Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JAS (Journal of Animal Science)

Pengaruh Pemberian Suplemen Organik Cair GDM terhadap Pertumbuhan Ayam Kampung (Gallus domesticus) Carla Elisabeth De Araujo; Charles V. Lisnahan; Agustinus Agung Dethan
JAS Vol 7 No 4 (2022): Journal of Animal Science (JAS) - Oktober 2022
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.15 KB) | DOI: 10.32938/ja.v7i4.3189

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian suplemen organik cair GDM terhadap pertumbuhan, pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, dan konversi pakan pada Ayam Kampung (Gallus domesticus) yang dipelihara. Penelitian ini telah dilaksanakan di kandang Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Timor selama 12 minggu; sejak bulan Januari sampai Maret 2022. Penelitian ini menggunakan 20 ekor Ayam Kampung berumur 8 minggu. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan dengan masing-masing ulangan menggunakan 1 ekor ayam. Perlakuan yang diberikan adalah R0 (tanpa suplemen organik cair GDM), R1 (suplemen organik cair GDM 0,3 ml), R2 (suplemen organik cair GDM 0,5 ml), dan R3 (suplemen organik cair GDM 0,7 ml). Variabel dalam penelitian ini meliputi pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian perlakuan R0, R1, R2, dan R3 berturut-turut menunjukkan bahwa pertambahan berat sebesar 127,00±2,54, 137,40±3,91, 138,60±2,88, dan 128,00±5,38 g/ekor/minggu; konsumsi pakan sebesar 758,308±38,45, 724,286±13,91, 710,056±18,69, dan 741,424±73,15 g/ekor/minggu; serta konversi pakan sebesar 5,972±0,33, 5,274±0,14, 5,122±0,07, dan 5,788±0,42. Analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan suplemen organik cair GDM berbeda nyata terhadap pertambahan bobot badan dan konversi pakan (P<0,05) sedangkan konsumsi pakan tidak signifikan. Disimpulkan bahwa suplemen organik cair GDM 0,3 dan 0,5 yang dicampurkan kedalam air minum memberikan hasil terbaik pada pertambahan bobot badan dan konversi pakan Ayam Kampung.
Nilai Pertumbuhan dan Produksi Turi (Sesbania glandiflora) Fase Awal pada Aplikasi Bahan Organik dari Feces Ternak yang Telah diperkaya Neonnub, Jefrianus; Banu, Marselinus; Feka, Wolfhardus Vinansius; Dethan, Agustinus Agung
JAS Vol. 9 No. 4 (2024): Journal of Animal Science (JAS) - Oktober 2024
Publisher : Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Kesehatan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai pertumbuhan dan produksi awal tanaman turi  yang diberi perlakuan bokashi berbahan dasar feses ternak berbeda. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, dimulai dari September sampai November 2021 bertempat di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Timor, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini Metode Eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 16 unit satuan percobaan. Perlakuan yang diuji terdiri dari R0: tanpa bokashi (Kontrol); R1: Bokashi feses ayam; R2: Bokashi feses sapi; R3: Bokashi feses kambing. Variabel yang diamati terdiri dari Tinggi tanaman (cm), Diameter batang (cm), Jumlah tangkai daun dan Berat segar Tanaman (gr) Hasil penelitian menunjukan pemberian pupuk Bokashi padat berbahan dasar Feses berbeda berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap pertumbuhan dan produksi awal turi dimana aplikasi bokashi berbahan dasar feces kambing menghasilkan  tinggi tanaman (18,21 cm), Diameter batang (0,44 mm), jumlah tangkai daun (9,04 tangkai) dan Berat segar tanaman (36,37gram). Disimpulkan bahwa penggunaan bokashi berbahan dasar feces berbeda dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi awal turi.