Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

PLAGIARISME DAN TEKNIK MENULIS BAGI MAHASISWA PEMROGRAM SKRIPSI PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS MATARAM Saharudin Saharudin; Siti Rohana Hariana Intiana; Burhanuddin Burhanuddin; Syaiful Musaddat; Rahmad Hidayat
Jurnal Pepadu Vol 3 No 3 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.86 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatari oleh fakta sosial akademis mengenai banyaknya persoalan plagiarisme yang ditemukan di dalam teks akademik yang diproduksi mahasiswa pemrogram skripsi di Prodi Pendidikan Bahasa san Sastra Indonesia, Universitas Mataram. Di samping itu, persoalan kesalahan menulis teks akademik (proposal skripsi dan laporannya) para mahasiswa pemrogram skripsi pada prodi tersebut adalah sebagian besar terjadi dengan pola dan jenis yang sama. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyisipi dan mengatasi kekurangmampuan para mahasiswa pemrogram skripsi di prodi tersebut dalam memahami dan menghindari plagiarisme. Selain itu, untuk memberikan pemahaman terhadap kesalahan yang sering terjadi dalam tulisan mahasiswa dalam menulis proposal skripsi dan laporannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan pengabdian ini (berupa penyuluhan) menggunakan metode ceramah, tanya-jawab, studi kasus, dan demonstrasi. Hasil kegiatan ini telah membuat mahasiswa pemrogram skripsi (pada prodi tersebut) mampu memetakan beberapa faktor penyebab maraknya plagiarisme di kalangan mahasiswa pemrogram skripsi, seperti karena ketidakpahaman ruang lingkup plagiarisme, cara melakukan sitasi, dan ketidakmampuan melakukan parafrase kutipan dengan teknik restate, evaluasi dan sintesis, dll. Selanjutnya, kegiatan penyuluhan ini juga telah berhasil membuat mahasiswa pemrogram skripsi mampu mengklasifikasikan beberapa jenis dan pola kesalahan yang berulang terjadi pada proposal skripsi dan laporannya. Implikasi kegiatan ini adalah mahasiswa dapat memahami berbagai hal terkait plagiarisme dan cara menghindarinya, salah satunya dengan mengusai teknik parafrase kutipan. Bahkan, setelah mengikuti kegiatan ini para peserta mampu membuat matriks kesalahan dan perbaikan dari proposal atau laporan skripsi yang sedang dikerjakannya, baik terkait bagian-bagian tulisan yang teridentifikasi plagiat ataupun yang salah dari segi teknik penulisannya.
ETNOPUITIKA WASIAT RENUNGAN MASA PENGALAMAN BARU SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI MADRASAH ALIYAH RAUDLATUSSHIBYAN NAHDLATUL WATHAN Jurnal Pepadu; Saharudin Saharudin; Suyanu Suyanu; Sapiin Sapiin; Aswandikari Aswandikari; Rahmat Hidayat
Jurnal Pepadu Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pepadu
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i1.2240

Abstract

Pengabdian ini dilatari oleh kurangnya perhatian dan pengetahuan guru-guru dan siswa-siswa Madrasah Aliyah Raudlatusshibyan Nahdlatul Wathan Gunungsari mengenai etnopuitika Wasiat Renungan Masa Pengalaman Baru (WRMPB) sebagai bahan ajar bahasa Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan sosialisasi etnopuitika WRMPB yang memuat berbagai kearifan dan pengetahuan lokal, baik dari segi puitika pentas maupun balutan kearifan lokalnya sehingga bisa dijadikan sumber belajar Bahasa Indonesia di lingkungan sekolah. Materi sosialisasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dimodifikasi dari hasil penelitian tahun 2021, dengan harapan hasil penelitian tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Materi PKM ini berbicara tentang cara mengidentifikasi unsur-unsur pembentuk struktur dan bunyi bahasa puitika-pentas teks WRMPB dan menjelaskan pernik-pernik budaya lokal yang mewarnai teks WRMPB ketika dilisankan. Identifikasi dimaksudkan untuk mengetahui unsur-unsur pembentuk struktur dan bunyi bahasa puitika-pentas teks WRMPB. Selanjutnya, penjelasan pernik-pernik budaya yang mewarnai teks WRMPB dimaksudkan untuk memahami pengetahuan lokal atau ciri-ciri lokal yang khas dalam pentas sastra teks WRMPB. Hasil sosialisasi ini relatif telah mampu menambah kualitas pemahaman dan kesadaran para guru mata pelajaran dari berbagai bidang mata pelajaran tentang bagaimana menariknya teks WRMPB dijadikan bahan ajar, terutama untuk guru bidang studi Bahasa Indonesia. Apalagi kalau bisa diiringi dengan kemampuan melagukannnya sesuai nada yang “direstui” oleh almarhum Maulanasyekh selaku pengarangnya, tentu akan membuat suasana pembelajaran lebih humanis dan dinamis. Penambahan kualitas dan kesadaran ini tentunya merupakan usaha yang berkelanjutan dan membutuhkan dukungan pihak terkait. Akhirnya, kualitas dan kesadaran tersebut selaras dengan banyaknya penyediaan dan pemilihan karya-karya (sastra) lokal yang bisa dijadikan bahan ajar di jenjang sekolah tersebut.
PEMBELAJARAN BERBASIS LESSON STUDY FOR LEARNING COMMUNITY DI PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FKIP UNIVERSITAS MATARAM Jurnal Pepadu; Siti Rohana Hariana I; Syaiful Musaddat; Saharudin Saharudin; Muh. Khairussibyan; Rahmad Hidayat
Jurnal Pepadu Vol 2 No 3 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i3.2219

Abstract

ABSTRAK Hasil observasi awal menunjukkan bahwa terdapat beberapa kekurangan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan oleh dosen muda (dosen baru) di prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Kekurangan-kekurangan dimaksud antara lain berupa: Pertama, RPS yang digunakan mengajar merupakan adopsi utuh atau copy paste dari RPS beberapa tahun sebelumnya tanpa disesuaikan dengan situasi dan kondisi mahasiswa serta hasil pengembangan RPS mutakhir dari Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Unram. Kedua, RPS yang disusun belum rinci dan tidak dilengkapi dengan Rencana Tugas Mahasiswa (RTM) serta instrumen penilaian. Ketiga, dalam hal pelaksanaan pembelajaran, dosen muda (baru) masih belum banyak menggunakan sumber belajar yang variatif sehingga pembelajaran terkesan membosankan. Oleh karena itu, pembinaan terhadap dosen muda di prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia harus terus dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan. Dalam hal ini, dosen muda (baru) akan dilatih merencanakan dan melaksanakan pembelajaran dengan pola Lesson Study for Learning Community. Lesson study ini menggunakan metode siklus yang terdiri dari siklus I dan siklus II. Siklus I dimulai dari tanggal 1 Oktober dan siklus II dimulai pada tanggal 1 November 2020. Hambatan dan kekurangan pada siklus I lebih banyak disebabkan oleh metode pembelajaran daring. Hambatan dan kekurangan tersebut berhasil dicarikan solusinya pada siklus II.