Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

K-Drama Excessive Watching Behavior and Loneliness of Parasocial Interaction in College Students Saptari, Saptari; Suhesty, Aulia; Rasyid, Miranti; Handayani, Nanik
Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) JISI: Vol. 5, No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP),UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jisi.v5i2.41716

Abstract

Abstract. The emergence of the Korean Wave, encompassing K-dramas and K-pop, has garnered significant interest, particularly among college students. This research investigates how excessive viewing and feelings of loneliness impact social interactions. Utilizing a quantitative research design, the study involved 83 students from the Faculty of Social and Political Sciences at X University, selected through probability sampling methods. Data collection methods included scales measuring parasocial interactions, excessive viewing habits, and loneliness levels. The analysis employed multiple linear regression techniques. Key findings indicate that: (1) excessive viewing and loneliness significantly affect parasocial interactions, with an F-value of 3.992 exceeding the F-table value of 3.18 and a p-value of 0.001, contributing an influence of 42.1% (R²); (2) excessive viewing positively correlates with parasocial interactions, shown by a beta coefficient (β) of 0.377, a t-value of 2.071 surpassing the t-table value of 2.008, and a p-value of 0.044 (p < 0.05); (3) however, loneliness does not significantly impact parasocial interactions, evidenced by a beta coefficient (β) of 0.156, a count of 0.156.859 falling below the t-table value of 2.008, and a p-value of 0.395 (p < 0.05). Keywords: Social interaction, excessive watching, loneliness. Abstrak. Perkembangan fenomena Korean Wave, yang mencakup K-Drama dan musik K-Pop, telah menarik perhatian yang luas, khususnya di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari menonton secara berlebihan dan perasaan kesepian terhadap interaksi parasosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 83 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas X yang dipilih melalui teknik probability sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala untuk mengukur interaksi parasosial, tingkat menonton berlebihan, dan kesepian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh signifikan antara menonton berlebihan dan kesepian terhadap interaksi parasosial, dengan nilai F hitung sebesar 3.992 yang lebih besar dari F tabel 3.18 dan nilai p sebesar 0.001, serta kontribusi pengaruh (R²) mencapai 42.1%; (2) terdapat pengaruh positif yang signifikan dari menonton berlebihan terhadap interaksi parasosial dengan nilai koefisien beta (β) sebesar 0.377, t hitung 2.071 lebih besar dari t tabel 2.008, dan nilai p sebesar 0.044 (p < 0.05); (3) tidak ditemukan pengaruh signifikan dari kesepian terhadap interaksi parasosial dengan nilai koefisien beta (β) sebesar 0.156, t hitung 0.859 lebih kecil dari t tabel 2.008, dan nilai p sebesar 0.395 (p < 0.05).Kata Kunci: Interaksi parasosial, menonton berlebihan, kesepian.
Corporate University: Strategic Tool For Talent Management Development And talent Retention Prastika, Netty Dyan; Rahmah, Dian Dwi Nur; Rasyid, Miranti; Solita, Fara Ayu; Nurdin, Nurafifah
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v8i1.8607

Abstract

Human resources are the key to an organization's success. Individual competencies serve as the fuel for achieving organizational effectiveness. A corporate university can be an effective tool for achieving organizational goals, particularly in talent management development and enhancing talent retention. This study aims to explore the role of a corporate university as a strategic tool in developing talent management and retention to improve organizational performance at KDOD LAN Samarinda. Using a quantitative approach, the study involved 46 employees of Puslatbang KDOD LAN Samarinda, who have implemented the corporate university model. The analysis results indicate that talent management (β = 0.509; p < 0.001) and talent retention (β = 0.436; p < 0.001) have significant effects on organizational performance. The combined contribution of these variables to organizational performance reaches 77.6% (R² = 0.776). These findings affirm that a corporate university is an effective strategic tool for integrating talent management with organizational strategic objectives, creating a supportive environment for continuous learning, and enhancing organizational competitive advantage
Stres Akademik Mahasiswa dalam Melaksanakan Kuliah Daring Selama Masa Pandemi Covid 19 Lubis, Hairani; Ramadhani, Ayunda; Rasyid, Miranti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2021): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v10i1.5454

Abstract

Terjadinya pandemic covid19 telah membuat banyak perubahan pada sektor pendidikan yang beralih menjadi pembelajaran daring. Perubahan sistem memicu munculnya stress akademik pada mahasiswa yang akan berdampak pada prestasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres akademik yang dialami mahasiswa selama melaksanakan kuliah daring. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami stress akademik terbanyak pada kategori sedang yaitu 80 mahasiswa (39,2%). Stress akademik kategori tinggi sebanyak sebanyak 55 orang (27%), kategori rendah sebanyak 48 orang (21%), kategori sangat tinggi sebanyak 14 orang (6,9%), dan kategori sangat rendah sebanyak 11 orang (5,4%). Artinya mahasiswa merasakan tekanan yang cukup berat selama melaksanakan pembelajaran daring di masa pandemic Covid19.
Konstruk Alat Ukur Adaptasi Lingkungan Muhliansyah, Muhliansyah; Putri, Anindya Pinasthi; Rasyid, Miranti; Adriansyah, Muhammad Ali; Diana, Diana
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2019): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v8i2.3098

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan alat ukur psikologi yang mengukur bagaimana adaptasi seseorang dengan berstandar psikometri yakni validitas, reliabilitas serta item-item yang baik. Partisipan dalam pengambilan data utama adalah 146 orang. Pendekatan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain non-eksperimental dan bersifat deskriptif. Hasil uji keterbacaan terhadap responden yang merepresentasikan karakteristik populasi, peer review, dan expert judgement. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan diatas dapat dikatakan bahwa alat ukur adaptasi lingkungan telah memenuhi standar psikometri. Beberapa rangkaian analisis telah dilakukan pertama, pengujian melalui empat orang expert judgement dimana jumlah item awal berjumlah 17 butir. Kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas, dihasilakan item valid 16 butir dengan nilai Alpha Cronbach sebesar α=0766 dengan demikian dinyatakan handal. Kedua, 16 item disebarkan kepada 146 partisipan. Kemudian dianalisis dengan analisis faktor eksploratori, didapatkan bahwa alat ukur adaptasi lingkungan menghasilkan tiga dimensi yaitu intensity yang berjumlah 5 item, diversity berjumlah 3 item, dan clarity berjumlah 7 item. Sehingga dengan demikian total keseluruhan item alat ukur adaptasi lingkungan yang memenuhi standar psikometri adalah 15 item.
“Dice of Feelings” Untuk Meningkatkan Self-disclosure Pada Remaja Tipe Kepribadian Introvert Rasyid, Miranti; Apriani, Irwina Dyah; Irianti, Sista; Verlanda, Astrid
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 6, No 1 (2017): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v6i1.2359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan self-disclosure pada siswa kelas X SMK Kesehatan Samarinda setelah diberikan permainan “Dice of Feelings”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sample penelitian ini adalah siswa yang memiliki tipe kepribadian Introvert dan tingkat self-disclosure yang rendah di SMK Kesehatan Samarinda sebanyak 30 orang. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik yaitu Uji t dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Packages for Social Science) versi 21.0 for windows. Dari hasil penghitungan SPSS didapat berdasarkan hasil pengujian Uji t menunjukkan adanya peningkatan tingkat self-disclosure pada subjek siswa kelas X SMK Kesehatan Samarinda setelah diberikan permainan “Dice of Feelings”. Dari hasil analisis data pre test dan post test dengan uji paired t-Test didapatkan hasil t hitung adalah -13,305 (< t tabel = 2,145) dengan ? = 0,000 (? < 0.05). Hal tersebut menunjukkan permainan Dice of Feelings yang diberikan berhasil meningkatkan self-disclosure siswa.
Learning Motivation in Students in Online Lectures Reviewed from Social Support Astuty, Helda Azmy; Rasyid, Miranti; Suhesty, Aulia
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 11, No 2 (2023): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v11i2.9251

