Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Konsep Pendidikan Good Netizen Melalui Kurikulum Tersembunyi Muhammad Mustaqim
Jurnal Perspektif Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Perspektif
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v2i1.15

Abstract

This paper examines the education of good netizens through a hidden curriculum. The tendency of internet citizens who prefer to spread insults, hatred and even slander, is a problem for the school. Through an excellent netizen-based education strategy, students can be equipped with the values and character of how to use the internet and become good internet citizens. Procedures that can be done in building good netizens through hidden curricula, namely schools are expected to have an educational ideology oriented to multiculturalism, as well as a school culture that is paradigmatic of love and affection. Besides, the teacher must be able to be a good example, through the learning process, always tucking in the value of tolerance and ethics of internet usage. Finally, schools are expected to be able to build a favorable organizational climate.
Pengembangan Ekonomi Kreatif Desa (Studi Atas Pengembangan Ekowisata Cengklik, Blora) Muhammad Mustaqim
Jurnal Perspektif Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Perspektif
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v2i2.32

Abstract

The creative economy is a new feature of the informationtechnology era. Ecotourism is one of the developments of thetourism sector that emphasizes conservation and the environment.“Cengklik” Mountain Ecotourism, in this case, is an effortto develop the village’s creative economy, which is driven bymillennial generation youth. With a descriptive qualitativeapproach, several strategies for the development of “Cengklik”Mountain ecotourism were obtained, namely by innovating anddeveloping creativity that was able to attract visitors, makemassive promotions, add attractive spots, socialization anddevelopment, reforestation, cooperation with other parties, andprocurement of sanitation facilities and pointing maps.
PERGESERAN PERILAKU WAMA-WAMA (STUDI ATAS PARA PENCARI SEDEKAH DI KECAMATAN BONANG DEMAK) Muhamad Mustaqim
Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Vol 16, No 1 (2020): JURNAL STUDI AGAMA DAN MASYARAKAT
Publisher : LP2M IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jsam.v16i1.1414

Abstract

This study attempted to investigate the behavior of charity seekers in several villages in Bonang Demak sub-district. This study tried to compare the study that the author conducted seven years before, with wider object and focus of research. The study used a sociological and anthropological approach. The findings revealed that there was a shift in alms seeker behavior mode. First, the letter or proposal model has not been used anymore, although sporadically some still use this model. Second, the model of selling calendars was a model widely used, since it was more elegant. There were products sold like businesses, and minimize the prejudice of fraud as already existed. The model of selling calendars was actually the use of new packages of old content, namely exploiting religion for economic purposes. The implication was that the community did not need to hesitate if they did not want to give / to buy alms to the citizens.
MASYARAKAT DALAM TINJAUAN TEORI FUNGSIONALDAN INTERAKSIONISME:KONVERGENSI DAN DIVERGENSI Muhamad Mustaqim -
AL-TADABBUR Vol 4, No 1 (2018): Al-Tadabbur
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.35 KB)

Abstract

Tulisan ini bermaksud mengkaji fenomena masyarakat (sosial) dalam kerangka dua teori besar, interaksionisme dan fungsionalisme. Teori fungsional  merupakan salah satu aliran teori sosial yang menekankan pada fungsi-fungsi dalam masyarakat. Tatanan masyarakat ibarat organisme, yang setiap individu mempunyai fungsi-fungsi yang berbeda, dalam mewujudkan sebuah keteraturan sosial. Sedangkan interasinalisme menekankan pada pola interaksi sosial melalui makna yang termanifestasikan melalui simbol tertentu. Kedua teori tersebut memandang masyarakat secara berbeda, persinggungan antara kedua aliran tersebut tentunya menarik untuk dikaji. Hasilnya melahirkan dua kecenderungan, konvergensi dan divergensi. Konvergensi terkait dengan pengerucutan kedua teori, dengan titik temu dan singgungannya. Divergensi mengacu pada pengambilan jalan masing-masing antar kedua teori. Konvergensi dalam tulisan ini meliputi persinggungan konsep keteraturan, peran sosial dan integrasi. Sedangkan divergensi meliputi, setting sosial, kerangka teoritis dan pembangunan madzhab. 
RELEVANSI FATWA DSN-MUI PADA PRAKTIK AKAD IJARAH PEMBIAYAAN MULTIJASA Nurul Kasanah; Muhamad Mustaqim
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1273.926 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v11i1.191

