Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Mereformulasi Pedagogi Matematika: Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Menumbuhkan Keterlibatan Aktif Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah: - Moch. Farich Alfani; Putri Sekar Sari; Andi Prastowo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr
Publisher : Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Mahasiswa UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jimrf.v14i2.14810

Abstract

Contemporary education seeks to cultivate in students a repertoire of essential competencies, including problem-solving, collaboration, critical thinking, creativity, and effective communication. In this context, it is imperative that educators adopt pedagogical strategies that actively engage learners in the construction of knowledge. Problem-Based Learning (PBL) has emerged as a pedagogical approach capable of fostering active learner participation while simultaneously enhancing problem-solving and critical thinking abilities. This study examines the effectiveness and contextual suitability of PBL in mathematics instruction as a means of promoting active student engagement. The research was conducted at a State Islamic Elementary School (Madrasah Ibtidaiyah Negeri) in Bantul District, Yogyakarta, involving a cohort of 30 fifth-grade students and their classroom teacher. Employing a qualitative methodology within a case study framework, the investigation drew upon multiple sources of evidence, including interviews, classroom observations, documentary analysis, and visual records. Data were processed using an interactive analytical model encompassing data condensation, data display, and conclusion drawing. Findings indicate that the integration of PBL into mathematics teaching substantively enhances students’ active participation in the learning process. Moreover, PBL constitutes an effective pedagogical vehicle for advancing the objectives of Indonesia’s independent curriculum within the context of elementary madrasahs
Merdeka Belajar: Kesiapan Guru dalam Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Zainul Anwar; Yuni Masrifatin; Andi Prastowo
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 1 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kini hadir kurikulum baru bernama kurikulum merdeka belajar. Kurikulum ini wajib dijadikan tantangan untuk sekolah, guru, serta peserta didik sebab ketiga poin tersebutlah berfungsi pada terlaksananya sistem pembelajaran. Tetapi dalam kenyataannya masih banyak pembelajaran yang memerlukan inovasi serta kreasi agar guru serta peserta didik tidak bosan.Peneliti memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. . Guna mendapatkan data peneliti menggunakan observasi, wawancara serta studi pustaka. Adapun data dianalisis dengan memakai beberapa langkah sesuai teorinya Miles&Hubberman ialah menganalisa informasi dengan 3 tahap: reduksi informasi, penyajian informasi serta menarik kesimpulan ataupun validasi. Adapun dalam hal kemampuan atau keterampilan yang dimiliki oleh seorang guru dalam proses pembelajaran dirasa masih kurang. Permasalahan yang terjadi pada guru dalam melaksanakan pembelajaran kurikulum merdeka belajar adalah belum mengerti penggunaan media pembelajaran dan kurangnya pemerataan sosialisasi. Disimpulkan bahwa kesiapan guru dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar di Madrasah Ibtidaiyah belum siap untuk menerapkan hal tersebut disebabkan persiapan yang masih minim pada sosialisasi dan bimbingan teknis terkait pembuatan perangkat ajar. Hal tersebut yang menjadikan kurang berkembangnya kompetensi dalam pengembangan media pembelajaran dan kompetentsi guru dalam proses pembelajaran yang dituntut mampu mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki oleh peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah.