Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

“Sapu Cantik” Innovation (Healthy, Safe, and Caring for Our Prospective Brides) as an Effort to Increase Motivation for Catin Health Visits M. Suhron; Siti Safitri Mulita; Hasinuddin
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v13i1.1109

Abstract

Health service visits are decreasing at the Primary Health Care level, including a decrease in premarital couple visits. This innovation aims to provide support and cross-sector cooperation in increasing health visits for couples before marriage. The implementation method in developing this innovation is to use the Research and Development design, which has 2 stages of activity. The first stage is to evaluate a couple's premarital visit through field studies using documents, interviews, and observations and determine strategic issues. The results show that the number of premarital couple visits has not reached 100% and is not optimal. This Sapu Cantik Innovation provides solutions for premarital couples as a form of cross-sectoral concern for the health of premarital couples. This innovation hopes to help and identify premarital couples who face health problems before, during, and after marriage to improve family health.
Gerdu Buresti (Gerakan Peduli Ibu Hamil Resiko Tinggi) Bersama Keluarga Dalam Kesiapan Rujukan di Desa Kelbung, Sepuluh, Bangkalan Zainiyah, Zakkiyatus; Zainiyah, Haniyatuz; Susanti, Eny; Suhron, M.
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.26593

Abstract

Salah satu bentuk perhatian dari pemerintah daerah yaitu adanya peraturan atau kebijakan mengenai sistem rujukan pelayanan kesehatan. Dukungan sangat diperlukan mengingat proses rujukan memerlukan keterlibatan berbagai pihak yaitu masyarakat, tenaga dan fasilitas kesehatan di tingkat pelayanan kesehatan dasar, rumah sakit (RS) pemerintah maupun swasta. Penelitian ini bertujuan melakukan Gerdu Buresti (Gerakan Peduli Ibu Hamil Resiko Tinggi) Bersama Keluarga dalam kesiapan di rujuk. Penelitian ini kualitatif variabel proyek inovasi ini Gerakan peduli ibu hamil resiko tinggi Bersama keluarga dalam kesiapan di rujuk. Populasi dalam proyek inovasi semua ibu hamil yang ada di desa kelbung kecamatan Sepuluh dan sampel ibu hamil resiko tinggi dengan deteksi dini melalui kartu skor puji rochyati dengan kategori kehamilan resiko rendah, resiko sedang dan resiko tinggi dan ibu hamil yang bersedia menjadi responden, dan keluarga yang kooperatif dalam penelitian. Teknik sampling purposive sampling, besar sampel sebanyak 15 ibu hamil resiko tinggi. Instrumen proyek inovasi wawancara individu secara mendalam. Kesiapan untuk dirujuk dari hasil wawancara 60% tidak siap dilakukan rujukan jika ada komplikasi dan 40% siap dirujuk demi keselamatan ibu dan bayinya. Pengambil Keputusan sebagian besar dari keluarga dan suami, sehingga pendekatan yang efektif adalah dengan keluarga dan suami. Deteksi dini tetap dilakukan secara rutin, konseling dan pendekatan kepada keluarga dan suami untuk keefektifan rujukan dan tidak terjadi keterlambatan rujukan.
Kepuasan Pasien Dalam Penjadwalan Operasi Elektif Melalui Josi (Jadwal Operasi Pasti) di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan Hidayat, Yusfik Helmi; Suhron, Muhammad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i7.15792

Abstract

Di era BPJS dengan rujukan berjenjangnya banyak pasien mengeluh semakin lama dan rumit untuk dilakukan operasi elektif pada antrian operasinya. Kami berusaha merancang JOSI (Jadwal Operasi Pasti) untuk membuat sistem penjadwalan operasi elektif baru dan memberi kepuasan bagi pasien operasi elektif di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan. Penelitian dengan menggunakan cross sectional dan quasy experimental diantara 32 pasien yang dibagi menjadi 2 kelompok (JOSI dan tanpa JOSI). Usia rerata pada penelitian ini adalah 48,59 tahun ±11,16. Laki-laki dan perempuan memiliki kesamaan jumlah responden 16 (50%). Responden terbanyak adalah berpendidikan SD yaitu 12 orang (37.5%). Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pasien operasi elektif yang diberi penjadwalan JOSI dengsan yang tidak (p=0.724). Penjadwalan JOSI dapat digunakan sebagai rancangan alur baru utnuk memberi dan menambah kepuasan pada pasien elektif di RSUD Bangkalan yamg kedepannya dapat juga menambah jadwal operasi keseluruhan dengan penajdwalan yang efektif dari JOSI ini.
Strategic Model of Mental Health Nurse Competence and Caregiver in Preventing Relapse Risk in Schizophrenia Patients M. Suhron; Sitti Sulaihah; Faisal Amir
Journal Of Nursing Practice Vol. 9 No. 2 (2026): January
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v9i2.998

Abstract

Background: The competences under consideration include clinical knowledge, clinical skills, communication competence, crisis and safety management, professional growth, management of care, and recommendations. Purpose: Analyzing the Strategic Model of Mental Health Nurse Competence and Caregiver in Preventing Relapse Risk in Schizophrenia Patients. Methods: The study used a quantitative design with a cross-sectional methodology and included 110 participants, including nurses and caregivers from five community health clinics in East Java Province. The data were obtained using a Likert-scale instrument that was previously validated and reliable. The data was analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) approach using the SmartPLS tool. Results: All competency characteristics of psychiatric nurses and caregivers have a substantial and essential relationship to the prevention of relapse risk in schizophrenia patients, with a very high model commitment in producing variations in variables which are dependent variables. Conclusion: Thoroughly enhancing the competence of psychiatric nurses and caregivers is an effective method for lowering relapse rates among schizophrenia patients. Suggestions include enhancing the psychiatric nurse education curriculum, providing competency-based continuing training, and incorporating collaborative care models into health care organizations.
DESAKU ASIK : DESA SAHABAT KUSTA TANPA STIGMA UNTUK ELIMINASI DAN DETEKSI DINI KUSTA Kamariyah, Nur; Zainiyah, Zakkiyatus; Masinuddin, M.; Suhron, M.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54196

Abstract

Penyakit kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan berdampak pada aspek medis, sosial, ekonomi, serta psikologis. Tingginya stigma sering menyebabkan keterlambatan diagnosis, sehingga diperlukan intervensi edukatif yang efektif. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Program Inovasi DESAKU ASIK dalam meningkatkan pengetahuan, menurunkan stigma, dan memperkuat deteksi dini kusta di Desa Plakaran. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental one group pretest–posttest dengan melibatkan 63 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi diberikan melalui kader kesehatan dan tokoh masyarakat yang telah mendapatkan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 23.36 menjadi 42.20 dan nilai N-Gain sebesar 0,70. Stigma juga menurun tajam, dari rata-rata 41.33 menjadi 20.49 dengan N-Gain 0,70. Program turut memperkuat deteksi dini melalui skrining aktif yang mengidentifikasi tujuh suspek yang kemudian dinyatakan negatif. Secara keseluruhan, DESAKU ASIK terbukti sangat efektif sebagai intervensi edukasi berbasis komunitas.