Abstract

In the online classroom, students were often faced with different learning challenges than before, so this requires a higher learning motivation compared to studying in the class. One of the biggest challenges faced by students during the online learning period is limited interaction, so they only rely on the internet network to complete assignments. Because of limited interaction, students find it difficult to carry out discussions and learning that is less understandable, so this causes them to be less motivated in learning. This study aims to determine the relationship between social support and learning motivation in students in online lectures. This research method used a quantitative approach. The subjects in this study were 100 students of the Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University class 2018, 2019, 2020, 2021 who were selected using simple random sampling technique. The data collection method used is the scale of social support and learning motivation. The data analysis technique used is the Product Moment correlation statistical test. The results showed that there was a significant relationship between social support and learning motivation in students in online lectures with a calculated r value of 0.720 > r table 0.197 and a sig value of 0.000 (p < 0.05) which indicates that there is a relationship. That is, the higher the social support, the higher the learning motivation, on the contrary, the lower the social support, the lower the learning motivation for students in online lectures.Dalam mengikuti perkuliahan daring, mahasiswa seringkali dihadapkan pada tantangan belajar yang berbeda dari sebelumnya, sehingga hal ini memerlukan adanya motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan perkuliahan luring. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh mahasiswa di masa pembelajaran daring adalah interaksi yang terbatas, sehingga hanya mengandalkan jaringan internet dalam menyelesaikan tugas-tugas. Dengan interaksi yang terbatas, mahasiswa sulit melakukan diskusi dan pembelajaran yang kurang bisa dipahami, sehingga hal ini menyebabkan mereka kurang termotivasi dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial terhadap motivasi belajar pada mahasiswa dalam perkuliahan daring. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 100 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman angkatan 2018, 2019, 2020, 2021 yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan skala dukungan sosial dan motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar pada mahasiswa dalam perkuliahan daring dengan nilai r hitung 0.720 > r tabel 0.197 dan nilai sig 0.000 (p < 0.05) yang menunjukkan bahwa ada hubungan. Artinya, semakin tinggi dukungan sosial, maka semakin tinggi motivasi belajar, sebaliknya jika semakin rendah dukungan sosial, maka semakin rendah motivasi belajar motivasi belajar pada mahasiswa dalam perkuliahan daring.
Pengaruh Kerinduan akan Rumah dan Kelekatan Teman Sebaya terhadap Stres Akademik Aulya, Audry; Lubis, Hairani; Rasyid, Miranti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 2 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i2.7558

Abstract

Academic stress is the emotional tension felt by students during their failure to deal with academic demands. This study aims to determine the effect of homesickness and peer attachment on academic stress of X boarding school students in Samarinda.This study uses a quantitative approach.  The subjects of this study were 170 students with moderate to very high levels of academic stress chosen by usingpurposive sampling technique. Data was collected using scales of academic stress, homesickness, and peer attachment. The data collected were analyzed by using multiple linear regression test. The result of this study indicates that there is a significant effect between homesickness and peer attachment on academic stress wit the F value > F table = (17.989 3.05), p = 0.034 (p < 0.05), and the contribution of influence (R2) = 0.312 between homesickness and peer attachment on academic stress of X boarding school students in Samarinda. Stres akademik merupakan ketegangan emosional yang dirasakan oleh siswa selama kegagalannya dalam menghadapi tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerinduan akan rumah dan kelekatan teman sebaya terhadap stres akademik pada siswa sekolah berasrama X di kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 170 orang siswa dengan tingkat stres akademik sedang sampai hingga sangat tinggi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan dilakukan dengan menggunakan skala stres akademik, kerinduan akan rumah, dan kelekatan teman sebaya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan uji analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara kerinduan akan rumah dan kelekatan teman sebaya terhadap stres akademik dengan nilai f hitung > f tabel (17.989 > 3.05) dan nilai p = 0.034 (p < 0.05), serta kontribusi pengaruh (R2) kerinduan akan rumah dan kelekatan teman sebaya terhadap stres akademik sebesar 0.312.
Harga Diri dan Konformitas Terhadap Pembelian Impulsif Barang Tiruan Produk Mode pada Remaja Putri, Shabrina Mutiarta; Ramadhani, Ayunda; Rasyid, Miranti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 1 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i1.7105

