Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik SMK Letris Indonesia 1 dalam Mempersiapkan Diri Menghadapi Proses Rekrutmen di Dunia Kerja Rahmayanti, Rahmayanti; Desthiani, Unik
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i1.38295

Abstract

Persaingan global menuntut seseorang untuk dapat bersaing dan menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan kemampuan dalam bersaing di dunia kerja. Upaya yang dapat dilakukan untuk menciptakan SDM yang berkualitas yaitu melalui pendidikan, dimana pendidikan bukan hanya bersifat memberikan ilmu pengetahuan saja, namun juga mempersiapkan peserta didik untuk mampu dalam merencanakan karirnya setelah lulus dari SMK. Pemahaman terkait persiapan yang harus dilakukan untuk dapat siap dalam menghadapi dunia kerja yaitu dengan memberikan gambaran dan perencanaan mengenai proses rekrutmen yang biasanya terjadi di berbagai organsasi dan perusahaan sehingga peserta didik akan mampu dan memiliki persiapan yang matang setelah lulus SMK dan melanjutkan untuk bekerja di suatu perusahaan atau organisasi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bekerja sama dengan SMK Letris 1 Indonesia yang berlokasi di Villa Bintaro Indah Jl. Kalimantan I, Jombang, Kec. Ciputat Kota Tangerang Selatan, Banten. Dari penjelasan tersebut mendorong dosen Program Studi Administrasi Perkantoran D-III Universitas Pamulang untuk mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan judul “Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik SMK Letris Indonesia 1 dalam Mempersiapkan Diri Menghadapi Proses Rekrutmen di Dunia Kerja”. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta didik di SMK Letris Indonesia 1 tentang bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga Jargon “SMK Bisa” dapat diwujudkan. Abstract Global competition requires someone to be able to compete and become superior, quality human resources (HR) so that they can improve their ability to compete in the world of work. Efforts that can be made to create quality human resources are through education, where education is not only about providing knowledge, but also preparing students to be able to plan their careers after graduating from vocational school. Understanding the preparations that must be made to be ready to face the world of work, namely by providing an overview and planning regarding the recruitment process that usually occurs in various organizations and companies so that students will be able and have thorough preparation after graduating from vocational school and continuing to work in a company. or organization. This Community Service activity is in collaboration with SMK Letris 1 Indonesia which is located at Villa Bintaro Indah Jl. Kalimantan I, Jombang, District. Ciputat, South Tangerang City, Banten. This explanation encouraged lecturers from the D-III Office Administration Study Program at Pamulang University to hold community service activities (PKM) with the title "Improving the Competency of Letris Indonesia 1 Vocational School Students in Preparing Themselves for the Recruitment Process in the World of Work". The aim of this PKM is to provide knowledge and understanding to students at SMK Letris Indonesia 1 about how to improve the quality of human resources so that the "SMK Bisa" jargon can be realized.
Etika Komunikasi Perangkat Desa Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat Di Desa Sukarame, Carita-Pandeglang Unik Desthiani; Sri Utaminingsih; Rahmayanti
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i2.41867

Abstract

Pada umumnya dalam pergaulan ataupun aktivitas sehari-hari, etika maupun komunikasi menjadi hal yang harus diperhatikan, hal ini dikarenakan keduanya menjadi dasar seseorang berperilaku dengan orang lain dalam lingkungannya. Pengertian etika itu sendiri yaitu suatu tingkah laku sebagai standar yang mengatur pergaulan dalam kelompok sosial, sedangkan komunikasi merupakan proses penyampaian informasi baik secara lisan maupun tulisan ataupun gambar antara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama. Etika komunikasi dapat dikatakan sebagai suatu prinsip yang mengatur hubungan dalam berinteraksi antar manusia, termasuk didalamnya norma, nilai atau ukuran tingkah laku dalam kegiatan komunikasi di suatu masyarakat. Etika komunikasi sangat diperlukan dalam setiap aktivitas manusia yang memiliki tujuan untuk dapat menyampaikan informasi secara cepat, tepat, dan akurat serta dapat membangun relasi yang baik, sebagai bentuk sopan santun dalam berperilaku, dan menjadi bagian dari rasa saling menghormati atau menghargai orang lain. Etika komunikasi memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari dimana pesan yang disampaikan akan mudah diterima oleh orang lain dan dapat menghasilkan feedback yang positif. Etika komunikasi juga berperan dalam pelayanan publik agar informasi dapat tersampaikan dan diterima dengan baik kepada seluruh lapisan masyarakat. Dari penjelasan tersebut mendorong dosen Universitas Pamulang untuk mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan judul “Etika Komunikasi Perangkat Desa dalam Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat di Desa Sukarame, Carita-Pandeglang”. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai peranan, manfaat, dan tujuan dari etika komunikasi bagi kelancaran dan kesuksesan perangkat desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kata kunci: Etika Komunikasi, Pelayanan, Perangkat Desa
Peran dan Tugas Staf Admin Dalam Mengelola Absensi Pegawai Menggunakan Aplikasi Bravo PUPR pada Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah III Jakarta Unik Desthiani; Ratna Suminar; Nuryanah
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL SEKRETARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sekretarisskr.v12i1.47313