Abstract

Tulisan ini bertujuan menganalisis tentang relevansi praktik akad ijarah pada pembiayaan multijasa yang terjadi di PT. BPRS Gala Mitra Abadi Grobogan apakah sudah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No. 44/DSN-MUI/VII/2004 tentang pembiayaan multijasa dan tentang cara penentuan ujrahnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, praktik akad ijarah pada pembiayaan multijasa yang diterapkan oleh PT. BPRS Gala Mitra Abadi Grobogan kurang sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No. 44/DSN-MUI/VII/2004 tentang pembiayaan multijasa dikarenakan pihak PT. BPRS Gala Mitra Abadi Grobogan memberikan dana/uangnya langsung kepada nasabah. Kedua, penetapan ujrah pada pembiayaan multijasa ini sudah ditentukan oleh pihak PT. BPRS Gala Mitra Abadi Grobogan berdasarkan lamanya jangka waktu yang diambil oleh nasabah dalam membayar angsurannya. Namun, ujrah ini juga bersifat fleksibel yakni ketika nasabah mampu mengembalikan pinjaman lebih cepat daripada waktu yang ditentukan maka akan mendapatkan diskon (pengurangan) ujrah. Penelitian ini membuktikan bahwa tidak semua lembaga keuangan syariah menjalankan fatwa DSN-MUI.
Peran Pengabdian Masyarakat dalam Membina Santri Mewujudkan Masjid Nyaman dan Pusat Kegiatan Umat di Pesantren Nurul Ikhlas Sepande Sidoarjo Ardiansyah, Ahmad Rojab Awwaluddin; Mustaqim, Muhammad; Muqorrobin, Abdulloh Hamid
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 1 No. 2 (2023): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v1i2.992

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan wujud nyata dari tugas dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni aspek pengabdian. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, maka terjadi sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada santri setempat tentang mewujudkan masjid yang nyaman dan fungsi serta peran masjid sebagai pusat kegiatan umat. Melalui kegitan menjadi relawan kegiatan masjid, sosialisasi fungsi dan peran masjid dan edukasi keutamaan masjid. Metode yang dilakukan yaitu observasi dan wawancara tetang pemahaman tentang masjid. Pentingnya mewujudkan masjid yang nyaman serta memanfaatkan masjid sebagai mana fungsi dan perannya yang tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah yang nyaman melainkan juga sebagai pusat kegiatan umat seperti pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Community service is a concrete manifestation of the duties of lecturers and students in carrying out the Tri Dharma of Higher Education, namely the aspect of service. Community service activities create a synergy between universities and the community. The purpose of this service is to provide understanding to local students about creating a comfortable mosque and the function and role of the mosque as a center for community activities through volunteering for mosque activities, socializing on the tasks and roles of mosques, and educating the virtues of mosques. The method used is observation and interviews about the understanding of the mosque. The importance of creating comfortable mosques and utilizing mosques according to their functions and roles is not only used as a comfortable place of worship but also as a center for community activities such as education, economy, and health.
Literatur Review: Pendekatan Hybrid SVM Dan KNN Untuk Klasifikasi Penyakit Tiroid Nizam Adila, Daksa; Mustaqim, Muhammad; Bara Aksayeth, Muhammad; Fahmi, Dicky; Rosyani, Perani
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 2 No 8 (2025): JRIIN: Jurnal Riset Informatika dan Inovasi
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klasifikasi penyakit tiroid merupakan aspek penting dalam diagnosis medis, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kesehatan pasien. Penelitian ini membahas pendekatan hybrid yang menggabungkan algoritma SVM dan KNN untuk meningkatkan akurasi klasifikasi penyakit tiroid. SVM dikenal efektif dalam membangun hyperplane yang memisahkan kelas secara optimal, sementara KNN memperkuat kemampuan analisis pada data lokal di sekitar garis keputusan. Studi ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan hybrid SVM-KNN melalui analisis literatur yang relevan. Artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan dalam periode tertentu dikaji untuk mengidentifikasi keunggulan serta tantangan dalam penerapan metode ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan hybrid mampu meningkatkan akurasi dan ketahanan model terhadap dataset yang tidak seimbang. Hal ini memperkaya kemampuan model dalam menghasilkan diagnosis yang lebih andal. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti pemilihan parameter optimal dan kebutuhan komputasi yang lebih tinggi. Untuk mengatasi tantangan ini, disarankan peningkatan kualitas data serta pengoptimalan algoritma. Evaluasi berkala juga diperlukan untuk memastikan sistem tetap relevan dan dapat diandalkan dalam mendukung diagnosis penyakit tiroid.
Pengembangan Chatbot Layanan Publik Menggunakan Machine Learning Dan Natural Languange Processing Mustaqim, Muhamad; Gunawan, Ari; Pratama , Yudistira Bagus; Zaliman, Iski
jits Vol 1 No 1 (2023): Journal of Information Technology and Society (JITS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/jits.v1i1.16