Abstract

This study aimed to determine the impact of self-esteem and conformity on impulsive buying counterfeit fashion product of teenagers. This study used quantitative approach. Research population consist of 150 and consist of 92 teenagers that chosen using purposive sampling method. Data collection method used in this study is impulsive buying, self-esteem, and conformity scale. Research data analyzed with multiple linear regression by the program Statistical Package for Social Science (SPSS) 25.0 for Windows. The results showed that: (1) there is significant impact of self-esteem and conformity towards impulsive buying with F = 37.800, R2 = 0.459, p = 0.000; (2) there is a significant impact of self-esteem on impulsive buying with beta coefficient = -0.179, and t count < t table (-2.077 < 1.987) and p value = 0.041 (p < 0.05); (3) there is a significant impact of conformity on impulsive buying with beta coefficient = 0.583, t count > t table (6.779 > 1.987) and P value = 0.000 (p > 0.05). Contribution of self-esteem and conformity on impulsive buying of teenagers in Indonesia amounted to 0.459 (45.9 percent).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga diri dan konformitas terhadap pembelian impulsif barang tiruan produk mode pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 150 remaja dan sampel pada penelitian ini adalah 92 remaja di Indonesia yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala pembelian impulsif, harga diri dan konformitas. Teknik analisa data menggunakan uji analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 25.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh harga diri dan konformitas terhadap pembelian impulsif yaitu dengan nilai F = 37.800, R2 = 0.459, p = 0.000; (2) ada pengaruh signifikan harga diri terhadap pembelian impulsif dengan koefisien beta = -0.179, serta nilai t hitung < t tabel (-2.077 < 1.987) dan nilai p = 0.041 (p < 0.05); (3) ada pengaruh signifikan konformitas terhadap pembelian impulsif dengan nilai koefisien beta = 0.583, nilai t hitung > t tabel (6.779 > 1.987) dan nilai p = 0.000 (p < 0.05). Kontribusi harga diri dan konformitas dengan pembelian impulsif pada remaja adalah sebesar 0.459 (45.9 persen).
Konsep Diri Dan Dukungan Orangtua Terhadap Keputusan Karir Simbolon, Natalia Putri; Rasyid, Miranti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 9, No 2 (2021): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v9i2.5980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik ada atau tidaknya pengaruh antara konsep diri dan dukungan orangtua terhadap keputusan karir pada siswa SMA, subjek penelitian ini adalah peserta didik di SMA Negeri 2 Tenggarong Seberang sebanyak 168 siswa. Skala disusun dengan skala model likert. Data yang terkumpul akan dianalisis dengan uji analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 25.0 for Windows. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh konsep diri dan dukungan orangtua terhadap keputusan karir pada siswa SMA Negeri 2 Tenggarong. (2) Pada konsep diri terdapat hubungan yang signifikan terhadap keputusan. (3) Pada dukungan orangtua terdapat hubungan yang signifikan dengan keputusan karir.
Strategi Koping dan Komitmen Menjalin Hubungan pada Pria Dewasa Awal Pasca Ditinggalkan Pasangan Terdahulunya Senobaan, Yessy Yanti; Ramadhani, Ayunda; Rasyid, Miranti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 1 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i1.7177

Abstract

This study aims to determine the description of coping strategies and commitment to a relationship in early adult men after being abandoned by their previous partner. Researchers used qualitative research with data collection methods using in-depth interviews and observation. The results showed that the tendency of coping strategies for MR subjects was inseparable from beliefs, positive views, and social support. In the commitment to a relationship, the subject feels that the current partner is a needed figure. The second subject is VP, the tendency of coping strategies is shown by being careful in choosing a partner. This causes the commitment to establish a VP relationship is influenced by external factors. The third subject is KM, the tendency of coping strategies is shown by KM on positive reappraisal and escape avoidance factors. This causes the commitment to a subject relationship tends to be influenced by personal factors and values. The fourth subject is KR, the tendency of coping strategies is shown by KR with self-control, so that it affects the commitment to establish relationships on relationship and external factors.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran strategi koping dan komitmen menjalin hubungan pada pria dewasa awal pasca ditinggalkan pasangan terdahulunya. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi.  Hasil penelitian menunjukkan kecederungan strategi koping subjek MR tidak terlepas dari keyakinan, pandangan positif dan dukungan sosial. Pada komitmen menjalin hubungan subjek merasa pasangan saat ini adalah sosok yang dibutuhkan. Subjek kedua adalah VP, kecederungan strategi koping ditampakkan dengan berhati-hati memilih pasangan. Hal ini menyebabkan komitmen menjalin hubungan VP dipengaruhi oleh faktor eksternal. Subjek ketiga yaitu KM, kecederungan strategi koping ditampakkan KM pada faktor positive reappraisal dan escape avoidance. Hal ini menyebabkan komitmen menjalin hubungan subjek cenderung dipengaruhi faktor personal dan nilai. Subjek keempat yaitu KR, kecederungan strategi koping ditampakkan KR dengan selfcontrol, sehingga mempengaruhi komitmen menjalin hubungan pada faktor hubungan dan eksternal.