Abstract

Penulisan ini tentang peran dan tugas staf administrasi dalam mengelola absensi pegawai menggunakan aplikasi Bravo PUPR di Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah III Jakarta. Tujuan dari laporan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui peran dan tugas staf administrasi di Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah III Jakarta dan untuk mengetahui hambatan staf admin dalam mengelola absensi pegawai. Metode penulisan tugas akhir ini adalah melalui observasi atau pengamatan yang dilakukan penulis mengenai peran dan tugas staf administrasi dalam mengelola absensi pegawai menggunakan aplikasi Bravo PUPR di Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah III Jakarta. Berdasarkan data, ada tiga kendala yang dihadapi staf administrasi yaitu  masih adanya staf admin yang belum memahami penggunaan aplikasi Bravo PUPR, seringnya terjadi gangguan koneksi internet dan kurangnya ketelitian staf admin dalam melaksanakan proses rekap absensi. Penulis menyarankan Balai Pengembangam Kompetensi PUPR Wilayah III Jakarta perlu menyelenggarakan pelatihan seperti bimbingan teknis, sosialisasi/internalisasi dan pelatihan pengembangan kompetensi lainnya terkait penggunaan aplikasi Bravo PUPR bagi para pegawai serta staf admin agar seluruh pegawai memahami aplikasi tersebut dengan baik, Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah III Jakarta menyiapkan jaringan internet backup dengan vendor penyedia layanan internet yang berbeda dari penyedia utama, Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah III Jakarta perlu mengusulkan adanya pengawas atau verifikator staf admin agar staf admin lebih teliti pada saat melakukan pengelolaan rekap absensi.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Prestasi Kerja Dosen Program Studi Administrasi Perkantoran D-III Universitas Pamulang Unik Desthiani; Ratna Suminar
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 12 No. 2 (2025): JURNAL SEKRETARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada sebuah organisasi atau perusahaan, sumber daya manusia merupakan hal yang paling penting dan merupakan aset yang sangat menentukan keberhasilan organisasi, begitupun bagi Program Studi Administrasi Perkantoran, dosen merupakan aset terpenting bagi program studi yang dapat membantu program studi untuk menjalankan seluruh program kerja dengan baik dan mencapai apa yang menjadi tujuan dan sasaran program studi dalam berbagai bidang baik dalam bidang pendidikan, pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, dan lain sebagainya. Peranan dosen pada program studi sangat amat dipengaruhi oleh kemampuan pemimpin yaitu ketua program studi dalam mengarahkan dosen untuk bekerja sesuai dengan tujuan dan sasaran program studi. Setiap pemimpin memiliki gaya kepemimpinannya masing-masing, ada pemimpin yang bersikap demokratis, ada pemimpin yang otoriter, dan lain sebagainya. Gaya kepemimpinan seseorang dipengaruhi oleh kepribadian yang dimiliki oleh orang tersebut, gaya kepemimpinan inilah yang juga akan berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawannya. Begitupun pada program studi administrasi perkantoran, gaya kepemimpinan yang dimiliki oleh ketua program studi akan dapat mempengaruhi prestasi kerja para dosen yang ada di program studi. Jika ketua program studi sebagai pemimpin memiliki gaya kepemimpinan yang baik maka prestasi kerja dosen pun akan menjadi baik, karena dosen akan merasakan adanya kenyamanan di dalam menjalankan apa yang menjadi tugasnya. Seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinannya merupakan ujung tombak yang menentukan keberhasilan suatu organisasi. Semakin baik gaya kepemimpinan seorang pemimpin, akan mendorong prestasi bawahan untuk menjadi lebih baik dengan begitu kemungkinan tercapainya tujuan dan sasaran organisasi akan semakin besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh gaya kepemimpinan terhadap prestasi kerja dosen Program Studi Administrasi Perkantoran D-III Universitas Pamulang. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode korelasional untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan terhadap prestasi kerja dosen di Program Studi Administrasi Perkantoran D-III Universitas Pamulang. Peneliti berharap dengan melakukan penelitian ini, dapat mengukur pengaruh indikator gaya kepemimpinan terhadap indikator prestasi kerja dosen Program Studi Administrasi Perkantoran D-III, sehingga hasil penelitian dapat bermanfaat untuk meningkatkan prestasi kerja dosen. Kata kunci : Kepemimpinan, Gaya Kepemimpinan, Prestasi Kerja
Komunikasi Persuasif dalam Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat Mengenai Manfaat Bank Sampah Mutiara Madani Griya Bunga Asri Desa Cibadung Kecamatan Gunung Sindur Bogor Rahmayanti; Unik Desthiani; Suwandi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i1.47247

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bekerja sama dengan Pengelola Bank Sampah Mutiara Madani yang berada di Perumahan Griya Bunga Asri Desa Cibadung RT 002.008, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat.Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalahmeningkatkan konsistensi melakukan komunikasi persuasif kepada masyarakat luas akan pentingnya menjaga kesehatan dengan pengolahan sampah yang tepat melalui sistem Bank Sampah. Metode yang digunakan dalam kegiatan iniadalah ceramah dan studi kasus.Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah: [1] Masih sangat minim partisipasi masyarakat terhadap kesadaran untuk mengelola sampah melalui Bank Sampah; [2] Masyarakat masih belum memahami pemilahan sampah, sehingga sampah seringkali masih tercampur antara sampah organik dan sampah anorganik.[3] Perlunya meningkatkan konsistensi melakukan komunikasi persuasif kepada masyarakat luas akan pentingnya menjaga kesehatan dengan pengolahan sampah yang tepat melalui sistem bank sampah.Pelaksanaankegiatan PKM dapat berjalan dengan baik dan lancarselama 3 (tiga) harisesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Berdasarkan beberapa permasalahan yang dikemukan di atas, adapun solusi permasalahan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut: [1] Memberikan komunikasi persuasif dalam menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat mengenai manfaat yang diperoleh melalui pengelolaan sampah yang tepat dan efektif melalui sistem Bank Sampah Mutiara Madani Griya Bunga Asri Desa Cibadung Kecamatan Gunung Sindur Bogor. [2] Meningkatkan pemahaman mengenai jenis sampah dan cara memilah sampah yang benar dan tepat kepada masyarakat melalui pelatihan dan penyuluhan tentunya dengan komunikasi yang persuasif. [3] Memberikan inovasi dan kreatifitas agar sampah-sampah yang dapat didaur ulang dapat menghasilkan nilai jual yang lebih tinggi segingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal ini memberikan respon positif dari masyarakat untuk dapat terus berpartisipasi dalam kegiatan Bank Sampah yang memiliki manfaat baik untuk kebersamaan
Peran Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Gen Z untuk Berwirausaha di Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam Pakulonan Barat-Tangerang Unik Desthiani; Rahmayanti
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51500

Abstract

Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih dengan tujuan tertentu. Komunikasi interpersonal sendiri dapat dilakukan secara verbal ataupun non verbal, di dalam komunikasi interpersonal penerima pesan dapat langsung memberikan respon kepada pemberi pesan, sehingga pemberi pesan dapat mengetahui apakah komunikasi yang dilakukan efektif atau tidak. Kemampuan dalam melakukan komunikasi interpersonal sangat penting di dalam pergaulan sehari-hari, seseorang yang memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik akan memiliki kepercayaan yang tinggi ketika bertemu dengan banyak orang dan bersosialisasi dengan orang tersebut. Tetapi justru sebaliknya jika keterampilan komunikasi interpersonalnya kurang baik seperti pemalu, takut dalam berkomunikasi, maka akan terlihat sebagai seseorang yang pendiam, menyendiri dan susah bergaul. Komunikasi interpersonal juga memegang peranan penting dalam membangun kepercayaan diri, khususnya pada generasi Z yang tengah menghadapi tantangan baru dalam berwirausaha. Generasi Z, yang dikenal sebagai digital native, sering kali memiliki keterampilan teknis yang kuat, namun generasi Z mungkin menghadapi hambatan dalam hal komunikasi langsung dan pengelolaan hubungan personal. Kemampuan dalam melakukan komunikasi interpersonal dapat mempengaruhi kepercayaan diri seseorang, begitupun di Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam, kepercayaan diri peserta didik dapat dilihat dari cara berkomunikasi dengan lingkungannya. Peserta didik yang berada di yayasan, diharapkan kedepannya memiliki kemampuan untuk dapat menghidupi dirinya sendiri dengan segala keterbatasan yang ada. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan berwirausaha, diharapkan dengan memiliki usaha atau bisnis, para peserta didik memiliki bekal untuk dapat mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Kemampuan dan keterampilan komunikasi interpersonal yang baik akan dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta didik terutama di dalam berwirausaha, seperti menawarkan produknya kepada calon konsumen, menjelaskan keunggulan produk yang dimiliki dan lain sebagainya. Berdasarkan beberapa uraian tersebut maka tim pengabdi mengambil judul Pengabdian kepada Masyarakat “Peran Komunikasi Interpersonal dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Gen Z untuk Berwirausaha di Yayasan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam Pakulonan Barat-Tangerang”.