah, Muhammad Risky Ariva, Helmi Aryani, Mentari Dian Aryansyah, Agung Dwi Asnari, Muhammad Asyeni Miftahul Jannah Azhari, Muhamad Thohir Cundari, Lia Delli Saputri, Jasmine Fadhilah Dwi Anggraini Dyos Santoso E. Oktarinasari E. R. D. Imanda Edda Anastasia Oktawina Eva Oktarinasari Fadilah, Ibnu Farand, Muhammad Geo Fitri Hadiah Fitri, Rizza Fadillah Gayatri, Rianyza Ihsan Riady, Muhammad Ihsan Riyadi, Muhammad Illovine Hadassa Ilmi, Nurul Indahsari, Siti Rachmi Jihan Utami Julianto, Ahmad Juliet P. Arsadha Juliet Patricia Arsadha Leily Nurul Komariah Lia Cundari Lia Cundari Lia Cundari Luthfiyah A. Sayyidah M Ihsan Riady M. Afrah Miftahurrizka Afrah Miftahurrizka Afrah Muhammad A. Rizan Muhammad Alik Aziz Muhammad Andzar Rizan Muhammad Yori Pratama Muzzaki, Ahmad Nabil Nabilla Tania Rahma Nabilla, Dinda Gusti Cahya Ni'matul Hakiki Vebri Awan Novia Novia Novia Sumardi Novia Sumardi Novia, Novia Oktarinasari, E. Oktarinasari, Eva Oktaviani Oktaviani Patrick Rudy Meizakh Payomthip, Panida Pranajaya, Violanda Dwi Wulandari Pratama, Muhammad Yori Pratiwi, Siti Istiani Putri, R. W. Putri, T. M. R. Putri, Tiara Maharani Ramona R. Rimadhina Rahmadianti, Nurulia Ramadhanty, Rizky Vasya Ramona Putri, Tiara Maharani rendana, muhammad Riady, M Ihsan Riady, M. I. Riady, M.I. Riadz, Tubagus Rizki, Fadhilah Rupinder Rupinder Sabrina, Dina Saputri, J. F. D. Saputri, Jasmine Fadhilah Delli Sari, Fitri Hadiah Saskia, Harifa Hadi Shailendra, Faris Habib Shean, Rizqi Akbar Siti Istiani Pratiwi Siti Istiani Pratiwi Suci Dwijayanti Suhendra, Ahmad Adi Syabil, M. Ibnus Tuti Indah Sari Tuti Indah Sari, Tuti Indah Winda, Hanifa Permata Wulan Ayum Larasati Yuniarti, Hafizhah Zalman, Arjun