Abstract

Dalam era digital yang semakin berkembang seperti sekarang ini, chatbot menjadi salah satu inovasi teknologi yang banyak digunakan sebagai media komunikasi dengan pengguna dalam berbagai bidang, termasuk layanan publik. Chatbot memiliki kemampuan untuk menjawab pertanyaan dan memberikan solusi dalam waktu yang lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan interaksi manusia ke manusia. chatbot dapat membantu pelayanan publik dengan cepat serta responsive.Metodologi penelitian adalah gagasan ilmiah secara rasional, empiris, dan sistematis yang digunakan untuk melakukan suat kegiatan penelitian. Dalam penelitian rancang bangun chatbot ini, penulis menggunakan metode penelitian studi kasus. Studi kasus merupakan pendekatan yang lebih memfokuskan tentang apa yang sedang diteliti yang mana dapat memaksimalkan pemahaman tentang kasus yang sedang ditelitiKebutuhan perangkat lunak merupakan faktor-faktor yang harus dipenuhi untuk merancang sebuah perangkat lunak (aplikasi) sehingga perangkat lunak tersebut sesuai dengan maksud dan tujuan pembuatan. Default Chatbot layanan publik adalah proses awal dimana user pertama kali memulai chatbot atau memberikan sapaan kepada chatbot, lalu ‘bot’ akan memberi respon yang sesuai dengan training phrases. Misal: ‘Hai’ atau ‘hallo''.Chatbot layanan publik yang menggunakan teknologi machine learning dan natural language processing (NLP) dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menyediakan layanan yang lebih cepat, akurat, dan efisien
Pemberdayaan Purna Pekerja Migran melalui Pengembangan UMKM Kamboja di Desa Bogor, Kecamatan Sukra Mustaqim, Muhammad; Nurkhotija, Ghea; Diawangsa, Rendi; Patria, Andika Nur
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v7i2.347

Abstract

Kabupaten Indramayu merupakan daerah dengan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbanyak pada tahun 2023, yakni 19.178 orang. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan purna pekerja migran melalui pengembangan UMKM Kamboja di Desa Bogor, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Metodologi yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang dikombinasikan dengan pelatihan dan pendampingan intensif, dengan tahapan meliputi persiapan (identifikasi kebutuhan dan potensi), pelaksanaan (pelatihan kewirausahaan, fasilitasi pemodalan dan pemasaran), serta evaluasi berkelanjutan. Program yang dilaksanakan sejak 2022 hingga 2025 ini melibatkan kolaborasi PT PLN Nusantara Power UP Indramayu dengan Rumah Edukasi Kenanga sebagai pendamping teknis. Hasil program menunjukkan peningkatan kapasitas wirausaha yang signifikan dengan terbentuknya Kelompok UMKM Kamboja beranggotakan tujuh purna pekerja migran, penguatan legalitas usaha melalui fasilitasi NIB, PIRT, dan sertifikasi halal, serta peningkatan pendapatan rata-rata mencapai 47%. Program ini berhasil mentransformasi paradigma ketergantungan pada migrasi tenaga kerja menjadi kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal, menciptakan model pemberdayaan berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah dengan karakteristik serupa.
Peran Pengabdian Masyarakat dalam Membina Santri Mewujudkan Masjid Nyaman dan Pusat Kegiatan Umat di Pesantren Nurul Ikhlas Sepande Sidoarjo Ardiansyah, Ahmad Rojab Awwaluddin; Mustaqim, Muhammad; Muqorrobin, Abdulloh Hamid
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 1 No. 2 (2023): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v1i2.992

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan wujud nyata dari tugas dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni aspek pengabdian. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, maka terjadi sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada santri setempat tentang mewujudkan masjid yang nyaman dan fungsi serta peran masjid sebagai pusat kegiatan umat. Melalui kegitan menjadi relawan kegiatan masjid, sosialisasi fungsi dan peran masjid dan edukasi keutamaan masjid. Metode yang dilakukan yaitu observasi dan wawancara tetang pemahaman tentang masjid. Pentingnya mewujudkan masjid yang nyaman serta memanfaatkan masjid sebagai mana fungsi dan perannya yang tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah yang nyaman melainkan juga sebagai pusat kegiatan umat seperti pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Community service is a concrete manifestation of the duties of lecturers and students in carrying out the Tri Dharma of Higher Education, namely the aspect of service. Community service activities create a synergy between universities and the community. The purpose of this service is to provide understanding to local students about creating a comfortable mosque and the function and role of the mosque as a center for community activities through volunteering for mosque activities, socializing on the tasks and roles of mosques, and educating the virtues of mosques. The method used is observation and interviews about the understanding of the mosque. The importance of creating comfortable mosques and utilizing mosques according to their functions and roles is not only used as a comfortable place of worship but also as a center for community activities such as education, economy, and health.