Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

Pembelajaran Materi Bangun Datar Pada Siswa SD Kelas IV Dengan Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme Puspita, Yanti; Ristiana, Muhammad Ghiyats
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to analyze (1)scenarios and implementation constructivism approach, (2) the response of teachers and students, (3) The difficulties experienced by students in complete a task. The subject of this research are 15 students of fourth (IV) grade of SDN Palintang Jaya. 5 Students high level, 5 Students middle, 5 students low level. This research is a qualitative methods. The scenario and point to finding froms the students can more active teacher lesson learned by means of concrete using media and social interaction between teachers or friends. A good response from teachers and students. The difficulties experienced by students in complete a task, because the students are still unable to use mathematics concept. Based on the result of this research shows that reach mathematical understanding ability, after following construtivism approach.
PEMBELAJARAN ONLINE PENJUMLAHAN PECAHAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA SISWA SD KELAS III DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Yusuf Prabowo; Muhammad Ghiyats Ristiana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.6219

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu,(1). Skenario dan implementasi pembelajaran online yang telah dilaksanakan guru di Kelas III SD pada materi penjumlahan pecahan, (2).Respon guru dan siswa terhadap pembelajaran online,(3).Kesulitan-kesulitan yang dihadapi guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan upaya yang dilakukan oleh guru dalam memperbaiki kualitas pembelajaran implementasi pembelajaran online yang telah dilaksanakan guru secara objektif pada kemampuan siswa, cara belajar siswa, minat belajar siswa, dan sebagainya.Instrumen Penelitian ini yaitu Tes tertulis, angket, interview (wawancara), dokumentasi.Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SD Kelas III di Cikalongwetan yaitu SDN 1 Ekacita dan SDN 2 Ekacita yang berjumlah 12 siswa terdiri dari 4 orang siswa kemampuan tinggi, 4 orang kemampuan sedang, 4 orang kemampuan rendah.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini siswa mengalami peningkatan dalam pembelajaran online materi penjumlahan pecahan menggunakan model contextual teaching and learning .
Peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V sekolah dasar pada pembelajaran IPS materi masalah sosial dengan menggunakan model problem based learning Devani Rahayu Putri; Muhammad Ghiyats Ristiana; Sofyan Nur Mahardika
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i6.22810

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah yang disebabkan karena kurangnya pengalaman mereka dalam kegiatan pembelajaran pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dengan menerapkan model problem based learning dalam pelajaran ilmu pengetahuan sosial yang membahas masalah sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Partisipan penelitian terdiri dari 28 siswa kelas V di SDN Solokan Jeruk 02. Data dikumpulkan melalui tes uraian pretest-posttest yang menilai kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah sosial dengan mengacu pada empat indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest adalah 50,78 dan posttest adalah 75,07, dengan persentase rata-rata pretest sebesar 60% dan posttest sebesar 89%, menunjukkan peningkatan persentase skor rata-rata sebesar 29%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas V dalam menyelesaikan masalah pada pembelajaran ilmu pengetahuan sosial materi masalah sosial.