Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

“Dice of Feelings” Untuk Meningkatkan Self-disclosure Pada Remaja Tipe Kepribadian Introvert Miranti Rasyid; Irwina Dyah Apriani; Sista Irianti; Astrid Verlanda
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 6, No 1 (2017): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v6i1.2359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan self-disclosure pada siswa kelas X SMK Kesehatan Samarinda setelah diberikan permainan “Dice of Feelings”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sample penelitian ini adalah siswa yang memiliki tipe kepribadian Introvert dan tingkat self-disclosure yang rendah di SMK Kesehatan Samarinda sebanyak 30 orang. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik yaitu Uji t dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Packages for Social Science) versi 21.0 for windows. Dari hasil penghitungan SPSS didapat berdasarkan hasil pengujian Uji t menunjukkan adanya peningkatan tingkat self-disclosure pada subjek siswa kelas X SMK Kesehatan Samarinda setelah diberikan permainan “Dice of Feelings”. Dari hasil analisis data pre test dan post test dengan uji paired t-Test didapatkan hasil t hitung adalah -13,305 (< t tabel = 2,145) dengan ? = 0,000 (? < 0.05). Hal tersebut menunjukkan permainan Dice of Feelings yang diberikan berhasil meningkatkan self-disclosure siswa.
PERILAKU PROSOSIAL DITINJAU DARI EMPATI PADA SISWA SMK X SAMARINDA Mochamad Arya Ramadhani Kusuma; Miranti Rasyid; Aulia Suhesty; Ridha Wahyuni
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.9165

Abstract

Prosocial behavior is a form of voluntary action aimed at helping others without expecting anything in return, and is an important aspect of adolescent social development. One psychological factor that is thought to play a role in encouraging prosocial behavior is empathy. This study aims to determine the effect of empathy on prosocial behavior among students at SMK X Samarinda. This study used a quantitative approach with a correlational method. The study population consisted of 490 students in grade XI at SMK X Samarinda, with a sample of 220 students determined using the Slovin formula. Data collection was conducted using empathy and prosocial behavior scales that had been tested for validity and reliability. Data analysis was performed using SPSS version 27 through assumption testing and simple linear regression analysis. The results showed that empathy had a positive and significant effect on students' prosocial behavior, with a calculated F value of 171.131 and a significance value of p = 0.000 (p < 0.05). The coefficient of determination (R²) value of 0.440 indicates that empathy contributes 44% to prosocial behavior, while the remaining 56% is influenced by factors outside the scope of this study. Thus, the research hypothesis is accepted. The conclusion of this study is that the higher the level of empathy students have, the higher their tendency to exhibit prosocial behavior. This study is expected to contribute theoretically and practically to the development of prosocial behavior in vocational high school students. ABSTRAKPerilaku prososial merupakan bentuk tindakan sukarela yang bertujuan untuk membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan, dan menjadi aspek penting dalam perkembangan sosial remaja. Salah satu faktor psikologis yang diduga berperan dalam mendorong perilaku prososial adalah empati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh empati terhadap perilaku prososial pada siswa SMK X Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK X Samarinda sebanyak 490 siswa, dengan sampel berjumlah 220 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala empati dan skala perilaku prososial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 27 melalui uji asumsi dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empati berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku prososial siswa, dengan nilai F hitung sebesar 171,131 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,440 menunjukkan bahwa empati memberikan kontribusi sebesar 44% terhadap perilaku prososial, sementara 56% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa semakin tinggi tingkat empati yang dimiliki siswa, semakin tinggi pula kecenderungan mereka untuk menunjukkan perilaku prososial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan perilaku prososial pada siswa SMK.
Student Self-Regulation in Learning during Online Learning Judging from Self-Efficacy Aulia, Tia Fahrina; Rifayanti, Rina; Rasyid, Miranti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 11, No 1 (2023): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v11i1.8651

Abstract

This study aims to determine the correlation between self-efficacy and self-regulated learning in college students during online learning. This research method used a quantitative approach. The subjects in this study were 100 students of the Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University who were selected using a random sampling technique. The data collection method used is a self-efficacy scale and self-regulated learning scale. The results showed that there was a significant positive correlation between self-efficacy and self-regulated learning in college students during online learning with a calculated r value of 0.474 > r table 0.197 and a sig of value of 0.000 (p < 0.05), which indicates, the higher the self-efficacy, the higher self-regulated learning in college students during online learning.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan regulasi diri dalam belajar selama pembelajaran daring pada mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 100 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan skala efikasi diri dengan skala regulasi diri dalam belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan regulasi diri dalam belajar selama pembelajaran daring pada mahasiswa dengan nilai r hitung 0.474 > r tabel 0.197 dan nilai sig 0.000 (p < 0.05), yang artinya bahwa semakin tinggi efikasi diri, maka semakin tinggi pula regulasi diri mahasiswa dalam belajar selama pembelajaran daring.