Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SAINSMAT

Penentuan Bahan Radioaktif Alami (Norm) dalam Pupuk Kimia Menggunakan Spektrometri Sinar Gama Hatika, Rindi Genesa
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.644 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164752018

Abstract

Pupuk kimia adalah campuran senyawa kimia yang menyediakan kebutuhan unsur kimia dan nutrisi pada tanaman (Chauhan et al., 2013). Salah satu contoh daripada pupuk kimia yang banyak digunakan adalah pupuk fosfat. Batuan fosfat adalah bahan awal untuk produksi semua produk fosfat dan sumber utama pupuk fosfat (Roselli et al., 2010). Uranium alam dalam batuan fosfat mempunyai sifat dapat menggantikan kedudukan kalsium, sehingga dalam waktu tertentu uranium akan terakumulasi dalam pupuk. adanya uranium di dalam pupuk fosfat tergantung pada kadar uranium dalam batuan fosfat (Indri dkk., 2006). Dalam proses pembuatan pupuk fosfat, banyak radionuklida yang ikut masuk kedalam pupuk, sehingga pupuk menyebarkan NORM ke lingkungan dan menjadi sumber radioaktif (Rehman et al., 2006). Penelitian ini dilakukan untuk menentukan bahan radioaktif (NORM) dalam  pupuk kimia di Indonesia menggunakan spektrometri sinar gama. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa  6 jenis sampel pupuk yaitu Urea, ZA, KCL, NPK, TSP dan Phospate mempunyai kandungan bahan radioaktif alami (NORM). Kandungan unsur U-238 paling tinggi terdapat pada sampel pupuk TSP, Kandungan unsur Th-232 paling tinggi terdapat pada sampel pupuk NPK, Kandungan unsur Ra-226 paling tinggi terdapat pada sampel pupuk TSP, dan Kandungan unsur K-40 paling tinggi terdapat pada sampel pupuk KCL.
Kandungan Logam Berat dalam Tanah pada Daerah Sekitar Penambangan Emas di Sungai Kuantan Rindi Genesa Hatika
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat111230422022

Abstract

This study aims to determine the heavy metal content contained in the soil in the area around the gold mining in the Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. There was 4 predetermined sampling points using GPS. Analysis of metal content in the soil was performed using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The results of the study found that there are heavy metal content in soil samples of Pb, Hg, Zn, As, Cd and Cu. Based on the threshold value of predetermined sediment / soil, the concentration of heavy metals contained in the soil in the area around the gold mining in the kuantan river far exceeds the predetermined threshold.